NovelToon NovelToon
Jangan Sebut Anak Ku Anak Haram

Jangan Sebut Anak Ku Anak Haram

Status: tamat
Genre:Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Selingkuh / Berbaikan / Tamat
Popularitas:362.3k
Nilai: 5
Nama Author: Meylani Putri Putti

kunjungi ig author Meylani_ Lindak untuk melihat karya author lainya

Enam bulan di tinggalkan karena tugas ke salah satu negara konflik. Rafli yang notabene seorang prajurit militer mendapati sang istri hamil tiga bulan.

lalu anak siapa yang tengah di kandung Zakira sang istri.

Temukan jawabannya

Jangan Sebut Anakku Anak Haram

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Meylani Putri Putti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menafkahi Diri Sendiri

Karena tak ingin terjadi keributan, Rafli membawa Denisa keluar dari rumah itu dan mengantarkan pulang.

Di dalam mobil.

"Mas, aku tuh sakit hati sama Zakira, kamu kok diam aja sih saat aku ditampar!" Denisa berkeluh kesah kepada Rafli yang sejak tadi hanya diam sambil mengamati jalan raya.

"Istri kamu itu tak hanya pandai menyembunyikan aib perselingkuhannya, tapi juga pandai bersilat lidah dan memutar fakta."

"Kok kamu betah sih tinggal sama orang seperti itu!"

Denisa bermaksud untuk memanas-manasi Rafli, agar Rafli segera menceraikan Zakira tanpa harus menunggu wanita itu melahirkan.

Dia sudah tidak sabar untuk menggantikan posisi Zakira  sebagai istrinya Rafli.

Denisa terus ngomel, tapi tetap tak mendapat respon dari Rafli. Rafli tetap bergeming.

"Mas kamu dengar nggak sih, apa yang aku omongin."

"Denger kok!" sahut Rafli  ketus.

"Terus kamu diam saja? Ingat Mas, tadi Zakira tidak hanya menghinaku, tapi juga menghina kamu. Apa kamu tidak mengambil tindakan sedikitpun, terhadap apa yang dia katakan tadi!"

Denisa menatap Rafli yang sedang menyetir, dia berharap mendapat respon dari Rafli. Namun, lagi-lagi

Rafli kembali diam.

Denisa mendengus kesal." Huh percuma saja ngomong tapi nggak direspon sedikitpun!"

20 menit kemudian mobil tiba di rumah Denisa.

"Masuk dulu mas Rafli!"

"Tidak usah, aku langsung pulang saja."

Sesampainya di rumah, Rafli  melihat uang yang diberikannya pada Zakira masih terletak di atas meja.

Raffi mengetuk pintu kamar Zakira.

Tok tok tok.

Pintu terbuka keduanya saling menatap.

"Kenapa kau tak ambil uang ini?  Apa kau sudah merasa hebat, hingga  tak membutuhkan uang dariku."

"Kau simpan saja uang itu, Aku tak mau berhutang budi yang nantinya akan kau ungkit ungkit lagi. Mulai sekarang, aku akan menafkahi diriku sendiri. Dan mulai sekarang aku  tak ingin anak ini sampai termakan hasil dari kerja kerasmu."

Rafli menatap zakira dengan bola mata yang berpendar.

"Jika sudah tidak ada lagi yang akan dibicarakan aku tutup pintunya dulu."

Zakira menutup langsung pintu kamarnya.

Rafli menghempaskan nafas kasar berusaha menahan emosinya.

Tok tok tok pintu kembali di gedor.

"Zakira! jika kau berubah pikiran, kamu bisa ambil uang ini, aku letakkan di atas meja sofa," ujar Rafli dari arah luar kamar. Namun tak sahut oleh Zakira.

***

Keesokan harinya, Raffi kembali menemukan uang itu tak bergerak sama sekali.

Karena emosi dia pun menemui Zakira di dapur.

"Apa maksud kamu Zakira, kamu ingin aku berdosa karena tidak menjalani kewajibanku dengan menafkahimu?" tanya Rafli.

"Tidak berdosa, jika aku merelakannya dan tak menginginkannya. Kau sendiri yang menginginkan jalan hidup kita yang terpisah-pisah. Mulai saat ini, aku akan membiayai kehidupanku sendiri Mas."

"Aku nggak mau kau ungkit pemberianmu suatu saat nanti, karena yang akan makan uang itu bukan hanya, aku tapi juga anak yang ada di kandunganku. Uangmu akan menjadi darah daging baginya. Dan jika suatu saat kau mengungkitnya bagaimana bisa aku mengembalikannya. Aku bisa menafkahi diriku dan anakku," ucap Zakira sambil menutup tempat bekalnya.

