NovelToon NovelToon
TEMPTATION

TEMPTATION

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / Nikahmuda / Nikahkontrak / Tamat
Popularitas:180.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: Little Peony

Evander Aldebaran, seorang anak konglomerat kaya raya yang memiliki berbagai macam perusahaan dengan beraneka jenis bisnis.

Evander dipercaya mengemban tugas istimewa sebagai Wakil Presiden Direktur dari Aludra Entertaiment yang merupakan perusahaan agency artis.

Namun sayangnya dimasa kepemimpinan Evander justru Aludra mengalami kemunduran dan membuat Ayah Evander meragukan kapabilitas putra tunggalnya itu.

Bahkan banyak anggota direksi yang mengajukan mosi pemecatan bagi Evander yang tidak kompeten itu.

Hingga pada akhirnya Evander dipertemukan dengan seseorang yang mampu membangkitkan keterpurukannya dimasa - masa suram itu.

Sampai pada akhirnya Evander bangkit dan dapat menguasai segalanya, namun harus dengan bayaran yang setimpal.

Bagaimana kisahnya? Dan siapakah orang yang melepaskan Evander dari keterpurukan?

Akan kah Evander mampu melawan segala godaan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Little Peony, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BERNEGOSIASI

    Evander tengah duduk menghadap Ayahnya diruang makan dalam rumah megah yang tampak sepi itu. Tidak seperti hari – hari biasanya, mereka tidak pernah berada dalam rumah yang sama sejak berpulangnya Ibu Evander.

    “ Tidak biasanya kau datang mengunjungi Ayah seperti ini. “ Dengan sinis Tarso mencibir anak laki – laki semata wayangnya itu.

    “ Apakah Ayah tidak senang aku disini? Apakah Ayah belum melihat kinerja ku baru – baru ini? Lihatlah tawaran pekerjaan mulai berdatangan, harga saham kita meningkat drastis. Apakah itu belum cukup buatmu Ayah? “ Evander meletakkan kembali sendok dan garpu yang tadi ia gunakan menangkup makanan diatas piringnya. Kemudian ia menyodorkan beberapa berkas kontrak pekerjaan artisnya dengan beberapa brand, label musik juga beberapa orang penggarap naskah.

    “ Tentu saja Ayah menyadari perkembangan ini, lalu apa yang kau inginkan hingga mau duduk bersama dengan ku dimeja makan ini? “ Suara Ayah Evander masih terdengar seperti cibiran.

    “ Aku bisa memberikan Ayah lebih dari ini, asalkan Ayah meluluskan satu permintaanku ini. “ Tukas Evander.

    “ Give and take? “ Sambung Tarso seraya meraih gelas nya lalu meneguk isinya perlahan.

    “ Tentu saja, Ayah sudah berpuluh – puluh tahun bergelut didunia bisnis. “ Ucap Evander lagi.

    “ Jadi apa maumu? “ Tarso tidak sabar mendengar Evander yang agak berbelit – belit malam itu.

    “ Aku ingin menikah, dengan seseorang yang menjadi pilihanku. “ Evander mengajukan permintaan.

    “ Tsah! Menikah? Memangnya siapa yang akan kau nikahi? Hingga berani sekali kau menjanjikan lebih banyak hal pada ku Evan? Cygnus Group? “ Ayah Evander terdengar sanksi dengan permintaan anaknya itu.

    Evander memandang Ayahnya dengan mata berapi – api, ambisinya selalu membuncah saat melihat pria tampan yang tak lain adalah Ayahnya sendiri itu. Tatapan Evander sedikit dingin dan tajam, ia agak kesal mendengar perkataan Tarso baru saja.

    “ Aku sudah berkali - kali mengatakan jika aku tidak tertarik dengan nya Ayah, lalu sampai kapan Ayah akan meragukan kemampuanku? Lihat saja, setelah aku menikahi perempuan pilihanku Aludra akan semakin membaik. Bukan hanya Aludra Entertaiment tetapi seluruh grup yang berada dibawah naungan Aludra. “ Penuh dengan ambisi Evander berusaha memenangkan pertempuran dengan Ayahnya.

