NovelToon NovelToon
Lady Devil

Lady Devil

Status: tamat
Genre:TimeTravel / Cinta Seiring Waktu / Chicklit / Tamat
Popularitas:240.1k
Nilai: 5
Nama Author: Mom AL

Bagaimana jadinya jika kamu masuk ke dalam sebuah novel kesukaanmu?

Mikhayla Winata, gadis cantik berusia dua puluh tiga tahun yang setiap harinya suka ugal-ugalan dengan cara balap motor. Kayla mengalami kecelakaan hingga membuat dirinya tidak sadarkan diri.

Saat terbangun, ternyata Kayla sudah berada disebuah tempat yang sangat asing dimatanya.

"Hah! Ini seperti kerajaan, tapi apa mungkin??" Kayla menebak sembari mengedarkan matanya ke penjuru ruangan.


PENASARAN?

SO STAY TUNE 🌹
HAPPY READING 😘

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mom AL, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 8. Lady devil (POV KAYLA/LEONA)

Hari pernikahan pun telah tiba, tak terasa satu minggu sudah berlalu dengan cepat. Kayla tengah berada di dalam kamar, dia baru selesai dirias oleh maid khusus acara pernikahan.

"Lihatlah Tuan Putri, anda sangat cantik sekali" ucap maid itu.

Kayla hanya tersenyum tipis. Meskipun keberatan dengan pernikahan ini, tetapi dia harus menjalaninya dengan ikhlas. Kayla bersumpah akan mengubah kehidupan Pangeran Eric agar lebih baik.

Kayla menatap wajahnya dari pantulan cermin, gaun panjang yang indah serta mengembang di bawah membuatnya terlihat seperti Cinderella, ditambah mahkota bermata berlian yang ada di atas kepalanya.

'Ini adalah hari pernikahan ku. Padahal aku ingin menikah dengan Boy, bahkan Mama dan Papa yang aku inginkan berada di samping ku menemani aku di atas pelaminan. Tapi sekarang, semuanya tidak seperti yang aku bayangkan. Aku harus menikah dengan pria yang entah seperti apa wajahnya' batin ku bersedih.

"Tuan Putri" Bibi Helen masuk ke dalam kamar ku.

Aku menoleh dan seketika senyumku pun terbit. "Bibi" ucapku menginginkan ketenangan.

Bibi Helen berdiri dihadapan ku dan aku langsung memeluk tubuh Bibi helen. Wanita paruh baya yang mengurus Putri Leona sedari Ibunda Ratu meninggal.

Bibi Helen mengelus punggungku. "Tuan Putri, anda tidak boleh bersedih seperti ini. Tersenyumlah, katakan pada dunia bahwa anda baik-baik saja." bujuk Bibi Helen yang tau bagaimana perasaan Tuan Putrinya.

Bibi Helen memberikan kode pada maid agar keluar dan meninggalkan dirinya juga Tuan Putri berdua saja.

Maid itu mengerti dan langsung undur diri.

Pelukan terlepas, Bibi Helen menatap wajah cantik Putri Leona. "Tuan Putri, jika anda nanti sudah resmi menjadi permaisuri pangeran Eric, Bibi minta anda harus menuruti perkataan pangeran Eric dan jangan membantah."

Aku mengerutkan dahi. "Ada apa Bi? Kenapa harus seperti itu?" tanya ku heran.

"Bibi akan membocorkan satu hal padamu, Tuan Putri. Pangeran Eric adalah tipe orang yang tega membunuh atau menyiksa siapapun. Dia tidak suka jika perintahnya dibantah, ataupun diabaikan. Maka dari itu Bibi ingin anda mendengarkan ucapan Pangeran Eric."

Aku terdiam sejenak dan tak lama kemudian mengangguk.

Pintu diketuk, terlihat seorang maid berdiri di depan pintu kamar ku.

"Maaf Tuan Putri, Bibi Helen, rombongan pangeran Eric telah tiba"

"Baik, kami akan segera turun" sahut Bibi Helen. "Mari Tuan Putri. Jangan tunjukkan wajah sedih anda, karena musuh anda nanti pasti akan senang melihat wajah terpuruk anda"

Aku langsung tau siapa musuh yang Bibi Helen katakan, aku pun mengangguk mengerti.

Kami berdua berjalan keluar dari kamar menuju aula pernikahan.

Sesampainya di bawah, aku melihat hanya ada sedikit tamu yang datang. Tentu saja hatiku merasa sedih meskipun saat ini aku sedang berada di tubuh Putri Leona. Pernikahan mewah pada umumnya di sebuah kerajaan tidak akan aku lakukan.

