NovelToon NovelToon
Petualangan Di Dunia Lain Eclipteria

Petualangan Di Dunia Lain Eclipteria

Status: sedang berlangsung
Genre:Epik Petualangan / Dunia Lain / Anak Genius / Fantasi Isekai / Game
Popularitas:25.6k
Nilai: 5
Nama Author: Lon3lySun

Di dunia nyata, Haruki Nakamura adalah seorang jenius siswa SMK yang sering mendapat penghargaan dan juara 1 di sekolah. Namun, hidupnya berubah drastis saat dia menjadi salah satu beta tester untuk game VR terbaru yang sangat dinantikan, Eclipteria. Game ini menarik perhatian banyak orang karena trailer spektakulernya.

Selama tiga bulan beta tes, Haruki mencapai pencapaian luar biasa. Dia adalah satu-satunya yang berhasil mencapai lantai 50 dari 100 lantai yang ada dalam game ini. Namun, dalam menit-menit terakhir beta tes, sesuatu yang tidak terduga terjadi. Ketika dia mengalahkan boss tersembunyi di lantai terakhir, dia mendapatkan sebuah item misterius.

Dia menggunakan item aneh tersebut, tapi tidak terjadi apapun. waktu telah habis, Haruki tidak di logout secara paksa merasa aneh Haruki merasa seolah-olah dia hanyut dalam aliran cahaya yang menyilaukan. Ketika dia membuka mata, dia tiba-tiba berada di dunia yang sepenu berbeda, bukan lagi dalam dunia "Eclipteria" yang dia kenal.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lon3lySun, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 7 : Perjalanan Menuju The Abyssal Spire (2)

Tiba di sumber suara , Lily dan Haruki melihat pemandangan yang

mengejutkan. Seorang Saintess sedang dikejar oleh sekelompok orang yang

tampaknya merupakan kesatria. Saintess itu, terlihat terdesak dan kelelahan.

Lily dan

Haruki merasakan bahwa mereka harus segera bertindak. Dengan sigap, Lily

memimpin kereta kuda mereka mendekati situasi tersebut sambil berteriak,

"Hentikan semua ini!" Suaranya, penuh dengan otoritas, membuat para

kesatria terkejut, dan mereka memutuskan untuk memperlambat langkah mereka.

Haruki

melompat dari kereta kuda dan berdiri di antara Saintess dan para kesatria yang

mengejar. Dengan tenang, dia berkata, "Apa yang terjadi di sini?"

Orang-orang yang mengejar Elina tampak terkejut melihat

kedatangan Haruki yang tiba-tiba. Salah satu dari mereka, yang tampak sebagai

pemimpin kelompok, berbicara dengan sinis. "Ini bukan urusanmu, jadi

pergilah, anak muda. Kami hanya mengejar seorang penjahat."

Elina, yang masih terengah-engah, mencoba menjelaskan, "Mereka

salah paham, saya bukan penjahat. Saya seorang Saintess yang pergi untuk

mengambil tugas dari Kuil Suci."

Haruki

menatap Elina sejenak, lalu menoleh kembali ke orang-orang yang mengejarnya.

"Apakah kalian memiliki bukti bahwa dia benar-benar seorang penjahat?"

Pemimpin

kelompok itu terlihat ragu, dan melihat bahwa Haruki tidak berniat mundur, dia

mulai merasa cemas. Namun, salah satu dari anak buahnya berusaha keras untuk

memprovokasi situasi dengan berteriak, "Kami tidak butuh bukti! Dia pasti

bersalah!"

Lily

melihat situasinya semakin memanas, dan dia siap untuk bertindak jika

diperlukan. Sementara itu, Elina tetap berdiri di tempatnya dengan tatapan

cemas.

“Kalian tau aku tidak ingin membuat kerusuhan dimalam yang indah

seperti ini~” Udara di sekitar tangan Haruki berubah menjadi seperti partikel

partikel logam menciptakan sebuah belati yang cukup tajam.

“Sepertinya harus ada sedikit kekerasan disini.” Lanjut Haruki

dengan nada mengancam.

