NovelToon NovelToon
AKU BUKAN CINDERELLA

AKU BUKAN CINDERELLA

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa / Percintaan Konglomerat
Popularitas:95.7k
Nilai: 4.9
Nama Author: enny76

Kelahiran seorang bayi perempuan yang sangat cantik. Sanggup merubah kehidupannya di masa depan setelah di tinggalkan kedua orang tuanya.

Gadis bernama Esmeralda yang terlahir dari kedua orang tua yang berbeda kasta. Ellena harus meninggalkan Esmeralda kecil untuk selamanya. Ellena meninggal karena penghianatan suaminya yang bergelar bangsawan. Louis Alexander Graham melupakan keberadaan dirinya dan buah cinta mereka.

Louis menikah kembali dengan Margaret Thatcher setelah mendapat desakan dari sang Ayah. Dari buah pernikahan mereka lahirlah gadis cantik bernama Isabella Anastasia Graham.

Lahirnya kedua gadis keturunan dari keluarga bangsawan yang sangat terhormat, Namun beda ibu. Perbedaan sifat dan karakter dari dua gadis keturunan Louis, saling mencintai satu pria yang sama.

Akan kah sang pangeran akan memilih satu diantara keduanya?

Yuk ikuti terus kelanjutan nya. Kisah yang mengandung bawang dan mengharu biru. Cerita ini terinpirasi dari kehidupan di negara Inggris dan kerajaan kecil yang terdapat di kota London.

Ikuti terus kisahnya dalam serial "AKU BUKAN CINDERELLA,"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon enny76, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pertemuan Dua keluarga.

Kelurga besar Alexander bersiap-siap untuk menyambut kedatangan keluarga besar Richard thomson. Semua orang sibuk di dalam mansion, berbagai macam hidangan dan wine tertata dengan rapi diatas meja makan, Hidangan mewah dan berkelas selalu keluarga Alex sajikan untuk tamu khusus yang datang dari London.

Sementara Marlene hanya bisa pasrah menghadapi kenyataan yang terjadi, ia harus berpura-pura sakit parah agar Louis mau menerima pertunangan dengan Margaretha, anak dari rekan bisnis suaminya.

flash Back On.

Di dalam kamar Marlene berbaring lemah tak berdaya, suhu tubuhnya panas tinggi dan muntah darah, berbagai macam cara sudah alex lakukan untuk kesembuhan istrinya. para Dokter sudah ia datangi ke mansion, Marlen menyerah dengan penyakit kangker darah yang dialaminya, Louis menatap sedih wajah ibunya yang selalu membela dan menyayanginya.

"Mama aku mohon? makanlah untuk kesembuhan Mama, aku tidak bisa melihat Mama menderita seperti ini. Louis tidak ingin kehilangan Mama seperti Ellena."

"Louis jadilah anak yang baik dan penurut, bila umur Mama tidak panjang lagi, jagalah dirimu baik-baik, jangan pernah bertengkar lagi dengan Papa mu."

"Tidak Mah jangan bicara begitu, apapun akan aku lakukan untukmu asalkan mama bisa sembuh." airmata Louise sudah jatuh membasahi pipinya, ia tidak tega melihat orang yang ia sayangi harus menderita.

"Uhuk, uhuk, uhuk..! nafas Marlena begitu sesak ia terus memegangi dadanya yang berdenyut nyeri, lalu menatap nanar wajah Louis yang berada di sampingnya. Marlena menggenggam erat tangan Louis "Louis apakah kau mau memenuhi satu permintaan Mama?"

"Apapun itu katakan lah Mah, aku janji akan memenuhi keinginan Mama asalkan Mama bisa sembuh."

Marlene tersenyum dan menyentuh lembut pipi anaknya "Menikahlah dengan Margaretha dan akhiri pertengkaran mu dengan Papa mu, Mama sudah sangat lelah."

"Apa hanya itu permintaan Mama?" menatap lembut wajah Marlene, wanita yang telah melahirkannya ke dunia. Marlen mengangguk kan kepala.

Louis menarik nafas dalam sambil memejamkan mata, ia sedang berdamai dengan hatinya. "Baiklah kalau itu keinginan mama, asalkan mama bahagia dan kembali sehat." Marlene menarik Louis dalam pelukannya "Terima kasih Louis, Mama sangat menyayangimu. kau memang anak yang berbakti."

Louis berjalan menuju ruangan kerja Alexander. langkahnya terhenti di depan sebuah pintu, ia mengetuk pintu itu tanpa ragu.