Aku terus berjalan hingga atensi mataku tertuju pada seorang pria duduk di kursi roda, memakai jubah hitam dengan topeng yang menempel menutupi bagian matanya, aku pun semakin penasaran dengan sosok Pangeran Eric. Setelah berjalan beberapa langkah, aku akhirnya sampai di samping pangeran Eric. Dia sama sekali tidak menatap aku ataupun orang lain, pandangannya hanya ke depan saja seperti orang sombong.

Topeng pangeran Eric

Pria paruh baya yang aku yakini adalah pendeta kerjaan mendekat.

"Apa kalian berdua sudah siap?"

"SIAP!" sahutku dan pangeran Eric bersamaan.

Pangeran Alvaro menatap Kayla dari jauh' an. 'Aku sangat kasihan padamu, Putri Leona. Pasti kau akan tersiksa jika nanti hidup bersama dengan Eric, seandainya boleh, aku mau menggantikan Eric agar bersanding denganmu.' batin Alvaro.

Aurora yang menyadari keterdiaman Alvaro langsung menegur. "Pangeran Alvaro" sapa Aurora yang kala itu kebetulan berdiri di samping pangeran Alvaro.

Alvaro menoleh sejenak.

"Apa ada yang sedang kau pikirkan?" Aurora bertanya lembut.

Alvaro menggeleng. "Tidak ada" sahutnya singkat.

"Benarkah?" Putri Aurora masih penasaran.

"Aku hanya iri saja dengan Eric. Dia sudah menikah, sementara aku kakaknya dilangkahi"

"Kau ingin cepat menyusulnya?" Aurora tersenyum manis.

"Jika boleh, sayangnya aku belum mendapatkan sosok wanita yang pas untuk jadi permaisuri ku"

"Aku bersedia jika kau ingin segera menikah, Pangeran. Aku bersedia menikah denganmu,"

Pangeran Alvaro tersenyum tipis. "Sayangnya aku tidak tertarik denganmu"

Seketika senyum dibibir Aurora menghilang. 'Sial! Berani sekali dia menolak ku. Lihat saja, aku pasti bisa mendapatkan mu, pangeran'

Setelah melakukan beberapa prosesi, akhirnya acara pernikahan telah selesai. Anggota kerajaan Istand sudah ada yang pulang terlebih dahulu.

Aku melihat pangeran Eric memberikan kode kepada seorang pria yang memegang kursi rodanya.

Pria itupun mendekat ke arah ku. "Mohon maaf, Tuan Putri. Perkenalkan saya Jack, saya adalah asisten pribadi sekaligus orang kepercayaan Pangeran Eric. Saat ini pangeran ingin segera membawa anda pulang, beliau tidak ingin lama-lama berada disini"

Aku terdiam sembari bibir ku sedikit terbuka karena terkejut. 'Apa pria itu benar-benar gila? Dia bahkan tidak ingin berada di rumah mertuanya sendiri' batinku menggerutu.

"Tuan Putri! Mari, saya takut pangeran kambuh karena anda tidak menuruti keinginannya dan nanti malah membuat kerusuhan disini."

Aku langsung mengangguk dan ingin berjalan ke tangga.

"Tidak perlu membawa apapun Tuan Putri, semua kebutuhan anda sudah dipersiapkan" ucap Jack.

Aku tidak menjawab ucapan Jack. Aku mengikuti arah kemana Jack menunjuk, saat berjalan aku pun tidak sengaja melewati Aurora yang terlihat menyunggingkan senyum mengejek ke arah ku. Aku hanya bisa pasrah, daripada harus melawannya sekarang bisa-bisa reputasi ku akan hancur.

Aku menaiki kereta kencana milik Pangeran Eric. Ayah dan Bibi Helen melambaikan tangan saat melihat kepergian ku.

"Semoga saja kau selalu bahagia, Putriku. Lihatlah Jihan, putri kita sudah besar dan sudah menikah. Aku yakin kau melihat dari atas sana dan pasti bahagia karena putri kita sudah menikah'' gumam Raja Vincent.

Bibi Helen pergi undur diri, sementara Ratu Elisabeth menghampiri Paduka Raja Vincent. "Suamiku, Leona sudah pergi. Ayo kita masuk"

Raja Vincent mengangguk dan masuk ke dalam istana.

Di dalam perjalanan menuju kerajaan timur.

