NovelToon NovelToon
Mengejar Cinta Pak Duda

Mengejar Cinta Pak Duda

Status: tamat
Genre:Duda / Angst / Tamat
Popularitas:854.2k
Nilai: 5
Nama Author: Kacan

TAMAT



Karna ayah yang sedang sakit-sakitan membuat Putri Mentari harus menikahi seorang duda beranak satu yang merupakan dosen mata kuliah umum di fakultasnya.

"Kamu jangan berharap lebih dengan pernikahan ini! Aku pastikan pernikahan ini tidak bertahan lama!" - TAMA BATARA

"Ya ampun Pak... Jangan galak-galak napa. Entar makin nambah loh keriputannya." - PUTRI MENTARI.

Tama yang masih mencintai mendiang istrinya membuat pernikahan yang dijalani wanita yang akrab dipanggil Tari itu terasa berat.

Tari yang ceria terus berusaha mendapatkan cinta sang suami.

Akankah pernikahan yang berat ini berubah menjadi pernikahan bahagia?



fb : Kacan
=> Mari follow akun Noveltoon Othor Kacan🤗🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kacan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

About Tama

Tama POV

Rasanya hari ini aku lelah sekali. Sepulang dari tempat perbelanjaan, aku dan gadis sableng itu sibuk dengan kesibukanku. Dia dengan barang-barang belanjaannya sedangkan aku langsung masuk ke kamar mandi.

Sepanjang perjalanan tadi, aku terus kepikiran tentang ucapan gadis sableng itu. Bahkan saat sedang mandi sekarang pun aku masih terngiang. Tentang dia yang mengaku sedang mengandung anakku di depan orang asing. Dan rasanya aku tak suka itu.

Aku berusaha memperingatinya. Dan akan aku lakukan setelah acara membersihkan tubuh ini selesai. Walau pun hari masih siang menjelang sore, aku memilih segera membersihkan diri. Karna rasanya tubuhku lengket akibat berkeliling tadi. Kalau bukan karna ancaman gadis sableng itu, tak sudi aku menemaninya. Dasar gadis pengadu, rasanya aku semakin tak suka pada gadis sableng itu!

Begitu selesai mandi, aku keluar dengan pakaian lengkap. Kulihat dirinya sedang duduk di lantai dengan koper di depannya. Pasti dia sedang memasukkan oleh-oleh yang kami beli tadi.

Aku menghampirinya yang menatap ke arahku. Kulihat dahinya membentuk lipatan kecil. Terlihat seperti orang yang bingung.

Begitu aku sampai di hadapannya, langsung kucecar dirinya dengan kata pedas andalanku. Tidak peduli apakah kata-kataku menyakiti hatinya atau tidak, karna yang terpenting aku harus memberi batasan antara dia dengan diriku.

"Saya teringat sesuatu. Jangan sekali-kali kamu mengaku hamil anak saya. Ck, sangat memalukan ketika kamu mengaku seperti itu di depan orang asing! Dan satu lagi... Saya tidak sudi menyentuhmu, apa lagi sampai membuatmu mengandung anakku. Tidak akan pernah! Cam kan itu! Jadi jangan pernah membual lagi seperti tadi!" Setelah mengucapkan kata penuh intimidasi itu, aku langsung melenggang pergi. Membiarkannya terdiam sendiri di sana.

Tidak sedikit pun aku menoleh ke belakang. Mungkin saja saat ini dia sedang menangis. Karna aku sadar, kata-kataku barusan pasti menyakiti hatinya. Tapi itulah yang ku mau. Jangan sampai dia atau aku memiliki rasa suka, apa lagi cinta. Aku tidak ingin hatiku diisi nama lain. Hanya mendiang istriku yang berhak memiliki hati ini. Ya, hanya istriku.

Aku memutuskan untuk pergi ke sebuah cafe yang agak jauh dari penginapan kami.

Menikmati segelas americano panas. Hu.... Di saat seperti ini saja aku masih teringat tentang dirinya yang sudah lama pergi. Dulu sekali, aku selalu minum kopi buatan mendiang istriku. Tidak ada yang bisa menandingi kopi buatannya.

Aku menatap ke langit. Kebetulan cafe ini di dominasi dengan kaca, sehingga pengunjung leluasa menikmati pemandangan yang terpampang indah.