Rafli masih menatap Zakira dengan lekat, dia semakin kesal dengan wanita itu.

"Aku pergi dulu Mas, Assalamualaikum."

Zakira langsung berlalu meninggalkan Rafli.

***

Karena perlakuan Zakira terhadap Denisa saat berkunjung ke rumahnya. Denisa segera mengadukan hal itu pada Bu Rita.

"Apa?  Yang benar saja kamu diusir dan ditampar oleh Zakira?" tanya Bu Rita dengan geram.

"Iya tante, Zakira menghina aku. Dia bilang, kalau aku perempuan kotor yang merebut suaminya."

Bu Rita menghembuskan nafasnya dengan kasar.

"Berani sekali dia berkata seperti itu! Dia pikir dia siapa!"

"Aku juga sakit hati Tante, bagaimana kalau aib zakira kita sebarluaskan saja?"

"Menyebarkan aibnya? tapi apa tidak mengganggu profesi Rafli. Aku takut akan berdampak pada karir putraku."

"Loh yang berbuat kan Zakira, Kenapa Rafli yang terkena imbasnya."

"Sudahlah Denisha, kita cari aman saja, tante takut profesi Rafli justru jadi taruhannya. Kasihan Rafli kalau sampai dipecat gara-gara wanita itu."

"Terus aku harus bagaimana Tante? mulutnya kurang ajar sekali. Jika saja tidak ada Mas Rafli disana, pasti sudah ku jambak-jambak rambut wanita tak tahu diri itu!"

"Kalau kau tidak bisa menyakitinya di rumahnya, silahkan saja kau sakiti dia di jalanan kau bikin malu dia di kantornya."

Denisa tersenyum menyeringai.

"Benar juga, akan ku balas perlakuannya. Lihat saja nanti."

***

Waktu jam istirahat tiba.

'Za, lo nggak ke kantin?" tanya Sinta.

"Gak, gue bawa bekal sendiri."

"Ya udah nggak apa, gue traktir kok."

"Nggak usah Sin, gue mau makan sambil memanfaatkan waktu makan siang gue untuk bekerja."

"Kerja apa sih Za? Bukankah ini sudah waktunya istirahat."

"Iya, tapi sekarang gue sudah jadi salah satu reseller kosmetik. Dan gue harus memanfaatkan waktu luang untuk membalas chat dan pesanan pelanggan."

"Wah, di saat hamil kok kamu makin aktif kerja sih Za? bukannya orang hamil butuh waktu istirahat yang banyak?"

"Sebenarnya sih iya, tapi mau gimana lagi Sin, gua harus bekerja keras biar bisa punya tabungan, setelah melahirkan kemungkinan gue nggak akan kerja di sini lagi."

"Loh kenapa? Lu takut nggak ada yang jaga anak lo?"

Zakira mengangguk.

"Iya Sin."

"Sekarang kan ada baby sitter atau tempat penitipan bayi dan anak. Sayang lo Za, cari kerjaan seperti kita ini nggak gampang. Apalagi aku dengar setelah melahirkan kamu bakalan diceraikan oleh suami kamu. Kalau kamu nggak kerja, gimana kamu bisa menafkahi anak kamu?"

Di saat yang bersamaan Reymon hendak keluar. Ia tak sengaja mendengar pembicaraan antara Sinta Dan Zakira.

"Itu dia Sin, makanya gua mau jadi reseller saja dari sekarang. Gua nggak tega nitipin anak gue ke orang lain."

"Ngomong-ngomong lu nggak pengen tahu siapa yang telah memperkosa Lo di hari itu?" tanya Sinta.

"Nggak, nggak sama sekali."

"Loh kenapa? Bukannya lo bisa minta tanggung jawab sama pria itu atau paling nggak lo bisa laporin dia biar dia dapat hukuman."

"Biarkan saja lah Sin, aku yakin Allah Maha melihat dan Maha tahu. Biar Allah saja yang menghukumnya. Lagi pula jika aku tahu siapa orang yang telah melakukan perbuatan itu padaku, mungkin saja aku akan membenci anakku sendiri."

Sinta menatap Zakira dengan iba. 

'Kasihan sekali Zakira. Apa gue beritahu ya Siapa yang telah berbuat demikian pada Zakira,'  batin Sinta.

bersambung ya Gengs.

