NovelToon NovelToon
Li Zie Dan Jenderal Wang, Siasat Di Balik Zirah Besi

Li Zie Dan Jenderal Wang, Siasat Di Balik Zirah Besi

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa Fantasi / Fantasi Wanita / Balas Dendam
Popularitas:9.9k
Nilai: 5
Nama Author: Queen Fitria

Li Zie adalah putri dari seorang Menteri, Li Zie putri bangsawan yang menikah dengan seorang Jenderal yang sangat ia cintai.

Namun saat ia telah sampai ke kediaman Jenderal Wang sebagai pengantin, saat itulah topeng sang Jendral di buka, dan memperlihatkan taringnya.

"Aku menikahi mu hanya untuk membalas dendam atas kematian keluarga ku, " Jendral Wang.

Saat itulah hidupnya berubah drastis, karena suaminya selalu menyiksanya. Namun bukan hanya Li Zie yang tersiksa, Jenderal Wang pun merasa sakit saat harus melihat Li Zie tersiksa.

Perlahan bukti terungkap. Jika menteri Li tidak terlibat dalam pembantaian itu, ia hanya di jadikan kambing hitam.

Orang yang selama ini di anggap penolong oleh Jenderal Wang , adalah pelaku yang sebenarnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Queen Fitria, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 07

Pelayan menatap Li Zie, ia merasa kasihan pada wanita muda di hadapannya, pelayan yakin jika Li Zie memiliki hati yang mulia, dan sangat pantas menjadi Nyonya Wang. "Nona, saya sangat paham dengan maksud Nona, saya akan mendukung keputusan Nona."

"Bagai mana jika aku kembali ke kediaman ku? untuk selamanya? " ujar Li Zie pada pelayan, Li Zie menerawang jauh memikirkan nasibnya.

"Semua keputusan ada pada Nona. Tapi jika saya boleh bicara, reputasi Nona akan buruk jika semua orang tahu tentang Nona dan Jendral, lalu keluarga Nona juga akan kena imbasnya juga, " ujar pelayan memberanikan diri.

Li Zie memandangi pelayan di hadapannya, yang terlihat cukup pintar, ia benar. Jika Li Zie kembali dan menceritakan semuanya pada keluarganya, mungkin ayah dan keluarganya akan menerimanya kembali. Tapi bagai mana dengan reputasi ayahnya, yang sebagai seorang Menteri, Li Zie pun kembali berkata, "Lalu aku harus bagai mana?"

"Nona, saya yakin Nona orang yang sangat cerdas, bahkan nama Nona cukup populer di negara kita," ujar pelayan tersebut.

Li Zie tertawa kecil mendengar pujian dari pelayan di hadapannya, "Cerdas?! tapi Aku justru tak bisa berpikir apa-apa sekarang."

"Setelah sampai ke kediaman ini, Nona belum makan sama sekali, cobalah Nona makan terlebih dahulu, saya yakin Nona tidak ingin membuat kelurga Nona merasa khawatir dengan keadaan Nona yang seperti ini," ujar pelayan berusaha membujuk.

Li Zie terdiam sesaat, ia jadi teringat ayahnya yang sangat menyayanginya, begitu juga dengan ibu dan kedua kakaknya. Apakah pantas ia kembali esok dengan memperlihatkan nasibnya yang malang.

Ayah dan kedua kakaknya pasti akan sangat dendam pada Jenderal Wang, sedangkan hatinya masih begitu menyayangi pria yang tiba-tiba saja berubah itu. Ia tidak mau jika ada pertarungan di antara orang-orang yang ia cintai.

Li Zie menatap pelayan, "Bantu Aku," pintanya pada pelayan.

Dengan sigap pelayan membantu memapah tubuh Li Zie yang lemah tak bertenaga. Pelayan juga merasa senang saat melihat semangat di wajah Nonanya yang lemah.

Li Zie telah menyelesaikan makan, ia duduk sambil menunggu tubuhnya bertenaga, "Pelayan, di mana Jenderal Wang? " setelah mengatakan hal itu, Li Zie merasa khawatir jika pelayan mengatakan Jenderal Wang bersama dengan wanita itu.

Pelayan terlihat berpikir sejenak, "Mungkin berada di ruang kerja, Nona," ujarnya kurang yakin.

"Apa bersama dengan wanita itu? " ujar Li Zie, pertanyaan yang menyakitkan hatinya.

"Sepertinya tidak, Nona. Jenderal Wang tidak suka ada orang lain masuk ke ruang kerjannya," ujar pelayan tersebut, ia sudah lama menjadi budak di kediaman Wang, selama ini ia mendengar jika yang boleh masuk hanya orang kepercayaannya saja, dan kepala pelayan .

