NovelToon NovelToon
Cahaya Malaikat Dan Polisi Tampan

Cahaya Malaikat Dan Polisi Tampan

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Cintamanis / Perjodohan
Popularitas:620.8k
Nilai: 4.6
Nama Author: tanuwawa

Sebuah Pertemuan begitu singkat dengan seorang Putri kecil dan Seorang Pria
Membuat kehidupannya berubah drastis...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon tanuwawa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kantor

Pagi harinya Alia sudah membuat sarapan dan juga beres-beres yang kemarin belum cukup selesai, lalu siap siap untuk berangkat kerja dan membangunkan Rita.

"Ayo bangun rit" , Alia membangunkan Rita sambil membuka gorden lalu Alia mendekat ke arah ranjang, Alia mengguncang pelan badan Rita.

" Rit, mau berangkat kampus gak, bukannya ada presentasi yah" ?

Hmmm, huahh sambil menutup menggunakan tangan, badannya menggeliat menarik selimut

"sebentar lagi mba 5 menit lagi deh, gumamnya masih ngantuk.

"Bangun dong Rita sayang, nanti kamu telat, Ya sudah deh 5 menit lagi mbak izinin yah awas kalau belum bangun setelah 5 menit. Alia beranjak dari kasur langsung ke meja makan.

"Masih belum bangun?" tanya teh Dina " kita kayak orangtuanya aja yang bangunin anak tiap pagi" ucap teh Dina dengan nada lelucon

"ia teh jadi ingat adikku teh, semuanya susah dibangunin, kebo abis pokoknya"

"huh" dia menghela napas, ia memang benar susah bangunin anak orang, jam berapa rita kuliah nya ? tanya Dina lagi.

" Kata nya sih kuliahnya jam 9 pagi ", sambil menyiapkan sarapan pagi di meja, Ayo teh sarapan dulu.

Mereka pun melanjutkan sarapan Rita keluar dari kamarnya

" Pagi" sapa nya dengan rambut panjang yang acak-acakan. 5 menit kan mbak Al aku bangunnya!

Kami pun menoleh " Pagi " jawab kami berbarengan, Rita pun melangkahkan kakinya lagi ke kamar mandi. Aku hanya tersenyum, anak itu sudah dianggap adiknya sendiri.

"Ayo teh berangkat takut telat nih", aku melirik jam dinding menunjukkan pukul 07. 30 wib. Jam masuk kantor 08.00 wib takut di jalan macet.

" Rit kita berangkat yah, sarapan nya dimeja", kata teh Dina Rita pun buru-buru keluar dan salam kepada kami berdua, Rita sudah menganggap kami kakaknya sendiri dan dia menghormati kami seperti orang tuanya.

" iya makasih ya mba, sarapannya" kata Rita

Iya sama sama , jawab Alia

"Ayo berangkat Al ", kami menggunakan motor masing-masing assalamualaikum

walaikumsalam, hati hati mbak. Rita sedikit berteriak.

Kantor

Waktu menunjukkan 09.30, telepon berdering menandakan kepala bagian menelepon Alia .Alia mengambil gagang telepon dan menempelkan ke kuping yang terbungkus kerudung.

" Ya pak, ada yang bisa saya bantu "

"Tolong kamu keruangan saya "

"Baik Pak"

Tok...tok...tok...(Masuk),

"Selamat Pagi pak, Bapak panggil saya"?

"Pagi, ia saya panggil kamu, tolong antar kan berkas ini ke kantor pusat, dan tolong setelah itu ambil barang saya di Toko perhiasan Ini".

memberikan kertas dan berkas, Alia pun menerimanya,

" kamu tinggal ambil saja" ucapnya

"Baik Pak, saya pamit ", Ya silahkan katanya.

Aku pun menuju keluar mengambil tas,

Saat akan keluar aku berpapasan dengan teh Dina dan Pak Dani.

