NovelToon NovelToon
Tiba-tiba Jadi Istri Dan Ibu

Tiba-tiba Jadi Istri Dan Ibu

Status: tamat
Genre:CEO / Menyembunyikan Identitas / Sistem / Time Travel / Tamat
Popularitas:16.1k
Nilai: 5
Nama Author: istimariellaahmad

Wanita bernama Kaluna dengan usia 26 tahun terus saja di desak dan di tanya kapan nikah? Umur sudah cukup untuk membina rumah tangga.
Namun Kaluna tidak ada pacar dan sudah lama putus bagaimana caranya akan menikah? Dirinya saja malas untuk keluar saat teman- temannya mengajaknya nongkrong, dirinya masih percaya dengan kata-kata "Jodoh gak akan kemana."

"Nasib ku, bagaimana aku akan mati dalam keadaan jomblo begini." Ucapnya saat mobilnya mulai masuk ke dalam jurang, pintu mobil juga susah untuk ia buka.

Namun bagaimana jadinya, jika dirinya tidak jadi mati atau pending dulu untuk bertemu dewa kematian, ia malah masuk ke dalam raga seorang wanita yang sudah memiliki suami, bahkan anak?

Baca selengkapnya...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon istimariellaahmad, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Makan bersama keluarga

Weekend kali ini rumah Aryan dan Tifara kedatangan ayah dan mama tirinya, tidak lupa juga ada Felicia. Mama dan papa Aryan juga berada disana karena memang mereka ingin mengunjungi cucu mereka juga.

"Masakan bibik kali ini lebih enak, apa ada resep baru ya mama mau belajar." Mama Aryan semakin lahap makannya begitu juga dengan yang lain.

"Nyonya bisa meminta resepnya pada nyonya Ara, karena yang masak semua makanan kali ini, saya hanya membantu potong sayur saja." Jawaban bibik membuat mama Aryan tersedak makanannya, Tifara melihat itu ingin tertawa karena mertuanya tidak akan percaya jika bukan bibik sendiri yang mengatakan nya.

"Makan pelan-pelan dong ma, disini juga ada besan kita." Papa Aryan memberikan air untuk istrinya.

Mama Aryan hanya melihat wajah tenang Tifara yang sedang menyuapi makan Elzan.

"Kamu makan lagi, biar aku yang suapin Elzan." Aryan melihat makanan di piring istrinya masih sisa separuh.

"Gak apa mas, Elzan maunya disuapin aku." Tifara tersenyum melihat Elzan mengangguk sambil bermain.

"Jangan tidak sopan Ara, habiskan dulu makanan kamu." Felicia nyambung pembicaraan suami istri itu. Tifara langsung menatap kakak tirinya dan tersenyum.

"Tidak sopan jika membuang makanan atau Ara bertingkah aneh, jika sudah memiliki anak memang seperti ini dan memprioritaskan nya dahulu." Aryan tersenyum bangga karena perubahan drastis dari sang istri yang amnesia tak kunjung kembali ingatan nya.

"Kenapa kamu seperti menyinggung kakak kamu yang belum menikah dan memiliki anak seperti mu?" Mama Felicia ikut menimpali.

"Ara tidak ada menyinggung loh, hanya mengatakan jika sudah memiliki anak akan seperti ini. Jika menurut mama menyinggung mungkin itu hanya dari hati masing-masing yang terlalu berlebihan." Jawab Tifara tersenyum, ia menjawab nya dengan sangat tenang sambil mengelap mulut Elzan.

Mama tiri dan juga kakak tirinya mengepak tangan nya, terlihat dari raut wajahnya oleh Tifara.

"Kalian makan lagi, dirumah juga nanti bibik kasian kalau harus masakin lagi buat kalian. Ayah makanlah yang banyak, masakan Ara enak kan yah?" Tifara sengaja ingin semakin melihat kebencian dari mama dan kakak tirinya.

"Sangat enak, kamu sangat multitalenta dalam segala bidang." Puji ayahnya membuat Tifara tersenyum.

"Ayah bisa aja, kakak padahal pasti lebih daripada aku." Menampilkan senyuman semanis mungkin, jika kakak dan mama tirinya itu baik, tentu berbicara apapun Tifara akan diartikan baik juga oleh mereka, namun yang Tifara lihat hanya kebencian.

"Elzan sudah kenyang ma," Tifara lalu mengambil air dan mengelap mulut Elzan, ada sisa makanan di piring Elzan dan itu Tifara tuang ke piringnya. Semuanya tidak luput dari pandangan kakak dan mama tirinya.

"Makanan nya kan sisa, kenapa kamu masukin juga ke piring kamu, ra?" Tanya nya saat Tifara melahap makanannya.

"Memangnya kenapa? Makanan nya masih bagus dan masih enak."

"Biasa lah ma, biasa kalau dirumah kan sering makan makanan sisa."

Deg

Tifara berhenti mengunyah begitu juga yang lainnya.

'Apa Ara di keluarganya sangat diperlakukan sangat buruk?' Hati Kaluna menangis dengan ucapan Felicia.

Mama Aryan dan papa nya saling pandang, bagaimana sebenarnya yang dilakukan keluarga besannya itu pada menantunya.

Tifara tidak berani menatap suaminya karena berkaca-kaca, Aryan mengelus tangan Tifara karena tau pasti istrinya sudah banyak melewati masa sulit sebelum terkenal.

"Maksud kamu apa, Fel?" Tanya ayahnya pada Felicia.

