NovelToon NovelToon
MR. ARROGANT'S BABY

MR. ARROGANT'S BABY

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintapertama / Nikahkontrak / Tamat
Popularitas:630.9k
Nilai: 4.9
Nama Author: Aleena Marsainta Sunting

Follow my IG : aleena.marsainta_sunting

Maureen Aditama dijebak kakaknya untuk melakukan kencan buta yang tak pernah dia inginkan.

Dia, diberikan minuman yang membuat tubuhnya terasa panas dan terbakar. Sekalipun begitu, dia tetap berusaha waras dan menghindari.

Namun, dia malah bertabrakan dengan orang yang tak pernah diduga. Maximus Mollary, pengusaha bertangan dingin yang tak mudah disentuh oleh siapapun, dia malah luluh saat melihat wajah Maureen. Membuat gadis itu terikat dengan pria arogan yang mencintai dengan caranya dan mengubah seluruh hidupnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aleena Marsainta Sunting, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MAKAN MALAM

Ingin sekali dia berteriak ataupun meronta. Namun, dia tak melakukannya. Dia tahu usaha dan tenaganya akan sia-sia jika dia menuruti ego.

Dia berusaha keras berpikir sambil matanya berkeliling seluruh ruangan. Ruangan dengan hiasan gaya eropa dengan lampu gantung kristal dimana-mana. Ruangan yang sangat luas dengan beberapa pengawal dan pelayan bersiap menerimanya perintah tuannya.

Haduh, bagaimana cara aku bisa kabur dari orang gila ini. Sepertinya dia benar-benar bukan orang biasa. Apa dia benar-benar seorang Sultan atau Raja seperti pikiranku?

Maureen sedikit gugup dengan pikirannya. Dia mulai ragu, apa benar dengan pikirannya tadi.

"Semua sudah kau siapkan, Berto?" ucap Max menyapa salah seorang dengan pakaian koki. Mungkin dia kepala koki di rumah itu, pikir Maureen berkeliaran kembali sambil melirik orang yang di panggil Berto tadi.

"Sudah, Tuan! Silahkan!" dia berkata sambil menunjukkan semua permintaan tuannya berberapa menit lalu dia ditelpon oleh Martin.

Max hanya menganggukan kepalanya. Dia tak mengucapkan sepatah katapun lagi. Tanpa disadari oleh Maureen, Max sudah membawanya dan terus memangku tubuhnya.

"Kau mau makan yang mana dulu?" dia berkata dengan sangat lembut. Seolah berbisik di telinga Maureen membuatnya mendadak merinding.

"Ah, apa sih?" dia bergidik. Mengangkat bahunya.

"Ini makan malam-mu. Kau mau memakan apa?" tanya Max kembali, segurat senyuman muncul di wajahnya saat dia melihat Maureen bergidik.

Benar-benar lucu dan menggemaskan! Apalagi pipi chubby yang seperti bakpao.

"Sudah aku bilang, aku tidak lapar!" sahutnya masih ketus.

"Kalau kau tidak makan, aku yang akan memakammu lagi. Aku masih belum puas! Dan sesuai perkataanku tadi, kau harus memserviceku hingga puas!" kalimat yang masih membuatnya merinding. Dia bahkan tak menyangka akan mendapatkan ancaman tak terduga dari Max.

"Hah, kau pria gila! Sudah seenaknya merebutnya, sekarang mau tambah. Memangnya aku warung makanan," jawab Maureen ketus. Bibirnya terus berkerucut tanpa henti.

"Ya sudah, cepat makan!" sahutnya singkat. Namun, tangannya bergentayangan kemanapun.

"Ah, geli tau!" pekik Maureen saat tangan Max menggerayangi pahanya yang masih tak berkain segitiga.

"Makanya cepat makan, kalau tidak aku tak segan-segan akan membuatnya basah lagi!" Maureen memalingkan wajahnya menatap Max yang menunjukkan senyum smirk diwajah tampannya itu.

"Aku akan patahkan tanganmu kalau kau berani menyentuhku lagi!" ancam Maureen membuat tawa besar dari mulut Max memenuhi isi ruangan.

Para pengawal, pelayan dan juga Martin langsung bergidik ngeri saat mendengar tawa tuannya. Meraka tak pernah sekali pun mendengar tuannya bisa tertawa lepas seperti itu.

Maureen menancapkan garpunya pada daging yang sudah dipotong-potong kecil, dan dia memasukkan kedalam mulutnya sambil menatap wajahnya Max penuh dengan kemarahan.

"Kau puas, aku sudah makan! Lihat jelas dengan matamu itu!" Maureen mendelikkan matanya dengan penuh dendam dengan saus yang belepotan di pinggir bibirnya.

"Uhm, apa kau sedang menggodaku?" Max menarik wajah gadis itu agar bertatapan langsung dengannya.

"Cih, mana sudi aku menggoda-mu. Kau memang tampan, tapi tidak setampan Nick pujaan-ku!" Maureen berkata dengan terus terang. Dia masih mengunyah makanannya saat Max mencengkam wajah dengan kasar. Apalagi saat mendengar Maureen menyebutkan nama laki-laki lain di hadapannya.

"Kau!"

"Apa kau, kau? Kau, pikir aku takut denganmu, hah!" gadis itu tak mau kalah masalah persaingan adu mulut dendam siapapun.

Dia, sudah belajar untuk membalas ketika seseorang mulai menindas atau menyakitinya. Dia, harus menjadi lebih kuat. Apalagi bayangan yang terlitas dipelupuk matanya, ibunya masih terbaring dengan sangat lemah.

1
Nurhidayah Dayah
gantung lagi cerita ni,,,,
Alanna Th
karina nyari mati!
Alanna Th
brjodoh; gorila = kingkong
Alanna Th
biasa, lagi hot" very hot terus dtnglh sang mntn ngotot come back /Puke//Toasted/
Alanna Th
iya enak kali dkasarin terus. kalo aq, akan lngsng ngusir nick yg sdh jadi cln swami org lain itu
Alanna Th
nick, khadiranmu sdh ga guna, hanya nambah mslh aja bwt ella
Alanna Th
bagus! hajar smp semaput, biar kapok
Alanna Th
waaa, shasa sdg mnyerahkn tbhny utk jadi santapan buaya peliharaan s max
Alanna Th
lupakn nick, lk" lemah tak brguna
Luchi Chipoedanz Sihite
mana lanjutannya thor,ko gantung ini😭😭😭😭
Ijjem Chii'Cwe Merah'Jambu
bagus,dan lanjutkan lagi ceritanya
Ugi Moms Yuniie
bagus
Sulis Sda
visual nya Thor😉😉
Sa Id
aaaaaa kok enggak up""si kk
sandi Gelau
lambat lagi nk up...
Lineke Walangitan
hamil 🥰
Uchi Hafiz
lanjut
inayah machmud
padahal cerita nya bagus sayang tidak ada lanjutan nya. ..
Ardianto 2f
sayang thor setiap novelnya banyak yg ke stop,padahal banyak karyanya banuak juga ga di tuntaskan.
Nelly Harmawati
Awal cerita yg bagus , bahasanya juga bagus, rapi nggak typo...
semangat thor.....😍😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!