NovelToon NovelToon
Dulu Dibully, Sekarang Suami

Dulu Dibully, Sekarang Suami

Status: tamat
Genre:Komedi / Nikahmuda / CEO / Percintaan Konglomerat / Cinta Seiring Waktu / Aliansi Pernikahan / Nikah Kontrak / Tamat
Popularitas:575.8k
Nilai: 4.6
Nama Author: sopiakim

kehidupan pernikahan tidak pernah seindah yang kita bayangkan butuh persiapan mental dan juga hati yang kuat tentunya.Khusus nya bagi pernikahan yang tak didasari oleh cinta dan kasih.

pernikahan penuh dendam apakah bisa dipadamkan oleh cinta? atau malah sebaliknya harus rela dan juga ikhlas saat cinta kalah karena kebencian yang mendalam.

tambahan yah gaes ke perpustakaan kalian. semoga suka😍

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sopiakim, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

8.Gelap segelap hidup ku

...🍃Soundtrack #Weekend-Taeyon(SNSD) 🍃...

...🌾🌾Hidupku tak ubahnya seperti ruangan gelap tak bertepi, sekeras apapun aku berjuang tak akan pernah terlihat 🌾🌾...

    

    Saat ini Feli sedang mengganti pakaian nya di ruang khusus ganti, karena seluruh pekerjaan sudah selesai dan sudah waktunya pulang Feli memilih untuk segera kembali kerumah. Belum lagi jam sudah menunjukkan pukul 17.45pm,hari juga sudah mulai gelap karena waktu maghrib sudah tidak lama lagi.

"Eh Fel,, jangan pulang dulu, pantry diruang pembuatan minum belum dibersihkan. Bisa-bisa bapak akan marah jika melihat itu. " Ucap seorang rekan Feli yang juga hendak pulang.

"Loh, bukannya itu bagian mu yah? Saya kan sudah menyelesaikan bagian saya. " Feli.

"Ooh jadi selain kriminal dan tidak tahu diri kamu juga hitung-hitungan dalam masalah pekerjaan? " Oceh rekan kerjanya itu hingga membuat Feli merasa tak enak hati.

"Bukan begitu, sa... "

"Sudahlah kalau tidak mau, memang gadis jahat. "

"Baiklah akan saya selesaikan. Berhenti menyebut saya gadis jahat. " Feli pun berjalan kearah ruangan yang disebutkan oleh gadis tadi dan mengerjakan semuanya hingga bersih.

"Akhirnya bisa pulang sekarang. " Hari sudah benar-benar gelap karena ia menghabiskan waktu sedikit lama saat membersihkan pantry tadi.

Feli naik bus menuju rumahnya. Ia lagi teringat perjanjian nya dengan Angkasa. Masih seperti mimpi tapi ini adalah kenyataan.

"Apa aku sungguh akan menikah dengan pak Angkasa? " Gumam Feli merasa tak percaya.

"Walaupun hanya sekedar status saja, tapi tetap saja itu adalah pernikahan. "

"Mah, pah, apa aku sungguh akan menikah? " Gumam Feli sembari melihat kearah jalan.

Saat hendak masuk kedalam rumah Feli kaget saat melihat rumahnya begitu gelap dan itu membuat ia sangat ketakutan bukan main.

Namun, dengan perlahan-lahan ia mencoba untuk memberanikan diri memasuki rumahnya. Jujur saja, saat ini pernafasan nya sudah mulai tak stabil karena merasa tak nyaman dengan gelapnya rumah itu.

"Hiks,,, hiks,, " Feli terjatuh dilantai karena tak sanggup untuk masuk lebih dalam lagi kerumah.

Pernafasan nya semakin sesak karena kegelapan itu. Untuk bergerak saja ia sudah tak kuasa karena ingatan-ingatan itu perlahan datang lagi.

Saat itu ia dan kakaknya sedang mengerjakan tugas kelompoknya di dalam kamarnya. Dan kedua orang tuanya sedang menonton televisi di ruang tamu.

Tiba-tiba saja mati lampu dan semua ruangan dirumah itu sangat gelap. Dan tak lama berselang dari lampu yang mati itu Feli serta kakaknya mendengar teriakan mamahnya dari ruang tamu dan disusul dengan teriakan sang papah.

