NovelToon NovelToon
Noda Perkawinan

Noda Perkawinan

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Patahhati / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:189.5k
Nilai: 5
Nama Author: Elang Putih

Aku mencintai suami sahabatku

Nur bertekad menjadi noda dalam pernikahan Reza dan Tanti. Reza adalah mantan kekasihnya, sedangkan Tanti adalah sahabatnya.

Nur rela menceraikan suaminya atas perintah Reza. Namun, Reza mengingkari janjinya. Ia tak mau melepaskan Tanti dan tak ingin kehilangan Nur dua kali.

Apakah Nur akan tetap menjadi noda dalam perkawinan Reza dan Tanti? Atau justru menyerah dan melepaskan cinta pertamanya bersama wanita lain?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elang Putih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ide untuk Menghancurkan Reza

Aku baru saja sampai di rumah. Kemudian merebahkan diri di atas kasur seraya mengelus perutku. Akhirnya keinginanku untuk mendapatkan tanggung jawab dari Mas Reza akan segera terpenuhi. Meski pun hanya sebagai istri siri. Tidak masalah untuk menjadi yang kedua, tetapi aku akan selalu diutamakan oleh Mas Reza karena aku sedang mengandung anaknya.

Aku mengambil gawai yang masih tersimpan di dalam tas. Ternyata sudah terdapat beberapa panggilan tak terjawab dan juga dua pesan masuk dari Mas Reza.

"Astaga! Kenapa calon suamiku benar-benar merindukanku? Bahkan ketika aku sedang di jalan pun dia menghubungiku," gerutuku seraya mengulum senyum.

{Bisakah kau menjaga Tanti bergantian denganku?}

{ Nur, Tanti meminta agar kau bergantian denganku untuk menjaganya. Ini

kesempatan bagiku untuk tetap terus dekat denganmu. Hapus pesan ini dan biarkan pesan yang pertama tetap ada di ponsel mu!}

"Tanti ini bodoh apa bagaimana? Baiklah, tidak masalah jika aku harus merawat Tanti untuk sementara. Suatu saat nanti kau yang kan ku jadikan pembantu, Tanti!" Aku medengkus seraya membalas pesan dari Mas Reza. Aku sangat setujuuntuk menjaga Tanti di rumah sakit.

Aku melempar ponselku ke atas kasur dengan pelan. Lantas aku memutuskan untuk beristirahat. Lagi pula nanti malam pasti aku akan bergadang dan harus menjaga Tanti.

Menjelang sore, aku bergegas menuju rumah sakit. Aku sudah tidak sabar ingin sekali bertemu dengan Mas Reza. Entah mengapa rasanya seperti jatuh cinta lagi kepada pria itu. Sama seperti saat SMA dulu ketika pertama kali aku jatuh cinta dengan Mas Reza. Berbunga-bunga dan selalu menunggu waktu untuk bertemu dengannya.

***

Pov Fadli

Di sore ini harusnya aku bergantian untuk berjaga. Aku sudah hampir pulang dan tiba-tiba melihat wanita selingkuhan suami Tanti datang lagi ke rumah sakit.

"Wanita itu datang lagi? Untuk apa dia ke rumah sakit?" batinku.

Akhirnya aku memutuskan untuk tidak jadi pergi dan mengikuti wanita itu. Aku tak pernah melakukan tindakan seperti ini sebelumnya. Aku selalu tidak peduli dengan urusan orang lain. Tapi entah mengapa aku begitu tertarik dengan Tanti.

Aku terus mengikuti langkah wanita itu dari belakang secara diam-diam. Dia terlihat sedang bertelepon dengan seseorang. Dugaanku, dia sedang menelpon suami dari Tanti.

Wanita itu berbalik arah. Ia tidak meluncur ke arah di mana kamar Tanti dirawat. Aku jadi penasaran, apakah mungkin dia akan bertemu dengan suami Tanti secara diam-diam dan sembunyi-sembunyi lagi?