Ya setelah teh Dina menjadi sekretarisnya Pak Dani sekaligus jadi asisten nya sekarang (si Pria berwajah garang tapi berhati lembut kata orang yang sudah mengenal si bos). Teh Dina berjalan dibelakang Pak Dani dia melambaikan tangannya pada Alia .

Alia pun tersenyum manis kearah mereka.

" Mau kemana ? " tanya teh Dina, tanpa suara tapi terlihat jelas dari dia menggerakkan bibirnya.

Alia pun menyapa si bos garang ini.

" pagi pak, pagi Bu Dina" kata Alia menyapa formal.

" Oh hai pagi, mau kemana ? Tanya Pak Dani langsung.

Walau dia garang dan Alia selalu takut dengan tatapan intimidasi nya saat melihat orang yang terlambat bekerja seperti ingin menerkam orang itu hidup-hidup karena waktu adalah uang menurutnya . Maka waktu itu saat Alia terlambat ke kantor dan dia malah bertanya dengan wajah garangnya Alia hanya menunduk saja dan meremas kedua tangannya khawatir karena takut dia marahi habis habisan, tapi ternyata tidak, dia hanya menasehati Alia saja, dia bilang tidak apa-apa dia maafkan karena Alia rajin dan jarang telat Pak Dani bisa memaklumi katanya. Walau aku dan teh Dina sudah bekerja 2 tahun dan mengenal nya tetap saja kami propesonal. Umurnya mungkin menginjak 30 tahun, masih jomblo seperti seseorang yang sibuk ke sana kesini dan tak punya waktu untuk berpacaran pekerjaan nomer satu baginya.

"Saya mau mengantar berkas, sambil mengambil barang pesanan ke kantor Pusat Pak, kalau begitu saya permisi" jawab Alia untuk menjawab pertanyaan teh Dina yang lebih dulu bertanya.

"Baiklah silahkan lanjutkan tugasmu, dan hati-hati"kata pak Dani.

Alia hanya mengangguk lalu pergi sambil mencolek teh Dina yang ada dibelakang si bos.

" dah " kata Alia dengan pelan.

Kantor Pusat

Alia memarkirkan motornya buru buru masuk sambil melihat jam ditangannya jam 09.40 butuh waktu 30 menit untuk sampai

ke kantor pusat

"Selamat Pagi" dua orang wanita tersenyum ramah pada Alia mereka mengenal Alia karena keseringan kesini mengantar berkas.

"Kamu lagi yang antar berkas", katanya si perempuan yang berambut coklat dengan senyum jahilnya

"iya mbak ,keseringan ya saya kesini jangan bosen bosen ya mba" Alia tersenyum

" Haha kamu ada ada aja sih, itu kan tugas mu, mana boleh bosen kita " kata Si mbak yang berkacamata.

" Isi dulu nih " menyerahkan buku buku besar langsung Alia isi.

" Ya udah mba saya pamit dulu, ada yang harus saya ambil dulu, saya pamit mba mba cantik" godaku

"Ah kebiasaan kamu goda-goda kita" hahaha Alia hanya cengengesan "dah mbak, Alia pun menuju ketempat selanjutnya mengambil perhiasan Pak Rudi.

Toko perhiasan

Alia melihat-lihat toko perhiasan ini cukup besar ada tiga lantai, lantai 1 parkiran dan lantai dua menuju tempat perhiasan yang ketiga sepertinya hanya tempat untuk makan.

tidak terlalu ramai Alia melihat

" Permisi mbak, saya mau ambil pesanan atas nama ini" sambil menyerahkan kertas ke si mbaknya.

" Tunggu sebentar Ya mba " kata si mbak sambil pergi kebelakang.

menunggu Alia

"Mbak bisa ditunggu 15 menitan ? sedang kami siapkan perhiasaan nya "Tanya pelayan toko

" Kalau begitu saya ikut ke toilet ya mbak, dimana toiletnya? kata Alia bertanya, karyawan itu menunjukkan ada dilantai atas dan ada di lantai bawah juga ada katanya. Alia pun memutuskan untuk kelantai bawah. saja agar dekat juga.

