Rian adalah seorang CEO muda tampan yang mencoba membuka hatinya untuk Lia istri yg di jodohkan oleh ibunya namun Lia tak dapat membuat Rian jatuh cinta
di sisi lain ada wanita bernama Bella yang selalu tegar meski rumahtangganya penuh dengan kekerasan yg sering di lakukan suaminya Tomi kepada Bella.
Rian yang sudah menutup hati buat Lia tiba-tiba berubah ketika melihat Bella yang begitu riang dan polos.
apakah yang akan terjadi dengan rumah tangga rian?setelah bertemu Bella dan bagaimana sikap Bella?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nur laili, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
7. hidup terus berjalan
kini hari-hari Bella hanya di temani oleh Rian, Ayu dan buk ijah.
Bella bersyukur karna Allah mempertemukan Bella dengan Rian walau hanya sebagai teman. Bella tetap bersyukur karna dia di kelilingi orang-orang baik seperti mereka.
Bella sudah tidak mau ambil pusing dengan urusan Tomi lagi
pagi ini Rian menghubungi tidak bisa datang makan siang di cafe milik Bella karna Rian mengatakan bahwa istrinya Lia sedang sakit
jadi Rian akan mengantarkan Lia ke rumah sakit nanti siang.
mendengar kabar dari Rian seolah dada Bella merasa sesak,Bella merasa sedikit sedih.
("ya Allah kenapa dengan aku ini,mungkinkah aku mulai menyukai mas Rian ")ucap Bella dalam hati.
("tapi apa mungkin,?namun kenapa aku merasa tidak senang mendengar mas Rian mengantarkan Lia,bukannya Lia istrinya")lanjut Bella lagi
akh sudahlah
Bella tak mau berfikir yang tidak-tidak
Bella segera pergi menemui buk Ijah untuk membantu perkerjaan buk Ijah waktu terus berjalan seperti biasa, karna siang ini Rian tak datang menemuinya Bella memutuskan untuk makan siang bersama Ayu sahabatnya itu.
tepat pukul 11 siang Bella menuju rumah sakit tempat dimana sahabatnya berkerja
terlihat seseorang melambaikan tangan ke arah Bella
ya ayu melambaikan tangannya ketika melihat Bella dari kejauhan
Bella segera menghampiri Ayu yang sedang duduk di salah satu tempat duduk di kantin rumah sakit.
mereka segera memesan makanan dan bercerita dengan begitu antusias sesekali mereka tertawa keras sehingga beberapa yang sedang makan siang di kantin rumah sakit menoleh ke arah mereka.
Bella mengeluarkan hpnya ketika mendengar tanda pesan masuk
"kenapa?" Ayu menghentikan makannya menanyakan pesan dari siapa kepada Bella.
"mas Rian"jawab Bella
ayu mulai menanyakan siapa mas Rian itu karna ayu merasa asing dengan nama tersebut
Bella mulai menceritakan awal pertemuan dia dengan Rian
Bella bercerita dengan begitu bersemangat
ayu bisa melihat betul bahwa sahabatnya itu terlihat bahagia
namun ketika Bella bercerita jika Rian memiliki istri, raut wajah Bella berubah masam.
"kau sepertinya bahagia, syukurlah setidaknya kini ada orang dapat membuatmu bahagia selain aku."jawab ayu mendengar cerita Bella seraya menggoda Bella.
mereka terus saja bercanda sampai waktu jam makan siang berakhir.
dan ayu meninggalkan Bella karna ada jadwal operasi.
Bella berjalan meninggalkan rumah sakit tempat ayu berkerja.
Bella berjalan kaki menyusuri trotoar menuju halte bus terdekat.
****
Lia sudah selesai melakukan pemeriksaan di temani oleh Rian
dokter Dicky mengatakan Lia terkena infeksi saluran pencernaan.
namun tidak perlu khawatir karna itu bukan hal yang serius.
begitu Dicky menjelaskan kepada Rian
namun Rian hanya mengangguk sambil terus melihat hpnya
Dicky tau persis sikap Rian berbeda saat mengantarkan Bella kesana
Dicky mulai menyadari ada yg berubah dari temannya itu.
setelah mendapatkan obat untuk Lia
mereka berdua pergi meninggalkan rumah sakit
dalam perjalanan pulang tak satu di anatara mereka yang berbicara.
