NovelToon NovelToon
Takdir Cinta

Takdir Cinta

Status: tamat
Genre:Cerai
Popularitas:27.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Alvi Barta Jadul

Lima tahun yang lalu dia mengubah identitasnya, membuang jauh masa lalunya karna rasa kecewa pada suaminya.

Dan kini di saat dua buah hatinya menanyakan sang ayah, apakah yang akan di lakukan ALEA, akankah dia berkompromi pada hatinya demi kebahagian buah hati tercinta. Atau dia mengabaikan demi gengsi dan harga dirinya walau sebenarnya dia masih sangat mencintai pria tersebut.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alvi Barta Jadul, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

AIZEL flowers

Sebelum tiba di rumah Leea mampir ke sebuah toko yang menjual kolache. Leea membeli kolache dengan varian rasa coklat dan strawberry yang sangat di sukai oleh kedua putra dan putrinya. Tak lupa Leea juga membelikan beberapa untuk di berikan pada Mia nanti.

"Mom pulang" teriak Leea ketika ia telah sampai di pintu depan rumahnya.

Kedatangannya pun langsung di sambut hangat oleh Zeline yang segera berlari menyambut sang bunda. Leea pun menggendong tubuh mungil Zeline dan membawanya masuk ke dalam rumah.

Zeline bergelayut manja di leher ibunya. Matanya membulat ketika melihat Leea membawa beberapa bungkusan di tangannya.

"Apa yang Mom bawa?" tanya Zeline penasaran.

"Coba kau tebak?" ucap Leea.

Zeline mengendus enduskan hidungnya, mencium aroma yang keluar dari paper bag yang di bawa Leea.

"Kolache" seru Zeline dengan riang, dia pun langsung turun dari gendongan ibunya kemudian membuka bungkusan tersebut dan menyantapnya dengan lahap.

Leea dan Mia hanya bisa tertawa melihat tingkah Zeline yang menggemaskan.

"Oh ya, ini untukmu Mia" ucap Leea sambil menyerahkan salah satu bungkusan pada Mia.

"Terima kasih telah menjaga anak anak" ucap Leaa lagi.

"Sama sama Aunty, dan terima kasih juga untuk kolachenya" ucap Mia.

"Kalau begitu Mia pulang dulu Aunty" pamit Mia.

"Iya sayang, sampaikan salam Aunty pada nenekmu" jawab Leea.

Mia memang hanya tinggal bersama neneknya. Ayah dan ibunya telah bercerai, mereka tak ada yang mau mengurus Mia sehingga gadis tersebut di urus oleh Neneknya.

Mia menganggukkan kepalanya, kemudian dia segera pulang ke rumah karna hari sudah malam.

"Mana Kakakmu Zel ?" tanya Leea yang sedari tadi tak melihat Aiden menyambutnya.

"Kakak ada di kamar" jawab Zeline dengan mulut yang masih penuh dengan kolache.

Leea menggeleng gelengkan kepala melihat kelakuan putrinya tersebut.

"Cepat habiskan makanmu, lalu pergi gosok gigi kemudian segera tidur" perintah Leea.

Zeline menganggukkan kepala mungilnya, tapi tangannya masih meraih satu kolache lagi untuk dia makan.

Leea tersenyum tapi dia tak marah, kemudian Leea pun segera beranjak ke atas menuju kamar anaknya untuk melihat Aiden.

Leea membuka pintu kamar dan melihat Aiden yang tengah tertidur lelap di kursi belajarnya. Leea pun mendekati Aiden pelan pelan karna takut membangunkan anak laki lakinya tersebut. Leea mengangkat tubuh Aiden untuk memindahkan bocah kecil itu ke kasur. Setelah merebahkan tubuh Aiden tatapan Leea tertuju pada selembar kertas yang tergeletak di atas meja belajar Aiden.

Leea menatap dalam dalam lukisan yang di buat oleh putra kecilnya tersebut. Aiden melukis empat orang, dua orang dewasa dan dua anak kecil yang saling bergandengan tangan. Lukisan tersebut menggambarkan keluarga bahagia. Tak terasa sebulir air mata menetes di pipi Leea, buah hatinya merindukan keluarga yang utuh dan bahagia. Akankah dia sanggup mengecewakan keinginan buah hatinya.

