NovelToon NovelToon
MENIKAHI AYAH KEKASIHKU

MENIKAHI AYAH KEKASIHKU

Status: tamat
Genre:Perjodohan / Romantis / Tamat
Popularitas:5.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: Aysha Siti Akmal Ali

Laura gadis malang yang dipaksa menikah oleh orangtuanya dengan seorang CEO yang sudah beristri dan juga sangat dingin.

Mampukah Laura bertahan disamping Tuan CEO? Atau kembali kepada cinta pertamanya, yang ternyata adalah anak dari Mr. Edward yang dingin itu?

"Pernikahan adalah hal yang suci dan aku akan bertahan walaupun kau terus menyakiti ku." Laura

"Kau hanya seorang selir bagiku, jadi jangan pernah berharap lebih dariku." Mr. Edward Sebastian.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aysha Siti Akmal Ali, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Malam ku bersama Mr. CEO

Tuan Edward menatap tajam kepadaku. Akupun membalas tatapan nya sambil memelas, berharap dia mau mengasihani ku. Tapi rasanya itu sangat tidak mungkin.

Dia mematikan lampu di kamarnya dan kamar itupun akhirnya gelap gulita. Hanya cahaya remang-remang dari luar yang masuk kedalam ruangan itu.

Perlahan Lelaki itu merebahkan tubuhku, melepaskan pakaian ku yang masih melekat di tubuhku.

Setelah tubuhku polos, dia mulai bermain sesuka hatinya. Tubuhku bergetar, bukan karena menerima permainannya. Namun tubuhku menolaknya.

Tapi apalah daya ku, biar bagaimanapun dia adalah suamiku sekarang. Dia berhak atas diriku juga kesucian ku.

Di kegelapan, dia memainkan tubuh ku dengan sangat lincah. Ya, dia seorang lelaki dewasa. Lelaki yang sudah sangat berpengalaman.

Berbeda denganku, aku hanya seorang bocah ingusan yang baru mengenal cinta. Yang baru saja merasakan jatuh cinta namun cinta itu harus ku kubur dalam-dalam.

Ku akui, dia bermain dengan sangat lembut. Dia tidak kasar seperti yang aku bayangkan sebelumnya.

Dia menciumi seluruh tubuh ku, bahkan area pribadi ku pun tidak luput dari permainannya.

"Apa kamu masih perawan?"

Tiba-tiba Tuan Edward menanyakan hal itu kepadaku. Aku ingin mengangguk, aku yakin dia tidak akan melihatnya, karena kami bermain dalam kegelapan.

"Ya, Tuan!" sahut ku pelan.

Sebenarnya aku sangat malu saat mengakuinya. Aku merasa mulut ku terasa gatal kalau harus membahas masalah itu, walaupun dengan suami ku sendiri.

"Baguslah, itu artinya aku tidak sia-sia membeli mu dengan harga yang fantastis!"

Jawabannya begitu menyakiti hatiku. Dia memang benar-benar menganggap aku serendah itu. Aku merasa seperti tidak ada bedanya dengan seorang jalang.Tak terasa airmata ku kembali jatuh dari sudut mataku.

Lelaki itu mulai mengarahkan sesuatu ke area milik ku. Aku terkejut, ini pertama kalinya untukku. Perlahan, ia mulai memasukkannya.

"Akh!"

Aku meringis ketika miliknya mulai menancap ke milik ku. Tubuhku kembali bergetar hebat karena menahan rasa sakit.

Aku kesakitan dan airmata ku kembali menetes. Ku gigit bibir ku agar tak kembali mengeluarkan suara.

Aku tak ingin lelaki itu kembali memarahi ku karena aku sangat bodoh malam ini.

"Heh! Baru seperti itu kau sudah meringis, bagaimana jika aku bermain lebih panas lagi?!"

Ucapan nya membuat ku sangat ketakutan. Bolehkah aku mengibarkan bendera putih? Aku ingin menyerah, aku ingin menyudahi permainan ini. Permainan ini hanya menyakiti ku saja.

Tentu saja tidak mungkin. Dan apa yang dikatakan oleh Tuan Edward benar saja. Ia mulai bermain dengan panas di tubuhku.

Dia mulai menaik turunkan pinggul nya, perlahan kemudian semakin cepat. Aku hanya bisa menggigit bibir ku dan menahan rasa sakit yang amat sangat.

Namun perlahan-lahan, rasa sakit itu semakin berkurang. Sekarang rasa itu berubah menjadi rasa yang tidak pernah aku bayangkan sebelumnya.

Aku menikmatinya, bahkan tanganku mulai berani menyentuh tubuhnya. Aku membalas pelukannya,

Semakin panas permainannya, semakin erat pula pelukan ku. Bahkan beberapa kali aku mendesis seperti ular.

Tuan Edward semakin lincah di tempat tidur mewahnya. Bahkan tempat tidurnya bergetar sangat hebat. Dia membolak-balikan tubuhku seolah aku adalah boneka mainannya.

Entah sudah berapa lama kami bermain malam ini. Namun sepertinya Tuan Edward masih belum puas. Aku bahkan sudah berkali-kali mengerang sambil mencengkeram punggungnya.

Sebenarnya aku sudah sangat lelah. Dan aku ingin segera menghentikan permainan ini. Namun aku takut mengatakannya, karena aku hanya seorang budak untuknya.

Dengan sangat terpaksa, aku membiarkan lelaki itu bermain sampai puas. Dan setelah beberapa saat, akhirnya lelaki itu mengerang diatas tubuhku.

Dengan nafas tersengal-sengal, dia berbaring disamping ku. Deru nafasnya begitu jelas terdengar. Disaat aku ingin bangkit, dia menahan tubuhku.

"Mau kemana?!"