"Masuk! terdengar suara bariton dari dalam ruangan.

Setelah membuka pintu, Pandangan matanya menatap Alex yang berdiri didepan jendela membelakangi dirinya. "Boleh aku bicara sebentar pah!"

Alex membalikkan tubuhnya dan tersenyum saat melihat Louis menemui dirinya "Louis kemarilah!" Louis berjalan mendekat dan berdiri didepan ayahnya.

"Pah! lakukan yang terbaik untuk kesembuhan Mama! aku berjanji akan menikahi Margaretha" ucap Louis dengan mata berkaca-kaca, wajahnya tertunduk sedih.

Kedua tangan Alex mendarat di pundak anaknya "Louis! benarkah apa yang sudah kau katakan? Alex terlihat berbinar di wajah tuanya "Aku tidak salah dengar bukan?! Louis mengangguk pelan "Terima kasih Louis, akhirnya kau menerima perjodohan itu" Alex memeluk tubuh anaknya.

Dibalik pintu sepasang mata menangis, Marlene merasa bersalah pada Louis, namun ia tidak ingin keluarganya berantakan hanya karena ke egoisan suaminya.

flash Back off.

Akhirnya semua berakhir dengan damai, aku sangat bersyukur Louis kembali akur dengan Ayahnya" tersungging senyuman manis di bibir Marlene.

Terdengar ketukan pintu dari luar kamar.

"Nyonya Besar, keluarga Thomson sudah datang." imbuh seorang pelayan didepan pintu kamar.

"Baiklah aku segera menemuinya."

Marlene merapikan riasannya dan tersenyum lebar didepan cermin "Aku sangat bahagia hari ini, semua berjalan dengan lancar." ia berjalan kearah pintu dan keluar dari kamar, dua orang pelayan sudah berdiri di depan pintu mengikuti langkah Marlene menuju ruangan tamu.

"Hallo Nyonya Martha, bagaimana kabar mu?" sapa Marlene yang sudah berada di ruangan tamu.

"Tentu saja sangat baik!" mereka berdua saling cipika-cipiki "Kenalkan putri cantik kami Margaretha Thompson."

"Cantiknya putri mu Martha. Senang berjumpa dengan mu Margaret."

"Terima kasih Nyonya Marlene, anda pun tidak kalah cantik dari Mommy ku." canda Margaret seraya berpelukan dengan Marlane

"Tentu saja anakku sangat cantik, ia putri kami satu-satunya dan pewaris tunggal pemilik bank di London, selain cantik Margaretha juga cerdas" puji Martha begitu bangganya.

"Ohh tentu saja, aku tidak salah memilihkan jodoh untuk anakku Louis" timpal Alex tergelak.

"Dimana Louis? sejak kami datang ia tidak terlihat?" tanya Richard yang sejak tadi hanya jadi penyelamat.

"Ahh iya, Louis masih berada didalam kamar. ia sudah tau akan kedatangan calon istrinya, biar aku suruh pelayan memanggilnya."

"Biar aku saja sayang, temani tamu kehormatan kita, tadi ia bilang sedang tidak enak badan biar aku panggil sebentar." Marlene beranjak dari duduknya dan berjalan menaiki anak tangga menuju kamar Louis.

"Ceklek!

"Louis?" Marlene mengedarkan pandangannya, ia melihat Louis berdiri didepan jendela kamar. Marlen berjalan mendekat dan menyentuh pundak anaknya "Louis tamu kita sudah datang, temui lah."

"Mah! apa keputusan ku sudah benar? aku masih belum bisa melupakan Elena, bahkan aku tidak pernah tau dimana keberadaan anakku sekarang?!"

"Sayang, kita sudah berusaha mencaritahu keberadaan anakmu, Namun belum juga mendapatkan titik terang. Mama janji akan terus membantumu mencari keberadaan anakmu."

"Aku berharap mama tidak mengikarinya." Louis memeluk Marlene "Terima kasih Mah, selalu mengerti aku!"

Marlen mengusap punggung anaknya "Tentu saja sayang. sekarang kita temui calon istrimu, mereka sudah menunggu lama."

Marlene dan Louis berjalan meninggalkan kamar menuju ruangan keluarga. Mereka menuruni anak tangga berukir, saat sudah berada di ruangan keluarga. Semua mata tertuju pada Louis, pria tampan berkharisma itu membuat mata Margaretha tidak berkedip. Ia langsung jatuh cinta pada pandangan pertama.