"Maksud Feli, Ara kan suka ngemil gitu yah, setelah makan kadang pengen lagi. Iya 'kan ra?"

Tifara mendongak sambil memaksa untuk tersenyum, ia sekarang akan membalikkan semua yang sudah mereka lakukan pada Tifara.

Setelah selesai makan dan berbincang sebentar lalu mereka pamitan untuk pulang.

"Ayah, hati-hati dan selalu jaga kesehatan. Ingat, jangan terlalu percaya dengan orang terdekat kita." Tifara memeluk ayahnya sambil berbisik di telinga nya. Ia rindu dengan orang tuanya.

"Iya, ra. Jaga dirimu baik-baik."

Felicia dan mama nya juga memeluk Tifara sebentar.

"Sayang, ayo kita ke kamar. Pamit dulu sama oma dan opa." Tifara pusing dengan memikirkan keluarga Tifara ini, sepertinya kakak dan mama tirinya ada maksud lain selama ini.

"Oma, opa, Elzan bobok dulu ya."

"Iya sayang."

"Ara sama Elzan ke kamar dulu ya ma, pa." Mereka mengangguk, entah kenapa mama Aryan sedikit rasa kasihan dengan menantunya.

"Apa maksud perkataan Felicia tadi, tidak mungkin seorang model suka ngemilin makanan sisa. Apa kamu tau sesuatu?" Papa nya sangat perhatian pada Tifara.

"Dilihat dari tubuhnya juga dengan saat disini tidak sama sekali jika Ara suka ngemil apalagi makanan berat, apa kehidupan nya menyakitkan di keluarga nya?" Mama Aryan juga ingin tau tentang kehidupan Tifara.

"Sebelum kecelakaan Ara juga tidak mengeluh sama sekali, dan malah memberikan hasil kerja nya untuk keluarga nya. Aryan juga tidak tau itu diberikan pada ayah atau mama dan kakak tirinya."

"Apa dia tidak peduli pada Elzan sebelumnya, ada hal yang dirahasiakan dari kamu dan kita?" Mama Aryan selalu berpikir jauh, ia yakin menantunya kalau tidak baik ya buruk.

"Aku akan cari tau lagi, tapi sering sekali dia menangis setelah pulang dari catwalk atau pemotretan. Aku meminta penjelasan dia hanya marah. Namun sekarang dia hanya berkata lembut seperti sebelumnya, saat ingatan nya belum kembali." Maka dari itu Aryan sangat senang dengan istrinya yang sekarang, tidak lagi dengan wajah masam dan memarahinya, Tiara juga mengajak Elzan bermain.

"Sepertinya ada yang tidak beres dengan mama dan kakak tirinya itu, biar papa ikut membantu kamu." Papa nya tidak pernah membenci menantunya, ia yakin seorang ibu juga boleh mengejar cita-cita nya. Apalagi saat dirumah selalu merasa pusing dengan urusan anak.

"Jangan terlalu percaya dengannya, bagaimana jika Ara hanya pura-pura lupa ingatan." Mama nya masih tidak percaya dengan Tifara yang lupa ingatan.

"Ma, sudahlah. Aryan yang selalu bersama Ara, dia sakit jika mengingat sedikit kejadian lalu yang terlintas, dia nangis karena sakit. Mama juga mengatakan hal ini saat dokter periksa Ara, mama tau yang terjadi Ara hanya berbaring karena kesakitan dan menangis." Aryan tidak memarahi mama nya, ia hanya memberitahu agar mama nya tidak lagi mengulanginya.

"Cukuplah ma, Ara itu dari dulu juga sangat baik. Sejak dia berubah pun memangnya pernah marah sama mama?" Mama nya hanya menggelengkan kepalanya, ia tidak pernah mendapatkan perlakuan tidak baik, hanya saja anak dan cucunya yang kena imbas dan tidak dipedulikan oleh Tifara.

Sedangkan di kamar, Tifara berhasil menidurkan Elzan.

"Akting lagi nih nanti, tidak akan aku biarkan kakak dan mama tiri Ara lebih cerdik, aku akan lebih licin dan gesit dari mereka. Kaluna, seorang genius yang harus membasmi hama liar seperti mereka." Kaluna berjanji akan menggunakan tubuh Tifara ini dengan baik, dan membalaskan semua perbuatan buruk dari kakak dan mama tirinya.

Selalu dukung othor bebu sayang, annyeong love...

Baca juga cerita bebu yang lain.

IG : @istimariellaahmad98

See you...

1
falea sezi
author orang. mana/Curse/ bahasa nya kayak bahasa jatim
Isti Mariella Ahmad: aku orang kalimantan Barat kak, pontianak
total 1 replies
Lala Kusumah
enak ketawa ngakak, astaghfirullah 🤣🤣🤣
Lala Kusumah
😂😂😂😂😂
Lala Kusumah
nah penasaran yang pertama kalah siapa ya 🤔🤔😂😂😍😍
Lala Kusumah
mau tapi malu ya Tifana 🤭😂😍
Ida Rohani
next/Angry//Determined//Angry/
Isti Mariella Ahmad
luar biasa dengan pemikiran yang kubuat menurut ku sudah sempurna saja, walaupun memang tulisan ku tidak begitu bagus.
Asmarni Marni
Buruk
Isti Mariella Ahmad: Setidaknya jika tidak suka jangan memberi rating yang buruk, tinggal di skip saja kakak. Tapi Terima kasih juga, saya akan lebih memperbaiki tulisan, dan semoga kakak nya sehat selalu.
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!