NovelToon NovelToon
PARTNER RANJANG TUAN MUDA "Sekuel Hot Daddy"

PARTNER RANJANG TUAN MUDA "Sekuel Hot Daddy"

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Tamat
Popularitas:607.7k
Nilai: 4.9
Nama Author: Lusica Jung 2

"Kembalilah menjadi partner ranjang-ku, aku akan memberikan banyak keuntungan padamu!!"

Tidak hanya cinta di antara mereka berdua. Hanna dan Rey, dua insan manusia yang hampir setiap malam menghabiskan waktunya untuk bercinta. Tapi sayangnya mereka bukan sepasang kekasih apalagi suami-istri, mereka hanya sebatas teman ranjang.

Hanna membutuhkan seseorang untuk membantunya membalas dendam, sedangkan Rey membutuhkan seseorang untuk mengisi hidupnya yang kesepian karena dia sebatang kara. Intinya mereka saling menguntungkan.

Dan apakah cinta akhirnya tumbuh di hati mereka, hanya waktu yang mampu menjawabnya!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lusica Jung 2, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Terkena Mental

Rey memarkirkan mobil mewahnya di sebuah restoran ternama yang terletak di pusat kota. Seperti ucapannya tadi, pria itu berencana mengajak Hanna untuk sarapan di luar. Terlihat keduanya keluar dari sedan mewah tersebut, dan berjalan beriringan memasuki restoran.

Hanna berjalan sambil memeluk lengan pria disampingnya, karena memang itulah yang Rey inginkan. Wanita cantik itu tidak tau apa alasannya, tapi Hanna tidak bisa menolaknya.

Salah satu pelayan menyambut kedatangan mereka dan menggiring keduanya menuju salah satu meja di dekat jendela yang memang dipilih oleh Hanna.

Dalam langkah mereka menuju meja, beberapa pasang mata terutama dari kalangan wanita menatap pria di sampingnya ini dengan tatapan lapar, Hanna hanya berharap semoga mereka tidak meneteskan air liurnya.

Sedangkan pandangan yang mereka tujukan terhadap dirinya, yang hanya mengenakan dress sederhana sepanjang lutut tanpa make up yang tebal, ia bisa melihat para wanita itu menatapnya dengan sebal bahkan mencemooh. 

Persetan dengan mereka semua, bagaimana pun cantiknya mereka berdandan hari ini, toh pria di sampingnya ini justru mengajak seorang gadis yang berpakaian sederhana dan ber-make up natural tanpa dilebih-lebihkan.

Dan membayangkan hal tersebut membuat hati Hanna merasa senang seketika. Dan di dalam sana, dewi batinnya tengah menari-nari gembira.

"Kau ingin pesan apa?" Tanya Rey sambil melihat buku menu.

"Samakan saja denganmu, aku sedang malas memilih makanan." Jawab Hanna.

Gadis itu menyapukan pandangannya. Tidak ada yang menarik sama sekali, sampai sepasang mutiara Hazel nya menangkap sebuah pemandangan yang membuatnya sangat muak dan jijik.

Rey yang penasaran mengikuti arah pandang Hanna dan memicingkan mata. "Mereka berdua, bukankah ayah dan ibu tirimu?" Ucap Rey yang kemudian dibalas anggukan oleh Hanna.

"Rasanya aku ingin muntah melihat mereka berdua. Bagaimana bisa bajingan tua itu tidak merasa bersalah sedikit pun setelah membuangku dan membunuh Mama." Ujar Hanna geram.

Rey bisa melihat sebuah emosi, amarah dan dendam kesumat dalam setiap kata yang terlontar dari bibir Hanna. Dia memahami betul apa yang tengah dirasakan oleh wanita itu saat ini.

"Ingin menghampiri mereka dan membuat pertunjukkan?" Rey menatap Hanna dengan seringai di bibir kissable-nya.