"Kenalkan ini anak ku Louis" imbuh Marlene bangga dan berjalan kearah Margaretha.

Margaretha berdiri menyambut kedatangan calon suaminya "Tuan Louis senang berjumpa dengan anda" Margaretha menundukkan kepala memberi hormat, seraya mengulurkan tangannya. Louis terdiam sesaat, lalu menerima uluran tangan Margaretha.

"Terima kasih Nona Margaretha atas kunjungannya, semoga anda senang." Louis mulai membuka obrolan.

"Tentu saja Louis" Margaretha tersenyum manis "Aku sangat senang berjumpa dengan mu, kau sangat berkesan." ujarnya tersenyum malu-malu.

Kedua keluarga itu sangat senang dan tertawa bahagia, mereka berhasil menyatukan anak-anak mereka.

Pertemuan keluarga berjalan lancar, Margaretha dan Louis berjalan kearah taman. Mereka saling bertukar cerita untuk mendalami perkenalan keduanya.

Dari atas balkon kedua orangtua mereka tersenyum bahagia melihat Louis dan Margaretha terlihat akrab. kesepakatan dua kelurga itu dimulai.

"Secepatnya kita adakan Pernikahan Louis dan Margaretha, umur Louis sudah menginjak 28 tahun, usia yang sudah matang untuk menikah"

"Baiklah Tuan Alexander, saya sangat setuju untuk menyatukan anak-anak kita." Richard berseloroh.

"Lihat Margaretha begitu senang berkenalan dengan Louis, biasanya anak itu susah untuk beradaptasi dengan pria yang baru ia lihat. tapi dengan Louis ia begitu senang."

"Iya benar secepatnya laksanakan Pernikahan Margaretha dan Louis, aku ingin menimang cucu." ucap Martha terkekeh dan di sambut gelak tawa Richard dan Alex.

"Baiklah minggu depan kita laksanakan Pernikahan Margaretha dan Louis, lebih cepat lebih baik bukan?"

"Apa tidak terburu-buru?" tanya Marlene kurang setuju.

"Tidak sayang, apa yang dikatakan Richard benar, lebih cepat lebih baik bukan? agar secepatnya mereka memiliki penerus keluarga Alexander Graham dan Thomson."

Marlene hanya tersenyum samar dan menyetujui keinginan suaminya.

💜💜💜

@Bersambung...

1
Evi Arian
ini sudah 2025,, Sampek q ganti hp dan download apk ini lagi demi membaca kelanjutan cerita ini,, tapi gak pernah adaa😭😭
Happy Kids
bapaknya yg tolol ternyata
Happy Kids
aku sediihhhh :(( kasian alda
Happy Kids
waw.. uda move on ya. selamat
Deandra🕊🌻
authorrrrr...kelanjutannya mana..gw dah nungguin dari tahun lalu loh😭😭😭
OsinRy Ry: dah almh rupanya ceritanya 🤭kan sayang tergantung macam tu🤦
total 5 replies
osinry 翔
bunda ini ceritanya bagusloh tapi kenapa tergantung sedih 🥲🥲asik mengintai novel ini tapi tak up juga🤭🤭
🍌 ᷢ ͩZuzu Coklat 👉🏻 Murni
kenapa g perna ada lanjutannya lagi cerita ini Thor🤔😭😭😭😭
Viela
kak kok blm d lanjut lg ceritanya....kapan up ny
Maliqa Effendy
ga sakit apa dari dulu ditampar terus Louis
Maliqa Effendy
jadi ga respect sm Louis..
Maliqa Effendy
sayang????? Hadeh..udah bucin Louis sama Margareth
Maliqa Effendy
lupa sama anakmu dan Ellena,Louis..
Maliqa Effendy
kannn..jadi anak kan...
Maliqa Effendy
tapi tetep sja kan..kucing di kasih ikan..ga nolak lah..begitu juga dengan Louis..ga cinta ..cinta mati..ttp aja bikin anak sm Margareth..apa namanya klo bukan nafsu
Mardawiah
tdk ada kelanjutannya ya?
Mardawiah
mengandung bawang...tissu mana?
Sumi Fu
thor kok dah lama tak up date. up date..kapan kelanjutannya nya thor😭😭😭
Krishti Krish
lama banget mom lanjutannya🙏🏻
Ary Cantora
jangan2 si margareth ini selingkuhan bokapnya alexander
Happy Kids: sepertinya sii gtu. dia ga mau ditinggalin mantu kesayangannya 😆
total 2 replies
Seniwati Laia
lanjutlah kok gantung
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!