NovelToon NovelToon
PEMBALASAN

PEMBALASAN

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / TimeTravel / Supernatural / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:553.7k
Nilai: 4.6
Nama Author: Nor Laila Rahmah Wati

Season 2

Novel ini kelanjutan dari novel yang berjudul 'Berpindah ke tubuh gadis polos' disarankan baca yang season dulu, ahr paham asal usul dari pemerannya.

Di season 2 ini bercerita tentang seorang gadis bangsawan bernama Yu Xia dari keluarga Perdana Menteri Yu di kekaisaran Hua. Dinasti yang mana tak ada tercatat dalam sejarah di negara manapun.

Karena ini karangan author hehe. Abaikan.

Meskipun anak dari Perdana Menteri Yu bersama istri sahnya, tapi kehidupan Yu Xia jauh dari kata layak, karena dia selalu mendapat siksaan, hinaan, cemoohan dan sebagainya. Dia memiliki seorang kakak yang sangat menyayanginya bernama Yu Tian Mo. Tapi karena dia di kirim ke akademi membuatnya tidak tahu jika adik kesayangannya sedang meregang nyawa akibat siksaan dari para saudara dan saudari serta selir ayahnya.

Bagaimana kisah kehidupan Yu Xia yang jiwanya di gantikan oleh Dea dari zaman modern....

Ikuti ceritanya ya...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nor Laila Rahmah Wati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

2.7

Mereka sampai di bangunan lusuh, jelek, gelap, dan berdebu.

"Selama ini kau tinggal di sini?" Yu Tian Mo.

"Ya," Kreatt, Yu Xia membuka pintu dan masuk menyalakan lilin sebagai satu-satu nya penerangan. "Duduklah dimanapun kakak mau,"

Yu Tian Mo belum masuk dia hanya berdiri di ambang pintu melihat ke sekeliling ruangan kecil itu.

"Masuklah kenapa berdiri di sana. Apakah...kakak tidak nyaman berada di sini?"

"Bukan begitu, hanya saja.... Apakah kau selalu tahan berada di tempat kecil dan kumuh ini?"

"Ya tahan tak tahan aku harus tahan, karena kalau tidak tinggal di sini di mana lagi, toh jika aku mengeluh akan...," Yu Xia tak melanjutkan ucapannya.

"Akan apa?" tanya Yu Tian Mo serius.

"Ahhh, tidak akan apa-apa," elak Yu Xia. "Ya kali aku bilang segala penderitaan Yu Xia asli kepada kakaknya, biar kakaknya sendiri yang nyari tahu, aku malas menceritakannya,"

"Katakan yang sejujurnya," pinta Yu Tian Mo, berjalan mendekati Yu Xia yang duduk di jendela.

"Kalau kakak Tian ingin tahu, kakak Tian bisa cari tahu sendiri. Lebih baik kakak cepat kembali ke kamar kakak. Kakak pasti lelah bukan karena perjalanan jauh. Dan lagi pula besok kita harus bangun pagi untuk pergi ke perjamuan istana,"

Yu Tian Mo tampak tak puas dengan jawaban Yu Xia, tapi bisa dia lihat jika kehidupan adiknya selama mereka terpisah sangat jauh dari hidupnya yang dikelilingi orang yang menyayangi dan harta berlimpah. Di mata Yu Tian Mo pun tubuh anak. perempuan 13 tahun tidak terlihat dari tubuh adiknya itu karena bukan mirip anak perempuan berumur 13 tahun melainkan seperti anak perempuan berumur 10 atau 11 tahun, karena tubuhnya yang kecil, kurus yang jika di pegang hanya terasa tulang saja.

Dia sangat marah melihat keadaan adik yang harusnya di jaganya dengan segenap jiwa menjadi seperti ini, dia tak menyangka jika keluarga nya akan memeperlakukan adiknya dengan buruk. Dalam pikirannya setidaknya ayahnya dapat melihat keadaan anaknya seperti ini, atau apakah dia mengabaikannya?

