Angelica Zubachier,wanita cantik dengan sejuta pesona nya yang mampu meluluhkan banyak pria berubah drastis menjadi sosok introvet yang tak mau kenal dunia lain dan hanya mengandalkan diri sendiri.
Zavander Zacvier,pria pendiam namun penyayang hanya pada orang yang dia sayangi,bertemu dengan Angelica di sebuah cafe tempat Angelica bekerja dan langsung terpesona oleh pesona dan aura Angelica hingga dia memiliki tekad untuk menjadikan Angelica milik nya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alina Aprilia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ep_7.. Berdebar-debar.
"Baiklah aku tunggu kepulangan mu nanti sore, hati-hati ya" kata Angel sambil tersenyum dan melambaikan tangan nya kepada Zavander.
Degg..
'Oh jantung kamu benar-benar membuatku semakin tak tenang' batin Zavander menjerit-jerit ingin memeluk Angel nya.
"Ok bye hati-hati di rumah ya ingat jangan coba-coba nakal" pamit Zav kepada Angel.
#
#
Tak terasa hari semakin sore,waktu sudah menunjukkan jam pulang kerja tampak di ruangan sang CEO Zavander tengah menyandarkan kepala nya pada sandaran krusi,ya.. Zavander tampak kusut dan frustasi ketika Angel tadi menyampaikan bahwa dia masih ingin kembali ke rumah nya ketika sudah sembuh,entah lah apa yang sedang di fikirkan Zavander saat ini.
Tok tok tok...
"Masuk" sahut Zavander dari dalam dengan suara lesu nya tak bersemangat.
"Permisi tuan,maaf sudah waktunya pulang" jelas Curt kepada Zavander yang tampak mengenaskan.
"Hmm"
Akhirnya mereka pun meninggalkan ruangan Leo dan menuju ke mobil untuk membawa mereka pulang ke rumah milik Zavander.
"Curt" panggil Zav pada sang asisten dengan masih wajah nya yang menyendu.
"Ya Tuan ada yang bisa saya bantu?" tanya Curt menjawab panggilan Zav.
"Bagaimana..apa kau sudah menemukan barang-barang milik Angel?" tanya Zav dengan tidak bersemangat.
"Sudah tuan" sahut Curt sambil menyerahkan barang yang di maksud Zav tadi.
"Hmm..Curt apa menurut mu aku bisa berjauhan dengan Angel ku,apa boleh aku egois,tapi aku sadar Angel bukan lah milikku bahkan kami tak punya hubungan apapun..aku harus apa Curt..huh jalan saja" tanya Zav dengan tidak bersemangat bertanya pada Curt yang mana malah membuat Curt menggaruk kepala nya yang tak gatal.
Apa tuan habis terbentur sesuatu? batin Curt.
*
*
Di rumah Zav sendiri sedari Zav berangkat ke kantor Angel hanya bantu-bantu pelayan di rumah itu karena dia memang bosan berada di rumah sebesar itu tanpa melakukan apapun bahkan sendirian tanpa teman ngobrol..dia tidak biasa tanpa melakukan apapun.
Karena hari yang semakin sore akhirnya Angel memutuskan untuk menyiapkan makanan untuk Zavander,ya hitung-hitung balas budi lah atas kebaikan yang telah Zav perbuat kepada nya.
Angel memasak di bantu para pelayan karena kaki Angel masih belum bisa di ajak kerjasama dan dia tidak mau memperlambat proses penyembuhan kaki nya jika melanggar aturan Zav.
"Hmm..baiklah sebaik nya aku mandi dulu kali ya..sebentar lagi mungkin Zav pulang" gumam Angel seraya beranjak menuju kamar dengan di bantu pelayan.
Sesampai nya di kamar, Angel bergegas mandi karena dia tak mau melewatkan waktu sedikitpun,dia tak mau membuat Zav menunggu kelamaan jika Zav telah kembali..setelah semua selesai dia turun ke bawah untuk menyambut Zavander yang mungkin sebentar lagi akan pulang dari kantor.
"Kenapa aku seperti istri yang menunggu suami nya pulang kerja ya..,haduh Angel jangan berharap lebih..kau itu jauh dari kriteria Zav..tidak mungkin Zav benar-benar menyukaimu..sadar Angel sadar" gumam Angel sambil menepuk-nepuk kepala nya sendiri agar dia segera sadar dari harapan nya.
