lia gadis cantik yang berusaha mempertahankan cinta namun harus menerima kenyataan tentang perbedaan..
ketika kau mencintai seseorang maka jangan pernah menyerah untuk berjuang. meski lelah tetaplah tegar
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nhurul Fitri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
08
tanpa di sadari waktu sudah menunjukkan pukul 12.30
itu tandanya waktu istirahat bagi karyawan...
segera mungkin Devi menuju ke arah lia, karna sudah tak sabar mengajak lia ke kantin dan memperkenalkan kantor pada lia...
tanpa sengaja Devi melihat desain lia..
"aahhh. lia desain mu kren banget..
teriak Devi mengagetkan seisi ruangan...
"apa sih Dev...
lia menyangga ucapan Devi
"iya nih bikin jantungan ajah..
ujar Febi dengan sedikit nada tinggi karna kaget dengan Devi gang tiba-tiba teriak..
"kuping ku sampai sakit dengar teriakan kamu...
balas Didi yang ada di dekat Febi
"nih liat desain lia...
sambil menunjukkan desain yang entah kapan berada di tangan Devi.
membuat yang lain penasaran dengan gambar yang ada pada kertas itu..
"sini aku juga mau liat.
ucap Dinda yang sudah berdiri di depan Devi...
"kamu apa-apaan sih Dev, inikan karya pribadi urusan pribadi, mana boleh kamu tunjukin pada orang lain
dengan nada yang tinggi lia berjalan kearah Devi dan mengambil kertas yang ada di tangan Devi..
"aahhhh kamu pelit lia, aku kan cuman mau liat ajah..
Dengan nada kecewa Devi kembali duduk ke kursinya..
"padahal jika kamu mau menjadi desainer pasti kamu bakalan jadi terkenal...
ucapnya dengan nada kecewa...
"eh kita ke kantin yukk...
ajak Devi pada yang lain..
Devi kembali teringat tujuannya yang berniat mengajak lia ke kantin...
"gara-gara desain kamu nih aku sampai lupa mau ngajak kamu ke kantin...
"ya udah ayok kita ke kantin, tapi bibirnya jangan manyun gitu dong...
"aku ikut kalian yah...
ucap Didi pada ke 4 gadis yang sejak tadi sibuk tanpa memperdulikan dirinya...
"ngak ah, nanti kami di kira pengawal kamu lagi..
"emang kenapa...???
tanyanya lagi penasaran...
"habisnya kamu sendiri yang cowok....
ketus Devi..
"kalian jahat, tega skali sama aku. aku kan juga mau ikut...
"iiihhhhh... udah di bilang ngak boleh ikut ya gak boleh, titik dan jangan membantah...
ucapnya tegas pada Didi...
sementara yang lain hanya sibuk tertawa menyaksikan perdebatan mereka...
"awas loohh.... jangan sampai benci jadi cinta hahaha..
suara Febi yang mengundang tatapan tajam dari Devi..
"ngak apa kok kalau Devi mau...
balas Didi..
"ngak mungkin...
ucap devi tegas..
seraya pergi meninggalkan Didi yang masih tersenyum pada Devi...
di sepanjang jalan Devi sibuk memperkenalkan ruangan demi ruangan pada lia...
lia pun dengan senang hati memperhatikan Devi menjelaskan...
setibanya di kantin lia duduk di bangku paling pojok dekat dengan jendela, sedangkan ke 3 temannya sibuk memilih menu tanpa memperhatikan di mana lia duduk...
tanpa lia sadari semua mata menatapnya...
mungkin karna terlalu asyik dengan pemandangan di luar jendela yang menurutnya lumayan untuk menyejukkan hati, , ,
"siapa sih dia, kok tiba-tiba duduk di kursi yang khusus di sediakan untuk para atasan..
ucap salah satu karyawan yang sejak tadi memperhatikan lia..
"entahlah mungkin anak baru..
jawab yang lainnya...
"biarin ajah dia duduk di sana, supaya tau rasa jika pemilik bangku itu datang...
ucap yang lain nada sinis dan memandang tajam pada lia...
tidak lama kemudian datang lah 2 cowok ganteng dan seorang perempuan cantik, Mereka adalah Kevin Abinan, Steven Purnawansyah, dan si cantik Biangka Siregar..
mereka menatap lia dengan tatapan membunuh...
brraaakkkk....
suara meja yang di pukul dengan keras. yang membuat lia kaget dan segera menatap pada laki-laki yang memukul meja...
"ma aaf. ada apa yah...
ucapnya sedikit gugup karna masih terkejut dengan suara meja yang di pukul tadi...
.
.
.
.
Semangat dan lanjut berkarya
Semangat Author sayang ♥️♥️♥️♥️♥️
👍👍👍👍👍