NovelToon NovelToon
CEO Mantan Suamiku

CEO Mantan Suamiku

Status: tamat
Genre:Cerai / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Karir / Percintaan Konglomerat / Bullying di Tempat Kerja / Cintapertama / Tamat
Popularitas:21.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: Rai Li

Isabella, seorang wanita yang dihadapkan pada perceraian mendalam dengan suaminya—Justin, merasakan pukulan takdir yang lebih kuat saat perusahaan keluarganya mengalami kebangkrutan. Sementara itu, menghilangnya Mama, Papa, dan Kakaknya secara tiba-tiba membuat Isabella terjebak dalam kebingungan dan rasa kehilangan yang mendalam.

Setelah beberapa tahun tinggal di luar negeri, Isabella kembali ke negaranya dengan harapan baru. Namun, takdir mempertemukannya kembali dengan mantan suaminya—Justin. Pertemuan ini memicu pertanyaan sulit: Akankah mereka berdua mampu melihat melampaui masa lalu mereka yang penuh dengan perasaan yang tidak selesai?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rai Li, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 7

5 tahun berlalu.

Seorang wanita terlihat tengah memasak di dapur dengan jari-jemarinya yang begitu lihai saat menggunakan peralatan masak. Dia sedang membuat sarapan untuk dirinya, adiknya, dan putranya.

Ternyata masih ada 1 orang yang selamat dari tragedi yang menimpa keluarga Oswald. Dia tidak lain adalah Leonardo Oswald atau yang kerap di panggil dengan sapaan Leon. Pria kecil itu kini telah menginjak usia 11 tahun dan duduk di bangku kelas 6 sekolah dasar.

Bukan hanya itu saja, Isabella pun kini sudah menjadi seorang ibu. Ternyata dia sedang mengandung seorang anak saat di ceraikan oleh Justin, dan anak itu bernama David Girald. Nama Girald di ambilnya dari nama sang mantan suaminya yaitu Justin Girald.

David kecil tengah menunggu Isabella di meja makan. Mengetuk-ngetuk sendok-nya ke piring yang ada di atas meja. Menunggu sang mama yang sedari tadi tak kunjung selesai dengan masakannya.

"Mama ... aku sudah lapar, apa masih belum selesai juga?" protes David yang sudah mulai kesal menunggu mamanya itu.

"Kak ... ayo dong cepat, aku mau berangkat sekolah!" protes Leon.

"Sabar sayang, sebentar lagi akan selesai ...!" Isabella berucap setengah berteriak.

Dia mempercepat gerak tangannya karena takut membuat sang putra dan adiknya itu menunggu lebih lama lagi. Setelah masakan itu selesai, Isabella memindahkannya ke atas piring. Kemudian meletakan piring ke meja makan. Mendudukkan diri di salah satu kursi yang masih kosong.

Tanpa pikir panjang David langsung berniat mengambil makanan di atas meja. Namun gerakan tangannya terhenti saat melihat tatapan mata Isabella yang menakutkan. Bocah itu hanya bisa tersenyum malu agar sang mama memalingkan pandangannya. Namun, sedikitpun mata Isabella tak bergeming. David kedip-kedip manja dengan senyum andalannya tapi masih tak berhasil.

"Cuci tangan dulu David." Akhirnya karena pasrah David pun pergi ke dapur untuk mencuci tangannya.

"Kak, pulang sekolah aku menginap di rumah Zen, ya?"

"Lebih baik pulang ke rumah, Leon. Jangan sampai merepotkan orang orang lain seperti itu."

"Apanya yang ngerepotin, Kak? Zen itu sahabat aku, kami sudah kenal sejak sama-sama masih jadi bayi, lagi pula dia juga tidak keberatan, 'kok." Leon mengambil lauk-pauk yang ada di atas meja.

"Bukan itu permasalahannya, Leon. Kalau kamu terus-menerus merepotkan orang lain seperti itu bisa saja mereka risih jadinya." Isabella berusaha menasehati.

"Kakak terlalu banyak nonton drama. Lagipula aku juga sudah biasa 'kok, Papa dan Mamanya juga tidak mempermasalahkannya kehadiran ku."

"Kamu mau menunggu di usir dulu? Bagaimana pun mereka tetap orang asing, jadi pastinya perlakuan mereka bisa berubah kapanpun."

