NovelToon NovelToon
Luka Lara ( Pembalasan )

Luka Lara ( Pembalasan )

Status: tamat
Genre:Kehidupan di Sekolah/Kampus / Keluarga & Kasih Sayang / Bullying dan Balas Dendam / Murid Genius / Putri asli/palsu / Tamat
Popularitas:179.4k
Nilai: 5
Nama Author: blue.sea_

Jika cinta pertama bagi setiap anak perempuan adalah ayah, tetapi tidak bagi Lara. Menurut Lara ayah adalah bencana pertama baginya. Jika bukan karena ayah tidak mungkin Lara terjebak, tidak mungkin Lara terluka.

Hidup mewah bergelimang harta memang tidak menjamin kebahagian.

Lara ingin menyerah

Lara benci kehidupan

Lara lebih suka dirinya mati

Di tuduh pembunuh, di usir dari kediamannya, bahkan tunangannya juga menyukai sang adik dan membenci Lara.

Lantas, apa yang terjadi? Apakah Lara mampu menyelesaikan masalahnya? Sedangkan Lara bukanlah gadis tangguh.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon blue.sea_, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

8

     Ravindra seketika menatap orang yang mengucapkan selamat padanya. Percayalah Ravindra hampir pingsan saat itu juga.

     "Tu-tuan muda Wilson terima kasih."

     Ravindra tak menyangka Arthur akan menghadiri undangannya. Padahal Ravindra menduga bahwa Arthur tak akan datang karena keduanya tidak dekat. Bahkan keluarga keduanya juga tak pernah terikat kerja sama bisnis, Ravindra selalu ditolak.

     "Ada apa gerangan tuan muda menghadiri undangan dari orang kecil sepertiku."

     Arthur menatap Ravindra dengan mata elangnya seakan hendak menguliti Ravindra saat itu juga. "Karena kau mengundangku."

     setelah itu keduanya tak bersuara lagi. Arthur sibuk melihat sekeliling seperti mencari keberadaan seseorang.

     "Ayah mama ini hadiah dariku." Seorang gadis cantik memberikan sebuah kotak putih pada Rania.

    "Terima kasih sayang."

     Ravindra hendak membukanya tetapi Alena menarik kembali kotak tersebut. "Ayah jangan di buka sekarang nanti aja dong."

     Ravindra menuruti kemauan putrinya tersebut. Ia hendak mengambil kembali kotak itu tetapi Alena malah memberikannya pada Rania.

     "Aku gak mau ayah curang." Alena kemudian melihat sekeliling.

     "Kamu cari siapa sayang?"

     "kak Lara dimana ayah? Apa dia gak datang? Bukankah seharusnya dia ada di sini? Ini acara yang berarti bagi keluarga kita ayah? Kenapa kakak gak ada sih?"

     Alena berbicara terlalu keras membuat orang orang mulai bergosip. Kemana perginya Lara di saat momen sakral seperti ini.

     Para tamu undangan mulai berbisik satu sama lain. Banyak hal yang menjadi pertanyaan bagi mereka.

     Apa Lara tak setuju ayahnya menikah lagi? Tapi kenapa tidak, Rania sangat baik dan adik tiri Lara Alena juga sangat cantik dan menggemaskan.

     Sebagian orang mulai menyudutkan Lara. Tapi di tengah suara suara tak mengenakkan tersebut seorang gadis muncul.

     "Gue disini Alena, dan kenapa lo mencari gue sekeras itu? kau bisa saja menimbulkan gosip adik."

     Lara berjalan dengan anggun berhasil membuat Arthur tertegun. Gadis ini, aura yang dipancarkan oleh Lara seperti familiar bagi Arthur. Tapi dimana? Arthur bahkan tak pernah bertemu dengan Lara sebelumnya.

     "Ayah juga, ayah tau aku ada sini tapi ayah diam saja."

     Lara berusaha untuk dekat dengan mereka untuk acara ini saja. Tapi Arthur dapat melihat bahwa Lara berpura pura ada sorot kesedihan dan kebencian terpancar dari mata Lara.

     "Sayang, mungkin Alena belum melihatmu." ucap Ravindra.

     "Basi sudah jelas kalau ni anak mau coreng nama baik gue." Hatin Lara membatin.

     "Aku minta maaf kak." Cicit Alena.

    "Lara apa tak berlebihan begini saja harus meminta maaf."

Lara menarik napas panjang, kalau begini dia harus mengalah lagi. Lara kemudian mengangguk pelan kerena terpaksa.

"Kenapa hemm?"

Sebuah tangan memeluk Lara dari samping dengan posesif membuat gadis itu mendongak.

"Aku gak papa." Lara sedikit menata Rambut yang agak berantakan.

Orang orang yang melihat keduanya pasti akan mengatakan mereka adalah pasangan yang serasi. Namun Alena memandanginya dengan tatapan tak suka.

"Seharusnya itu aku kak, karena Rey hanya milik sahabat kecilnya." Batin Alena.

"Ekkhmmm apa tidak bisa jangan begitu lengket?" Rania berucap dengan kesal. Rania tahu bahwa Alena begitu mendambakan Rey jadi Lara tak boleh membuat panas putrinya.

"Tante kayak gak pernah muda aja."

"Udah Rey lepas dong aku mau ambil cake."

Rey melepaskan tangannya, cowok itu mengambilkan cake untuk Lara dan menyuapi tunangannya.

Tanpa disadari Arthur mengetatkan rahang.

"Kau kenapa tuan?"

1
Aprilio
lebay si alena
Selamet Turipno
cerita anjing yg tak jelas 1.apa isi amplop yg diterima lara dari dokter Alvin 2.apa yg di bisikkan lara
Astrina Maulina
semangat thor
Yusria Mumba
pria bodoh, tertipu
Yusria Mumba
ibu tiri jahat,
Yusria Mumba
kasiang lara pergi aja tdak diharapkan lagi drmh itu,
Sapna Anah
asyeek dong klu msh lanjut dan buat yg bikin novel ini/ sthor semoga sehat trus dsn berjaya💪💪
Sapna Anah
kenapa ga pergi sja dri rumh
Sapna Anah
lara ko kala SMA Alena paya
Yuliana Tunru
Luar biasa
Nie
duh ini laura jg jahat ternyata ya,pdhal dia sodara kandung lara kan?hanya karna harta jd saling membunuh
Nie
Lara knp pulang sih,bukannya sebelumnya dia tinggal di tempat alm ibunya knp ga balik lagi aja kesana daripada dsini bikin sakit hati
Fatma Wati
biasanya aku sll bc dg tanpa kecuali... semua hbs terbaca
baru x ini aku gak betah membaca krn ceritanya yg terll muter2 dan bertele2
Rafinsa
Luar biasa
Rafinsa
apa an ini ya??? sadis amat jadi baoak
Rafinsa
udah kayak bayi aja . dikit2 nangis..
Rafinsa
sesuai namanya.. lara.. bener2 lara hidupnya
Jaenal Aripin
kok nmnya berubah rubah ada lara,Clara dan laura
El
yg jls aktor utamanya kasar jg ky g tau adab
Ruzita Ismail
Luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!