Kisah cinta Zoya dan Rey, Azoya yang memiliki keluarga yang tidak utuh karna papanya lebih memilih menikah dengan wanita lain ketimbang menua bersama mama Zoya, membuat kehidupan gadis malang itu begitu menyedihkan, putus sekolah juga ditinggal mamanya karna kecelakaan membuat hancur bukan main. namun bagaimana kehidupan Zoya selanjutnya? siapa yang akan bertanggung jawab akan kecelakaan orang tua nya?
simak ya cerita othor
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MomPutt, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 07
Selamat membaca ❤️
Setelah dipersilahkan masuk azoya pun membuka pintu ruangan itu dengan wajah ia tundukan tanpa melihat siapa saja yang ada di ruangan tersebut. Lalu gadis itu berjalan ke arah meja untuk meletakkan jus di atas baki nya itu.
"Permisi pak, saya mau antarkan minumnya." Ucap Zoya tidak menatap siapapun namun semua orang hanya hening melihat gadis itu. Membuat Zoya menjadi tambah gugup karna tak ada respon atau suara apapun.
"Ternyata kau bekerja sebagai OG.. cih... Belagu sekali." Tiba-tiba Rey bersuara membuat semua orang di sana menatap dirinya termasuk Zoya yang seakan tidak asing dengan suara tersebut.
"Kau?" Zoya melotot kan matanya dan berdiri
"Turunkan pandanganmu, ini kantor ku.. Mau ku pecat kau?" Ucap Rey mengancam dan sudah pasti itu semua membuat Zoya tak bisa berbuat banyak, tidak mungkin baginya hanya karna ego dirinya harus kehilangan pekerjaan yang baru saja ia dapatkan dengan susah payah, walaupun dalam hati kecilnya tersimpan kekesalan kepada orang di hadapan nya itu namun sebisa mungkin Zoya menahan nya, karna ia sadar dirinya tidak punya kekuatan sama sekali.
"Maafkan saya pak, permisi." Ucap gadis itu membalikan tubuhnya dan hendak meninggalkan tempat itu namun saat ia hendak keluar dari ruangan dirinya berpapasan dengan Jho sangat supir pribadinya Direktur Rey. Zoya menghentikan langkahnya lalu menatap Jho dengan lama membuat Rey penasaran.
"Permisi." Ucap Zoya dengan sopan kepada Jho dan Jho pun membalas dengan senyuman kecil saja.
"Jangan bilang selera mu serendah itu,Jho?" Sindir Rey kepada sopir nya itu membuat alex sang asisten pribadi Rey tertawa mengejek
"Tapi gadis itu boleh juga, bohay." Ucap Alex memandang kembali tubuh Zoya yang memang kalau di lihat dengan jelas perfect.
Rey pun ikut membayangkan apa yang di katakan oleh asisten nya itu dan memang benar apa yang di ucapkan Alex bahwa gadis bernama Zoya itupun jika di teliti memanglah cantik dan seksy hanya tertutup karna dia bukan dari wanita kalangan orang kaya jadi mungkin jarang perawatan juga memiliki baju yang bagus.
"Udah ah ngapain mikirin wanita ga penting itu, Ayo turun aku mau makan siang dicafe." Perintah Rey karna dirinya sudah mulai bosan dan jenuh
"Habiskan dulu pak bos orange jus pesanan mu itu." Ucap Alex lagi
Setelah mereka selesai mereka bertiga pun keluar dari ruangan presdir untuk keluar makan siang dicafe, dengan begitu gagahnya Rey berjalan diiringin dengan dua orang kepercayaan nya, satu Alex sang asisten dan kedua Jho sang sopir pribadi.
Setelah keluar dari dalam lift Rey dan dua orang nya itu berpapasan dengan Zoya yang sedang kembali membersihkan lantai satu itu. Tatapan dan pandangan Rey juga Zoya bertemu, mereka hanya saling tatap dengan diam lalu Zoya yang terlebih dahulu membuang pandangannya ke arah lain.
"Ada apa pak?" tanya Alex kepada bosnya karna mereka berhenti mendadak
"Ehmm.. Aku... Aku... Ah sudahlah ayo jalan." Ujar Rey kepada kedua orangnya itu.
"Kalau bukan bos disini, sudah ku maki-maki kau pria sombong." Umpat Zoya melihat wajah Rey yang begitu menyebalkan bagi dirinya.
