Setelah sekian lama pelan pelan Riza sanggup melepaskan Jack Aderado, lelaki yang seharusnya bertanggung jawab atas kehamilannya. Tetapi setelah Riza sudah menemukan kebahagiaan dengan lelaki lain Jack kembali untuk menebus semua kesalahan di masa lalunya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon San san 💕, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
7 Hari pertama kerja
Bangun pagi kali ini membawa semangat baru. Aku turun dari tempat tidur berlari kecil ke luar kamar menuju kamar mandi, sambil menyambar handuk, dan ku ikat rambutku agar tidak basah. Ibuku berteriak supaya aku tidak berlari dalam rumah karena menurut ibuku ini masih terlalu pagi.
Selesai mandi aku kembali ke kamar. Ku poles wajahku dengan bedak seadanya, lipstik yang menempel juga kuusapkan tipis tipis. Aku tidak pernah memakai pinsil alis, karena tanpa di tambahi polesan, wajahku sudah cantik.
Keluar kamar aku menuju dapur, ibu memberiku sepiring nasi dan telur mata sapi , terasa nikmat. Menu itu sudah menjadi sarapan faforitku.
Selesai makan aku pamit kepada ibu.
"Pulang jam berapa kau nanti? Ibu tunggu di gang depan ya. " yah memang, jarak jalan besar ke rumahku lumayan jauh. Biarpun tetanggaku baik baik, tetapi ibuku masih tetap menghawatirkan aku.
" gak usah bu, tunggu saja di rumah, ibu juga perlu istirahat."
Alriza berjalan melewati gang, tidak lupa dia menyapa ibu ibu yang sedang beraktivitas. Sesaat dia sudah menaiki bus. Tidak lama kemudian dia sudah sampai di mall Mega M.
Para pegawai masuk melalui pintu belakang mall, Al memasuki ruang ganti karyawan dia berkenalan dengan salah seorang karyawan Sinta namanya.
"Kamu di di bagian apa, kalau aku di bagian parfum? " tanya sinta
"Aku juga di bagian parfum, lantai dua kan? jawab Al
"Namaku Sinta"
"Namaku Alriza, panggil aku Al"
"Hai bukankah itu nama panggilan buat laki laki?" ucap Sinta
Alriza tidak menjawab, dia hanya tersenyum saja.
Akhirnya mereka berdua naik ke lantai dua melalui lift kusus karyawan. Setelah sampai di counter parfum mereka berdua di beri pengarahan senior.
Pukul 12 siang di berikan kesempatan kepada sebagian karyawan untuk makan siang. Al menuju kantin sendirian, Sinta istirahat di jam ke dua.
Bersamaan itu seorang pimpinan tampak memasuki mall tersebut. Semua karyawan berdiri dan memberi hormat. CEO mall tersebut berjalan dengan langkah cepat. Tubuhnya begitu tegap, gagah, wajahnya tampan, dia adalah William, pemilik mall Mega M dan bos dari Mega Corp, gabungan dari semua bisnis meliputi Mall, perkantoran dan bisnis apartemen. Sinta memandangnya dengan takjub tidak lupa ikut memberi hormat.
Tiga puluh menit kemudian Al sudah kembali. Sinta menarik tangan Al
"Al... barusan Bos pemilik mall ini baru datang, kamu tau tidak orangnya ganteng buanget mirip aktor luar negri. Seandainya aku jadi kekasihnya maka aku......" Wajah Sinta tersenyum sambil membayangkan sesuatu. Tiba tiba lamunannya di buyarkan oleh cubitan Al. "Makan siang gih, keburu abis waktunya" ucap Al.
Sinta tersenyum sambil cengar cengir.
" He he he abisnya bos kita kelewat ganteng." Akhirnya Sinta berlari kecil menuju kantin, karena tersadar jam istirahat akan habis."
Al merapikan kertas struck pembayaran dan mencocokkan bon juga barang yang keluar. Al tampak serius dan merapikan semua barang yang terpampang di meja, juga di lemari pajangan. Tidak lama kemudian Sinta kembali setelah selesai istirahat siangnya. Sementara Al masih sibuk dengan pekerjaannya , Sinta berdiri di depan counter sembari menjelaskan aroma apa yang sesuai untuk seorang pembeli. Mall mega M memang mall yang di peruntukkan kalangan atas, otomatis barang barang yang di jual adalah barang mahal. Tak terkecuali parfum yang di pasarkan oleh Al dan Sinta. Mereka harus hati hati karena parfum itu mahal dan bermerk.
Tidak lama kemudian pintu lift terdengar berbunyi ting.....
Tampak laki laki gagah yang keluar lift di ikuti seorang pria . Dia William, semua karyawan memberi hormat. Tapi sialnya Al masih sibuk dengan pekerjaannya sampai tidak tau salah satu kegiatan rutin yang di wajibkan pihak mall. Al melewatkannya.
😊😊Gimana sobat, apa yang akan terjadi? Jangan lupa jempolnya ya untuk tekan Like. trimakasih😍😍😍
menurut ku si Riza Ema cocok sama si Jack sama munafik....
semoga... anak ya sifatnya nurunnya bukan ke Jack atau si Riza... tapi Ryan...