Merasa terancam para kesatria itu mengeluarkan pedang mereka

dari sarungnya dan bersiap untuk menyerang.

“Kau menantang kami dengan belati kecil seperti itu bocah, sepertinya

kamu sudah siap untuk pergi dari dunia ini.” Ucap pemimpin kelompok sebelum

akhirnya melesat cepat ke arah Haruki.

“Bersiaplah mati bocah!”

Pemimpin itu melayangkan serangannya ke arah Haruki. Haruki

masih dalam posisinya melihat pergerakan musuh yang terlihat lambat,

menyeringai.

Trang...

Senjata mereka beradu menciptakan percikan api, Haruki menahan

serangannya dengan santai. Sedangkan ekspresi pemimpin itu terlihat sangat

berusaha keras.

“Lumayan juga kau bocah!” Teriak pemimpin itu sebelum

melancarkan serangannya yang sangat cepat. Masih dengan wajah datar Haruki

menahan semua serangannya dengan mudah, hanya tangannya saja yang bergerak

sedangakan dia masih berdiri diposisi yang sama.

Trang...

Trang...

Pertarungan itu berlangsung sangat cepat, hingga membuat

hempasan angin, dan membuat tanah hancur yang mana membuat sedikit tabir asap

yang menutupi mereka.

Trang...

Pemimpin itu menghentikan serangannya, karena kelelahan. “hosh..

hosh..” Perlahan tabir asap itu menghilang, Haruki masih berdiri di posisi yang

sama tanpa bergeming sedikitpun.

“Apa kau sudah selesai pak tua?” Tanya Haruki yang merasa bosan

karena dia mengira akan menjadi pertarungan hebat, tapi sepertinya dia

berekspetasi terlalu jauh.

Haruki bergerak sangat cepat dan kini telah berada di depan

pemimpin itu. Pemimpin itu terkejut dan terlambat bertahan.

Zrass..

Serangan Haruki berhasil memotong salah satu tangannya.

“Aargghh.. dasar brengsek kau bocah.” Umpat Pemimpin itu dengan

memegang tangannya yang terpotong, merintih kesakitan.

“Bukankah kau ingin membunuhku pak tua?” Tanpa basa basi Haruki

langsung menebas leher pemimpin itu menggunakan belatinya.

Kepala pemimpin itu menggelinding ke arah para kesatria yang

lain, hal itu membuat para kesatria takut karena pemimpin mereka di kalahkan

semudah itu oleh seorang bocah. Para kesatria berlarian menjauh karena mereka

melihat musuh yang akan dengan mudah membunuh mereka.

“Hei, kalian mau kemana.” Kata Haruki dengan nada kejam,

megarahkan tangan kearah para kesatria yang sedang lari.

“Hell Fire.” Sebuah serangan api hitam yang sangat panas keluar

dan langsung menyambar kearah para kesatria  yang sedang berusaha kabur. Para kesatria itu

hangus tanpa meninggalkan setitik abu.

“Haruki...” Panggil Lily karena merasa khawatir, karena

sebelumnya Haruki belum pernah bertindak sekejam ini pada musuhnya.

Haruki menoleh, cahaya bulan yang tadinya tertutup awan kini

dapat memancarkan cahayanya lagi, menampakan mata Haruki yang merah terlihat

bersinar, sejenak terlihat sangat indah seperti bulan merah tapi semakin lama

memandangnya akan membuat orang yang menatapnya lama seolah akan tenggelam

dalam mimpi buruk.

Haruki yang melihat Lily dengan wajah cemas dan takut, akhirnya

tersadar.

“Maaf kan aku, telah memperlihatkan tontonan yang seperti  itu.” Ucap Haruki dengan nada yang lebih

bersahabat, mengurangi tekanan yang ada disekitarnya.

Haruki merasa bersalah, dan kini pikirannya kosong. Entah kenapa

hal tadi membuat dirinya mengingat sesuatu yang akhirnya memicu amarahnya.

Lily yang melihat itu mencoba untuk mencairkan suasana.