Feli masih ingat dengan ketakutan itu, ia genggam erat tangan sang kakak yang mencoba tetap tenang dan menenangkan Feli yang sudah menangis namun suara tangisannya masih ia tahan.

"Kamu sembunyilah dibawah tempat tidur sampai kakak datang menjemput mu. " Itulah kata yang sampai kini diingat oleh Feli.

Feli yang masih menduduki bangku SMA saat itu menurut dan bersembunyi dibawah tempat tidur, setelah itu ia ingat dengan jelas bahwa kakaknya keluar dari kamar dan tak lama berselang dari saat itu suara teriakan kakaknya juga terdengar jelas ditelinga Feli.

"Hiks,,, aku takut kak... " Tangisan Feli kala itu masih teringat jelas hingga kini.

Dan tak lama dari itu lampu kembali hidup dan Feli keluar dari tempat persembunyian nya dengan pelan karena takut sewaktu-waktu ada orang yang datang.

Ia langsung dikagetkan dengan mayat kedua orang tuanya yang berlumuran darah sedang terkapar dilantai.

Feli teriak sekeras yang ia bisa hingga beberapa orang datang dan melihat kejadian itu. Ditengah duka yang ia alami siapa sangka ia malah menjadi tersangka pembunuhan keluarga nya itu.

Belum cukup rasa sakit kehilangan keluarganya ia malah dijatuhi hukuman atas tuduhan yang ia sendiri tidak pernah melakukan nya.

Yang membuat Feli masih ragu saat ini adalah, mayat kakaknya tidak ditemukan sama sekali padahal Feli dengan sangat jelas mendengar teriakan sang kakak. Jadi kemana mayat kakaknya dibawa oleh pembunuh itu? Feli masih saja mencari tahunya. Ia hanya ingin melihat kakaknya kalau pun kakaknya sudah tiada setidaknya ia harus tau dimana makamnya.

"Hiks,,, aku takut. " Feli terus saja menangis dilantai sembari memeluk dirinya.

Ingatan-ingatan itu selalu saja muncul saat ia berada di tempat yang gelap. Karena gelapnya ruangan itu menyatu dengan gelapnya hidup yang ia jalani itu.

Nafasnya kian tercekat hingga membuat dadanya sesak"Hiks,, mah, pah, kak... Apa lebih baik aku mati saja dan menyusul kalian? Hiks,,, "Feli memeluk dirinya dengan erat. Rasa sakit itu kian bertambah saat mengatakan akan mati.

" Aku sudah lelah hidup seperti ini, tak pernah dihargai dan selalu saja dihindari oleh orang-orang. "Feli menangis sejadi-jadinya meluapkan rasa sakit yang selama ini ia tahan.

" Hiks,   aku takut,,, aku takut dengan semuanya yang ada didunia ini. Hanya kalian yang aku miliki dan sekarang aku tak memiliki kalian lagi hiks,,, aku hancur mah. "

Tiba-tiba saja Feli merasakan sebuah tangan memegang bahunya hingga ia langsung terlonjak kaget bukan main. Ia takut bagaimana jika itu adalah orang yang membunuh keluarganya dulu? Apa ia datang untuk membunuh Feli?.

"Si,, siapa kamu hiks,, jangan. Jangan bunuh saya. " Feli langsung menjauh dengan gemetar tak karuan. Lagi-lagi ingatan itu datang hingga ia semakin tak kuasa menahan tangis.

"Ini saya. " Suara itu sangat dikenali oleh Feli. Dan itu adalah suara Angkasa yang merupakan bosnya sendiri.

Saat ini Angkasa dan Feli sedang berada di depan swalayan. Feli sudah mulai tenang meskipun  sesekali ia masih sesegukan karena sempat menangis lama tadi.

"Kenapa dengan mu? Apa ada masalah? " Tanya Angkasa melihat kearah Feli yang matanya sangat sembab itu.

Dengan cepat Feli menggelengkan kepalanya. Ia tak mau orang lain tau sisi lemahnya itu termasuk Angkasa yang sebentar lagi akan terikat kontrak pernikahan dengan nya.

"Saya baik-baik saja pak, sebelumnya maaf karena berteriak kepada bapak tadi. " Feli menunduk.

Angkasa faham betul kalau Feli Sungguh tidak baik-baik saja kini, tapi ia lebih memilih tidak ingin tau lebih dalam lagi. Gadis itu sungguh sedang berpura-pura kuat saat ini.

