NovelToon NovelToon
Wanita Pengganti

Wanita Pengganti

Status: tamat
Genre:Pengantin Pengganti / Tamat
Popularitas:1.7M
Nilai: 4.8
Nama Author: Tri Ani

Sandra terpaksa menikah dengan calon suami kakaknya saat sang kakak memilih kabur bersama pria yang katanya lebih mapan di banding kekasihnya di hari pernikahannya.

Dapatkan Sandra menjalani pernikahannya dengan baik? Apakah pernikahan itu akan bahagia?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tri Ani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 8

Rasanya tidak ada yang bisa membantunya sekarang selain memang menerima segala keputusan pria berduit itu. Sandra sudah pasrah, ia harus membebaskan orang tuanya, bagaimanapun mereka tetaplah orang tuan sandra yang Wajid untuk dia berbakti.

Sandra tidak langsung pulang, seperti biasa saat sedih dia lebih memilih menghabiskan waktunya di taman dekat kampus. Ia juga tidak berniat untuk pergi ke kampus meskipun sudah dua hari ini ia absen tidak masuk.

Di sini Sandra bisa menangis sepuasnya karena di taman ini tidak ada yang mengenalnya, pikirnya.

Persis seperti tujuannya, Sandra pun meluapkan segala emosinya, kemarahannya, kekesalannya dan rasa sedihnya, ia bahkan berteriak-teriak seperti orang gila. Melempar apapun yang bisa ia lempar.

"San, kamu kenapa?" pertanyaan itu berhasil menghentikan kegiatannya, bahkan tangannya yang tengah menggenggam batu hanya bisa melayang di udara.

"Arya, kamu? Kenapa di sini?" tanyanya terkejut dan segera menjatuhkan batu dari tangannya. Ia pun segera mengubah mimik wajahnya dengan senyum yang biasa ia tunjukan pada pria di depannya itu, mau bagaimana lagi meskipun mereka sudah kenal dua tahu tapi mereka baru pacaran dua bulan. Pria itu menembaknya saat acara praker kemarin dan itu menjadi moment paling indah di hidupnya, bagiamana tidak semalam dua tahun ini ia begitu mengagumi pria yang menjadi seniornya di kampus itu, banyak mahasiswi yang menginginkan untuk menjadi pacarnya tapi Sandra begitu beruntung mendapatkan posisi itu.

"Tadi kebetulan lewat, kamu ada masalah?" tanya dan ia pun duduk di kursi taman yang berada di samping Sandra,

"Duduklah!" ucap Arya sambil menepuk bangku kosong di sampingnya.

Sandra pun terpaksa ikut duduk,

"Kamu ada masalah?" tanya Arya lagi dan Sandra segera menggelengkan kepalanya.

"Serius nggak ada?" tanya Arya lagi,

Aku nggak mungkin kan bilang sama dia kalau aku harus nikah sama pria lain, siap hidupku benar-benar sial ....

"Kok malah bengong?" pertanyaan itu kembali menyadarkannya.

"Enggak, beneran!"

"Tapi kayaknya kamu habis nangis ya? Wajah kamu pucet?"

"Nggak, hanya tadi kelilipan!" ucap Sandra, "Kalau ini!" ucapnya sambil menunjuk wajah pucatnya, "Nggak pa pa, hanya kelelahan saja!"

"Syukurlah kalau gitu. Sebenernya aku khawatir sama kamu soalnya dari kemarin ponsel kamu susah di hubungi!"

Ahhh aku lupa mengisi baterai lagi ..., batin Sandra. Karena terlalu pusing mengurus masalah ini, sampai ponselnya dibiarkan mati begitu saja, biasanya ia selalu mengaktifkan ponselnya saat bekerja. Tapi terakhir kali ia bekerja kemarin dan setelah itu ia tidak mengambil orderan lagi.

"Iya. Ya udah ya Ya. Aku pulang dulu sudah siang, aku harus segera kerja!" ucapnya beralasan. Ia pun segera berdiri dari duduknya dan kembali menenteng tas yang ia letakkan begitu saja di atas tanah,

"Bye!!!" ucap Sandra sambil melambaikan tangannya meninggalkan Arya begitu saja.

Sedangkan Arya hanya bisa menatapnya hingga mengulang di balik banyaknya pohon yang menumbuhi taman.

***

Sesampai di rumah kembali ia di kejutkan dnwgan keberadaan sebuah mobil dan dua orang yang tengah berdiri di samping mobil.

Sandra tampak was-was tapi mbok Iyem segera berjalan cepat menghampirinya,

"Non ada tamu!"

"Siapa mbok?"

"Sepertinya orang yang kemarin!" ucap mbok Iyem sambil menunjuk pada pria yang tengah berdiri di teras rumahnya,

Dia ....

Sandra masih sangat hafal dengan pria itu, Sandra pun berjalan cepat menghampiri pria itu,

"Kenapa kalian ke sini?"

"Kami diminta tuan Gara untuk menjemput anda!" ucapnya, dia Abimanyu.

"Di jemput ke mana? Buat apa?"

"Ke lokasi pernikahan!"

Jedeerrrr

Sandra tidak percaya tiga hari itu berlalu begitu cepat dan besok ia sudah harus menikah dengan pria yang seharusnya menjadi kakak iparnya.

"Tapi papa sama mama aku_" belum sampai Sandra melanjutkan ucapannya, Abimanyu sudah lebih dulu menyahutnya. Sepertinya ia faham dengan apa yang akan di tanyakan oleh Sandra.

