Bercerita tentang seorang pengangguran berumur 35 tahun yang tanpa sengaja berpindah kedunia lain pada saat dia terbangun dari tidurnya,
Di dunia itu dia terbangun dan menjadi raja iblis dengan kekuatan super over power karena kesalahan dari tutorial sistem yang membangunkannya,
Bagaimana kisah dari sang naga yang mencari harem di dunia barunya?
PERHATIAN : INI HANYA KHAYALAN AUTHOR, CERITA DI DALAMNYA MURNI HANYA IMAJINASI.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Shins, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ch - 7. Karisma Naga
"Ah~~ apa yang kau katakan" kata shin mendengar ucapan lyfa
"Tuan, saya adalah pelayan anda" kata lyfa
"Bukan itu maksudku, apa kau tahu apa yang terjadi jika perempuan dan laki laki ada di satu ranjang" kata shins
"Brakkk~~" shin dan lyfa segera menoleh kearah sumber suara tersebut,
Terlihat silvy yang wajahnya menampilkan wajah memerah dengan kursi yang terjatuh kebelakang, lyfa pun semakin senang melihat silvy yang malu mendengar percakapan antara dia (lyfa) dan tuannya (shins)
Lyfa pun melanjutkan pembicaraan dengan shins mengabaikan silvy yang berdiri kaget karena malu dibelakangnya,
"Tuan, saya adalah pelayan yang dipanggil untuk anda, apapun milik saya seutuhnya milik tuan, jika tuan mau melakukannya saya akan bersedia dengan senang hati melayani tuan" kata lyfa
'Apa itu benar atau dia hanya ingin mempermainkan silvy' pikir shins yang melihat muka lyfa dengan senyuman iblis,
Silvy pun berjalan keluar dari kamar tersebut dengan rasa tergesa-gesa, meninggalkan lyfa hanya berdua dengan shin di dalam kamar,
"Hentikan itu dan bawa dia kembali" kata shins yang melihat silvy pergi
"Baik tuan" kata lyfa sambil tertunduk menuruti perintah tuannya
Lyfa pun pergi keluar meninggalkan shins sendirian di dalam kamar untuk menyusul dan membawa silvy kembali,
'Bodoh kenapa kau menghindar? itu kesempatan untuk mengakhiri 35 tahun kesendirian mu' protes shin pada dirinya sendiri dalam pikirannya
'35 tahun + 1 hari + 5000 tahun, apa itu belum cukup? apa mau melepas hasrat hanya dengan olahraga jari?' pikir shin yang menyesal karena memikirkan masa lalunya
•
°Dek Kapal Pedagang
'Raja Iblis bodoh' pikir silvy
"Apa lagi dengan l^cur itu, apa dia sedang mengejekku" kata silvy
"Tentu saja, bagaimana aku bisa melewatkan kesempatan untuk menghinamu didepan tuan" kata lyfa yang tiba tiba muncul di belakang silvy
'Apa mereka bermain dengan cepat?' pikir yuki
"Kenapa kau disini" kata silvy
"Bukankah ini tempat umum?" kata lyfa
"Bukan itu maksudku." kata silvy
"Merasa banggalah karena aku tertarik denganmu" kata lyfa
'apa yang tuan sukai gadis manusia ini?' pikir lyfa
"Apa maksudmu?" kata silvy yang kini bersandar pada pagar kayu di atas dek
"Apa kau belum pernah disentuh laki laki?" kata lyfa yang penasaran, lyfa bertanya sambil mendekat ke pagar kayu sembari melihat lautan yang membentang luas,
"A-Apa yang ingin kau katakan" kata silvy kaget mendengar pertanyaan lyfa
"Yah itu yang ku maksud, kau harusnya tak sebodoh itu untuk tak mengerti pertanyaan ku" kata lyfa
'Dasar iblis, apa dia tak memiliki rasa malu? aku bahkan malu untuk bertanya hal seperti itu' pikir silvy
"Memang kenapa jika belum pernah? apa itu hal wajib yang harus dilakukan" kata silvy
"Aku tak bilang itu wajib, tapi karena kau mulai sekarang akan bersama tuan, harusnya kau tahu hal seperti itu" kata lyfa dengan senyum licik
'Dia benar juga, melihat raja iblis yang mesum itu, cepat atau lambat dia akan melakukannya denganku..! tunggu sejak kapan aku memutuskan untuk terus bersama raja iblis? apa aku menjadi pahlawan yang sesat? uhkhhh~' pikir silvy sambil tertunduk memikirkan apa yang salah dengan dirinya sendiri,
