NovelToon NovelToon
Putri Yang Hilang

Putri Yang Hilang

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Balas Dendam / Keluarga & Kasih Sayang / Detektif / Teen School/College / Romansa-Teen school / Masalah Pertumbuhan / Tamat
Popularitas:71.7k
Nilai: 5
Nama Author: Tika77h

" Tanda tangani surat pengalihan perusahaan Wisesa Grup, kalau tidak mau, kalian semua akan kami siksa "Gertak Vera, ibu tiri Hardiansyah.
Dengan disaksikan istrinya Kiara, Hardiansyah menandatangani pernyataan penyerahan pengelolaan perusahaan.
Juna menantu Hardiansyah mendengar dibalik pintu baja, ia bersembunyi di lorong bersama Alissa istrinya yang baru melahirkan satu minggu.
Aruna Putri Permana yang baru berusia satu minggu dibawa Jono dan Isah, supir serta pengasuh setia keluarga Hardiansyah, mereka telah menunggu Juna yang lewat lorong di rumah kecil disebelah rumah utama sampai dua jam tak kunjung datang, sehingga mereka berpendapat kalau keluarga Hardiansyah telah dibunuh maka untuk menyelamatkan Aruna sebagai keturunan Wisesa, Jono dan Isah lari ke Jogja.
AFfandra cowok tampan anak Ferdiansyah harus pindah sekolah ke Jogja di SMA Aruna sekolah bahkan sekelas dengan Aruna.
Tasya, ikut pindah ke sekolah Ffandra dan sekelas dengan Ffandra juga Runa.
Penasaran? baca ya cerita ku.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tika77h, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 8 Chat dari Tasya

Bagas tidak suka pada Ffandra murid pindahan ternyata sudah banyak teman teman yang suka dekat dengannya, dia lagi mencari cara agar teman teman pada menjauh, semalam sampai enggak bisa tidur untuk mencari cara menjatuhkan Ffandra, belum juga ketemu.

" Gas, kamu terlihat tak bersemangat pagi ini, kenapa," tanya Mama.

" Iya Ma, aku lagi di tikung sama anak baru."

" Siapa namanya?"

" Affandra pindahan dari Jakarta."

" Sarapan dulu, suusuu coklatnya di minum," pinta Mama.

" Kenapa De?"tanya Riana kakak perempuan Bagas, Mamanya cerita.

" Jangan tergesa gesa, sabar De, nanti siapa tahu kita menemukan cara untuk membuat murid baru tersisihkan," ucap Riana selanjutnya, sementara mereka tak tahu kalau yang lagi dihati Bagas adalah Aruna, yang ada dipikiran mereka tentu Sesil, cewek ini juga tak kalah cantik dengan Aruna, cuman hidungnya tak semancung Aruna demikian kulitnya lebih putih juga halus Aruna, kalau hatinya sama baiknya kedua cewek itu, artinya tak memiliki hati irii maupun dengkii sesama teman.

" Murid baru itu ngekost atau ngikut orangtua disini?" tanya Papa, semua duduk menikmati sarapan pagi.

" Aku belum paham Pa," jawab Bagas.

" Coba kamu cari informasi," tandas Papanya, mereka kalau ada yang bermasalah selalu membela dan pikirannya anaknyalah yang benar.

" Sudah semangat, nanti mba cari informasi sama murid baru itu," tandas Riana, dan semua kesal pada murid baru yang membuat adiknya cemberut.

Pagi itu Bagas berangkat diantar Riana, karena ia ingin tahu wajah Ffandra, dengan menyetir mobil Riana menuju sekolah adiknya, sampai dekat pintu gerbang Riana berhenti beberapa menit di pinggir jalan, anak anak satu demi satu masuk ke halaman sekolah dan yang diawasi tentu yang pakai motor ninja.

" Itu mba ninja merah, yang masih pakai seragam Jakarta," Riana memperhatikan dengan cermat, kebetulan parkir motor siswa di halaman depan.

Ffandra melepas helm dengan disebelahnya Radhit yang tadi masuk tempat parkir motornya depan belakang.

" Tampaan banget tuh cowok," gumannya di hati.

" De, aku punya ide, kamu berbaiklah dengannya, terus di ajak ke cafe, nanti aku yang menangani dia," ceplos Riana.

" Aku ingin dia jadi milikku," batin Riana, beda usia dengan adiknya 2 tahun, tentu Ffandra seumuran juga dengan Bagas.

" Dani mau aku putus," gumannya lagi, Dani juga masih SMA klas 12, dan ia memang kalau pacaran suka anak anak brondong yang kaya, tentu karena mereka mudah diajak blanja blanja ke mall.

" Aahhh kak, kalau itu aku belum bisa sekarang."

" Pengin menyingkirkan dia enggak?"

