Prada adalah seorang keturunan bangsawan,
diusianya yang telah matang dia belum juga menemukan pendamping , karena luka dimasa lalunya membuatnya trauma akan cinta
Tapi itu semua berubah setelah bertemu seorang gadis bernama Tania, akan kah gadis itu bisa mengubah kehudupannya ???
Bagaimana dengan kehidupan cintanya yang akan datang?? mampukah dia melewati badai kemelut keluarga demi memperebutkan tahta??
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mikha geka, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Lamaran Prada
Bromo time...
pagi ini mereka menuju bromo, bromo adalah tempat eksotik juga romantis, banyak penjajah makanan dan penjual bunga edelwais lah yang paling banyak, ada penyewaan mobil jeep, kuda, dan juga pemandu asli wilayah ini.
Hawa dingin menusuk di puncak bukit,
pukul 4 pagi mereka bergegas menuju tempat yang dituju, 2 jam kemudian
mataharipun terbit dan terasa hawa dingin yang sedari tadi menyelimuti berganti hangat.
Prada hanya melihat Tania dari jauh, Setelah tugasnya selesai tania menghampiri Prada.
"Diujung fajar ini aku ingin mengatakan sesuatu sama kamu Tania... Tania maukah kau menikah denganku??" Prada mengeluarkan cincin bermata satu dari balik sweaternya dan berlutut dihadapan tania lalu mengulurkan tanganya yang membawa cincin berbatu rubby.
"Whaat!!!" membuat Tania terkejut dan seakan tak percaya.
"Aku mau kamu jadi istriku, ibu dari anak - anakku, Tania maukah kau mewujudkan harapan dan impianku???" ucap prada.
Tania memejamkan mata sejenak dia berpikir pantaskah dia menerimanya?? sedangkan Prada tidak pernah mengenalkannya kepada keluarganya, tapi itu semua ditepisnya karena rasa cintanya lebih besar dari pemikirannya.
"Ya... aku mau," jawab tania terharu.
Disertai tepuk tangan ribuan mata yang menyaksikan, dan ucapan selamat kepada mereka.
Tania berlari lari ditengah padang rerumputan mengekspresikan rasa bahagianya.
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Sementara dikeraton ada mata - mata yang menyampaikan apa yang sedang terjadi pada Prada, kepada ibu tirinya, lalu sang ibu tiri melapor kepada ayahnya, bahwasannya pangeran sekaligus anaknya tegah memadu cinta dengan gadis biasa yang berprofesi sebagai tour guide.
Menunjukan photo prada yang diambil diam - diam saat bersama Tania.
"Lihatlah suamiku ... anak kesayangan kanjeng dia memadu kasih dengan wanita biasa, yang hanya seorang tour guide, mau taruh dimana muka kanjeng kalau semua orang tahu bahwa pangeran pacaran sama gadis miskin yang gak jelas asal usulnya bibit bebet bobotnya " oceh sang ibu tiri sekaligus ratu yang bernama Made kusuma.
Raja sekaligus ayah prada Hanya terdiam, dengan tatapan kosong tapi pikiran dan hatinya berkecamuk antara ada rasa amarah dan juga malu, tangannya mengepal meremas dengan erat photo yang dia bawa.
"Broto telphon Prada, suruh pulang sekarang juga," titah sang raja sekaligus ayahnya prada .
"Baik tuanku," ucap broto.
Made dewi tersenyum penuh kemenangan, melihat itu semua.
Broto adalah asisten tuan kusuma, setiap ada sesuatu mestilah broto yang bertindak, itulah alasan kenapa Prada tidak dekat dengan ayahnya, seakan mereka berjarak walau tinggal 1 tempat.
Terlebih lagi Made kusuma wanita yang sangat licik, Dia akan melakukan segala cara untuk mendapatkan keinginannya.
Seorang ningrat baginya adalah derajat yang paling tinggi diatas segalanya, sehingga dengan mudahnya dia merendahkan orang yang dibawanya.
Made bahkan tidak segan - segan menghina atau menginjak - injak harga diri seseorang, pernah suatu hari dia bertemu seorang dijalan orang tersebut tidak sengaja menabraknya caci makipun terlontar dari bibir tipisnya.
"Dasar orang kere, matamu itu di taruh mana haa?? saya kamu sentu berasa gatal, banyak kuman yang menempel, dasar kucing liar, kampungan, norak, tidak tau tata krama,tidak punya adat, saya itu priyayi orang terpandang dan terhormat kamu perlakukan seperti ini,"
ucapnya tanpa pandang bulu berhadapan dengan siapa dan dimana.
"Ampun beribu ampun kanjeng, saya tidak sengaja menabrak panjenengan,saya tadi terburu - buru mau beli obat anak saya sedang sakit," ucap wanita tua itu.
Tapi tetap saja namanya orang gak punya hati dan perasaan.
Made dan prada tidak pernah cocokdengan wanita itu, mereka sering berantem di belakang ayahnya.
Prada yang orangnya emosionalan dan tidak suka diatur membuatnya dan ibu tirinya sering cekcok, membuat ayahnya membencinya, kusuma yang keras dalam pendirian, dan kata -katanya sering menyakiti hati prada, sehingga prada menjadi orang yang berbeda, dia pendiam, tempramen dan pemarah diwaktu remaja.
Prada pernah dikurung disebuah kamar khusus karena kenakalannya, entah apa dan bagaimana caranya dia bisa kabur, padahal banyak penjaga yang menjaga, disetiap sudut keraton.
Larangan keraton adalah tidak boleh keluar atau pulang larut malam, tapi prada tetaplah prada mempunyai jutaan cara untuk lolos dari kandang singa, untuk menghirup udara luar istana menghirup kebebasan.
Yang selalu membantu prada kabur adalah Tyo, dia teman sekaligus kerabat dekatnya.
Satu hal yang paling tidak disukai tania adalah Priyayi, ya... itu lha yang paling dia tidak suka, dan wajib dihindari.
Bagi tania prilaku mereka itu sangat menyakitkan terlebih lagi mereka selalu memandang harkat dan martabat seseorang, dan lebih mementingkan B3 "Bibi Bebet Bobot," .
Mereka selalu mengecap jika bibitnya bobrok maka bebetnyapun akan sama dan akan mempengarui bobotnya juga.
🐿🐿🐿🐿🐿🐿
Ayo gaeesss tebak apakah mereka akan bersatu dengan perbedaan yang ada??
Terimakasih sudah mampir dan jangan lupa
👉like👍
👉 komen 🗯
👉 Rate⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️
👉Vote
👉 Jika suka ❤ biar bisa tahu Updatenya
kak jgn terlalu datar bgni dong ceritanya
tp kok ya juga ada orag yg memanfaatkan keberadaan dg minta imbalan, semoga org2 spt itu akan dpt balasan yg lbh berat
mampir juga yuk kenovelku🙏