Saat akan ke toilet Alia mendengar seseorang mengatakan sesuatu, lalu Alia bersembunyi di bawah mobil dan Alia mulai merekap percakapan mereka, Alia buru-buru menelepon seseorang dengan menggunakan airphone nya dan menyimpan handphone Alia ke tas. Dan semua tiba-tiba pintu ditutup jalan keluar sudah ditutup ? bagaimana Alia bisa keluar jika sekarang saja semuanya ditutup sementara di atas juga ada banyak orang Mungin 20 orang ada beserta karyawan yang bekerja, bagaimana ini !sementara dia atas mulai terdengar teriakan. Dan mungkin tak akan terdengar diluar Karena disini menyalakan lagu begitu besar semoga orang bisa tahu kalau kami ada disini. Bagaimana ini ?

# Selalu Semangat Semua

❤️👍

1
Aris Hartutik
semangat Thor nulisnya ..... ditunggu up nya
Yus Ys
asik...suka dng tokoh alia, tapi kenapa tdk sampai selesai ceritanya, biar bacanya semakin asik....semangat kk👍👍👍🥰🥰🥰🤩🤩🤩
Lia Rompas
lanjut dong thorrrr
Lia Rompas
lanjut
Athy Chayank
Lanjut thor...
Jumadin Adin
amira itu anak siapa ya
Kanza Nia
lanjut
Suriza Za
cepat update ,tak sabar nk tahu seterusnya........
Lisahin Karlina
lanjuy
Ansifa: permisi kak izin promote.
Mampir yu ke karya baru ku.

* Cinta Sang Danton

Terimakasih🤗
total 1 replies
Kuntyo Wantari Dewi
lanjoott thorr
Ansifa: permisi kak izin promote.
Mampir yu ke karya baru ku.

* Cinta Sang Danton

Terimakasih🤗
total 1 replies
Kuntyo Wantari Dewi
cocuit sekali.... mau Alia... jgn tolak lamaran babang Rendi
Siti Kholisoh
lanjut
Ansifa: permisi kak izin promote.
Mampir yu ke karya baru ku.

* Cinta Sang Danton

Terimakasih🤗
total 1 replies
Tini Agustini
kapan lanjutnya thor udah lama nich pengen baca klanjutan kisah nya yg bikin seru.
cepet ya lanjutnya
Ansifa: permisi kak izin promote.
Mampir yu ke karya baru ku.

* Cinta Sang Danton

Terimakasih🤗
total 1 replies
Sri Astuti Caem
lanjutt thooor...
Ansifa: permisi kak izin promote.
Mampir yu ke karya baru ku.

* Cinta Sang Danton

Terimakasih🤗
total 1 replies
Nenni Yanti
msns lanjutan ceritany
Nenni Yanti
next thor
Mdy
ayo, dilanjut dong thor
Ansifa: permisi kak izin promote.
Mampir yu ke karya baru ku.

* Cinta Sang Danton

Terimakasih🤗
total 1 replies
Elizabeth Zulfa
sbnrnya lmyan bgus critanya tp bingung bacanya...la tanda baca untuk mngawali & mngakhiri percakapan g sesuai/ kadang nyampur sama kata narasi.. jdi pmbacanya msti pinter mngira2 ini msih ikut dlm klimat prckapan/ dah g msuk..

🙏🙏ya...saran aja tlg dirapiin lagi tulisannya... aq jg tau klo nulis novel, cerpen dll itu susah tp kn sayang bnget karyamu klo dah bagus2 tp kurang peminatnya cuma krna tulisannya kurang rapi...semangaaaatt terus buat brkarya..
Sri Hartaty
lanjut
Nartyana Gunawan
ceritanya panjang dan bertele tele
Ansifa: permisi kak izin promote.
Mampir yu ke karya baru ku.

* Cinta Sang Danton

Terimakasih🤗
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!