" Ya iya tentu lah, tapi aku jangan disuruh baikan sama dia," tandas Bagas.

" Iya sudah, aku yang akan dekati dia, kirim nomer ponselnya padaku."

" Ok siap mba, semoga sukses," Bagas berjingkrar keluar mobil terus menuju ke lantai atas, menuju kelasnya.

Mobil mahal masuk ke halaman sekolah, cewek berseragam SMA sama dengan Ffandra dengan kedua orang tua menuju ruang kepala sekolah dan di ruang itu sudah di sambut oleh bagian kesiswaan juga pengajaran serta wali klas 11 IPA 2, setelah dipersilahkan duduk.

" Mintanya Tasya di kelas yang sama dengan Ffandra," tandas Papinya, didukung oleh Mami, tentu pihak sekolah mau menerima Tasya karena dia juga termasuk siswa cerdas.

Tadi malam wali kelas sudah chat sama Aruna tentang Tasya.

" Bu Siska, aku saja yang pindah ke kelas 11 ipa3, " pesan Aruna, bu Siska keberatan.

" Run, kamu jadi unggulan di klas ibu kok, Meta yang mintanya satu kelas dengan adiknya, " pesan bu Siska.

Meta anak kembar adiknya Mela ada di klas 11 IPA 3, cuman orang tua Meta, Mela inginnya keduanya jangan sekelas di klas 11 nya, biar mereka mandiri.

Bel masuk berbunyi, Tasya bersama bu Siska di bawa ke kelas 11 IPA 2.

" Sudah dipimpin berdoa," sapa Bu Siska.

" Sudah, " serentak anak anak menjawab.

" Ini ada murid baru dulu sekelas sama Ffandra ya," ucap Bu Siska, Ffandra menjadi sangat pendiam, dalam hati ia sangat kesal pada Tasya bahkan wajahnya berubah sangat merah karena menahan marah, sementara Aruna juga Meta sudah berdiri mencangklong tas ranselnya.

" Mba Tasya duduk tempatku," ucap Aruna, dan Meta sudah mendekati Aruna.

" Run, wong aku yang dipindah ke klas sebelah, weeee," ucap Meta, ia sambil menjulurkan lidah.

" Bu Siska, bukankah aku yang ke sebelah," protes Aruna, Ffandra dan Bagas kesal hatinya mendengar ucapan Runa.

" Enggak Run, Meta karena ia enggak mau pisah dengan kembarannya."

" Uuuh dasar," Aruna nonyor lengan Meta, yang di tonyor meringis.

" Awas Run nanti kubalas," Meta nyengir keluar kelas menuju sebelah.

Kelas 11 IPA 2 dengan adanya Ffandra maupun Tasya diterima saja, sebab sekolah ini termasuk unggulan, murid muridnya sebagian besar hanya memikirkan belajar, mereka hanya bersaing dalam belajar, apalagi murid muridnya dari latar belakang orang tua dengan ekonomi yang tak sama artinya ekonomi orang tuanya sebagian besar dari klas menengah ke bawah, jadi yang ekonomi klas atas kena dihitung, tapi semua murid muridnya berotak encer.

" Ffand, ngapain melamun, kan, seneng sudah ada Tasya," celetuk Aruna sama Sesil.

" Sini mba Tasya duduk bersebelahan sama Ffandra, aku pindah ke kursinya Meta," ucap Sesil, karena hari ini dia bisa bersebelahan dengan Ffandra, pada klas ini setiap hari tempat duduknya tak tetap tergantung berangkat awal bisa pilih kursi, tapi kalau kesiangan biasanya dapat di depan meja guru, apalagi kalau mau ulangan pada umumnya cari dibelakang, walau tak pada nyontek katanya lebih konsen duduk di belakang kalau untuk mikir.

Ffandra diam saat Tasya duduk di kursi sebelah, dalam hati kesal, sebab ia sama sekali tak cinta sama Tasya walau cantik, Ffandra lebih suka pada cewek sederhana, tidak suka pada yang modis, abis Tasya membeli barang tentu yang branded, walau dirinya juga kalau dibelikan sama orang tua juga barang mahal, cuman setelah di Jogja untuk pakaian harian suka celana koloran yang beli di pasar Buringharjo.

Bagas mendekati Tasya, karena ia masih diam saja.

" Sya, kenalin aku Bagas," Tasya tersenyum sementara Ffandra menjadi berbingar hatinya melihat Bagas mendekat, ia ngajak Sesil sebagai wakil ketua kelas untuk ke ruang guru, cari Pak Dideit guru matematika, karena jam pertama beliau, tadi waktunya diminta seperempat jam untuk pengenalan Tasya.

" Ikut Run!" ucap Ffandra.