Bergelut dengan pikirannya, tak mendapat jawaban apa pun dan dia bertekad untuk mencari tahu segalanya, sebelum dia kembali ke akademi.

Dia sudah berjanji pada ibunya bahwa akan menjaga dan melindungi adiknya, tapi karena kecerdasannya dia lupa dengan janji itu dan membiarkan adiknya menderita sendirian di rumah.

Dia berjanji dalam hati tidak akan menguranginya lagi dan jika bisa dia akan membawa pergi adiknya itu jika terbukti seluruh keluarga nya meprlakukannya dengan kasar, khususnya ayahnya.

"Baiklah aku akan kembali ke kamarku, kau istirahatlah lebih awal, besok aku akan menjemputmu untuk pergi ke perjamuan istana," berbalik pergi tapi terhenti saat Yu Xia berkata.

"Tidak perlu menjemputku, kita bisa bertemu di gerbang depan saja,"

"Kenapa? Apakah kau tak ingin kakakmu ini memperhatikanmu?"

"Bukan seperti itu, hanya saja... terdiam dan bergumam dalam hati 'hanya saja seharusnya kau memperhatikan adik mu yang asli, tapi itu sudah terlambat dan karena aku juga merupakan kakakmu dulu jadi tak masalah bukan jika aku yang mendapatkan perhatian ini, Yu Xia maaf dan terimakasih'... Tidak apa, baiklah terserah kakak Tian mau menjemputku,"

"Baiklah besok akan ku jemput," setelah mengatakan itu Yu Tian Mo pergi keluar dan menutup pintu.

...

Pagi tiba dan suara ketukan dari pintu terdengar nyaring. Tok tok tok "Xia kecil apakah kau sudah bangun?" Yu Tian Mo.

Ya Xia yang bangun akibat terkejut masih mengumpulkan nyawanya, sesaat kesadarannya mulai kembali Yu Xia berjalan kearah pintu dan membukanya.

"Pagi kakak hoammm emmm," mulut Yu Xia yang menguap lebar di tutup oleh tangan besar Yu Tian Mo. "Ihhh kak apaan," menjauhkan wajahnya dari tangan Yu Tian Mo.

"Apanya yang apaan, masa gadis menguap lebar begitu," tegur Yu Tian Mo.

"Sudah biasa," ucap santai Ya Xia kemudian masuk kedalaman.

"Eh malam tadi kau tak berganti pakaian tidur ya?"

Yu Xia melihat pakaian yang ia kenakan. "Oh ini, memang begitu aku, karena aku tidak punya pakaian tidur. Ini pun pakaian yang barumu beri kemarin. Biasanya aku akan memakai pakaian yang sama setiap hari, apakah itu aneh," ucap Yu Xia yang berusaha polos tapi tidak terlihat polos lebih terlihat acuh. "Ah kakak sudah rapi ya, aku belum siap-siap nih,"

Terlihat Yu Tian Mo menahan marah dengan mengepalkan tangannya. "Bersiaplah terlebih dulu dan aku akan menunggu di sini. Oh ya apakah memiliki pakaian untuk pergi ke perjamuan istana?"

"Ada, ini," Yu Xia menunjukkan bajunya.

"Banguslah, tapi ini kenapa seperti di jahit kembali?" ucap Yu Tian Mo yang melihat benang dengan jarum. Itu Yu Xia kelupaan motongnya.

"A ah itu kemarin aku perbaiki karena pakaiannya terlalu terbuka," gugup Yu Xia.

Dia pun bingung setiap dekat dengan kakaknya yang dulunya itu adiknya merasa gugup. Apakah karena dia lebih tua dan dirinya lebih muda, mungkin begitu, pikir Yu Xia.

"Apakah pakaian yang kau gunakan itu juga baru kau perbaiki,"

"Ya,"

"Huhhh, baiklah segeralah bersiap," jelas nafas meneriakkan kemarahan yang menumpuk dalam tubuhnya.