Lia sibuk membalas chat dari teman-temannya,
lagi-lagi Lia tak memperdulikan Rian
"Rian AQ turun d restauran x saja ,aku sudah ada janji dengan teman-temanku"ucap Lia masih dengan jari mengetik di layar hpnya
"bukannya kau mendengar tadi bahwa Dicky menyuruhmu istirahat"jawab Rian
"sudahlah ini buak hal yang serius lagian aku sudah mendapatkan obat pasti sebentar lagi aku akan sembuh."jawab Lia sambil mencium pipi Rian yang sedang mengemudi di sampingnya.
kini Lia sudah turun dari mobil Rian dan memasuki area restauran x
Rian segera meninggalkan Lia.
lagi-lagi Rian harus kecewa dengan sikap Lia
**
waktu berjalan seperti biasa kini sudah pukul 10malam
Bella menikmati camilan yang ada di sampingnya seraya melihat drama Korea favoritnya.
namun suara bel pintu rumahnya berbunyi membuyarkan konsentrasi nya
Bella melihat arah jam
Bella berfikir siapa yang datang malam-malam begini
Bella mematikan televisi dan pergi menuju kamarnya Bella tak membuka pintu karna Bella takut ada org jahat yang datang
namun kini hpnya berbunyi
dia melihat Rian menelfon nya
"ya"jawab Bella pelan seperti berbisik Bella takut orang di luar atau tentang keberadaan nya
"buka pintu AQ d depan rumahmu" jawab Rian.
begitu tau yang datang adalah Rian rasa takut Bella seketika menghilang
Bella berlari menuju arah pintu dan di bukanya pintu itu
"masuk"kata Bella ketika membuka pintu.
Rian segera masuk dan duduk d ruang tamu.
Bella pergi kebelakang membuatkan minum untuk Rian
tidak begitu lama Bella sudah datang membawa teh hangat untuk Rian
"kau sedang apa tadi kenapa lama sekali membuka pintu?"tanya Rian
bella.menceritakan bahwa dia sedang melihat drama Korea kesukaannya
dan Bella jg menceritakan bahwa dia tadi takut jika yang datang adalah orang jahat.
mendengar cerita Bella Rian tertawa geli melihat tingkah Bella
namun Bella merasa kesal karna Rin menertawakan ketakutannya.
menyadari Bella sedang cemberut
Rian mulai menggoda Bella
dan kini mereka bercanda seperti anak kecil.
tiba-tiba Rian mendekat, rain memegang dagu Bella belum sempat Bella mudur namun bibir Rian sudah menyentuh bibir Bella
Bella berusaha mendorong tubuh Rian namun sia-sia.
Rian malah ******* bibir Bella semakin dalam
namun tanpa di sadari Bella menikmati ciuman Rian, sesekali Bella membalas lumayan bibir Rian
Rian melepaskan ciumannya ketika Bella sudah kehabisan nafas,
kini muka Bella menjadi merah.
"maaf" ucap Rian
Bella hanya berdiam.rian menggenggam tangan Bella
"Bella bolehkah aku mencintaimu?"ucap Rian seraya menggenggam tangan Bella
mendengar ucapan Rian darah Bella seakan berjalan tak beraturan.
namun seakan bibir Bella kaku, Bella tak seakan tak dapat berbicara
"Bella tolong jawab aku,jika kau mau katakan sekarang jika tidak katakan sekarang juga.aku tidak mau menunggu,jika memang kau tidak mau aku tidak akan mengganggumu lagi mulai detik ini."ucap Rian
Bella merasa bingung harus berkata apa
jika dia menolak
Bella tau persis kini dia mulai menyukai Rian
Bella tak ingin Rian meninggalkannya seperti Tomi meninggalkannya.
namun jika dia menerima tawaran Rian.
Bella tau jika Rian memiliki istri dan diapun masih berstatus istri Tomi.
meski Tomi sudah tak menghubunginya lagi
"bagaimana bel?"ucap Rian membubarkan lamunan Bella
Bella pun mengangguk tanda mengiyakan tawaran Rian
seketika melihat Bella mengangguk Rian langsung mencium bibir Bella lagi
kini ciuman itu terjadi begitu lama
mereka berdua dekan pasangan yang sudah lama tidak bertemu
Rian mencium bibir Bella dengan lembut penuh kasih dan cinta
Bella merasakan hal berbeda ketika dia berciuman dengan Tomi
namun ciuman milik Rian terasa hangat dan nyaman.
akhirnya hari ini berakhir Bella ambruk di atas sofa
dan Rian sudah pulang kerumahnya.
****
pagi hari datang, matahari sudah mulai memanaskan bumi.
wajah Rian pagi ini nampak begitu bahagia
sekitar pukul 6 pagi Rian sudah meninggalkan rumahnya.
Rian tidak berpamitan kepada Lia Karena memang Lia tidak pulang semalaman.