"Ya sudah, berarti tunggu mereka berubah dulu, 'kan? Kakak tidak bisa menilai orang lain hanya dengan 1 pandangan."

Memang ada benarnya, Isabella hanya bisa terdiam. Sepertinya tidak ada guna lagi dia bicara. Melihat sifat keras kepala adiknya itu dia malah teringat pada sifatnya sendiri di masa lalu. Isabella hanya bisa tersenyum kecut memikirkannya. Setelah David mencuci tangannya dan kembali ke tempat duduk, acara makan pagi pun di mulai. Beberapa obrolan mulai terdengar.

"Rasanya seperti mimpi ya, bisa kembali tinggal di negara ini." Isabella masih mengunyah makanan di dalam mulutnya.

"Aku juga merasa begitu, hanya kita berdua saja yang selamat. Itupun karena Kakak sudah tidak tinggal di kediaman keluarga inti dan juga waktu itu menginap di rumah Zen." Leon menanggapi. Entah sudah menjadi kebiasaan atau apa tapi menginap di rumah Zen seperti sudah menjadi rutinitasnya sejak masih kecil.

"Ya, kamu benar. Takdir memang sulit di tebak. Tapi Kakak yakin ... Mama, Papa dan Kakak pasti masih menunggu kita di suatu tempat," kata Isabella dengan suara lirih.

"Tempat yang jauh ..." Leon berucap dan membuat Isabella terdiam untuk beberapa saat. Setelahnya mereka hanya makan saling diam sambil mendengarkan celotehan David yang tiada habisnya.

-

-

-

-

-

***

Catatan Penulis :

Ada kabar gembira buat sobat semua, Visual dari Isabella dan Justin sudah saya upload di Instagram. Buat yang penasaran atau pengen tau bagaimana gambaran wajah mereka yang ada di kepala saya, langsung chek sendiri aja ya, haha-haha.

@Zero_Antoni

\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=

SaLaMnOlNoL (⌐■-■)

1
Parih Tiambun
biasa
Parih Tiambun
biasa
Shifa Burhan
novel ini kan menghadirkan zayn yang, lelaki lain yang tulus mencintai isabella dan zayn diperlakukan baik, ditolak secara halus, perasaan dijaga, dipertemukan dengan wanita lain, bisa peluk isabella dan semua tidak jadi masalah tapi aku lebih jempol dan salut lagi kalau author berani hadirkan juga wanita lain yang tulus mencintai justin, diperlakukan baik2, ditolak dengan halus, pakai peluk juga, perasaan dijaga juga, dan akhir dia diberi juga pria lain untuk bahagia

kalau author berani melakukan itu, aku benar salut pada author
Rina Bae
top
Author_Ay: Permisi

yuk baca kak novelku SUAMIKU 5 MILYAR

BERI LIKE, KOMEN DAN VOTE YA

JANGAN BOOM LIKE
total 1 replies
Sri Mulyati
visualnya dong
Author_Ay: permisi kak

baca juga karya aku (bukan) pernikahan impian karya ayu Andita
jangan lupa like, komen dan rate
total 1 replies
Sastri Dalila
👍
Saidah Aida
aku pernah baca cerita ini cuma gak Ampe tuntas mau ulang lagi penasaran
Khavita Natasha Aprilia
preeeet... ceritanya flop
Isabell Serinah
lanjut lagi plseeee 👍😭
Srintil
agak kecewa sih ending nya tak ada kebahagiaan untuk Risa si thoor
Riri Andini
🤣🤣🤣🤣
adek g da ahlak lah..
Riri Andini
iya ya..ada misteri knpa rissa bertahan disamping isabella.trs siapa sosok misterius yg dikumpai isabella waktu itu,sblm dia bertabrakan badan dg justin di depan kantor??
dan knpa justin punya feeling semacam itu ya??
Zrhy Wahyuni Nur Bilal
huft seperti habis lari maratoon saja thor
Onah Sukaedah
jay sama Risa aja
Ica Ferdi
nyesek eyyy
nevayyyegdgdvg
😀
Nyi Nur
aduh jd dag Dig dug
Anonim
👍🏻👍🏻👍🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻❤️❤️ trimakasi buat nasihatnya 😁😁
💟노르 아스마💟
jadi ghedek bayikk
💟노르 아스마💟
seruuu...menegangkn...pusing krn mengandung tekateki
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!