" Sudah kamu sama Aruna saja yang cari, wakilnya kalau ketua keluar harus tetap berada di klas," Sesil sambil tertawa renyah, cuman mulai kesal juga pada Bagas yang lagi tebar pesona sama Tasya.

" Kakak adik harus rukun Ffand," celetuk Vandi.

" Hahaha, iya donk," Ffandra berusaha menggandeng tangan Aruna, dan mata Aruna melotot sehingga Ffandra tak jadi menggandeng.

" Ffand, kamu memang bagai punang dibelah dua sama Aruna, jangan jangan Aruna memang saudaramu yang hilang," canda Sesil, dia cuman asal ngomong.

" Iya mungkin, saat Jakarta banjir nenek moyangnya Aruna mengungsi terus hilang kontak," ucap Sisi.

" Ffand test dna siapa tahu bener lho kalian masih saudara," tandas Radhit, yang jadi bahan seloroh tak ambil pusing terus keluar menuju ruang guru untuk cari pak Dideit.

" Run, ada pesan dari nomer tak dikenal, cuman ia ngaku kakaknya Bagas," cerita Ffandra.

" Riana ya, coba lihat photo profilenya."

" Ini photonya."

" Bener tuh Ffand, kakaknya Bagas, sudah kuliah dia."

" Oh, bener ia ngaku bernama Riana."

" Mau ngapain sama kamu."

" Pengin kenalan saja."

" Nanti siang dia diajak saja Ffan, dia tak akan nolak," Ffandra pulang sekolah mau ngajak teman yang mau saja untuk sekedar minum teh di gerai roti.

Dan Ffandra nurut pada saran Aruna.

" Biar Bagas juga mau ikut kita juga ya Run."

" Iya, abis kalau kamu ngajak dia belum tentu mau kaya kemaren kan."

Ffandra ingin selalu bersama Aruna, sehingga kesempatan kaya gini selalu dinikmati olehnya.

" Run, nanti ayah bundamu ikut masuk ya," ucap Ffandra.

" Enggak Ffand, orangtuaku tak mungkin mau gabung dengan kita,"ucap Aruna.

" Jadi, beliau mau nunggu di luar, kasihan lah," ucap Ffandra.

" Ffand, kebetulan orang tuaku sering ke gerai roti Selera kok," ucap Aruna.

Mereka bertemu pak Dideit yang akan masuk ke kelasnya.

" Sudah selesai pengenalan murid baru Run?" tanya pak Dideit.

" Iya sudah Pak, makanya kami jemput Bapak," tandas Aruna, Ffandra tersenyum ramah.

" Ffand, kamu memang saudara sama Aruna?" tanya pak Dideit.

" Iya pak, satu nenek moyang bangsa Melayu," canda Ffandra.

" Berarti sama denganku juga Ffand, kita dari bangsa Melayu," pak Dideit walau guru matematika ternyata humoris.

Pelajaran demi pelajaran berlalu, bel pulangpun berbunyi, dan hari ketiga tahun ajaran baru gurunya tak ada yang kosong, karena guru hari ini tak ada yang memberi materi klas 10, terlihat murid klas 11 ipa 2 lelah, terutama Ffandra, dengan menyusulnya Tasya pindah membuat tak bersemangat, bahkan hari ini dia sudah berani chat ke Aruna.

" Haii teman baruku, aku lihat keakrabanmu dengan Ffandra, ingat ya aku pindah ke sekolah ini karena Ffandra, jangan kamu tikung dia, kalau kamu nekad ada konsekwensinya, ingat aku masih halus ngomongnya, dan mulai hari ini aku telah serumah dengan Ffandra, " pesan dari Tasya.

Agak syok baca chat dari Tasya, Aruna tak ingin membalas karena chat itu berupa pemberitahuan.

" Ffand, maaf ya aku tak bisa ikut ngumpul di gerai roti Selera."

" Kenapa Run?" desak Ffandra.

" Ayah Bundaku ada kepentingan," bohong demi kebaikan bolehlah.

" Enggak, aku sangat kecewa kalau kamu enggak ngikut," Ffandra terlihat dongkol, ia kaya tahu yang dipikirkan Aruna.

" Run, pasti kamu ada sesuatu sehingga tak jadi ngikut," desaknya.

" Enggak Ffand suer, murni Bundaku ada kepentingan."

" Run, kamu enggak ngikut, ya sudahlah aku juga mundur," ucap Sisi, dan yang lain pada ikut mundur juga.

" Kalau enggak ada Aruna jadi tidak seru," ucap Laras.

Dengan masuknya Tasya di klas ini, membuat Sisi, Laras dan sebagian besar murid menjadi minder kalau kumpul tak ada Aruna.

