Kondisi keluarga membuatku harus bekerja sebagai pengasuh di sebuah rumah konglomerat kaya menggantikan ibuku yang harus merawat ayahku yang kecelakaan dan tidak bisa berjalan.
Namun siapa yang tahu jika wajah yang ku miliki mirip dengan mendiang istri sang konglomerat hingga akhirnya aku terjebak antara cinta dan masa lalu.
apakah pria itu mencintai aku atau ia mencintai aku sebagai masa lalunya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Desire pooh, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Majikan Baik Hati
Alhamdulillah sudah mendingan bu.
Terima kasih ibu sudi mampir menjenguk saya" ucap Danang masih dengan suara lemah
"jangan sungkan pak.
Anisa sudah bekerja di kediaman kami sejak saya masih kecil, kami tumbuh bersama jadi sudah seperti keluarga" jelas bu Monica tersenyum lebar
Perkataan Bu Monica benar adanya ,sebab keluarga Anisa memang sudah bekerja di keluarga Bu Monica, tepatnya nenek ibu dari Anisa lalu Anisa dan nantinya Suci
Saat dulu nenek bekerja sering membawa anisa ikut, Anisa sering bermain dengan Monica sambil menunggu ibunya bekerja.
Setelah nenek meninggal, kini Anisa yang bekerja pada Monica
"Anisa ..kamu tidak perlu khawatir tentang pekerjaan. saya bebas tugaskan kamu
rawat suami mu sebaik mungkin. mengenai gaji akan tetap saya bayarkan
jadi anggaplah seperti cuti"ucap bu Monica tersenyum
"begini bu... kalau di perkenankan
biarkan Suci yang bekerja menggantikan saya sementara waktu
Kebetulan Suci juga belum dapat pekerjaan jadi dia bisa bantu-bantu di rumah ibu
mengenai pekerjaan nya, Suci sudah biasa bantu-bantu di rumah jadi secara garis besar dia bisa. hanya sedikit penyesuian saja.
Suci juga bisa masak, masakannya enggak kalah sama masakan saya" ucap Anisa membuat Suci tersipu malu
"Sebenar nya saya tidak keberatan jika kamu belum bisa bekerja karena saya mengerti kondisimu saat ini. tapi jika kamu mau anakmu menggantikan mu sementara waktu, saya juga terima dengan senang hati" ucap bu Monica tersenyum lembut pada Suci
"terima kasih bu. biar Suci lusa mulai bekerja"ucap Anis lega, ia tak mau digaji tanpa bekerja sekalipun sudah mendapat izin Bu Monica.
Anis terlalu malu selalu menyusahkan bos nya itu
"ok Anisa. klo begitu saya permisi ya masih ada keperluan
pak Danang saya permisi dulu. cepet sembuh ya pak" ucap bu Monica
Bu Monica memeluk Anisa menepuk punggung Anisa memberi semangat
walau mereka majikan dan pembantu tapi mereka sudah bersahabat lama
"Anisa ini saya ada sedikit rezeki buat bantu pengobatan suami mu, jangan di tolak atau saya akan marah" ucap bu Monica menyerahkan sebuah amplop coklat
awalnya bunda menolak tapi akhirnya bunda pasrah menerima nya
"makasih ya bu.. semoga Allah membalas kebaikan ibu" ucap Anisa menahan tangis haru
Bunda hanya mengantar Samapi depan pintu, setelah Bu Monica pergi aku pun pamit pulang untuk membawa baju ganti buat ayah serta memasak makanan ala kadar nya untuk bekal menunggu ayah
selain lebih hemat. terjamin kebersihan nya
Baru saja Anisa duduk terdengar suara ketukan pintu,
Tok Tok Tok
"assalamu alaikum"
"wa alaikum salam" jawab Anisa dan Danang
Nampak seorang pria tampan berdiri di depan Anisa,
"tante Anisa kok disini? tanya pria tampan itu
"loh kok nak Abi bisa disini??? mau jemput mama mu ya? beliau sudah pulang 10menit yang lalu" ucap Anisa
"eh Enggak kok tante...
memang mama tadi kesini ya?"tanya Abi bingung
"iya . jenguk suami tante"
"oh suami tante kenapa memang nya" tanya Abimanyu lagi
"dia kecelakaan.
oh ya kamu cari siapa kesini?"
"begini tante, ada pegawai Abi yang mengalami kecelakaan kerja. infonya di rawat di ruangan ini.
an. Danang pranata. apa saya salah kamar ya" ucap Abimanyu melirik asistennya
"Ini beneran ruangnya pak"
"oh pak Danang itu suami tante nak. memang di rawat disini. Jadi suami saya kerja di perusahan nak Abi ya??"
"Bunda siapa???" tanya Danang dari dalam kamar
"Astaghfirullah, sampai lupa, ayo masuk nak, mas Hendra"
Abimanyu pun mengikuti Anisa yang sudah seperti orangtua ke dua bagi nya. karena Anisa yang merawat Abimanyu sejak kecil
"Ayah ini nak Abi"
"selamat siang .saya Abimanyu herlambang om
saya mewakili perusahaan turut berduka atas musibah ini"
"oh ya nak Abimanyu, makasih bapak Sudi menjenguk saya"
"Sudah kewajiban saya om"
"yah... Abimanyu ini anak bu Monica" bunda memperkenalkan Abimanyu pada Danang.
wajar saja Danang tak mengenali, ia hanya pernah melihat sekali itupun sudah lama sekali.
" bisa kebetulan begini,
oh ya nak silahkan duduk"
"makasih om gak usah. saya hanya mampir sebentar, mengenai biaya selama om di rawat sudah di tanggung semua nya oleh perusahaan ,. jadi om enggak usah khawatir, focus sama kesembuhan om.
Maaf saya tidak bisa lama karena ada meeting siang ini, kalau begitu saya pamit ya om, tante " Abimanyu bangkit lalu mencium punggung tangan Anisa dan Danang, sebelum pergi Abi juga menyerahkan amplop coklat
"ini apa nak??" tanya bunda bingung
" tante ini uang dari perusahaan. tante simpan buat berobat om sampe sembuh. kalau begitu Abi pamit ya. assalamu alaikum"
"wa"Alaikum salam" jawab Danang dan Anisa bersamaan
Padahal ya lumayan bagus ceritanya...
Walau lebih bagus yg klan benedicto..
Tetap semangat thor..
Senoga bs di endingkan yang ga gantung..
aku menunggu loh
aku mampir ni Thor❤️💪
semangat thor
pdhl lg penasaran kelanjutan nya gmna ko malah gak lanjut sih
ayo dong Thor dilanjut