Tak lama kemudian mobil yang di naiki Zavander pun sampai di depan pelataran rumah nya..sedangkan Zavander sendiri masih terus menatap Angel yang tengah menunggu nya di depan pintu masuk rumah nya..dalam hati nya ada rasa bahagia dan sedih saat ini.
Ya,bahagia karena pertama kali nya dia pulang dari kantor ada yang menunggu nya selain pelayan..sedih, karena wanita yang ia cintai akan segera pergi dari sisinya..itulah dilema yang tengah Zavander rasakan saat ini..dia benar-benar gundah.
'Astaga apa dia menunggu ku pulang kerja..oh bahagia nya jika itu benar terjadi' batin Zav tersenyum melihat Angel yang tampak tersenyum ke arah nya.
"Hy..apa kau menungguku?" tanya Zav menyapa Angel yang kini mengambil alih tas dan jas nya.
"H..hy juga..emm..iya aku menunggumu,sini biar aku bawakan tas dan jas mu" kata Angel sambil mengambil alih tas kerja Zav dan membantu Zav melepas jasnya.
"Terimakasih ya" ujar Zav dengan senyuman yang tak lekang dari bibir nya karena dia bagaikan suami yang mendapat pelayanan dari istri nya.
"Sama-sama,oh ya kita makan dulu ya tadi aku sudah memasak dan aku harap kau suka dengan masakan ku" kata Angel memberitahu Zavander bahwa dia telah memasak tadi.
"Hmm...kenapa nakal sih,kan jadi merepotkan..lagian kaki mu masih belum sempurna untuk melangkah..tapi meski begitu terimakasih aku jadi berasa mempunyai istri" kata Zav sambil mengacak gemas rambut Angel.
Degg...
'Jantungku..astaga kamu yang kuat ya jangan lepas dulu soalnya aku masih pengin menikmati keindahan dunia ini..astaga kenapa adem sekali sih kata-kata mu Zav' batin Angel benar-benar ingin menjerit setelah mendengar kata-kata Zavander barusan.
"Ha..ha..kamu bisa aja..haha" kata Angel sambil tertawa canggung.
"Sudah ayo makan,kalau kelamaan malah nanti makanan yang kau buat jadi dingin" ajak Zav yang menyadari kalau Angel salah tingkah.
"Ok ayo "
Akhirnya mereka masuk kedalam dan kini berganti Angel yang mengambilkan makanan untuk Zav,mereka makan dengan santai dan penuh kehangatan untuk pertama kalinya bagi mereka berdua..setelah selesai Zav pamit ke atas untuk mandi lebih dulu..dia akan mengajak Angel ke taman karena ada yang mau di bicarakan.
"Ngel..ada yang ingin aku sampaikan pada mu..tunggu sebentar di sini aku mandi dulu ya" kata Zav sebelum meninggalkan Angel di ruang keluarga.
"Iya baiklah" balas Angel.
Zavander meninggalkan angel di ruang keluarga sementara dia mandi di kamar tamu..dia tak mau membuat Angel terlalu lama menunggu jadi dia akan mandi di kamar tamu saja.
Setelah selesai Zav keluar dari kamar tamu dengan sudah rapih dan wangi..dia mengajak Angel ke taman belakang rumah nya..mereka duduk di kursi taman dengan saling berdekatan.
"Jadi apa yang ingin kau sampaikan Zav?" tanya Angel pada intinya.
"Hufft...Ngel aku tau mungkin bisa di bilang ini terlalu cepat untuk ku mengatakan nya padamu tapi jujur Ngel..sedari awal aku melihatmu di cafe xx ntah apa yang saat itu aku rasakan bahkan aku belum pernah merasakan ini dari wanita manapun selain kamu...Ngel mungkim kamu bisa anggep aku gila atau apa terserah kamu tapi jujur aku suka sama kamu Ngel" ujar Zavander mengutarakan isi hatinya berharap agar Angel mau bersama nya dan menerima nya.
Degg...
Seketika jantung Angel berdebar kencang..dia terdiam mematung mencoba untuk mencari kebohongan meski sedikit di mata Leo namun ia tak menemukan sedikit pun kebohongan itu.
Justru sebaliknya yang Angel lihat hanya ada ketulusan dan keseriusan di mata Zavander, mungkinkah setelah sehari tinggal bersama benih-benih cinta mulai tumbuh tanpa dia sadari.