1
⚘️💙⚘️ Neng Gemoy ⚘️💙⚘️
baguuuuuuusssss .... 👏👏👏👏👏😍😍😍😍😍🌹🌹🌹🌹🌹
biarpuuuuuuuunnnn banyak typo 🤭, tp cerita nya jadi pembelajaran buat kita ....
semangat terus, kak othor ✊️💪🏻💙🌹
👑Meylani Putri Putti: sama neng gemoy
total 1 replies
⚘️💙⚘️ Neng Gemoy ⚘️💙⚘️
💙💙💙 happy ending 💙💙💙
trmksh kak othor .... 😍🌹
⚘️💙⚘️ Neng Gemoy ⚘️💙⚘️
spt nya jadi deh nih Rafli nikah sama Denisha ....
secara Denisha udah punya anak, jadi gak usah lagi dari Rafli krn khawatir menderita thalassemia....
⚘️💙⚘️ Neng Gemoy ⚘️💙⚘️
Minus 1 hari .... pas malam Zakira diperkosa 🤔
⚘️💙⚘️ Neng Gemoy ⚘️💙⚘️
tuh bu Rita ... akibat sikap ibu yg jahat ke anak, menantu dan cucu ... akhirnya malah anak sendiri yg menderita....
harusnya jangan cuma Rafli yg menderita, kak othor .... .tp bu Rita juga harus lebih menderita ... krn mulut nya itu emang jahat banget !!!
⚘️💙⚘️ Neng Gemoy ⚘️💙⚘️
Raymond so sweet banget siiiiiiii ........ 💙💙💙💙💙🌹🌹🌹🌹🌹
⚘️💙⚘️ Neng Gemoy ⚘️💙⚘️
siap2 bikin baju baru .... buat kondangan mantenan Raymond dan Zakira .... 😅😅😅
👑Meylani Putri Putti: 🥰🥰🥰🥰 iya neng gemoy sayang
total 1 replies
⚘️💙⚘️ Neng Gemoy ⚘️💙⚘️
oh ... barti Raymond mendapatkan hidayah nya waktu dia suka dtng ke pesantren ya ... dan akhirnya jadi mualaf ...
⚘️💙⚘️ Neng Gemoy ⚘️💙⚘️
Raymond keliatannya lebih tulus mencintai Zakira ...
mungkin waktu itu penyakit schizophrenia nya yg membuat dia jadi "jahat" krn gak bisa mengendalikan diri ..
tp ada "halangan" yg lbih besar antara Raymond dan Zakira .... yaitu keyakinan yg berbeda... mungkin itu yg harus disatukan dulu..
Zakira emang sebaiknya sama Raymond aja ... dibanding balik sama Rafli yg cemen dan belom lagi bu Rita yg jahat ... jauh2 aja deh sama keluarga toxic begitu ....
⚘️💙⚘️ Neng Gemoy ⚘️💙⚘️
siapa Anita, kak othor ?
bukannya sekretaris yg dibunuh namanya Sinta ya ?
⚘️💙⚘️ Neng Gemoy ⚘️💙⚘️
kalo kata2nya "sempat dikremasi", barti sudah dilakukan ...
mungkin harusnya kata2nya "sempat AKAN dikremasi"..

*cmiiw
⚘️💙⚘️ Neng Gemoy ⚘️💙⚘️
mirip Reymond ya ??? 🤔
⚘️💙⚘️ Neng Gemoy ⚘️💙⚘️
gih pergi sana yg jauh ya bu, jangan pernah balik lagi .... hush .... hush
⚘️💙⚘️ Neng Gemoy ⚘️💙⚘️
baguuuussss Zakira 👍👍👍👍👍🌹🌹🌹🌹🌹💙💙💙💙💙
⚘️💙⚘️ Neng Gemoy ⚘️💙⚘️
mudah2an Zakira gak tergoda buat balik ke Rafli ....
⚘️💙⚘️ Neng Gemoy ⚘️💙⚘️
owalaaaaa ... ternyata dari awal juga sebenernya bu Rita udah tau kalo Rafli menderita thalassemia ... tp kmrn emang dasarnya jahat .... malah memutarbalikkan fakta dgn menuduh Zakira ....
emang bu Rita asliiiik jahat banget mak lampir !!!!
⚘️💙⚘️ Neng Gemoy ⚘️💙⚘️
nah ... buruan ketauan deh ... bahwa thalassemia nya Akbar sebetulnya dari Rafli ....
⚘️💙⚘️ Neng Gemoy ⚘️💙⚘️
ternyata sebetulnya Rio gak segitu cinta ke Zakira ..... gada perjuangan sama sekali 🤦‍♀️🤪
⚘️💙⚘️ Neng Gemoy ⚘️💙⚘️
tambah lagi .... ibu yg koplak dan anak laki2 yg melempem ..... 🤦‍♀️
⚘️💙⚘️ Neng Gemoy ⚘️💙⚘️
mulutnya bu Rita ini musti di sumpel pake ulekan ....
jahat banget omongannya ...😡
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!