"Nona tidak perlu khawatir, kedua orang tua nona aman bersama kami!"

"Jadi tidak di penjara lagi?" tanya Sandra terkejut.

"Kami hanya menjalankan perintah dari tuan Gara!"

Keluar kandang harimau masuk lagi kandang singa ...., batin Sandra. Mungkin penjara lebih baik dari istana yang penuh dengan roda api. Sandra tidak bisa membayangkan jika ternyata nanti orang tuanya di siksa oleh orang-orang nya Sagara.

"Tapi kalian tidak melakukan apapun kan sama orang tuaku?" tanya Sandra lagi.

"Silahkan masuk nona!" bukanya menjawab pertanyaan Sandra, Abimanyu malah meminta Sandra untuk masuk ke dalam mobil.

"Tapi aku harus ambil baju ganti dulu!" ucap Sandra beralasan, sebenarnya ia masih ingin berlama-lama di rumah.

"Tidak perlu nona, karena kami sudah mengambilnya!"

"Hahhh?" Sandra pun menoleh pada mbok Iyem dan mbok Iyem pun mengangukkan kepalanya.

Sial ...., Sandra hanya bisa mengumpat dalam hati.

"Baiklah, aku ikut dnwgan kalian!" ucap Sandra kemudian masuk ke dalam mobil tapi sebelum pintu di tutup kembali ia mengulurkan kepalanya ke luar,

"Mbok tolong jaga rumah ya, insyaallah besok papa sama mama pulang!"

"Iya non, jaga diri non!"

Sandra pun hanya bisa mendengus kesal saat orang-orang itu menutup kembali pintunya.

Kini dua orang itu pun duduk di depan sedangkan Sandra sendiri di belakang,

"Aku tidak di ikat?" tanya Sandra saat sama sekali tidak ada pengawasan di belakang. Tapi pertanyaan itu membuat Abimanyu menatap Sandra dari cermin kecil di depannya.

Sepertinya Sandra tahu arti tatapan itu,

"Ya maksudnya, siapa tahu aku kabur di jalan pas lampu merah misalnya!"

Abimanyu tersenyum tipis, "Yakin, nona punya keberanian untuk kabur sedangkan nyawa kedua orang tua nona berada di tangan nona!"

Ya Allah kenapa bawa-bawa nyawa, serem banget sih ...., Sandra bergidik ngeri sendiri. Benar saja, jika begini mana berani ia macam-macam.

Sandra pun akhirnya memutuskan untuk mengalihkan perhatiannya ke jalan tapi segera matanya menangkap sesuatu yang sangat ia kenali di depan kakinya, ia mengetuk-ngetuk kakinya dan meyakinkan jika benda itu memang ia kenal.

Ini beneran tas bututku ...., batin Sandra sambil menatap tas besar di bawah kakinya.

Cepet sekali sih mereka bertindak ya, kalau begini mana bisa nggak takut ....

Hingga akhrinya mereka sampai juga di depan sebuah gedung, sepertinya itu hotel.

Jadi langsung ngamar? masak langsung di jajaki sih???? lagi-lagi Sandra sudah berpikir yang tidak-tidak.

"Tuan Abi,"

"Iya nona?" tanya Abimanyu sambil menoleh ke belakang.

"Kenapa ke hotel?"

"Karena acara pernikahannya di sini nona!"

"Ohhh, aku pikir_!"

"Nona berpikir apa?"

"Ahhh tidak!" Sandra segera menggelengkan kepalanya sambil tersenyum. Tapi hal itu malah membuat Abimanyu heran dengan gadis yang akan dipersunting sahabatnya itu.

Dalam keadaan seperti ini dia masih bisa tersenyum ..., batin Abimanyu.

Bersambung

Jangan lupa untuk memberikan Like dan komentar nya ya kasih vote juga yang banyak hadiahnya juga ya biar tambah semangat nulisnya

Follow akun Ig aku ya

Ig @tri.ani5249

...Happy Reading 🥰🥰🥰...

1
Dewi Sari
mister bukan master y
Marhaban ya Nur17
drama banget se Sandra wkwkkw ah authornya kebanyakan nonton sinetron
Marhaban ya Nur17
gw emessyyy ama gara 😄 ngapa diem bae woooyyu
Marhaban ya Nur17
taruhannya jabatan y pak gara yg kaya eyang
Marhaban ya Nur17
yes oroknya jd wkwkwk
Marhaban ya Nur17
pasti salah paam wkwwk
Marhaban ya Nur17
abimanyu g jujur tuh 😄 aril adeknya n mantan e gara
Marhaban ya Nur17
nyaplok
Marhaban ya Nur17
ibu nya Sandra kah
Marhaban ya Nur17
typo nya banyak kali
Marhaban ya Nur17
negatif golongan darahnya
Marhaban ya Nur17
ea se naya emang naksir sama abimanyu wkwkkw
Marhaban ya Nur17
kocak San wkwkkwk boleh jg se buat arya terjun
Marhaban ya Nur17
2x klo gtu 😁
Marhaban ya Nur17
kocak y Sandra wkwk
Marhaban ya Nur17
lama" jg nemfel
Marhaban ya Nur17
gara liat arya selingkuh kali atau ngomong yg tidak" wkkwkkw
Marhaban ya Nur17
kasihan se emang sama gara soal e dri kecil emang udh di tuntut jd perfec
Marhaban ya Nur17
gara udh mulai naksir tp msh oon 😁
Marhaban ya Nur17
gw kira gara bakal kejebak jg wkkwkw pintar
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!