"Sayang, apa kau bahagia di sana? Kau tak perlu cemburu. Karna hati ini hanya milikmu dan anak kita." Aku menatap langit dengan tersenyum.

Begitu lama aku menghabiskan waktu di cafe ini. Tak sadar sepanjang sore hingga malam ini aku terus melamun. Sampai seorang waiters menyadarkan aku.

"Permisi, Pak. Maaf sebelumnya. Cafe ini mau closing. Em--"

Kulihat raut segan dari waiters yang menegurku, dengan cepat aku memotong ucapannya yang tampak kebingungan merangkai kata.

"Maaf, saya terlalu nyaman di cafe ini sampai tidak sadar hari sudah sangat larut." begitu aku mengucapkan kata maaf, dengan segera aku meninggalkan tempat itu.

"Sudah jam 23.30." Aku melirik ke arah jam yang melingkar di lenganku.

"Lihatlah sayang, karna sibuk memikirkan mu aku sampai tidak ingat waktu."

Brum...

Taxi yang kupesan sudah tiba. Aku pun langsung menaiki taxi yang sudah kupesan.

"Apa gadis sableng itu sudah tidur?" tanyaku dalam hati. His... Untuk apa aku memikirkannya. Ingat Tama! Jangan memberikan celah, walau setitik.

`

`

`

Tama jahat bener dah lo.... Udah tua jugak, masih aja jahat. Mungkin, raket nyamuk gak mempan untuk mengahadapi Tama ya, Tar.

Ini nih, othor kasih 🍳 teflon. Buat kepalanya si Tama benjol. Kalau perlu sampe amnesia ya.

Eh buset, kok jadi othor yang jahat🐶😂

1
Nurul Aisyah
fajar sadboy 😢
Inooy
baru awal udh senyum senyum nih aq 😁

mantap kaka pantun nyaaa 👍👍😄
Katherina Ajawaila
jadi suami terlalu bego makan tuh cinta sm org yg udh ngk ada, jd di manfaatin. sm mantan mertua yg ujung2 nya ya uUD. biar tau rasa pada dosen. 🤷‍♂️
Katherina Ajawaila
ketahuan pasti punya wanita iblis, manta mertua Tama
Katherina Ajawaila
di toko foto copy ada CCTV kan, liat donk sebab musababnya knp 🙈
Katherina Ajawaila
dasar wanita iblis tau diri anakmu udh mampus juga msh maksain kehendak, kamu itu cuman mantan, ngarti ora son
Katherina Ajawaila
seperti nya Tama junior muncul tuh di rahim Tari, makanya Tari mau nya nempel terus
Katherina Ajawaila
demam nyosor sih Tama akhirnya di sosor soang mmg enak 🤭
Katherina Ajawaila
Tari bego kamu hanya buat tempat cuci botol dosen mu, karna dia msh di kendalikan sm mantan mertuanya
Katherina Ajawaila
Tari mmg bego du jadi im. pemuas nasu donk.minumpil habis itu di tunggangin sprt anjing aja kamu? bego amat. ya,
Katherina Ajawaila
lebh baik urus ortu dr pd suami yg munafik hanya ambil keuntungan dr kamu tari. males amat liatnya 🤬
Katherina Ajawaila
gemes liat tari pin2bo
Katherina Ajawaila
tari jgn mau kamu hanya di buat tempat buang lendir nya, makanya jadi wanita itu pinter donk. dikit udah kuliah pasti pelajaran sek dpt di sklh, jgn mau di budakin laki2. pengen tonjok. aja liat Tama sm mm nya Manda 😡kawinin aja itu nenek2menijikkan
Katherina Ajawaila
pasti mmnya Tari yg donor ginjalnya buat mm Widi ya thour 😭
Katherina Ajawaila
seratus buat Fajar, aku dukung. 🌹
Katherina Ajawaila
Tari. jgn terlena, ribet ngurus yg ngk jelas dan tdk di. hargain, balik kanan, mending ikutin fajar, toh. mah ori. kamu, rugi. amat
Katherina Ajawaila
mestinya I kill you Tari. suami robot ini
Katherina Ajawaila
cabut dr rmh rasa neraka, bego aja tari
Katherina Ajawaila
orang udh mati di prioritas, mati aja Tama biar sama. sekalian
Katherina Ajawaila
semoga suami Robot liat ya ada Fajar yg jemput, biar jantungan trus nyusul. Manda kan kesayangannya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!