Rian melajukan mobilnya menuju rumah milik Bella.
kling suara handphone Bella berbunyi tanda pesan masuk
"saya akan menjemputmu jadi bersiaplah,"isi pesan yang di tuliskan Rian kepada Bella
setelah membaca pesan dari Rian
Bella segera beranjak dari tempat tidurnya dan pergi menuju kamar mandi sekitar 30 menit Bella sudah selesai dengan aktivitas mandinya Bella mulai memilih beberapa pakaian untuk dia kenakan Bella tidak mau hari ini terlihat jelek di depan Ryan
Bella tersenyum sendiri di depan cermin
"kenapa aku ini seperti ABG saja"ucap Bella sendiri
kini Bella sedikit memberi riasan pada wajahnya untuk menutupi mata panda. karena memang semalam Bella tidak dapat tidur
Bella baru mulai memejamkan matanya sekitar jam 3dini hari.
tiba-tiba terdengar suara bel pintu rumah berbunyi
Bella segera turun untuk membuka pintu karna Rian sudah sampai
setelah membuka pintu Rian dan Bella segera pergi menuju sebuah restauran untuk sarapan pagi.
sesampainya di restauran x Rian segera memesan 1 sandwich
"kenapa hanya satu" tanya Bella
namun Rian tak menjawab pertanyaan Bella
"kau hari ini memakai riasan di wajahmu"ucap Rian
Bella merasa malu dengan perkataan Rian wajahnya seketika langsung memerah
Bella malu karna dia takut Rian berfikir kalau dia bersolek untuk Rian
"akh memalukan saja" ucap Bella dalam hatinya
"kau tak perlu merias diri seperti itu, aku menyukai mu Yang apa adanya" lanjut Rian
"hmm",jawab Bella menahan rasa malunya
tak lama kemudian pesanan sudah datang
Rian segera menggigit sandwich yang sudah dia pesan
namun Bella hanya berdiam sambil cemberut
karena memang Rian hanya memesan satu sandwich
"kenapa dia mengajakku kesini jika hanya untuk melihatnya makan huft,mengganggu tidurku saja,lebih baik kan aku tidur mana masih ngantuk lagi"guman Bella dalam hatinya cemberut
Rian menyodorkan sandwich yang sudah dia gigit ke depan mulut Bella
namun Bella tak bereaksi hanya melihat ke arah Rian
melihat Bella diam saya Rian menatap Bella
tatapan itu seolah memerintah Bella untuk menggigit bekas gigitan Rian
Bella segera membuka mulutnya dan menggigit sandwich dari tangan Rian
Rian tersenyum melihat tingkah Bella
setelah mengigit sandwich kini Rian yang menggigit bekas Bella dan begitu seterusnya sampai sandwich habis.
setelah selesai dengan acara sarapan Bella dan Rian pergi meninggalkan restauran tersebut kini Rian pergi mengantarkan Bella menuju cafe
tak lama kemudian Bella sudah sampai di depan cafe miliknya
"terimakasih mas"ucap Bella sambil membuka sabuk pengaman.
namun belum selesai Bella membuka sabuk pengamannya
Rian sudah mengecup pipi Bella dengan lembut.
Bella terkejut dengan sikap Rian
"Kau jadi turun atau mau aku cium lagi"goda Rian saat melihat Bella diam tertegun.
mendengar itu Bella segera turun dan mengambil langkah cepat menuju cafe miliknya.
Rian tersenyum kecil melihat tingkah kekasih gelapnya itu.
****
sekertaris Han melihat wajah tuanya begitu berseri pagi ini namun Han tidak berani bertanya mengapa
Han hanya menjelaskan jadwal Rian hari ini
mungkin karena suasana hati Rian yang baik saat ini sehingga semua meeting dapat selesai lebih cepat dari yang di perkirakan.
setelah selesai dengan beberapa meeting Rian mengambil handphonenya dan menghubungi seseorang .
seketika Rian yang terkenal dingin berubah menjadi sosok yang hangat.
melihat perubahan sifat bosnya Han mulai mengerti bahwa tuannya sedang jatuh cinta.
namun Han tak berani berfikir sejauh itu.
tak terasa waktu sudah menunjukan jam makan siang.
Rian hendak pergi meninggalkan ruangan kerjanya dan menemui Bella untuk makan siang bersama
namun langkah Rian terhenti ketika Lia datang ke kantornya
"sayang, aku bawakan kamu beberapa makanan kesukaan mu," ucap Lia seraya membuka makanan yang telah dia bawakan.
Lia mulai menyendok makanan Rian dan menyuapi Rian
namun Rian menolak, Rian memilih memakan makanannya sendiri
"biar aku saja" jawab Rian sambil mengambil sendok di tangan Lia
"maafkan aku sayang,karna tak ijin jika semalam Aku tidak pulang",ucap Lia sambil berusaha menggoda Rian
"hmmm"jawab Rian tanpa memperhatikan Lia.