"Kau terlalu berfikir berlebihan, jika tuan tak menyuruhku membawamu kembali, aku akan membiarkanmu pergi sejauh mungkin" kata lyfa yang melihat kebingungan dengan pikirannya
'Apa? dia (shins) ingin aku kembali? apa dia ingin melakukannya denganku? atau dengan kami berdua' pikiran silvy melayang layang membayangkan shins yang sedang berada diantara 2 wanita,
"A-Apa yang dia katakan?" kata silvy
"Sudah kubilang jangan terlalu berfikir, di masa depan akan banyak wanita selain dirimu yang menginginkannya, jika kau tak ingin melihat itu, segera pergi dan lupakan tuan" kata lyfa
'Sebenarnya apa yang l^cur ini pikirkan? apa dia ingin memiliki dia (shins) sendiri, jadi dia bilang begitu' pikir silvy
"Sebenarnya apa tujuanmu bilang begitu padaku?" kata silvy
"..........." lyfa
"Kita tak berteman, bahkan kau mengganggap ku musuh, lalu kau berkata seolah kau tak ingin aku merasa tersakiti!, apa kau ingin memiliki dia sendiri dengan mengatakan semua itu pada wanita yang mendekat padanya" kata silvy
'Oh~ aku tak berfikir sampai aku ingin memiliki tuan sendiri, tapi gadis ini bisa berfikir seperti itu, apa karisma tuan sudah membuatnya jatuh cinta pada tuan' pikir lyfa
"Hah~ kau pikir aku yang menentukan keinginan tuan? tuan adalah tuan, dia bebas memilih dan memiliki apa yang dia inginkan? jika tuan menginginkan menghancurkan dunia, dalam sekejap itu mudah untuk tuan lakukan, dan aku sebagai pelayan akan terus mengikutinya, bersyukurlah jika tuan tak ingin menghancurkan dunia yang kau lindungi tetapi hanya menginginkan sedikit isi dari dunia ini" kata lyfa
'Dia benar, dengan kata darinya aku yakin, selama ini aku bukan dipaksa menjadi budaknya, tapi diriku sendiri sadar, bahwa dia bukanlah sosok yang bisa ku lawan, itu membuat naluri wanitaku ingin memiliki dirinya tanpa sadar,' pikir silvy
"Mungkin kau benar," kata silvy
"Jadi apa keputusanmu? pergi atau tetap tinggal" kata lyfa
"Aku tidak tahu" kata silvy
"Kau bisa pergi dan kembali setelah berfikir" kata lyfa
"Apa kau ingin memiliki dia sendiri? tidak akan!" kata silvy kesal
'Kau tanpa sadar sudah benar benar jatuh pada tuan' pikir lyfa
"Baiklah terserah padamu, aku akan kembali ke tempat tuan, kau bisa kembali setelah berfikir" kata lyfa yang kini beranjak dari sandarannya pada kayu dek kapal
Silvy hanya melihat lyfa kembali meninggalkan dirinya yang sendirian berada di dek kapal,
"Kakak apa yang harus kulakukan jika aku benar benar jatuh cinta pada raja iblis" kata silvy lirik sambil melihat awan putih yang mengambang di langit biru,
•
*°**Kerajaan Destteny*
"Hachi~~ ada apa? flu? atau ada yang sedang merindukanku" kata seorang perempuan berusia 20 tahun yang sedang membaca agenda dokumen di atas meja,
"Kapten, Ada laporan terbaru dari pasukan terdepan" kata seorang prajurit yang masuk didalam ruangan,
"Apa itu tentang raja iblis" kata perempuan itu
"Iya, Benar kapten" kata prajurit yang melapor
"Raja Iblis dikalahkan, 6 pahlawan kembali, 1 Pahlawan Nona Silvy hilang" kata perempuan berambut hitam itu,
"Iya Benar kapten, eh~ darimana kapten tahu" kata prajurit tersebut
"Lupakan soal itu, apa ada laporan lain?" kata perempuan tersebut
"Tidak kapten," kata prajurit tersebut
"Baiklah kau boleh pergi" kata perempuan itu sambil mengayunkan telapak tangannya menyuruh prajurit yang melapor untuk segera pergi dari ruangan,
"Siap kapten," kata prajurit pelapor sambil memberi hormat dan berbalik pergi meninggalkan ruangan tersebut,
"Hah~~ Semua ini lebih melelahkan, silvy apa kau menikmati waktumu dengannya?, aku juga ingin segera bertemu dengannya" kata lirih perempuan berusia 20 tahun yang kini menyandarkan punggung dikursinya sambil melihat atap tempat dimana dia bekerja,
••••••••••••••
Ini namanya cerpen ya? soalnya banyak percakapan dari pada jelasin situasi kondisi, masa bodoh lah penting, yang penting lanjut,