NovelToon NovelToon
TAK TERKALAHKAN SETELAH DIUSIR KELUARGA

TAK TERKALAHKAN SETELAH DIUSIR KELUARGA

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Epik Petualangan / Perperangan
Popularitas:2.3k
Nilai: 5
Nama Author: erik riswana

Jiang Hao hanyalah pemuda yang lugu dan polos , jujur dan sedikit konyol , kehidupan sehari harinya seperti kebanyakan pemuda pada umumnya.


Memiliki cita cita keluarga yang bahagia dan keinginan untuk menjadi kaya .



Tapi kehidupan yang di idam idamkan di dalam pikirannya, tidak ada sama sekali.


Tatkala adik kandung yang baru pulang dari dinas militer masuk ke kehidupannya.


Merebut tunangan yang di mana dalam satu minggu akan ia nikahi, serta sikap dan sifat keluarganya yang berubah dengan memutuskan semua hubungan darah termasuk tunangan dan keluarganya.


Juga ia mendapat fitnah keji , sehingga tubuh dan jiwanya hampir mati, namun itu menjadi berkah tersembunyi, darah dan bakat bela dirinya keluar setelah 20 tahun tersegel.



Saat itu juga dunia bela diri kuno terguncang dan nama Jiang Hao menjadi legenda yang di takuti lawan serta kawan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon erik riswana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 7 kekacauan malam pegunungan Jiangshan

Malam semakin larut , di dalam hutan pegunungan Jiangshan suara ledakan yang bergemuruh terdengar bertubi- tubi .

Di mana suara tersebut membuat beberapa ahli tua mulai terbangun dari tidur atau kultivasinya .

Mereka secara bersamaan datang ke arah sumber suara.

Di malam gelap itu , sebanyak 10 ahli beladiri tua yang memiliki aura kuat bermunculan di tepi hutan pegunungan Jiangshan.

Ledakan ..

Gemuruh ..

Para ahli itu berasal dari barat , di mana kota Jiangnan dan kota Chenjing berada di dekatnya.

Mata para ahli tua itu tampak menyala , mencoba melihat apa yang sebenarnya terjadi dengan suara ledakan di pedalaman hutan pegunungan Jiangshan.

Namun mereka tidak melihat orang atau Iblis yang melakukannya , mata mereka hanya melihat kehancuran sebagian kecil hutan yang ada di dekatnya.

" ketua klan Chen apa kabar! Kebetulan kita bertemu, apakah saudara juga mendengar suara ledakan itu ?"

Seorang pria paruh baya menatap ke arah samping kirinya , di mana ketua klan Chen berada .

" ketua klan Song, tentu, kota Chenjing saya berada di dekat tepi hutan pegunungan Jiangshan ini , bagaimana aku tidak mendengarnya !" Kata ketua klan Chen , Chen Taiyi sedikit tidak puas.

" hahahaha jangan marah ketua Chen , marah cepat tua , " ujar Song Dawei , ketua klan Song yang memiliki penampilan tua namun penuh kharismatik.

Keduanya kembali mengalihkan perhatiannya ke arah hutan yang sudah hancur lebur , mereka melihat bahwa ada banyak binatang buas tergeletak tak bernyawa .

" ketua Chen , kita tidak tahu apa yang menyebabkan semua ini terjadi, tapi sia sia bila melihat banyak mayat binatang buas tidak dimanfaatkan " kata Song Dawei dengan pandangan mata berbinar.

Pria paruh baya yang menatap serius ke arah hutan dan binatang buas itu mengangguk pelan .

" benar juga , ayo sebelum yang lainnya menyadari .. !"

Kedua pemimpin klan langsung mengendalikan pedang terbangnya dan bergegas turun ke tempat kejadian.

Di mana keduanya dengan panik memasukan sebanyak mungkin binatang buas yang sudah menjadi mayat.

" hehehe saudara Chen , kita kaya.. !"

" apakah kita akan lanjut lebih dalam ?"

Chen Taiyi mengernyitkan dahinya saat mendengar pertanyaan dari rekannya .

Kepalanya menggeleng pelan " tidak perlu, resiko masuk ke dalam lebih berbahaya , kita berdua tidak tahu apa yang ada di dalam " kata Chen Taiyi serius .

Suasana malam semakin larut , suara gema pertempuran terus terdengar, dan malam itu , malam tanpa tidur bagi para ahli tua yang tinggal di kota dekat pegunungan Jiangshan.

Jauh di dalam hutan, terlihat seorang pemuda yang tampak tidak tahu apa yang harus dilakukannya, matanya merah menyala , bagaikan mata Phoenik Api membakar dunia.

Seluruh pakaiannya memiliki warna merah darah dan langkah kakinya terus berjalan hingga berhenti di tepi jurang yang gelap.

" aku merasakan adanya panggilan untuk datang , dan semua menghilang di sini " gumam Jiang Hao pelan.

Keheningan di tepi jurang dalam berbeda dengan area di sekitarnya, kacau dan suara bisikan mengganggu terdengar sangat kuat .