Rian merasa percuma marah karna Lia tak akan pernah mendengarkan ucapan Rian
Lia selalu melakukan apa yang ingin dia lakukan, meski Rian sudah melarangnya.
kini di pikiran Rian hanya ada Bella kekasih gelapnya itu
Rian mulai cemas karna Lia tak segera pergi meninggalkan kantornya.
padahal Rian sudah mengatakan kepada Bella bahwa mereka akan makan siang bersama.
"drt .....drt.....drt....."getar suara handphone milik Rian tanda ada panggilan masuk
namun Rian tak mengangkat panggilan tersebut karna ada Lia
ya Bella yang menelpon Rian saat itu
namun lagi-lagi handphone milik Rian bergetar.
kali ini Rian mengangkat panggilan tersebut karna Rian tak mau Bella gelisah menunggunya
"hallo mas kau jadi kesini bukan?"tanya Bella dari sebrang sana ketika panggilannya mendapat jawaban dari Rian
"maaf saya saat ini sedang makan siang dengan istri saya"jawab Rian dan segera memutuskan panggilan Bella
****
mendengar ucapan Rian air mata Bella mulai menetes.
dia merasa bodoh karna menunggu seseorang yang sudah memiliki istri.
"bukannya aku harus menyadari bahwa ini akan terjadi, bukannya aku memang hanya wanita pengganti saat mbk nia tidak ada,harusnya aku tidak perlu merasa sakit seperti ini,Karana memang dari awal aku tau mas Rian memiliki istri,bodohnya aku menjalin hubungan yang tak memiliki masa depan,kenapa setelah aku gagal dengan Tomi,aku malah salah memilih hubungan ini"ucap Bella dalam hati sambil terus menangis.
"kau adalah darahku
kau adalah jantungku
kau adalah hidupku
lengkapi diriku oh sayangku kau begitu
sempurna" terdengar lagu milik Andra and the black Bone menandakan ada panggilan masuk di handphone milik Bella
Bella melihat layar handphone miliknya
di lihatnya Rian yang menghubungi
namun Bella tak membalas panggilan tersebut
tapi Rian terus saja mencoba menghubungi Bella lagi
namun Bella dengan sengaja tidak menjawab dan mematikan ponselnya.
Bella beranjak dari tempat duduknya dan meninggalkan cafe tanpa berpamitan kepada buk Ijah
Bella melihat jam makan siang sudah berakhir.
tidak mungkin baginya untuk menemui Ayu
karna pasti ayu sedang sibuk dengan pasiennya saat ini.
Bella terus saja berjalan menyusuri trotoar jalan hingga sampai dia di sebuah halte bus
dia duduk sambil menunggu bus datang
meski tak tau arah tujuannya kemana.
Bella sudah berada di dalam bus
disandarkan kepalanya. di kaca pinggir bus.
pandangan Bella menerawang jauh .
Bella menutup matanya hingga dia terlelap di dalam bus.
pr kl d tinggal suami nya sdh 100 pun ttp dia msh istri sah sang suami...kl mau nikah lg urus dl surat percersian nya dgn 3 x sidang dlm 3x pihat lk2 tdk datang mk danggap gaib saat sidang k 3 itulh pihak hakim memutuskn bhwa mrk sdh sah bercerai...stlh itu br menunggu ms idah slm 3 bln 10 hr u lbh meyakin kn lbh bagus nya 4 bln br bs menikah dgn lk2 lain....jk blm bercerai n blm ada kt talak dr suami atau dlm ms idaj ada yg meminang n menikah mk jatuh nya haram jk mereka melakukn hubungan suami istri mk jinah...sampai brp lm pernihan mrk...itu akn terjadi sampai 7 turunan dosa jinah nya n anak2 tdk blh d nasabkn / d walikn ats nm ayah nya hrs nm ibu nya....yg kt tau crt novel iti spt crt nyata yg mencetitakn kehidupan sebuah klg / lmsyarakat lingkungan shri....jk si pembaca tak bs menyaring crt spt ini mrk mengngangap ini sah2 sj kl itu terjdi athor yg iut menanggung dosa mrk krn ator memberiln pandann yg slh dlm crt bela n rian
si Bella udah tau sering dijahati amazing Lia masih aja mau dibaik2i.
mana Ada manusia kyak gitu Thor.. 🤦♀
aneh....
kacau ini novel....
coba di cek LG pengetikan nya.. Mira buka. nya SDH meninggal..
yg teliti Thor..
pabaliut ini mah..