" Sya, aku mau main sama teman cowok, kamu nunggu Pak Hardi saja," Ffandra menyuruh nunggu di halte depan pagar sedang ia bersama teman teman cowok ke tempat parkir motor, terus keluar bersama Radhit dan lainnya, mereka tetap menuju ke gerai roti khusus para cowok.

1
𝒮🍄⃞⃟Mѕυzу​​​᭄
....
Diana Taslim
good
Tika77h
biasanya begitu, yg pendiam jd bulian teman teman
aruna bodoh semakin diam semakin di bully karena di anggap lemah klu harus berani melawan jadi gregetan sama si aruna
Tika77h: terimakasih kasih komennya, beri komen serta like dari setiap Epesosode jangan lupa ya, juga likenya.
total 1 replies
rini wijayanti
semangaaat ....
Tika77h: makasih readerku, kasih comen di episode nya bu rin, kita bisa saling berchat tentang cerita di episode itu. thanks ya.
total 1 replies
Tika77h
karena mereka sedang dalam persembunyian di samping itu Vera tak ingin keluarga Hardiansyah muncul kembali di percaturan bisnis. Vera hanya ingin bahwa pewaris Wisesa adalah Vera, bukan dr keturunan Tari, ibu Hardiansyah.
Herawati Setiamiharja
knp juna n alisa ga mau jujur yaa.... kpd arine n alfin
SugaryHeaven
Terima kasih author...stelah baca chapter ini saya dapat ilmu baru lagi mantap.....
Tika77h: tengki comennya, semoga cerita ku bisa menghibur reader, selalu coment dan apapun coment nya yg penting untuk peningkatan karya, insya Allah, author suka saja
total 1 replies
Tika77h
terimakasih comennyya
Tika77h
hehehe, terimakasih komen nya,
Shinta Teja
jangan2 si fandra adik nya Aruna lagi...
Herawati Setiamiharja
lama2 ngebosenin.... ceritanya diulang2 terus
Herawati Setiamiharja
lama lama jenuh jg yaa ceritanya itu2 az
Tika77h: terimakasih koment yg bagus untuk peninhkstan tulisanku
total 1 replies
Tika77h
kann kaget, orang sejak kecil tahu nya orang tua kandung nya Jono sama Isah, seketika hrs ngakuin Alissya sm Juna, ya hati nya kacau dan perlu proses, apalagi selama 17 thn tdk pernah mengenal nya, dgn tiba tiba datang langsung bilang orang tua kandung, tentu yg oleng dan terluka tdk hanya aruna tp nenek Sanif juga keluarga Jono dan Isah, krn tahunya Aruna anak Jono dan Isah.
Aruna sama Ferdi dan Mia, di mulai dgn keakraban sm Jono dan isah, juga Ffamdra, sehingga hati nya sudah tertata, bahkan sebelum ketemu Juna sama Alissa, Aruna tidak tahu kalau mereka masih saudara.
Herawati Setiamiharja
kok sifat aruna jelek bgt yaa.... ke tasya az dia mau maafin n mau nrima laaahh ini ke org yg lbh tua kok ga mau nrima
Tika77h: thanks you Mba Herawati, komen nya, aku suka banget pd komen komen kyk mba Hera, aku jd sll nyambung.
total 1 replies
Tika77h
hahaha, habis orang pasrah ya gitu biasanya kok, apalagi merasa hidup sendiri, sebrlum hati runa mrngakui pd Alissa dan Juna sbg orang tua kandung.
Herawati Setiamiharja
aahhh lebay bgt seh si aruna. apa iya ada org sebaik aruna. masa seh aruna mendiamkan sj tasya yh sdh menduplikatkan kunci kamar rumahnya aruna. itukan tindak pidana. ya thor jgn spt sinetron dong..... lembek bgt aruna nya
adalahdarling
Ceritanya bagus, kok, thor. Jangan lupa perhatiin tanda baca ya, hehe.. Fighting fighting kakak author‾
Tika77h: aku suka pada komen komen readerku, semua tentu untuk perbaikan penulisanku, dan aku trntu bersha mematuhi aturan, terutama pd penyusunan kalimat maupun tanda baca. cuman tsnda baca pd dialog atau chat, telfon aku masih belum percaya diri, artinya betulkah tanda baca untuk chat dsb benar pd penulisanku, klo reader ada yg tahu. Hehehe.
total 2 replies
margoandme
Aku kepo banget lanjutannya gimana Thor! Plis jangan lama-lama ya!
Tika77h: Iya nih, sdah ngapdate lagi barusan, semoga seneng baca karya karya ku, biar aku sll semangat berkarya, selamat ngebaca!
total 1 replies
Prasetya Wibowo
makasih Thor udah up lagi makin seruu ceritanya
Tika77h: aku jadi semangat buat cerita, dan semoga cerita ku bisa menghibur .
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!