Jiang Hao berdiri tenang, ia tidak terpengaruh oleh suara suara serangan jiwa yang sudah memasuki tubuhnya.

Ia tidak khawatir dengan kedalaman jiwanya , karena ia sudah mengetahui secara menyeluruh, bahwa dirinya memiliki jiwa dewa kuno yang sangat kuat.

Oleh sebab itu , ia berani melangkah lebih dalam masuk ke hutan yang tidak pernah terjamah oleh tangan manusia.

Dan di depannya, jurang gelap yang memunculkan aura membunuh serta aura iblis sejati yang membuat Jiang Hao harus waspada serta mempersiapkan serangan jiwa yang sudah dia dapatkan dari warisan Kaisar Tyrant Dewa Kuno.

" manusia, sungguh berani datang ke jurang kematian... !"

" apakah kamu mengantarkan mati atau menyampaikan pesan dari dunia luar ?"

Jiang Hao mendongakan wajahnya ke atas dan tubuhnya seketika gemetar tak terhingga.

Yang ia lihat dalam pandangan matanya adalah , sosok manusia yang memiliki empat lengan , satu wajah dan memiliki tiga tanduk di Kepalanya.

Aura yang dimiliki oleh sosok manusia empat lengan itu sangat kuat dan tak terhingga.

Jiang Hao serta merta membungkus dirinya dengan jiwa dewa, agar dirinya tidak diperdaya oleh makhluk berlengan empat itu .

Snip

" kekekeke... percuma manusia menggunakan jiwa dewa, aku Dewa Asura , tidak akan takut dengan hal itu " ucapnya dengan nada yang sangat menakutkan.

Salah satu lengannya menggenggam senjata tajam dan secepat kilat langsung diarahkan kepada Jiang Hao yang ada di bawahnya.

" manusia, kamu mengganggu tidurku, sebagai hukuman, kamu harus reinkarnasi secepatnya !"

Jiang Hao merasakan tekanan tak terhingga datang dari senjata yang diarahkan kepadanya .

Ia mencoba menggerakan kaki atau tangan untuk menghindari serangan secepat cahaya itu.

Namun jiwanya seperti terkunci , tidak bisa bergerak begitu leluasa .

" sigh.. kekuatan apa yang dimiliki oleh Dewa Asura kematian itu !"

" Jiang Hao jangan menyerah... balas dendammu belum dimulai "

Mata Jiang Hao yang berwarna merah menjadi hitam , seluruh tubuhnya muncul garis garis merah yang sangat banyak dan uap berwarna putih mulai menyelimuti seluruh tubuhnya.

" aku tidak merasakan tekanan lagi , apakah segel kedua sudah terlepas " Jiang Hao bersorak dalam hati , matanya yang berwarna hitam begitu menakutkan.

Lebih menakutkan daripada mata Dewa Asura yang ada di atas langit.

Merasa tidak ada tekanan yang datang, Jiang Hao memberanikan diri untuk menatap ke atas dan ia mengambil sebuah batu runcing di dekatnya.

" Dewa Asura, aku ingin tahu apa kekuatanmu !"

Jiang Hao melemparkan batu runcing itu ke arah kepala Dewa Asura yang dilindungi oleh dua tangannya .

Wushhh.

Lemparan batu itu tidak mengenai kepala Dewa Asura, hanya menimbulkan retak pertahanan dari energi merah Dewa Asura.

Jiang Hao merasa itu sia sia , ia berfikir keras bagaimana cara mengalahkan Dewa Asura yang tampak berdiri tenang di atas langit itu .

" baiklah, aku akan membuka jiwa Tyrant Dewa Kuno, siapa tahu bisa menekan jiwa Dewa Asura " gumamnya perlahan memejamkan matanya .

Secara ajaib , tubuhnya mulai melayang dan perlahan seberkas energi berwarna hitam mulai berkumpul di sekeliling tubuhnya.

Adegan tersebut membuat sang Dewa Asura terkejut, matanya yang tajam melihat bahwa ada perubahan yang terjadi pada manusia di bawahnya .

" kenapa aku merasa tertekan, apakah manusia itu memiliki kartu truft.. !"

Duarrrrhhh...

Tiba -Tiba terdengar suara ledakan petir di malam yang cerah , di susul getaran maha dahsyat yang mengguncang seluruh pegunungan Jiangshan.

Malam yang sudah mulai tenang kembali dikejutkan dengan suara ledakan petir dan gemuruh gempa di seluruh pegunungan Jiangshan.

Kota kota yang ada di kawasan Jiangshan, baik itu di kaki pegunungan atau di pedalaman yang sudah menjadi tempat tinggal manusia.

Semua penghuni pegunungan Jiangshan merasa cemas dan khawatir , mereka keluar dari kediaman masing masing , mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi.

Semua pandangan mata tertuju ke arah puncak tertinggi yang tertutup kabut .

Di mana terlihat siluet manusia iblis emas raksasa yang sangat besar, berdiri tenang menatap dunia.

" ya Dewa , Raja Setan Pegunungan Jiangshan... muncul ..!"

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!