    Sekilas Tarso menatap tajam mata anaknya, hingga pandangan mereka saling beradu. Tampak begitu jelas Evander ingin mengalahkan Ayah yang begitu meremehkan kemampuannya dalam mengelola bisnis.

    “ Siapa perempuan itu? “ Tukas Tarso tanpa mengalihkan tatapannya dari mata Evander.

    “ Dia hanya perempuan biasa,  tapi kali ini aku mohon padamu Ayah. Hanya dia yang bisa membuatku mendapatkan seluruh dunia. “ Dengan tegas Evander berusaha membuat Ayahnya yakin.

    Meski sebenarnya didalam hatinya ia belum tahu dan belum menemukan wanita mana yang dapat ia nikahi dan dapat ia persembahkan pada Astaroth. Ia hanya perlu wanita suci yang dapat ia setubuhi juga yang bersedia melahirkan anak baginya.

    Tarso tampak berfikir sejenak seraya menyendokkan makanan dan memasukkannya kedalam mulutnya. Perlahan ia mengunyah makanannya, kemudian memandang Evander yang malam itu terlihat sangat bersungguh  - sungguh dengan kemauannya.

    “ Baiklah, menikah lah dengan siapapun perempuan yang menjadi pilihanmu. Namun ingat, jika pada kuartal kedua ini kau gagal memenuhi apa yang menjadi targetmu sebaiknya segera tinggalkan mahkota yang sudah kuberikan cuma – cuma padamu. “ Tarso mengancam Evander.

    “ Tenang saja Ayah, aku tidak akan mengecewakanmu kali ini. “ Dengan yakin dan percaya diri Evander menyanggupi perkataan Ayahnya.

    ***

    Lega karena sang Ayah memenuhi permintaannya, Evander segera meninggalkan rumah kediaman yang ditempati oleh Ayahnya itu. Ia kembali ke rumahnya sendiri yang tidak kalah megah dengan rumah itu.

    Setibanya dirumah, ia segera menuju ruangan yang kini telah selesai di dekor oleh seorang design interior. Ruangan berdidinding merah terang, dengan segala perabotan berwarna hitam serta satu buah meja marmer besar tepat berada ditengah ruangan dengan tungku pembakaran dupa dari tembaga. Tempat yang akan ia jadikan sebagai ruang pemujaan untuk Astaroth.

    Ia melenggang menuju meja bar yang ada dalam ruangan itu, meraih sebotol anggur tua dan menuangkan nya kedalam gelas kaca dan menggoyang - goyangkan gelasnya lembut. Perlahan ia mengecap – ngecap minumannya, merasakan kehangatan melewati tenggorokannya.

    Beberapa kali ia mengecek ponselnya barang kali perempuan bernama Agnetha itu menghubunginya. Tetapi masih saja nihil, ia belum menerima pesan maupun panggilan dari wanita yang sudah menjadi targetnya itu.

    “ Sebaiknya kau menerima tawaran itu Agnetha. Kau wanita polos yang bisa menuruti semua keinginanku. “ Ucap Evander seraya memainkan gelas anggur yang ada ditangannya.

    “ Paras mu cantik sikap mu begitu polos, jadi aku sangat berharap kau bersedia menjadi persembahanku untuk Astaroth Agnetha. “ Lagi, Evander tampak menyesap gelas anggurnya seraya bergumam pelan.

    Setelah selesai dengan gelas yang ada ditangannya pria tampan itu terlihat melenggang dari ruangan yang tampak sedikit menyeramkan itu. Ia kembali kedalam kamarnya, menghempaskan tubuh nya diatas tempat tidur berukuran besar.

    Sejenak Evander menatap lekat pada langit – langit yang ada didalam kamarnya, pikirannya mengembara. Tiba – tiba ia merasa sangat senang karena berkat Astaroth apa yang dia inginkan perlahan dapat terwujud.