"Jack! Kenapa lama sekali sampainya?" aku yang merasa lelah pun langsung bertanya pada Jack.

Jack hanya diam saja tanpa menjawab perkataanku.

"Apa dia tuli? Mengapa hanya diam saja." aku melirik sekilas ke arah wajah Pangeran Eric yang tertutupi topeng.

Dapat aku lihat luka bakar dan seperti terkena sebilah pisau di bagian pipi kiri Pangeran. 'Apa yang terjadi padanya? Kenapa baru melihat wajahnya yang tertutupi topeng saja sudah membuatku takut? Dia sangat menyeramkan'

Pangeran Eric hanya diam saja sembari terus menatap ke depan tanpa ingin melihat ke arah ku sejenak. Aku pun menguap karena perjalanan serasa sangat jauh sekali, mataku lelah dan akhirnya aku tertidur.

**TBC

HAPPY READING

SEE YOU NEXT PART

JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK SERTA DUKUNGANNYA, TERIMAKASIH 😘**

1
erna
cerita tak sesuai dengan peran utama yg berasal dari masa depan
,,kox jatuh bodo
Maydian li Maydian
devil apaa sihhh, g cocok sm judul nya
Erlina Ibrik
Luar biasa
𝓎𝑒𝑜𝓃𝓃𝒶
𝘮𝘢𝘢𝘧 𝘺𝘢 𝘵𝘩𝘰𝘳 𝘴𝘦𝘫𝘢𝘶𝘩 𝘪𝘯𝘪 𝘴𝘢𝘺𝘢 𝘣𝘢𝘤𝘢 𝘬𝘢𝘪𝘭𝘢 𝘬𝘢𝘺𝘢 𝘭𝘦𝘮𝘢𝘩....𝘴𝘦𝘮𝘢𝘯𝘨𝘢𝘵 𝘵𝘩𝘰𝘳 𝘮𝘢𝘢𝘧 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘭𝘢𝘯𝘫𝘶𝘵 𝘣𝘢𝘤𝘢 𝘬𝘢𝘳𝘢𝘬𝘵𝘦𝘳𝘯𝘺 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘴𝘦𝘴𝘶𝘢𝘪 𝘫𝘶𝘥𝘶𝘭𝘯𝘺𝘢
𝓎𝑒𝑜𝓃𝓃𝒶
𝘥𝘦𝘷𝘪𝘭 𝘢𝘱𝘢𝘯𝘺𝘢.....𝘮𝘦𝘯𝘺𝘦² 𝘨𝘪𝘯𝘪..
𝓎𝑒𝑜𝓃𝓃𝒶
𝘬𝘢𝘺𝘭𝘢 𝘬𝘢𝘵𝘢𝘯𝘺𝘢 𝘣𝘢𝘥𝘢𝘴 𝘪𝘯𝘪 𝘮𝘢𝘭𝘢𝘩 𝘮𝘦𝘯𝘺𝘦²
KadopRuntu
Luar biasa
Sri Wahyuni
Kayla bodoh g didunia modern g didunia kuno sama bodohnya
Nok Chika
g cocok sm judul ny /Frown/
Quell
maaf kak, ini typo atau gimana yah ? Kok Kia ?
Quell: owalah pantesan, kirain emang karakter baru gitu tapi gak pake dijelasin dulu gitu, kaget tiba² muncul 😭
total 2 replies
@¥u &@n!
ah bego kirain d tuker makanan nya mlah d lempar g mna sih masa barbar gt d depan bapaknya yang cantik dong mainnya
@¥u &@n!
good girls baru part 2tp kmu udah menunjukan taringmu like Kayla
@¥u &@n!
aku mampir Thor
Musliha yunos
👍
Tina Rina Randy Rina
last tengok lh masa yg jahat yg menang terus hmm
Mama Muda
stop sampe sini penulis nya sampah kayak cerita nya
🖤: Gua juga ga berharap Elu baca novel buatan Gua, bego! Nyampah aja lu di kolom komentar
total 1 replies
Mama Muda
cerita anjing binatang ini yang buat cerita sampah
🖤: Minimal skip kalo ga suka, ngapain lu baca sampe bab 5? goblok!
total 1 replies
Oky Cerry
katanya lady davil ko kalah muluh, mana sifat ya juga gak kejam juga
yourOcean
baru mulai aja FL nya ugal2 an
Marianti Lim
sejauh ini kok gak ada perkembangan y??? baik raja n kayla kok kayak mudah banget diperdaya. kok gak pintar gitu😓
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!