Rider adalah seorang penyihir yang berhasil mengalahkan raja iblis seorang diri, setelah 1000 tahun kisah tentangnya dilupakan dan akhirnya ia hidup sebagai gelandangan di jalanan, meski demikian ia menyukai kehidupan tersebut sampai seorang gadis berumur 9 tahun mendatanginya dan menawarkan sebuah pertukaran yaitu untuk mengajarinya sihir dan sebagai balasan gadis tersebut akan memberikan tempat tinggal serta makanan.
Ini adalah kisah penyihir pengangguran bersama seorang gadis malang yang hidup sebata kara.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Isekai Fantasy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 07 : Penyelamatan Putri
Satu orang tidak ingin membuang waktu, dia menerjang ke depan selagi mengirim pisau dengan gerakan tusukan, aku menghindarinya setipis rambut kemudian memukul perutnya hingga dia terlempar melewati semua rekannya sebelum menghancurkan beberapa pohon di belakangnya hingga memunculkan ledakan ke udara.
Aku tidak tahu ternyata orang-orang dari zaman sekarang benar-benar lemah. Paling tidak aku harus sedikit menahan diri.
Giliran aku yang menyerang, aku memberikan beberapa pukulan yang diimbangi dengan langkah cepat dari kakiku, setiap mereka memukul ke arahku, aku melewatinya dan balas memberikan serangan.
"Hebat sekali, tuan putri ia bisa bertarung dengan sebanyak itu tanpa terkena sedikit pun serangan."
"Benar, apa dia seorang petualang?"
"Jika tidak salah, ia yang bersama dengan gadis penjual bunga waktu itu."
Aku melompat ke udara saat sihir angin, api dan air menyerangku secara serempak, ketika kakiku mendarat empat orang menyergapku dari segala arah menggunakan gerakan menusuk. Aku segera melindungi diri dengan sihir pelindung dan senjata mereka patah sekaligus.
Hanya melalui tendangan mereka berhasil aku terbangkan dengan mudah.
"Lari."
Mereka hendak melakukannya sayangnya aku menciptakan rantai yang mengikat semua orang hingga tidak bisa bergerak.
"Sihir tanpa sedikit pun rapalan."
"Benar tuan putri, orang ini sangatlah kuat."
Padahal aku sudah menahan diri masih dibilang kuat. Apapun itu yang jelas tugasku di sini telah selesai.
Si kesatria baik mengintrogasi mereka satu persatu, hanya satu jawaban yang jelas yang bisa aku dengar, bahwa Douglas sendiri yang menyuruh mereka untuk membunuh sang putri.
"Kita tidak bisa membiarkan hal ini terjadi, tuan bisa Anda membantu kami untuk menangkap Douglas."
"Aku menolaknya, jika kalian ingin menangkapnya lakukan sendiri."
"Tapi, kami belum bisa."
"Itu mudah saja, kalian minta bantuan saja ke guild petualang aku yakin mereka akan membantu kalian."
"Itu memang benar."
"Kalau begitu sampai nanti."
"Tunggu, Anda belum memperkenalkan diri Anda... namaku Alicia von Corliss terima kasih sudah menyelamatkan kami berdua."
"Rider itulah namaku."
Aku sebisa mungkin meninggalkan tempat tersebut untuk kembali ke daerah pemukiman kumuh. Ketika pintu dibuka sosok Cosetta masih duduk di meja makan dengan wajah pucat.
"Kenapa kau masih tetap di sini bukannya kau akan menjual bunga-bungamu."
"Bodoh, aku pikir kau tidak akan kembali lagi kemari, aku sangat khawatir.. ibuku juga bilang begitu tapi dia tidak pernah kembali lagi."
"Sudah kubilang aku akan terus bersamamu."
"Meski begitu."
Cosetta terlihat hendak akan menangis jadi aku menepuk pelan rambutnya.
"Bagaimana kalau hari ini kita tidak pergi ke luar dan hanya menghabiskan hari di rumah saja."
"Itu artinya kita akan melakukan hal yang sering dilakukan pasangan suami istri."
Aku kembali memukul kepalanya hingga dia mengerang kesakitan.
Sifatnya tidak berubah.
Aku mengeluarkan sebuah permainan yang selama ini aku simpan di sihir penyimpanan, itu adalah sebuah hal yang tidak kau temui di mana pun kau berada yaitu sebuah televisi dengan konsol Sony PlayStation dengan beberapa CD permainan yang cukup populer.
Cosetta memiringkan kepalanya saat aku menyalakannya.
"A-apa itu?"
BGM mulai diperdengarkan.
Aku menjelaskan semuanya dan menunjukan bagaimana cara memainkannya. Kami bermain Street Fighter.
"Ini luar biasa, tapi aku tidak pernah tahu ada benda ajaib seperti ini."
Semua pengangguran harus memiliki ini (Cuma pendapat sendiri)
"Ini tidak akan bisa diproduksi di manapun di dunia ini, singkatnya ini berasal dari dunia lain."
"Dunia lain?" Cosetta menjadi penasaran.
Kurasa sudah waktunya untuk menceritakan semuanya pada Cosetta tentang siapa aku sebenarnya.
Btw, si rider guling-guling ngelilingin satu kota, kah? wkwk