“Sudahlah, semua sudah berakhir bukan.” Lily menepuk bahu

Haruki, membuatnya kini kembali berpikir jernih. Sebelum akhirnya mendekat pada

sang saintess.

“Um... Boleh aku tanya kamu siapa dan kenapa kamu dikejar oleh

mereka?” Tanya Lily pada saintess.

Saintess, yang masih dalam keadaan cemas, menjawab pertanyaan

Lily, "Saya datang ke sini untuk mengambil tugas penting dari Kuil Suci.

Tugas ini melibatkan pengambilan artefak suci yang sangat berharga. Namun,

ketika saya tiba di kota, saya segera dikejar oleh kelompok ini, dan aku

berlari menuju hutan ini."

Lily dan

Haruki bertukar pandang, lalu Haruki menyapa Elina dengan senyum hangat,

"Saya Haruki, dan ini teman saya, Lily. Kami sebenarnya juga sedang menuju

ke Abyssal Spire, sebuah dungeon besar di daerah ini. Namun, jika artefak itu terkait

dengan misi kamu, kita bisa bekerja sama."

Saintess,

yang merasa bersyukur atas pertolongan mereka, tersenyum, "Saya Seraphina

Whitecloud. Kalian benar, artefak itu berada di dalam Abyssal Spire, dan saya

hampir saja berhasil mengambilnya. Namun, ada pengkhianatan dalam Kuil Suci,

dan seseorang mencoba menghentikan saya. Saya tidak tahu siapa yang bisa

dipercaya lagi."

Haruki

mendengarkan dengan serius. "Kami akan membantu kamu mendapatkan artefak

itu dan mengungkap siapa yang berusaha menghalangi kamu. Tetapi kita harus

berhati-hati dan waspada. Abyssal Spire bukan tempat yang aman."

Sementara

itu, Haruki mulai memeriksa mayat pemimpin kelompok yang telah dia kalahkan.

Dia menemukan sebuah bungkusan yang tampaknya berisi dokumen dan surat perintah

untuk menangkap Seraphina. Setelah membaca dengan seksama, Haruki menunjukkan

surat tersebut kepada Lily dan Seraphina.

"Sepertinya

mereka diberi perintah untuk menangkapmu," ucap Haruki. "Namun, ini

aneh. Surat ini tidak memiliki tandatangan atau cap resmi dari Kuil Suci. Ini

bisa saja palsu."

Seraphina

terlihat semakin khawatir. "Saya tidak mengerti mengapa seseorang ingin

menghalangi saya dalam tugas suci ini. Artefak yang harus saya ambil sangat

penting untuk keamanan Eclipteria."

Haruki dan

Lily bertukar pandang. Mereka merasa bahwa ada sesuatu yang janggal dalam

situasi ini dan mereka ingin mencari tahu lebih lanjut.

"Seraphina,

kami akan membantumu menyelesaikan tugasmu," ucap Haruki dengan tegas.

"Tetapi pertama-tama, kita harus mengetahui siapa yang berusaha

menghalang-halangi kamu. Kami harus mencari tahu mengapa artefak itu sangat

penting”

‘Dan

semoga saja ini bukanlah dari pihak kuil yang ingin membuang mu.’Batin Haruki saat

selesai membaca keseluruhan surat. Dan membakarnya habis, tanpa meninggalkan

abu sama sekali.

Seraphina

mengangguk, merasa lega bahwa dia tidak sendirian dalam misinya. Ketiganya

kemudian memutuskan untuk beristirahat karena sudah semakin larut dan tidak lah

aman ditengah hutan seperti ini.

