Askia amora putri, dia gadis sederhana dan lugu yang tak mudah jatuh cinta.
Tapi apakah pemuda yang bernama Bagas Adi Sanjaya ini dapat membuka hati Askia untuknya???
Mari kita saksikan kisahnya....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fenty Akira Zuan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
cas 8
" Askia, ntar sepulang sekolah, gue tunggu di parkiran ya, "ucap Bagas
" Uum, ntar gue langsung ke sana, gue masuk dulu ya ",
Gue kok jadi penasaran sih ama tuh cewek, dah cantik, sopan, baik lagi, tapi kok katanya belum ada pacar, mang bener ya," batin Bagas sambil berlalu
Bel berbunyi menandakan waktunya pulang sekolah, semua murid berhamburan menuju gerbang sekolahan.
" Eh kok Bagas lagi sama cewek, siapa ya??? tanya Evi sama Askia
" Gue juga ga tau siapa?!! karena memang cewek yang sedang bersama Bagas itu cuma keliatan punggungnya saja
" Bagas....nih gue titip Askia ya," seru Evi dan cewek tadi pun menoleh
" Ayu???ternyata lo, lagi ngapain sama Bagas??? ucap Evi lagi setelah tau ternyata Ayu siswi paling sombong, dan suka nyiyirin Askia karena ekonomi keluarganya.
" Bukan urusan lo gue mau ngapain sama Bagas, " ucapnya sinis pada Evi dan sekilas melirik tak suka pada Askia," gue balik duluan ya Bagas," sedangkan sama Bagas manjanya minta ampun
" Lo ngapain sama tuh nenek lampir???ucap evi geram liat kelakuan ayu
" Owh...maksud lo ayu?? ga tau, dia tiba-tiba nyamperin gue ngasih ini ", sepucuk surat yang Bagas ga tau isinya pa
" Wah, dasar tuh nenek lampir, melek aja kalau liat cow beningan dikit ",kata evi lagi sedangan Askia hanya diam saja
" Ya udah yuk Askia kita pulang keburu kesorean ntar ," ajak Bagas yang melihat Askia dari tadi hanya diam saja
" He'em ayok, gue pulang duluan ya Vi, hati - hati di jalan", jawab Askia sambil berpamitan sama temennya terlebih dahulu
" Ya kalian juga hati - hati, jagain ya temen gue, " pesan Evi pada Bagas
Motor Bagas pun berjalan memecah jalanan yang sangat padat itu, tanpa adanya percakapan diantara keduanya
" Lo mau mampir dulu kemana ga, siapa tau ada yang mau lo beli Askia???tanya Bagas memecah keheningan
" Ga ada kok, kita langsung pulang aja ya ",
" Ya dah kalau gitu, siap tuan putri ", goda Bagas sambil tersenyum melihat ekspresi Askoa dari spion
IIIIiihhhh apaan coba tuan putri, gue kan jadi malu, ntar gue bisa ke ge er an ", batin Askia dengan ucapan Bagas barusan
Akhirnya udah sampai rumah nih, gue ga disuruh main dulu gitu," kata Bagas sambil menaikkan sedikit alisnya
" Lo mang mau masuk ke dalam rumah gue yang sederhana ini????
" Eits...jangan lo nilai gue kayak gitu dong, gue mah pengen banget masuk, siapa tau dibuatin minum juga boleh, hehehehe
" Ya udah kalau gitu, ayo masuk ", titah Askia yang diiringi Bagas yang berjalan dibelakangnya
" Lo tunggu disini bentar ya, gue ambilkan minum ",
" Siap menunggu tuan putri ", kekeh Bagas yang suka menggoda Askia akhir - akhir ini
" Nih minum dulu, gue mau ganti baju bentar ya "
Bagas hanya mengangkat jempolnya saja sebagai jawaban karena dia sedang menyeruput minuman yang diberikan Askia padanya.
" Eh, ada tamu rupanya?? temennya Askia ya nak, terus Askia nya kemana kok sendirian???tanya ayah Askia saat memasuki pintu rumah
" Ya om,tante perkenalkan saya Bagas temennya Askia, dia lagi ganti baju di kamarnya ", ucap Bagas sopan sambil menyalami tangan kedua orang tua Askia bergantian
" Kalau begitu kami tinggal dulu mau ke belakang sebentar ", gantian ibunya Askia yang berbicara
dalam cerita ini sudah jelas . kia dan bagas sepasang kekasih.