NovelToon NovelToon
Pernikahan Kontrak

Pernikahan Kontrak

Status: tamat
Genre:Kehidupan di Sekolah/Kampus / Istri ideal / Trauma masa lalu / Penyesalan Suami / Romansa / Konflik etika / Tamat
Popularitas:4.5k
Nilai: 5
Nama Author: dineefff

Bagaimana tiba tiba nama mereka tidak terdaftar di asrama ?

Sebuah kampus memiliki asrama . Setiap Maba . Sebagai anak Rantau wajib tinggal Asrama

Tetapi harus mendaftar lebih dulu . Karena setiap kamar sudah di perhitungkan

" Atas nama Zero Alfa Pratama "

" Saya atas nama Soraya Arawinda "

Keduanya saling tatapan satu sama lain ketika nama yang di sebutkan tidak ada di daftar tempat tinggal asrama

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dineefff, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Comblangin

Di hari libur kuliah , tidak ada tanda tanda keduanya untuk bangun pagi.  Tapi Zero sudah bangun walaupun itu bangunnya kesiangan jam 9 pagi

Ia segera keluar kamar sekedar mencuci wajah dan membuat kopi . Melihat kamar depan nya masih tertutup rapi

" Istriku belum bangun ? " kemudian ia tertawa

Istri ? Hahaha ... lucu sekali dunia ini

Zero membuatkan kopi . Kemudian ia berniat membeli dua sarapan di bawah . Beli bubur dan juga gorengan . Sebagai suami ia harus memastikan istrinya sudah di penuhi dengan tanggung jawab menafkahi

Tok tok tok

" Mbak ... ini saya udah beliin sarapan , udah bangun belum ? " ucap Zero

Cukup sekali ia bangunkan . Zero makan lebih dulu sambil menonton tv . Sarapan kesiangan ini harus ia isi perutnya dengan bubur

Tak lama bubur Zero habis . Soraya baru saja bangun . Ia langsung mencuci wajahnya kemudian mengambil air minum

" Air nya habis . Tolong di isi " gumam Soraya

" Iya nanti sekalian di beli , ini bubur . Tadi aku beli dua "

Soraya mengambil bubur itu berniat mau masuk kamar . Tapi di tahan dengan Zero

" Makan disini , jangan apa apa itu di kamar . Gimana mau menumbuhkan rasa cinta . Kalo kamu menghindar terus "

" Masih pagi . Apaan sih ! " gumam Soraya

Zero menarik tangan Soraya duduk di sampingnya . Akhirnya Soraya menuruti permintaan Zero makan di depan kamar sambil menonton Tv

" Yaudah itu tolong beli air dulu . Ini nanti makan gak ada minum nya " pinta Soraya

" Hem ... sebentar . Makanan nya masih di dalam perut . Kasih jeda dulu "

Soraya tidak membahas lagi . Ia rasa 2 kali cukup meminta tolong pada Zero . Tapi beberapa menit kemudian Zero keluar unit membeli air galon di loby

Air galon itu sudah di isi oleh pria yang masih rambutnya acak acakan baru bangun tidur , Tak sengaja Soraya melihat cincin yang sama di jari manis tangan kanan

Ia teringat semalam di berikan cincin oleh Zero

" Berapa buburnya ? Aku ganti nanti , sekalian mau ke minimarket " kata Soraya

" Apanya yang mau di ganti . Mulai sekarang gak usah ganti gantian . Aku yang nafkahin kamu "

Uhuk uhuk uhuk

Soraya yang saat ini sedang minum langsung terbatuk . Zero tidak paham apa maksudnya perkataan yang semalam

Kenapa malah melanjutkan pernikahan yang bohongan ini . Pake segala mau nafkahin segala

" Jangan gila deh . Masih pagi ! "

" Gak ada yang gila . Kamu yang harus menerima kenyataan ! " Ucap Zero

" Gak mau ! Siapa juga yang mau menikah sama kamu ! "

Zero menunjukan cincin di jari manis . Ia sangat bangga dengan cincin itu

" Kamu nyakitin hati aku dari semalam . Bilang gak mau terus ! " Ucap Zero mengungkap kan perasaan nya

" Kalo gak mau sakit hati . Makanya stop sama semua permainan pemilik apartemen ! Jangan sampai aku yang keluar dari apartemen ini kalo sikap kamu kaya gini ! "