Rupanya wanita berambut hitam terurai itu menuju sebuah ruang tindakan. Suami Tanti sudah berdiri dengan gelisah. Tetapi ketika melihat selingkuhannya datang, raut wajahnya berubah.

"Mas Reza," panggil wanita itu seraya berlari menghampiri pria berkemeja kotak-kotak yang sedang bersandar tembok rumah sakit yang dingin.

"Jadi namanya Reza. Reza dan Tanti. Siapa nama selingkuhan Reza itu?" tanyaku dalam hati. Jujur aku baru pernah ikut campur dan terlalu penasaran dengan urusan orang.

Agar tidak penasaran, aku mencoba berjalan melewati mereka dengan pelan. Sampai akhirnya aku mendengar sebuah perkataan dari Reza jika Tanti sedang menjalani tindakan kuretase.

"Waktunya pasti akan lama, Mas. Kita keluar dulu! Aku belum makan dari tadi. Aku pengen makan disuapin kamu, Mas. Kamu dengar sendiri kata dokter kan, kalau ibu hamil harus sehat?"

Mendengar ucapan wanita yang menjadi selingkuhan Reza membuatku geram. Bahkan bisa-bisanya saat Tanti sedang kesakitan di ruang tindakan, Reza justru mengikuti kemauan sang selingkuhan.

Akhirnya ku putuskan untuk menunggu Tanti di luar ruang tindakan itu. Lagi-lagi aku pun tak tahu mengapa aku begitu iba dengan Tanti.

Tak berselang lama seorang perawat keluar dan mencari keluarga pasien atas nama Tanti. Reflek aku pun mengaku sebagai kerabatnya.

"Mas Fadli kerabat pasien?" tanya perawat itu.

"Iya, harusnya aku sudah pulang dan bergantian berjaga dengan teman. Tetapi suami dari Tanti ada keperluan dan aku yang ditugaskan untuk menjaganya."

"Oh, baiklah? Saya hanya ingin mengatakan jika pasien atas nama Tanti akan segera dibawa ke kamar inap lagi karena proses kuretase sudah selesai."

Seusai perawat itu berbicara, 2 perawat lain terlihat mendorong Tanti yang terbaring lemah, namun sudah membuka matanya.

Aku mengikuti mereka sampai akhirnya tiba di ruang Mawar nomor 9, tempat di mana Tanti menginap.

Ketika perawat sudah pergi, Tanti terus memandangiku yang berdiri di sampingnya. Ia terlihat bingung namun tiba-tiba ia tersenyum kepadaku.

"Apa suamiku sedang pergi dengan wanita lain?" tanya Tanti dengan lemah.

"Aku tidak tahu," jawabku. Aku mencoba berbohong karena kondisi Tanti masih sangat lemah dan wajahnya yang masih pucat.

"Jangan berbohong! Aku tahu kau pasti sudah mengetahuinya. Untuk itulah kau menjagaku kan? Aku yang menyuruh selingkuhannya datang kemari untuk menjagaku."

"Apa? Bagaimana bisa kau melakukan itu, Tanti?"

"Ini salah satu rencana awalku, Fadli. Aku ingin melihat bagaimana kedekatan mereka di depanku. Rasanya aku ingin berteriak karena tak percaya, karena wanita yang berselingkuh dengan suamiku adalah sahabatku sendiri."

"Lalu, apa rencanamu, Tanti? Aku akan mencoba membantumu."

"Aku akan berpura-pura tidak tahu masalah ini. Aku akan tetap menganggap Nur sebagai sahabatku dan aku ingin melihat seberapa jauh Mas Reza akan terus membohongiku."

"Itu sama saja kau menyayat luka pada tubuh sendiri, Tanti. Harusnya kau beri tahu saja kepada suamimu jika kau sudah tahu perselingkuhan mereka."

"Tidak bisa, Fadli. Aku masih ingat betul kalau Mas Reza dan Nur adalah sahabat sejak SMA. Atau bahkan mungkin mereka sudah mencintai sejak lama. Ketika Mas Reza menikahiku, ada banyak hal-hal kecil yang baru aku sadari sekarang, Fadli."