"Lagian lukamu adalah sukaku. " Senyum smirk Angkasa karena melihat Kekacauan gadis itu.

"Kenapa bapak bisa datang kerumah saya dan bapak tau dari mana rumah saya? " Tanya Feli pelan.

"Aahh tadi saya ingin menyampaikan sesuatu eh kamu sudah pulang lebih dulu. Dan untuk alamat rumahmu saya tau dari biodata mu di berkas pekerja. " Angkasa dengan wajah datarnya.

"Bapak ingin menyampaikan apa? " Tanya Feli dengan pelan.

"Besok kamu harus bersiap untuk bertemu dengan orang tua saya. "

Feli yang sedang minum itu tersedak. Bertemu dengan orang tua Angkasa? Apa pernikahan itu sungguh akan terjadi?.

"Ke,, kenapa harus bertemu dengan keluarga bapak? "Tanya Feli dengan gugup.

"Bagaimana kita akan menikah kalau keluarga kita belum saling mengenal? " Angkasa tau kegugupan Feli itu.

"Bu,, bukannya ini hanya pernikahan kontrak yah pak? Apa harus sejauh ini? "

"Pernikahan kontrak tidak ada bedanya dengan pernikahan biasa. Yang jadi bedanya adalah kesepakatan yang sudah kita buat. " Jelas Angkasa.

"Ta,, tapi pak. Sa,, saya tidak akan berani untuk bertemu dengan keluarga bapak. Apalagi mengingat saya adalah,, "

"Sudahlah kamu ikut saja. Bukankah dalam Perjanjian disebutkan kalau kamu harus menuruti Ucapan saya? "

"Tetap saja pak, sa,,, "

"Sampai jumpa besok.Saya  akan pulang sekarang" Angkasa berdiri lebih dulu dan meninggalkan Feli yang sangat kebingungan kini.

Mendengar akan bertemu dengan keluarga Angkasa membuat Feli sangat gugup apalagi mengingat statusnya yang merupakan seorang mantan narapidana itu. Siapa yang tidak mengenalnya? Kala itu seluruh kota mengenalnya sebagai seorang pembunuh anggota keluarga nya. Seluruh berita menayangkan nya dan sudah jelas sekali anggota keluarga Angkasa pasti juga sudah menonton berita itu.

"Bagaimana ini? Aku sangat gugup. Bagaimana jika mereka tak akan bersedia? " Batin Feli sangat gugup.

Ia merasa semakin banyak saja beban yang ia tanggung saat ini.

...🎋🎋Bersambung 🎋🎋...

Waduhhh gimana nih gaes? Feli bakal mau gak yah jumpa sama keluarga Angkasa?

Jangan lupa yah tekan love dan buat cerita ini di dalam daftar favorit kalian 🙃

Semoga suka.

Pay pay say❤

1
cungun
mampir
Yupii
Luar biasa
lilie 5678
astaga torrrr basahhh aq nya sumpah nyut2 an pyku,hayo spa di sini yg sm kayak aq
lilie 5678
pdhl bisa traveling kmn2 kita tor bacanya😀😀😀😀
lilie 5678
tor msh sm oertanyaan ku.fahdan kakanya felly kah tor
lilie 5678
sma tor..aq malah bca jg sambil ngs
lilie 5678
min fahman apa kakanya felly kq tau selama ini udh menderita
Defi
alur ceritanya bagus thor.. Tetap semangat ya dalam berkarya 🌹
Defi
Alhamdulillah sekarang kamu Feli dan Jodi telah mendapatkan kebahagiaan masing-masing
Defi
Angkasa jurus merajoknya berhasil ya 😂😂
Defi
jadi gantian ya merajoknya 😂🤣
Defi
Hahaha.. Papah sih mengingatkan Mamah sama kesalahannya
ANtHo BAna
crtanx bagus kk
ANtHo BAna
slmatya ka angkasa ka feli anaknxa kmbar smga shat sllu ya ka🥰
ANtHo BAna
smgA persalinan ka feli lancar
ANtHo BAna
kaka yg perhatian
ANtHo BAna
ngidam
ANtHo BAna
slmatnxa feli ahirnxa kamu hamil jga
ANtHo BAna
kasihan jodi dan feli jadi ikut sedih
ANtHo BAna
ahirnxa semua terbukti bahwa feli bkan pelakunxa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!