Hanna tersenyum sinis. "Aku rasa bukan ide yang buruk. Membuat mereka berdua terkena mental sepertinya akan sangat menyenangkan." Tuturnya.

Rey mengulurkan tangannya pada Hanna. Wanita itu tersenyum lebar, dengan senang hati dia menerima uluran pria tampan itu. Keduanya berjalan menghampiri meja di mana sepasang suami-istri berada.

-

"Halo Pa, Ma, lama tidak bertemu," sapa Hanna seramah mungkin.

Sontak keduanya mengangkat kepala. "Hanna, sedang apa kau di sini?" Tanya sinis Ibu tirinya.

"Tentu saja untuk makan, memangnya untuk apa lagi?!" Jawabnya santai.

"Kau makan di sini? Darimana kau mendapatkan uang sebanyak itu hanya untuk sepiring makanan di restoran ini? Apa kau menjual diri?" Tanya wanita itu lagi, tatapannya sinis dan mencemooh.

Hanna mengangguk. "Ya, aku memang menjual diri, apa Mama tidak melihat pria tampan di sampingku ini? Dia adalah orang yang membeli ku. Pasti Papa sudah tidak asing dengannya bukan?"

"Tuan Muda Xiao?!" Tuan Kim berseru dan segera membungkuk pada Rey.

Wanita itu menarik lengan Hanna menjauh dari Rey. "Dasar gadis kurang ajar. Bagaimana bisa kau mengatakan hal tidak masuk akal seperti itu? Apa kau tidak tau siapa dia? Kau ingin keluarga kita terkena masalah?!" Ujarnya sedikit geram.

Hanna menyentak tangan Vina. "Keluarga kita? Mama tiri, bagaimana bisa kau mengatakan kalimat tak masuk akal itu dengan begitu entengnya. Bukankah sejak awal kau tidak menyukaiku? Apa kau lupa jika Papa sendiri telah mengusirku?!"

Tuan Kim segera menengahi perdebatan Hanna dan istrinya. Dia tidak ingin mendapatkan malu dan kemudian nama baiknya jelek di mata Rey, apalagi sejak awal dia mengincar CEO muda itu agar bergabung dengan perusahaannya.

"Sudah-sudah, kalian jangan berdebat lagi. Sebaiknya sekarang kita duduk dan sarapan sama-sama. Tuan Muda Xiao, Anda ingin memesan apa? Kau juga Hanna, pesan makanan apapun yang kau mau, Papa yang akan membayarnya untuk kalian berdua." Tutur Kim Tan.

Bukannya merasa terharu, Hanna malah merasa jijik. Ayahnya benar-benar seorang pemain drama yang sangat hebat.

Vina menarik suaminya dan bicara sepelan mungkin agar Hanna dan Rey tidak mendengarnya.

"Kau sudah tidak waras ya, ini adalah restoran mahal, bagaimana bisa kau malah ingin mentraktir mereka berdua? Bagaimana jika mereka malah memesan makanan yang sangat mahal? Kau ingin bangkrut, kita saja memesan makanan yang paling murah!!"

"Tenanglah, kau tidak perlu marah-marah seperti ini. Kita harus bersikap baik pada mereka berdua, terutama Hanna, supaya kita bisa segera mendapatkan tandatangan darinya dan juga stempel itu."

Hanna hanya menatap sinis mereka berdua. Sekecil apapun Tan dan Vina bicara, tapi tetap saja apa yang mereka katakan masih bisa didengar oleh keduanya.

"Aku yang akan membayar, kalian bedua bisa memesan apapun yang kalian inginkan." Ucap Rey tiba-tiba, membuat mata Tan dan Vina langsung berbinar.

"Benarkah, Tuan Muda Xiao?" Vina menatap Rey dengan sorot mata yang sama.

"Tentu saja Mama tiri, kalian bebas memesan apapun yang kalian inginkan dan priaku yang super kaya ini akan membayarnya. Itung-itung memberi sedekah untuk orang yang kurang mampu."