"Apa? Apa kau bisa mengatakan salah satunya?"

"Nur bercerai dengan suaminya tepat 1 tahun setelah aku menikah dengan Mas Reza. Sepertinya Nur sengaja melakukan itu."

"Itu baru dugaanmu saja. Tapi aku akan mencoba membantumu. Apa kau akan pertahankan rumah tanggamu itu? Maaf jika aku menanyakannya lebih jauh lagi, padahal aku adalah orang asing bagimu."

"Entahlah, aku belum memikirkan itu. Mungkin aku akan melepaskan Mas Reza, tetapi aku harus memberikannya rasa sakit dulu sebelum aku membiarkannya pergi."

"Rasa sakit seperti apa yang akan kau berikan kepada suamimu?"

"Aku baru memikirkannya barusan. Jika Mas Reza mencintaiku, pasti dia tidak akan suka jika tahu aku memiliki hubungan dengan laki-laki lain."

"Maksudmu? Jangan bilang kau akan melakukan hal yang sama yang seperti Reza lakukan!"

"Aku memang memikirkan itu, Fadli. Selingkuh harus dibalas dengan selingkuh. Bantu aku, Fadli?"

"Apa?" Aku kaget mendengar apa yang dikatakan Tanti. Tetapi wanita itu mengatakan dengan dibarengi tangisan.

"Berpura-pura-lah menjadi selingkuhanku. Bantu aku menghancurka Mas Reza!"

Bersambung ...

Jangan lupa like, komen, vote dan beri hadiah, hehe...

1
Safa Almira
y
Oh Dewi
Mampir ah...
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya Caraku Menemukanmu
Ayu Puspita
thor km amnesia ya..kok si pelakor balikan lg sm mantan suami nya..kl ky gini cerita nya gak seri
Lalem Sitepu
ini ibu nur,marah sama ibu Reza, dulu kemana sampai anak hamil dari suami orang enggak tahu,wajar lah ibu Reza minta cucunya walau pun dia tidak setuju sama Nur,karena itu termasuk aib
Lalem Sitepu
ini si nur sama Reza memang cocok sama 2 tidak menghargai pasangannya,yg lebih parah lagi si nur,;masa dah nikah masih mau berkomunikasi dengan mantan jadi nya gitu,logika aja,kalau dah kita tinggal kan mana ada lagi itu cinta,itu paling opsesi kalau tidak ya dendam
yunna
jd malas bacanya pelakor kok bisa bahagia
yunna
1 per 1 sifat nur keluar, rasain tu resa istri baik'd d bohongi
yunna
Tanti bego apa oon, kumpul kn aja bukti perselingkuhan mereka biar cepat d proses
yunna
semoga cepat terungkap biar Tanti bisa lepas dri penghianat seperti nur dan reza
Margawani
walah yg perempuan tdk punya harga diri, yg laki" pembohong dan tdk setia... 😭
Suharti Ristie
semangat tor
文华亮
balas yg epik itu menjadi lebih baik dari mereka, Tanti, kek gitu mah apa bedanya sama dia :"
文华亮
wanita yang mau dinikah siri tuh menurutku bodoh, karena dia gak akan dapet apa apa dari pernikahan itu. hemm, Kak Elang penasaran banget nih kelanjutannya kek mana, kira kira nanti Kak Elang mau nyatuin pasangan yang mana niih wkwkw
文华亮
Fadli oh fadli, apakah dia masih jomblo, Kak?
文华亮
Kak Elamg sorry baru sempet mampir lagi ke novelnya, Yaa
naila
lucuuuu
naila
koq berbelit ceritanya...pow terus padahal sdh d tau mksdnya
naila
🤭🤣
naila
hehehee....dasar kutu. tp terkadang kata seperti itu yg bkin seseorng kangeeen😊🥰
naila
lnjt thor👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!