Leea mengusap lembut wajah Aiden kemudian mengecup keningnya.

"Mom kenapa ?" tanya Zeline saat melihat mata Leea basah ketika dia memasuki kamarnya.

"Mom tidak apa apa sayang" jawab Leea sambil menghapus sisa sisa air matanya.

Leea mengangkat tubuh mungil Zeline ke dalam gendongannya.

"Mom menangis?" tanya Zeline lagi yang kemudian mencium kedua mata Leea dengan bibir mungilnya.

Leea terharu dengan sikap putrinya, hampir saja ia lepas kendali dan menangis dengan keras.Leea berusaha menahan air matanya yang sekali lagi akan menetes.

"Apa Zel nakal atau Kakak nakal ?" tanya Zeline lagi.

"Tidak sayang, kalian tidak nakal" jawab Leea sembari merebahkan Zeline ke atas ranjangnya.

"Sekarang tidurlah" ucap Leea kemudian dia menyelimuti tubuh Zeline dan mengecup kedua pipi putrinya tersebut.

"Selamat malam sayang" ucap Leea lagi

"Malam Mom" sahut Zeline, dan bocah kecil itu pun terlelap dengan cepat.

Leea memasuki kamarnya kemudian berdiri di balkon yang merupakan tempat favoritnya.

"Apa sebaiknya aku mempertemukan mereka?" batin Leea.

"Tapi bagaimana jika Ziga menolak kehadiran anak anak" benak Leea.

Sekali lagi kekhawatiran muncul di benaknya. Dia benar benar bingung apa yang harus dilakukannya. Kemudian dia pun mengeluarkan ponselnya dan ingin menghubungi Maureen untuk meminta pendapatnya. Tapi pada akhirnya Leea mengurungkan niatnya.

Dia memilih untuk segera tidur karna besok masih harus melanjutkan pekerjaannya di ZA hotel.

Di hotel, Ziga meminta Erik untuk datang ke kamarnya.

"Cari tahu tempat yang biasa di kunjungi Maureen di Praha !" perintah Ziga pada Erik.

"Baik Tuan" jawab Erik.

"Pukul berapa acara peresmian?" tanya Ziga lagi.

"Peresmian pukul 18.00 kemudian di lanjutkan dengan dengan makan malam bersama dengan seluruh staf dan dewan direksi hotel" jawab Erik.

"Kalau begitu besok pagi kau sudah harus tahu tempat yang biasa di kunjungi Maureen" perintah Ziga.

"Baik Tuan" jawab Erik dengan patuh.

"Jika tidak ada hal lain saya permisi Tuan" pamit Erik.

"Ehm" sahut Ziga.

Sepeninggalan Erik, Ziga memandang keluar jendela.

"Via, bagaimana keadaanmu sekarang" gumam Ziga.

"Apakah kau masih belum bisa memaafkanku" Ziga kembali bergumam di antara rasa lelahnya.

Lima tahun dia terus hidup dalam penyesalan, penyesalan karna telah menyakiti istrinya, penyesalan karna telah mengakibatkan kematian Ayahnya dan penyesalan karna hingga saat ini dia tidak tahu di mana istrinya dan bagaimana keadaannya.

Ziga merebahkan tubuhnya di atas ranjang, mencoba memejamkan matanya. Tapi seperti hari hari sebelumnya Ziga tak dapat tidur. Bahkan jika dia tertidur pun tidak pernah nyenyak. Insomnia yang di deritanya semakin parah sejak lima tahun lalu. Semenjak Via meninggalkannya kehidupan Ziga menjadi berantakan. Dia tidak pernah beristirahat dan makan dengan benar. Ziga mengambil wine yang tadi di bawakan oleh Patrick untuknya. Ziga mulai menyesap wine sambil pikirannya melayang membayangkan Via, kenangan saat mereka bersama terlintas di benaknya. Rasa sakit menyerang dada Ziga, sakit akan kerinduannya pada Via. Air matanya pun menetes tak terbendung lagi. Ziga benar benar menyesali perbuatannya dulu pada Via. Dan dia pun terus menangis dalam kesendiriannya.

Di kamar lain Erik tak langsung beristirahat, dia segera melaksanakan perintah Ziga untuk mencari tahu tempat yang biasa di kunjungi Maureen. Erik menghubungi beberapa anak buahnya yang selama ini selalu mengawasi pergerakan Maureen.

