NovelToon NovelToon
Rumah Tengah Hutan

Rumah Tengah Hutan

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Misteri / Rumahhantu / Iblis / Kutukan / Hantu
Popularitas:3.6k
Nilai: 5
Nama Author: Zulia Almanshur

Rumah mewah di tengah hutan yang di akui kepemilikan nya oleh sepasang suami istri , karena rumah mewah itu memiliki banyak kamar dan dekat dengan tempat wisata akhir nya mereka sewakan untuk para wisatawan yang ingin menginap dengan harga murah tapi pemandangan alam sekitar mampu memanjakan mata .

Tanpa di sadari sepasang suami istri itu jika tak gratis untuk bisa memiliki rumah mewah itu .

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zulia Almanshur, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 17 Candrakanti

Sesaat setelah pak Soni selesai menjalankan kewajiban nya sebagai umat muslim , dia menoleh ke arah bu Wati .

" Aku tadi kok kayak denger suara ibu manggil , lah tapi ini masih merem " .

" Pak " .

Pak Soni menoleh lagi pada bu Wati tang berbaring di kasur samping nya .

" Ibu sudah bangun ? " .

Bu Wati menganggukkan kepala .

" Ibu .. " Ucapan nya terjeda .

" Kenapa bu ? " .

" Ibu lapar pak " .

Pak Soni tersenyum , tanpa berkata apa - apa lagi pak Soni langsung mengambilkan makan untuk bu Wati .

Bu Wati tertegun di atas tempat tidur , pasal nya tadi dia merasa sedang berada di suatu desa . Lebih tepat nya desa pada masa lampau sebab dari seluruh warga nya masih menggunakan baju jaman dulu , yang perempuan memakai kebaya dengan bawahan kain dan rambut nya di sanggul , sedangkan yang laki - laki memakai kaos oblong atau baju lengan panjang tanpa kancing dengan celana pendek selutut .

Rumah - rumah penduduk nya semua terbuat dari kayu dengan model yang sama , adapun rumah yang di bangun dengan batu bata hanya beberapa nya saja . Mungkin itu rumah para orang kaya atau perangkat desa .

" Mbak yu , kamu meninggalkan tusuk konde mu " . Tiba - tiba ada seorang perempuan berbicara di samping bu Wati .

Seorang perempuan muda cantik berkebaya , perempuan yang mengajak bu Wati ke tempat tinggal nya dan memberi nya baju seperti yang perempuan itu kenakan .

Rambut bu Wati di sanggul dan di beri tusuk konde sama persis dengan gaya rambut perempuan itu .

" Simpanlah baik - baik tusuk konde ini , bawalah setiap kamu ingin menjumpai ku di sana " . Di taruh lah tusuk konde itu di pangkuan bu Wati .

" Kamu , kenapa kamu berada di sini ? " . Bu Wati merasa bingung sebab dia sadar kalau diri nya tadi hanya bermimpi datang ke suatu desa dan tanpa sengaja bertemu dengan perempuan muda itu .

Perempuan itu tersenyum dan berkata dengan sangat lembut akan tetapi tegas .

" Aku memiliki kemampuan bisa berada di manapun dalam waktu sekejap , termasuk mendatangi mu di sini . Kamu sudah memakai barang - barang milik ku dan tusuk konde itu sudah bercampur darah mu , jadi kemanapun kepergian mu aku akan tetap bisa menemukan mu " .

Bu Wati teringat saat di pasangkan tusuk konde sempat merasakan sedikit sakit dan perih di kepala nya sehingga mengeluarkan darah .

" Tapi , bukan kah yang aku alami cuma ada di dalam mimpi ? " .

" Aku sudah mengatakan nya kalau aku bisa berada di manapun yang aku mau " .

Bu Wati terdiam beberapa saat sambil mengernyitkan kening nya seolah berusaha mengingat sesuatu .

" Nama kamu .. Candra .. Candrakanti kan ? " .

Candrakanti mengangguk pelan dan tersenyum manis .

" Bu " . Pak Soni yang sedari tadi mau masuk jadi urung ketika melihat bu Wati seperti sedang berbicara sendiri .

" Sini pak , ini ada Candrakanti " . Bu Wati memperkenalkan nya pada pak Soni .

Pak Soni terdiam , dalam hati nya bergolak merasa takut dengan bu Wati karena pak Soni tidak melihat ada siapapun di dalam kamar selain hanya diri nya dan bu Wati .

" Candrakanti siapa bu ? " .

" Dia .. " . Bu Wati kebingungan mengetahui Candrakanti sudah tidak ada di samping tempat tidur .

 " Dia siapa bu ? " .

" Candrakanti tadi ada di sini pak " .

" Nggak usah di pikirkan bu , sekarang sebaiknya ibu makan dulu saja " .

" Pak .. " .

" Atau ibu mau sholat maghrib dulu keburu habis waktu nya " .

" Ibu mau sholat dulu pak , bisa makan nanti saja " .

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!