JANGAN DIBACA, BELUM DIREVISI!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon enjee_, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 6
"let's go to Canteen" ucap yena
"Helena, come on" ujar Acha saat melihat Helena yang malah melamun.
"Eh? Iya let's go" sahut Helena
"You're always daydreaming" ucap Acha
"Sorry, come on Agnez" ujar Helena pada Agnez yang masih memasuk-masukan bukunya ke dalam tas.
"I'm coming" sahut agnez
Agnez merangkul Helena
Dan mereka ber 4 pun berjalan ke kantin
***
Dikantin
"Helena! What's wrong with you?" Tanya yena sambil menyenggol lengan Helena karena sejak tadi, Helena terus melamun
"eh? What's wrong with me? I'm okay hahaha" jawab Helena
"Really? You've been daydreaming ever since" ucap Agnez
"I'm thinking" sahut Helena
"Think what?"
"It is nothing"
"Up to you"
"ok let's eat" ucap Agnez
"Hm ya"
Tiba-tiba
"Dorr"
Helena maupun teman-temannya terkejut.
"Uhuk uhuk" Acha dan Agnez terbatuk-batuk karna kaget
"Tasya eonni!! We were shocked you know!!" Sentak yena
"Hehehe sorry guys sorry" Tasya malah cengengesan
"What are you doing here?" Tanya Helena
"Nothing, Can I join?" Ucap Tasya
"Sure, why not" sahut Acha
"Thanks" ucap Tasya
"Cila, Milly Come sit" sambung Tasya menyuruh teman-temannya duduk
"Okey" sahut Cila dan Milly
Mereka pun makan siang bersama.
Skip
****
Jam pulang sekolah
"Hel, mau bareng?" Tanya Acha
"Gak Cha, makasih" jawab Helena
"Oke, gua duluan ya"
"Yo hati-hati"
"Helena, we will go home first" ucap Agnez dan Kim yena
"Okay, be careful"
"Bye" ucap mereka bersamaan
"Bye" sahut Helena
Helena hendak menelpon pak Hadi yaitu supir keluarganya, karena sebelumnya ia lupa untuk memberi tahu pak Hadi jika Helena ingin dijemput.
Namun seseorang memegang bahunya. Helena pun menengok ke belakang.
Helena sangat terkejut pasalnya orang itu adalah
"Xylon?"
'jadi dia beneran jemput gue, sumpah ya siapa si ni orang? terus tau dari mana sekolah gua' itu yang sejak tadi Helena pikirkan
Darimana Xylon tau Helena sekolah disini?
mengapa Xylon terus saja muncul dan bersikap seperti mereka sudah dekat?
"Ngapain?" Tanya Helena jutek
"Jemput pacar" jawab Xylon santai
"Oh"
"Ayo" Xylon menarik tangan Helena
"Heh!! Katanya mau jemput pacar" ucap Helena
"Stupid! Pacar saya ya kamu" ujar Xylon
"Stress ni orang, lepas gak!!" Bentak Helena
"Kalo saya gak mau?"
"Gua teriak!" Sungguh, kesabaran Helena sudah habis
"Silahkan kalo ada yang mau nolongin kamu"
'iya juga, tadi aja pak satpam hormat banget Ama xylon' -helena
"Yaudah lepas dulu!" Ucap Helena
"Kamu masuk mobil saya dulu" ujar Xylon
Mereka pun menjadi perhatian orang-orang yang berada di parkiran. Terutama para gadis yang histeris melihat Xylon.
"Lepas! Malu tau!!"
"Gak"
"Haishhh"
'Duh bestie gua dah pada pulang lagi, gimana dong? Tasya juga belum keluar lagi' -helena
Helena pun pasrah tangannya digandeng oleh Xylon.
'yaudahlah tadi juga dia gak jahat kan? Kan kan? Lagian dari pada gua nunggu pak Hadi dulu mending ngikut dia ajalah, pasrah aja gue'
Sampai di dekat mobil Xylon, Xylon pun segera membukakan pintu masuk untuk Helena.
Helena pun masuk diikuti Xylon yang duduk disampingnya.
"Dev jalan" ucap Xylon pada dev yang duduk didepan.
"Baik tuan" jawab Dev.
Suasana pun hening, tidak ada yang berbicara. Hingga akhirnya Helena pun bertanya pada Xylon untuk mencairkan suasana sekaligus mengobati rasa penasarannya.
"Xylon!" Panggil Helena
Xylon pun menengok ke arah Helena
"Apa alasan Lo jemput gua?" Ucap Helena
Helena sudah tidak memakai panggilan 'aku kamu atau saya anda' karena ia terlanjur kesal dengan Xylon
"Gapapa" jawab Xylon singkat
"Dih? Gak jelas ni orang, terus kenapa tadi pak satpam di tempat gua sekolah juga hormat sama Lo?" Tanya Helena kembali
"Gak tau"
"CK, percuma ngomong Ama Lo, jawabannya gak jelas! bikin kesel!"
"up to me"
"CK"
Karena kesal, Helena pun menatap ke arah jendela.
Xylon hanya tersenyum melihat sikap Helena.
Namun, tiba-tiba Helena mengingat sesuatu
'oh iya, kan om Freddy yang punya sekolah Rguez, terus kalo gak salah nama lengkap om Freddy itu Freddy Rodriguez, berarti Xylon..'