"Bagai mana dengan wanita itu? " ujar Li Zie rasa cemburu merayap di hatinya saat teringat, jika suaminya menggendong Xi Duan di hadapannya.

.

Kediaman utama.

Ruang kerja

Jenderal Wang sedang mengerjakan beberapa pekerjaan, ia baru saja kembali beberapa saat lalu dari luar, suara perdebatan di luar mengganggu konsentrasinya, Jenderal Wang Jun berdiri dengan kasar lalu berjalan kearah pintu dengan penuh amarah.

Jenderal Wang Jun membuka pintu, dan terlihatlah penjaga pintu sedang menghalangi Li Zie.

Tatapannya yang tajam, membuat kedua orang tersebut berhenti berdebat, Li Zie tersenyum manis pada Jenderal Wang, "Kakak Wang," lalu sedikit berlari ke arah Jenderal Wang, "Penjaga melarang ku untuk masuk," ujarnya dengan manja.

Jenderal Wang menatap tajam tangan Li Zie yang melingkar di tangannya, namun Li Zie seakan tidak takut dengan mata tajam Jenderal Wang.

"Kakak Wang, Aku ingin bicara denganmu," ujar Li Zie sambil melirik ke dalam ruang kerja yang pintunya hampir tertutup.

"Apa yang ingin kau bicarakan?Aku sedang sibuk," ujar Jenderal Wang dingin.

Hati Li Zie terasa pedih mendengar nada bicara suaminya, namun gadis cantik itu sudah bertekad.

"Besok... besok adalah hari ke tiga kita menikah, dan kita harus kembali ke kediaman ke gadisan ku, jadi Kakak Wang harus menemaniku," ujar Li Zie dengan senyum manisnya.

"Apa peduli ku?! " ketus Jenderal Wang Jun, lalu pergi masuk meninggalkan Li Zie.

Li Zie menyingkirkan rasa takutnya, ia dengan cepat berjalan mengekori Jenderal Wang Jun."

"Nona! " teriak Ja Ang, saat melihat Li Zie yang berani masuk ke ruang kerja Tuannya.

Ja Ang berusaha menghalangi Li Zie dengan merentangkan tangannya, "Nona, jangan gegabah, siapapun tidak ada yang Jenderal ijinkan masuk," ujarnya dengan tegas.

Li Zie tidak peduli, ia melihat sekeliling ruang kerja Jenderal Wang, yang ternyata tidak ada Xi Duan, hati Li Zie merasa tenang. Li Zie melihat Jenderal Wang yang kembali membuka berkas, Li Zie sedikit mengintip, karena di halangi oleh Ja Ang orang kepercayaan Jenderal Wang Jun, yang tubuhnya tinggi dan cukup gagah.

"Nona, silahkan kembali!" ujar Ja Ang dengan tegas, hingga Li Zie terdiam sesaat, apalagi Jenderal Wang Jun seakan tak melihat keberadaannya.

1
why channel
lanjut .. semakin seru ceritanya..
Freya
Tetap semangat, dan sukses selalu🥰🥰
Freya
bagus ceritane kok sepi yo
why channel
semangat kak, ditunggu up nya..💪
Ai
suka suka sama jisu dan jiyu.. pelayan yg cerdas👍lie zie beruntung punya mereka berdua
Yin hua
semangat dabel up kk Thor😉
Fitria: siap ,Kak 😄
total 1 replies
Yin hua
wah seru nih🤣🤣🤣
Yin hua
mau ngadu malah gak bisa🤣🤣🤣🤣🤣
Freya: 💪 💪 💪
total 1 replies
Yin hua
parah Lu ya😭😭😭😭
Yin hua
tetap semangat 💪
Yin hua
💪💪💪💪💪
Yin hua
Karyamu keren kak author😍😍😍, semangat berkarya sukses selalu ya💪💪💪💪
Fitria: Terimakasih kak
total 1 replies
Fitria
pengalaman ya, kak🤭🤭🤭
Fitria
Terimakasih sudah mampir kak
Yin hua
terlalu baik memang selalu di manfaatkan 😭😭😭😭
Yin hua
ayo jenderal kmu harus bisa melindungi istri mu dari wanita ular itu
Yin hua
mencurigakn
Yin hua
suka Aku ceritanya
Yin hua
wajar sih ya ,kan kiduan adik sepupunya jadi sangat wajar kalo jenderal menyanginya
Yin hua
Para penjaga justru berbohong pada jenderal wang😏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!