"Zo.. Kamu kenapa?" Tanya Nayna yang mendekati temannya itu.
"Eh... Nggak papa kok Nay, kayaknya waktunya makan siang deh, yuk kita makan siang juga." Ajak Zo kepada temannya itu.
"Tapi, uang kitakan." Belum sempat Nayna menjelaskan ucapan nya Zoya lebih dulu memotong nya.
"Udah ga usah pusing, yuk kita ke dapur kantor ini,, siapa tau ada yang jidat dimakan.. Hehe." Ajak Zoya menarik tangan sahabat nya itu menuju ruangan pantry di kantor tersebut.
******
Disisi lain Rey yang baru sampai di Cafe tempat ia untuk makan siang di telon mendadak oleh kekasih nya membuat senyum laki-laki itu terlihat sangat jelas, betapa bahagianya ia karna di telpon oleh orang yang ia cintai yang beberapa hari ini ngambek ga jelas karna jarang ditemani Rey untuk liburan ataupun belanja karna Rey oun disibukan oleh pekerjaan kantor nya yang begitu padat.
"Hallo Key, sayang... Kamu lagi dimana?" Rey lebih dulu bicara dan begitu antusias nya mendapatkan telpon dari pacarnya itu.
"Aku sedang ngambek ya Rey, jadi jangan coba-coba melupakan itu semua dengan muda." Ucap Keysa dibalik telpon
"Oke baiklah sayang aku minta maaf, lagi dimana sekarang?" Tanya Rey dengan suara begitu lembut kepada wanita nya itu. Sedangkan bawahan nya yang duduk tak jauh dari meja Rey tetap seperti biasa menjadi buta dan tuli saat bos nya sedang melakukan apa saja di hadapan mereka apalagi soal percintaan.
"Aku sekarang sedang liburan Rey, karna aku bosen kamu ga pernah ada waktu buat aku, selalu kerja, kerja dan kerja... Aku muak Rey." Ucap Keysa begitu bete terdengar suaranya
"aku disini kerja demi kamu sayang demi masa depan kita nanti." Ucap Rey lagi
"Orang tua kamu dah kaya Rey jadi buat apa lagi kamu kerja aku cape, aku butuh kepastian... Bagaimana hubungan kita ini... Kalau tidak." Belum selesai Keysa bicara Rey dengan cepat menjawab nya.
"Bulan depan kita menikah." Ucap laki-laki itu danang cepat dan penuh kepastian
"Aku janji bulan depan kita menikah tidak perlu tunangan-tunangan segala." Ucap Rey lagi meyakinkan kekasihnya itu
"Semua yang aku punya akan menjadi milik mu, bahkan tubuh ku hanya kau yang miliki nya key, please pulang lah,, kita bicara ya." Bujuk Rey lagi
"Bulan depan kita menikah? Kau tidak bohong kan Rey? " Keysa memastikan apa yang diucapkan lelakinya itu
"Itu janji ku, sayang." Ucap Rey lagi
"Baiklah aku percaya kau Rey." Kata Keysa membuat Rey tersenyum lega
"Dimana kau sekarang key? Biar aku jemput." Ucap Rey namun Keysa dengan cepat menolak nya
"Tidak perlu, besok pagi aku akan kembali, bisa kah aku transfer kan uang untuk aku pulang? Aku kehabisan uang Rey." Ucap Keysa dengan bujuk rayu suara lembut nya.
"Untuk mu apa yang tidak, akan ku transfer 100jt siang ini juga." Ucap Rey
"Makasih sayang, bye." Keysa langsung mematikan ponselnya sepihak
"Baby, apa kekasihmu mau mengirim mu uang." tanya seorang laki-laki bertubuh kekar tanpa memakai pakaian nya sambil memeluk tubuh Keysa dari belakang.
"Aku adalah lah nyawa nya, apapun yang aku minta pasti dikabulkan nya, honey." Ucap Keysa dengan suara sensual nya
"Kau memang wanita ku yang paling pintar bicara dan pintar di ranjang." Ucap pria itu lalu membuka rok mini yang di pakai wanita yang ia peluk itu dari belakang dan memasukan senjata nya yang besar yang sudah berdiri dari tadi
"Aghh... Honey... Aghh... Terus.. Ahhhh... " Keysa menjerit karna laki-laki itu membuat dirinya tak kuasa melawan
"agh... Baby.. Kita lanjutkan."
Bersambung.....
Dukung terus karya othor pemula ini ya ❤️