Saat Yu Xia keluar dapat didengar Yu Xia batin Yu Tian Mo yang terdengar sangat marah.

Satu jam berlalu Yu Xia baru selesai dengan mandinya. Memerlukan waktu yang lama untuk menimba air sebelum dia mandi, karena dia melakukan itu sendiri tak ada yang membantu. Tapi bukan Yu Xia jika tak dapat dengan cepat menimba air, karena meskipun tak di timba dia daoat mengambilnya dengan ke kuatana elemennya. Dia lama karena berjalan-jalan dulu.

"Kak, aku siap," panggil Yu Xia sambil membuka pintu dan mendapati Yu Tian Mo bersandar di kepala perasaannya sambil memejamkan matanya.

"Kak kau tidur?" tanya Yu Xia berjalan mendekati peraduannya.

Yu Tian Mo membuka matanya dan tersenyum. "Tidak cuman memejamkan mata,"

"Oh, kalau begitu ayo kita ke gerbang, ku dengar yang lain telah menunggu,"

"Baiklah, tapi apakah kau benar-benar sudah siap?"

"Memang kenapa? Apakah ada yang salah dari penampilanku?"

"Tidak, hanya saja apakah kau tak punya perhiasan satu pun?"

"Tidak," menggeleng pelan. Bukannya tak ada tapi Yu Xia tak ingin menggunakannya, nanti para istri, selir dan anak ayahnya yang lain akan curiga, karena selama ini Yu Xia tak pernah di beri koin untuk belanja, pakaian pun hanya pakaian bekas yang di beri bukan. Lagi pula perhiasan Yu Xia yang berada di cincin ruang bukan milik kediaman Perdana Menteri, itu kepunyaan dia sendiri jadi jika dia memakai perhiasan nanti bisa saja kan di rampas oleh mereka, lebih parahnya lagi bisa-bisa di tuduh mencuri. Meskipun tak masalah jika di tuduh begitu, tapi untuk sekarang dia ingin bersantai dulu sebelum mencari bukti-bukti kejahatan mereka. Setidaknya satu minggu kali ya ini kan sudah 4 hari dia berada di dunia itu dan tinggal 3 hari lagi permainan pembalasan dendam akan di mulai.

...................

Happy Reading

1
Yulianti
membosankan pemeran utama nya terlalu lemah dn tidak tegas
Yulianti
astagfirullah punya ayah biadab bgtu.
terlalu lemah
Ibuk'e Denia
Aq suka dengan ceritamu Thor
Rosalinda Yo_2
keren Thor....👏👏👏🫰🫰🫰🫰
Shinta Dewiana
tugas nova banyak banget enggak abis2 kpn bahagianya..
Shinta Dewiana
memacu aja thor jgn mengendrai..😊
Shinta Dewiana
lanjud
Dhian Jamaluddin
thor cerita xa bagus, lanjut season 3 xa donk
Fatiyah Jie
yvbvl
Nur Azimah
season 3 tajuknya apa
azka aldric Pratama
klo pindah LG jiwanya , harusnya judul ganti "petualangan berpindah jiwa"🤭🤭🤭🤣🤣🤣🤣🤣
azka aldric Pratama
maraton bc'nya 🤣🤣🤣🤣habis dr season 1 langsung ke sini
fatma
apa ya judul season 3 ny?
Wa Ode Indeling
aku suka karyamu thor Ng bertele2
cm typony itu loh thor trll banyak.

semangat thor
Libra itu Aku
Kasian Nova, kembalikan Nova ketubuhnya thor, gitu juga Dea dan Rio, apa mayat mereka ditemukan ma orang lain, ampe sekarang lum dijelaskan ya, 🤗🤗
Libra itu Aku
auto ngakak bacanya, 🤣🤣🤣🤣
masiya@
semagat tor
masiya@
ceritanya kayak mirip di sebala deeeee tu
masiya@
keren autor ceritanya
Rina Nurwaeni
lanjut season 3....jangan lama thorrrr..semangaaaattttt💪💪💪💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!