"Halo, selamat malam Tuan" sapa orang yang di hubungi oleh Erik.

"Bagaimana, sudah ada informasi terbaru berkaitan dengan Nona Maureen ?" tanya Erik dengan tak sabar.

"Lapor Tuan, setiap dua minggu sekali Nona Maureen selalu mendatangi sebuah toko bunga yang terletak tidak jauh dari Vlatava River" jawab orang yang di hubungi Erik.

"Apa nama toko bunganya?" tanya Erik lagi.

"AIZEL flowers Tuan" jawab orang tersebut.

"Baiklah, terima kasih" balas Erik kemudian dia pun segera menutup panggilan telponnya.

Keesokan paginya Leea bangun lebih awal dari biasanya. Dia masih harus menyelesaikan pekerjaannya di ZA hotel. Maka dari itu Leea kembali meminta bantuan Mia untuk menjaga kedua buah hatinya. Selesai sarapan dan menyiapkan makanan untuk makan siang putra putrinya, Leea pun segera menuju ZA hotel untuk menyelesaikan pekerjaannya.

Erik menemui Ziga di kamar hotelnya, dia ingin memberitahukan tentang laporan anak buahnya tadi malam.

Sesampainya di kamar Ziga, Erik terkejut dengan keadaan Tuannya. Ziga masih terlihat sedikit mabuk dan juga berantakan. Erik benar benar merasa prihatin melihat hal tersebut. Akhirnya dengan bantuan sup penghilang mabuk yang di pesan Erik, Ziga pun tersadar dari sisa sisa mabuknya semalam.

"Ada yang perlu saya laporkan Tuan" ucap Erik setelah dirasanya Ziga mulai sadar.

"Ehm" sahut Ziga sambil memijit pelipisnya.

"Nona Maureen setiap dua minggu sekali akan mengunjungi sebuah toko bunga yang bernama AIZEL flowers yang terletak tak jauh dari Vlatava River" lapor Erik.

"Toko bunga, siapa yang di temuinya?" tanya Ziga kemudian.

"Kami belum dapat memastikan siapa yang di temui Nona Maureen" jawab Erik.

"Ehm, kalau begitu sekarang kita ke sana" ucap Ziga yang kemudian bersiap siap untuk pergi ke AIZEL flowers.

1
Salma Suku
Apakah Mi Rae bersekongkol dengan seseorang, untuk mengahancurkan rumah tangganya Aiden ama So Ah?
Salma Suku
Kenapa nda ngomong aja So Ah bikin dongkol kyk org bisu...
Salma Suku
Pastilah disetujui udah hamidun😁
Salma Suku
Hadeeeuw, nanti salah paham lagi, Aiden nda jelaskan yg sebenarnya bahwa So Ah yg akan dia nikahi...
Salma Suku
Apakah Mi Rae sepupuan dengan So ah?
Salma Suku
Pasti Delon melihat Aiden dan So ah berciuman makanya dia jatuh sampai kepalanya berdarah...
Salma Suku
Thor, Aiden akan bertemu dengan si gadis kecil yg punya gantungan...
Salma Suku
Thor tinggal tunggu So ah hamil, karena mlm pns di lobang😁
Salma Suku
Tempat uhuy2nya nda cocok thor masa ditempat seperti itu😁pasti hamil lagi setelah ini...
Salma Suku
Aiden jgn ngomong begitu, biasanya nanti akan terjangkit kau akan menikah muda jg...
Salma Suku
Thor apakah Mika anaknya Demyan?
Salma Suku
Waktu fello ama Jesi ambil Fabian sebagai anak angkat barang kali seumuran dengan Zeline...
Salma Suku
Kalo aku sih visualnya Aiden kurang pas...
Salma Suku
Woow bakal seruuu...
Salma Suku
Astaga Juan...tapi aku salut padamu demi kebahagiaan kakakmu👍👍
Salma Suku
Untung aja Louis gerak cpt untuk menelpon ama Zeline...
Salma Suku
Cinta yg tulus dan pengorbananmu semoga berbuah manis...
Salma Suku
Apakah itu Sera?
Salma Suku
Thor suka banget bikin org jantungan😁
Salma Suku
Via, hamil anak ke 3
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!