END OF CHAPTER

[Ilustrasi Seraphina Whitecloud]

1
Qean
Belial Tamvan, semoga nanti ada ereshkigal yg syantik/Drool/
Lon3lySun: ilus dalam proses... doain bisa selesai
total 1 replies
Qean
lanjutkan..😍
Lon3lySun: sedang dalam proses...
total 1 replies
ɑׁׅꪱׁׁׁׅׅit𖤐~น่ารัก
cemangattt toh ka thor/Determined//Determined/ akuh dh menghalu kian jadi tokoh di novel ini🥲🤣😭🤧🤭
ɑׁׅꪱׁׁׁׅׅit𖤐~น่ารัก: hooh ka 😁 masama /Slight//Hey//Determined/
total 2 replies
ɑׁׅꪱׁׁׁׅׅit𖤐~น่ารัก
cantik banget ilustrasi Dewi nya, bajunya kyk game mlbb keren cuks 🤌🤌/Bye-Bye//Slight//Facepalm//Determined/
ɑׁׅꪱׁׁׁׅׅit𖤐~น่ารัก
cantik banget pasti /Slight/tapi akuh pengen liat ilustrasi gambar nya juga 🥲😁upsh akuh jujur sekali jangan di bawa ke hati ka thor canda doang 🤣😭🤧🤭
ɑׁׅꪱׁׁׁׅׅit𖤐~น่ารัก: hehe iya toh akuh baru liat /Smile//Smile/
total 2 replies
ɑׁׅꪱׁׁׁׅׅit𖤐~น่ารัก
rajin banget ya thor up nya pas liat novelnya eh tau² udh banyak episode yg up, semangat /Determined//Determined/
ɑׁׅꪱׁׁׁׅׅit𖤐~น่ารัก: oh gitu toh tetap niat sekali ya ka thor, memang sih novelnya bagus walaupun aku sempat bingung 🥲😅 tapi seru juga /Slight/
total 2 replies
ɑׁׅꪱׁׁׁׅׅit𖤐~น่ารัก
hampir sempat bingung di tengah² ceritanya 🥲🤭
ɑׁׅꪱׁׁׁׅׅit𖤐~น่ารัก
gemess banget 🤭🫣🫠
ɑׁׅꪱׁׁׁׅׅit𖤐~น่ารัก
semangat thor saya tunggu kelanjutannya /Determined//Determined/
ɑׁׅꪱׁׁׁׅׅit𖤐~น่ารัก: oh ongeh di tunggu
total 2 replies
ɑׁׅꪱׁׁׁׅׅit𖤐~น่ารัก
nih dua orang selalu berdua aja /Slight/
ɑׁׅꪱׁׁׁׅׅit𖤐~น่ารัก
hampir mirip kyk Lily gak sih
ɑׁׅꪱׁׁׁׅׅit𖤐~น่ารัก: oh, sempat ngira itu si Lily 🥲
total 2 replies
ɑׁׅꪱׁׁׁׅׅit𖤐~น่ารัก
cantik banget ilustrasi nya
ɑׁׅꪱׁׁׁׅׅit𖤐~น่ารัก
imut banget si lily
ɑׁׅꪱׁׁׁׅׅit𖤐~น่ารัก: iya, tentu saja memang imut
total 2 replies
ɑׁׅꪱׁׁׁׅׅit𖤐~น่ารัก
ehek, jangan pake banget nanti dia sadar🤭
ɑׁׅꪱׁׁׁׅׅit𖤐~น่ารัก
pantes aku gak temu rupanya sembunyi di balik pohon /Facepalm/
ɑׁׅꪱׁׁׁׅׅit𖤐~น่ารัก
jangan lebar kali nanti kemasukan serangga terbang 🤣🤭 upsh canda /Facepalm/
ɑׁׅꪱׁׁׁׅׅit𖤐~น่ารัก
seperti nya anda suka main game ya thor, sempat bingung sih jadinya karena kyk main game sungguhan 🥲
Lon3lySun: begitulah...
total 1 replies
ɑׁׅꪱׁׁׁׅׅit𖤐~น่ารัก
hai thor aku mampir bagus nih awal mulanya, di kasih tau tuh pengertiannya apa kata ini, ya uwes semangat thor/Determined//Determined/
Lon3lySun: makasih... ^-^
total 1 replies
Sena Kobayakawa
Saya jatuh cinta!
Murniyati Mommy
Ga pernah kerasa boring saat baca cerita ini, ada sesuatu yang selalu terjadi tiap halamannya.
Lon3lySun: makasih
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!