Zero kelabakan.  Setelah ia mendengar jawaban itu . Okey . Zero tidak akan memaksa Soraya lagi . Cepat atau lambat . Soraya akan sadar dirinya bertanggung jawab sebagai istri

" Okey ! Okey , aku ga akan ganggu kamu! Tapi tolong terima semua kebutuhan yang aku penuhi sebagai tanggung jawab aku "

Soraya menghela nafas.  Ia hanya diam . Untung sarapan nya sudah selesai . Kalo tidak . Pasti sudah tidak nafsu makan bubur nya

Soraya tidak menjawab apapun yang berhubungan dengan suami istri.  Ia malas membahas tentang itu

Soraya membersihkan apa yang ada di meja sebagai tanggung jawab . Karena sudah diberikan sarapan

Soraya memilih ke kamar setelah ia mengisi minuman di botol besar

Jujur sedikit kesel dengan soraya . Seperti nya Soraya bener bener tidak menyukai Zero . Sementara yang ia dengar di kampus sudah berapa banyak dari fakultas lain menyukai nya

Tapi memang Zero sudah tertarik sejak awal . Sejak di asrama pertama kali mereka bertemu . Ia melihat ketidak percaya Soraya pada Zero

Mungkin terdengar aneh . Tapi baru kali ini ada orang yang tidak menyukai Zero . Makanya Zero sangat penasaran dan tertantang dengan Soraya

Siang itu Zero memilih untuk pergi ke kost kostan teman nya . Ia lebih baik pergi ke sana berkumpul ketimbang di apartemen tidak ada teman

Seperti biasa . Soraya selalu membatasi diri tidak terlalu akrab dengan Zero.  Padahal Zero berharap saat pertama kali mereka pindah

Supaya lebih banyak mengobrol.  Nyatanya. Wanita itu terlihat introvert

Dari pagi sampai sore . Soraya tidak keluar. Ia merasa sepi sekali . Apakah Zero pergi ? Soraya memilih keluar kamar pada sore hari karena persiapan untuk kerja part time lagi

" Kalo sepi begini jadi takut , Tapi kalo berdua . Gak bisa bebas " batin nya

Ia memilih mandi di sore itu karena mau berangkat bekerja . Soraya janjian dengan Kinan di halte bus untuk jalan bersama menuju Coffeshop

" Zero di asrama tahu . Dia main sama temen nya di taman samping asrama . Tadi sih gue liat dia lagi main game . Gak tau dari kapan " ucap Kinan semangat

" Tumben , atau emang sering main disana? " Tanya Soraya karena tidak mau Kinan curiga

Karena bagaimana pun . Soraya mendukung Kinan dan Zero bersatu

" Kayanya sering deh . Tapi engak tahu juga ya . Kalo pun sering main di asrama . Gue ga berani ketemuin dia . Kecuali ada lo. Gue kan cemen kalo ga ada lo . Ga ada yang bisa semangatin gue " ucap Kinan

" Dih ... belajar sendiri kenapa sih ! "

Kinan tertawa mendengar itu . Ia tidak berani kalo tidak ada Soraya ketika bertemu dengan Zero

Kebetulan banget . Hari ini ada Kak Bima datang ke Coffeshop.  Kedatangan kak Bima membuat Kinan curiga

Kata teman yang lain . Kak Bima hampir gak pernah main kesini kecuali ada masalah lain.

" Gue mau ke dapur dulu sebentar " ucap Kinan

" Gue ikut " pinta Soraya

Ia takut karena banyak nya laki laki disini . Apalagi soraya tidak percaya diri kalo ada laki laki yang tidak ia kenal sangat dekat . Lebih baik ikut kinan ke dapur

" Loh kok ada kue ulang tahun? " Tanya Kinan

" Mas Bima ulang tahun hari ini . Dia datang cuma mau kasih makanan buat kita "

Kinan tersenyum senang . Makanan ? Artinya dapat traktiran makanan dong ? Asikkkk....

Ternyata kinan ke dapur cuma mau ambil puding yang semalam ia simpan di kulkas . Setelah itu dua anak kembali keluar lagi untuk menyapa sang pemilik Coffeshop

" Kinan ... temen kamu itu anaknya pendiam ya ? Udah punya pacar belum? " Tanya Kak Bima

Kinan tersenyum.  Menatap Soraya yang duduk di pojok karena ponselnya di charger

" Belum kak ... dia jomblo.  Mau aku comblangin? " Tanya kinan

" Ya kalo dia mau . Boleh "

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!