Entah memang logat nya atau dia memang kasar padaku. Nada bicaranya terdengar ketus.

"A-aku ingin berpakaian, Tuan!" ucap ku terbata-bata,

"Tidak perlu! Sekarang tidur!" perintahnya,

"Baik, Tuan."

Akupun menurut saja. Aku tidak berani membantahnya. Dia menarik tubuhku kedalam pelukannya. Bahkan aku bisa mendengar detak jantungnya dengan sangat jelas.

Mulai dari sekarang, aku akan belajar untuk menerima Tuan Edward dalam hatiku. Aku akan belajar untuk mencintainya. Karena bagiku pernikahan itu suci, dan aku ingin menikah sekali dalam seumur hidupku. Walaupun aku tau diriku hanya seorang budak untuk dirinya.

Selang beberapa saat, kudengar deru nafasnya kembali normal dan ku rasa dia sudah tertidur. Akhirnya aku bisa bernafas lega dan ikut memejamkan mataku didalam pelukannya.

Keesokan harinya,

Aku bangun dari tidur ku dan ternyata sudah pagi. Mataku ini sudah terbiasa bangun pagi-pagi sekali karena aku selalu dikejar-kejar waktu.

Akupun segera bangkit namun tangan kekar itu masih melingkar erat di perutku. Perlahan aku mencoba mengalihkannya. Dan akhirnya aku berhasil melakukannya dan sang empunya tangan pun tidak terbangun dari tidur pulasnya.

Aku segera pergi ke kamar mandi. Wow, aku membulatkan mataku ketika melihat kamar mandinya. Sangat mewah, aku benar-benar seperti berada didalam istana dongeng.

Cukup lama aku tertegun memperhatikan ruangan itu sebelum aku melakukan ritual mandi ku. Selesai melakukan ritual kamar mandi, akhirnya tubuhku pun terasa sangat segar.

Dan tubuhku sangat wangi, wanginya sangat enak. Aku bahkan terus menciumi lenganku sendiri.

Setelah berpakaian, akupun memoles sedikit wajahku dengan beberapa make up milik ku yang memang sengaja ku bawa.

Sekarang, aku sudah siap memulai aktivitas ku. Hal pertama yang harus aku lakukan adalah membangunkan Tuan Suami ku. Semoga dia tidak marah ketika aku membangunkannya.

Aku menghela nafas dalam, kemudian perlahan mendekatinya ditempat tidur. Aku mengoyang-goyangkan tubuhnya dengan sangat perlahan, agar dia tidak menerkam ku saat bangun. Dia kan memang seperti singa lapar yang siap menerkam buruan nya. Dan sayangnya, akulah yang menjadi buruan lelaki itu.

"Tuan, bangunlah. Sudah pagi!"

Tiba-tiba lelaki itu menggeliat kan tubuhnya dan mulai membuka matanya dengan perlahan. Dia sempat terkejut ketika melihat aku dihadapan nya. Namun hanya sebentar, ekspresinya pun kembali dingin sama seperti sebelumnya.

Dia mengubah posisinya, sekarang dia duduk dan sempat menatap jam dinding super mewahnya. Ia mulai bangkit dan meninggalkan tempat tidur.

"Bantu aku membersihkan diriku!" titah nya,

Akupun segera mengikutinya kedalam kamar mandi. Aku terus menundukkan kepalaku agar tidak melihat pemandangan yang tidak biasa bagiku.

Ya, aku belum terbiasa melihat tubuh polos seorang lelaki walaupun sekarang, dia adalah suamiku sendiri.

Dan benar saja, aku seperti sedang memandikan seorang bocah besar. Aku harus menggosok kan sabun keseluruh tubuhnya. Bahkan bagian pribadinya pun tidak terlewat. Aku juga memijat kepalanya setelah memberikan shampo sebelumnya.

Sambil melayaninya, akupun memperhatikan wajah tampan lelaki dewasa itu. Aku merasa serba salah dibuatnya, dia terus menatap ku dengan tatapan dinginnya.

Dan setelah beberapa saat kemudian, ritual mandi bocah besar itupun selesai.

***

1
Dewi Pujiarso
GK jelas
nathalia
laura tolol sih emg naif bgt jd orang
Jetva
ya...klo di luar negeri..bayi prematur selain di inkubator..ada waktu juga buat sang ibu/ayah utk skin to skin alias menggendong bayi dgn bertelanjang dada walaupun sang bayi penuh dgn selang" penyambung hidup...krn dgn skin to skin suhu tubuh ayah/ibu akan membawa ketenangan pada bayi secara naluri..
vj'z tri
🥳🥳🥳🥳🥳
vj'z tri
kebuka sekarang kartu nya 🫢🫢🫢
vj'z tri
chelsea harus pake bahasa apa lahk bicara sama ni orang biar ngerti 🤨🤨🤨🤨 pusing pala Berbie pala Berbie auw auw auw 🤣🤣🤣🤣🤣
vj'z tri
permisi Thor warga baru mau melapor 🤭🤭🤭
myscleoo
Luar biasa
Erina Munir
kok udh tamat aja sih thoor
Debby Feybe Mekutika
Luar biasa
janah bibah
Lumayan
꧁𓊈𒆜🅰🆁🅸🅴🆂𒆜𓊉꧂
👍👍👍
Nuraini Nuraini
Luar biasa
Dewi Zahra
penasaran kak
Bun Yian Cu Dumpit: kpn lanjut nya KK,, up trus lh KK author
total 1 replies
Dewi Zahra
lanjut kak
Dewi Zahra
semangat kak
Dewi Zahra
lanjut lagi
Dewi Zahra
semangat Rania
Dewi Zahra
sabar redra
Dewi Zahra
coba kalau Uda bersi pasti cantik
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!