"Apalagi kalian belum pernah merasakan makanan yang sangat mahal sama sekali, buktinya meskipun datang ke restoran mewah tapi kalian malah memesan makanan dan minuman yang paling rendah harganya!!" Tutur Hanna.

Wanita itu menyeringai. Menatap mereka berdua dengan senyum penuh kemenangan. Rasanya Hanna ingin tertawa keras melihat tingkah ayah dan ibu tirinya yang begitu menjijikkan.

"Rey, bukankah kau harus menghadiri sebuah pertemuan penting 20 menit lagi. Kita harus pergi sekarang, aku juga tidak ingin terlambat, aku harus pergi ke suatu tempat setelah ini."

Rey melihat jam yang melingkari pergelangan tangannya. "Kau benar. Hampir saja aku lupa. Untung kau ingatkan."

"Lalu siapa yang membayar semua makanan ini?" Seru Vina.

Hanna menghentikan langkahnya. Wanita itu menyeringai lebar. "Ya kalianlah, masa aku!! Bukankah kalian berdua yang memakannya. Sudah ya, selamat menikmati sarapannya." Hanna melambaikan tangannya pada ayah serta ibu tirinya.

Awalnya Rey ingin membayarnya, tapi Hanna melarangnya. Hanna ingin memberikan sedikit pelajaran dasar pada mereka berdua. Apalagi makanan yang mereka pesan bukanlah makanan berharga murah. Satu porsi setara dengan motor baru.

"Hanna, kau benar-benar anak durhaka!!" Teriak Vina, bahkan dia tidak peduli meskipun saat ini menjadi pusat perhatian. Putri tirinya itu berhasil membuatnya emosi dan naik darah. Sedangkan Hanna hanya melambaikan tangan pada mereka berdua.

-

1
Lastri Sutriadi
sangat menarikkk
Supi
mampir
mamahe Lana
kak author mama tiriny hanna tu namany Amanda apa vina....🤔🤔🤔
mamahe Lana
sama sama dipertemukan dengan keadaan terluka...moga suatu saat hanna ma rey bisa bahagia.,..oohhh y kak bukannya aster waktu itu hamil anak ke3 ya....kok disini rey cuma pnya kakak...🤔🤔
Dewi Soraya
gmn si thor ko dibkin sdr kandung??yg bnr aj udh hubngan intim berthun2 msak sdr an.ih g seru mah
Ellnara: Baca terus kak. mereka bukan saudara kok
total 1 replies
Dewi Soraya
unyuk bngt y rey...o yg g mw nikah tu hanna tk kira rey yg g mw da ikatan
Dewi Soraya
ais romantis hbs deh rey.byanganq ley exo ni
Aqiyu
wah orangtuanya.....
Nathan.....
Aqiyu
kaalu negatif ga ada hub darah antara Hanna dan Aster kok bisa wajahnya begitu mirip
Aqiyu
😢😢😢😢😢😢
Aqiyu
waduh Rey dan Hanna kakak beradik dan melakukan hubungan terlarang.....
🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️ seketika pening aq
Aqiyu
Nathan sadar.....
dan yang jahat ingin menyingkirkan keluarga Rey bisa aja itu paman nya
Aqiyu
jahatnya naggung .... lha wong belum dapat tanda tangan Hana tapi udah diusir kan jadi repot sendiri.harta banyak tapi ga bisa menikmati percuma ....
makan aja harus hemat😆
Anisa
mampir thorr
Tiara A$
dari awal cukup menarik
Mula Arief
mampir thorr
Tri Susilowati
aku cari di beranda ga ada ya kak
Nining Bunga Rijkiya P
kereeeen
Singgih Prayoga
maksunya judulnya new nowel
Singgih Prayoga: oo malah aku baca judul new novel ok makasih infonya
total 2 replies
Singgih Prayoga
mana
Ellnara: cari di profil
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!