Masih belum bisa dia cerna.
"Ngel hey..kenapa diam?" tanya Zav sambil menyadarkan Angel dari lamunan nya.
"E..eh i..iya kenapa" jawab Angel tergagap karena masih berdebar-debar.
"Aku suka sama kamu Ngel dari pertemuan kita di kafe sejak itu aku selalu memikirkan kamu,ntah bagaimana caranya agar kamu bisa percaya sama kata-kata ku,tapi sungguh aku tak pernah sekalipun ingin bermain-main dengan mu,karena aku bersungguh-sungguh dalam urusan hati dan selama ini belum pernah ada wanita di dekat ku yang bisa menggerakkan hatiku seperti kamu yang sudah memporak-porandakan dunia ku Ngel,
Aku tau mungkin ini terlalu cepat untuk mu dan mungkin ini sangat mengejutkan mu, tapi aku tidak akan memaksakan kehendak ku ke kamu,kamu bisa menolak kalau memang aku hanya mempermainkan mu saja..aku sudah tau masa lalu kamu aku juga tau masalah kamu sampai kamu di usir dari rumah pria yang sebentar lagi menjadi mantan suami mu itu, Angel jujur aku sakit ketika tau kamu di perlakukan seperti itu oleh mereka jujur aku ingin melindungi mu dengan segenap jiwaku...
Aku ingin menjagamu,hidup bersama mu sampai maut memisahkan..Angelica Zubachier Will you marry me..?" jelas Zavander dengan detail.
1 Detik,
2 detik,
3detik
Sampai detik ke 5 baru lah Angel menjawab pertanyaan dari Zavander..dia terhanyut dalam pesona Zavander dan perhatian yang belum pernah dia rasakan selama menjadi istri dari Arnath.
"Ya aku mau" jawab Angel seraya buliran bening jatuh dari pipi mulusnya mungkin saking bahagia nya.
"Terima kasih ya sayang karena sudah mau menerima ku,aku janji akan membantu mu untuk memberikan pelajaran kepada para manusia laknat itu..aku janji sayang terimakasih sekali lagi ya" kata Zavander sambil memeluk Angel dengan erat tanpa melukai Angel.
"Iya sama-sama tapi aku harus ke kosanku dulu Zav" kata Angel membuyarkan keromantisan yang Zavander ciptakan.
"Kenapa..apa kau tidak mau tinggal dengan ku?" tanya Angel dengan raut wajah kecewa karena Angel tetap memilih untuk ke kosan nya.
"Bu-bukan begitu Zav,em..barang-barang ku kan masih di sana jadi mau aku ambil dulu dan aku juga mau sekalian pamit dengan teman ku karena sudah sehari lebih aku tidak pulang..aku tau dia pasti sedang khawatir dan juga ponsel ku masih belum di temukan aku tidak bisa memberi nya kabar tanpa ponsel ku" jelas Angel sambil menjelaskan alasan nya kembali ke kosan nya itu.
"Astaga sayang..ya ampun sayangku kenapa tidak bilang dari tadi,aku kan jadi nggak salah faham kalo kamu menjelaskan tentang itu, baiklah..ya sudah biar nanti aku antar ke kosanmu sekalian bertemu dengan temanmu..terima kasih ya sayang " ujar Zavander sambil memeluk Angel dengan erat tanpa melukai nya.
Setelah selesai berpelukan kini kedua nya tampak saling tatap dengan intens..Zavander semakin mendekatkan wajah pya pada Angel dan di detik berikut nya Zavander mulai memberanikan diri untuk mencium bibir yang seperti nya manis milik Angel,di rasa tidak ada penolakan akhirnya dia mulai menambahkan kadar llumatan itu menjadi pagutan yang penuh gairrah.
Sebenarnya Angel sendiri awalnya ingin menolak tapi segera dia tepis karena dia sadar first kiss nya bukan dengan laki-laki baji**an melainkan laki-laki baik yang rela menolong nya tanpa peduli siapa diri nya.. Angel kini mulai untuk mencoba membuka hati nya untuk Zavander..dia juga mulai untuk mencoba membalas pagutan mereka walau masih amatiran..kedua nya berpagut sampai oksigen milik mereka hampir habis barulah mereka berhenti sendiri.