    “ Ayah, lihatlah sebentar lagi kau pun akan bertekuk lutut padaku. Aku bisa mendapatkan segalanya Ayah. “ Evander bermonolog dengan dirinya sendiri seraya menyentuh liontin yang menggantung pada lehernya.

    Kring.. kring..kring

    Sesaat ponsel Evander berdering dengan cukup nyaring, lelaki tampan itu segera meraih HP yang tidak bergitu jauh dengannya. Sebuah panggilan dari nomor baru yang tidak ia kenali, biasanya lelaki itu akan mengabaikan jika ada nomor baru. Akan tetapi kali ini berbeda, ia berharap itu adalah Agnetha perempuan yang sudah menjadi targetnya.

    “ Halo. “ Sapa Evander singkat saat ia mengangkat panggilan yang sedang masuk.

    “ Selamat malam Tuan Evander, saya Agnetha. “ Suara diseberang terdengar lemah.

    “ Oh Agnetha, katakanlah. Bagaimana keputusanmu? “ Tukas Evander to the point.

    “ Saya bersedia menikah dengan Tuan, tapi Tuan harus menepati janji Tuan untuk membiayai seluruh pengobatan Nenek saya hingga sembuh. “ Dengan cepat Agnetha menyampaikan maksudnya menghubungi Evander malam itu.

    “ Oke, aku kirimkan Jason malam ini padamu untuk menyelesaikan segala proses administrasi pengobatan Nenekmu. Lalu apakah kau yakin kau belum pernah tidur dengan laki – laki lain? “ Tanpa rasa malu Evander mengajukan pertanyaan yang cukup membuat harga diri Agnetha kembali direndahkan.

    “ Saya tidak serendah itu Tuan, untuk menjalani hidup saya saja sudah terlampau sulit. Bagaimana saya bisa berpikir untuk tidur dengan seorang pria? “ Tukas Agnetha dengan sangat sinis.

    “ Oke baiklah, dan satu lagi aku sudah memperingatkan mu cukup panggil namaku Evander. Tunggulah, Jason segera kesana malam ini. “ Evander langsung menutup telpon nya sebelum mendengar apapun dari Agnetha.

    Pria yang sedang dikuasai ambisi itu tampak menyeringai tajam dan merasa cukup puas karena ia tidak perlu kesesusahan lagi menemukan wanita yang dapat ia nikahi dan ia jadikan persembahan bagi Astaroth.

    “ Pilihan yang tepat Agnetha. “ Bisik Evander sesaat setelah ia menghubungi Jason agar lelaki itu segera membereskan urusan pengobatan Nenek Agnetha.

1
Ucy (ig. ucynovel)
baru mampir di sini kak

keren 👍
dyve
agnetha*
dyve
pingsan*
R_armylove ❤❤❤❤
lanjut.... masih penasaran 🤭🥰
Sis Fauzi
Evander ge er tuh
Sis Fauzi
banyak aturan untuk hal yg baik, ya tdk masalah Agnetha 😀
Sis Fauzi
semangat Agnetha
Sis Fauzi
Agnetha sdh jadi isteri Evander, kok masih dibilang gadis tersebut Thor?
A_young
Takdir cinta CEO hadir thor
A_young
takdir cinta CEO hadir
A_young
takdir cinta CEO hadir thor


suka banget sama ceritanya thor ❤️
Sis Fauzi
jangan menyesali pernikahan mu Agnetha 🔥
Sis Fauzi
super protektif Evander, tapi gayanya sok abai sama Agnetha 🔥
Sis Fauzi
udah nyesek, eh gak jadi 😂🔥
Sis Fauzi
cemburu tuh Evander 😂
Sis Fauzi
Evan jangan nakutin ya🔥
Sis Fauzi
mantap Agnetha
Imas Aisha Raya
iih ngeri, thor keidean dari mana py cerita seperti ini, kaya kembali ke jaman film Suzana hihihi
Imas Aisha Raya
ini emang pesugihan ada siluman ular minta wadal( korban), bahaya ini ke syirikan auzubillah
Imas Aisha Raya
visual Jason lebih pas buat jadi Evander thor ....itu mah pendapat ku ☺
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!