NovelToon NovelToon
Pelukan Terakhir Ayah

Pelukan Terakhir Ayah

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintamanis / Patahhati / Konflik Rumah Tangga-Konflik Etika
Popularitas:269.8k
Nilai: 4.4
Nama Author: Eva123

Hai...namaku Claudya Sanjaya. Hidupku lumayan layak
tapi tidak dengan hatiku. Rasanya di pelukan Papa gimana sih..?

Kapan aku bisa bahagia seperti kakak ku yang selalu dimanjakan oleh kedua orang tua ku😥
Aku juga anak mereka bukan? Tapi kenapa aku diasingkan di keluargaku😥.

aku tunggu pelukan mu Mama...Papa.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Eva123, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 7

Ada rasa haru ketika Pak Surya memperhatikan Claudya malam ini entah malaikat apa yang menempel kepada nya. Tapi tidak menunggu lama Bi asi langsung berlari ke belakang rumah untuk membantu Intan keluar dari sana.

Bi Asi langsung membuka gudang itu alangkah kagetnya Bi asi melihat Claudya pingsan di dalam. Bi asi langsung berlari memeluk Claudya sambil menangis.

" Non bangun non...." Bi Asi menepuk pipi Claudya agar sadar.

" non...bangun jangan buat Bibi khawatir. Non Intan bangun" Bi asi manangis sambil memeluk Claudya yang tidak merespon.

Bi Asi langsung berlari untuk meminta Pertolongan kepada sopir pribadi nya majikan nya yang berada di depan rumah sedang berbincang bincang dengan security. Tak berapa lama Bi asi dan Pak Ujang sudah di halaman belakang.

" Pak Ujang tolong angkat non Intan kekamar nya" ucap Bi Asi.

" Non Intan kenapa bisa seperti ini Bi" tanya Pak ujang kaget melihat kondisi Intan.

" Nanti bibi jelaskan Pak" ucap Bi Asi panik.

Setalah Claudya berada di kamar nya Bi Asi langsung mengganti pakaiannya dengan pakaian yang bersih. setalah itu Bi asi langsung mengambil makanan dan beberapa buah juga.

Pak Ujang mengkompres Claudya karna badannya hangat mungkin karena Claudya sempat tidur dilantai.

" Pak.. bagaimana kalah non Intan tidak sadar kan diri Pak" ucap Bi asi mulia panik karna Claudya belum juga sadar dari pingsan nya.

" kita berdoa saja Bi,pasti Non Intan bentar lagi sadar" ucap Pak Ujang menenangkan bi asi.

" Mudah mudahan ya Tuhan dengarkan doa kami" doa Bi Asi.

" Ya sudah bapak keluar dulu kalau ada apa apa panggil saya nanti" pamit pak Ujang.

" Terimakasih Pak Ujang" ucap Bi Asi.

" Tidak apa apa Bi,dia juga majikan saya" jelas pak Ujang setelah itu dia pamit.

Bi Asi masih setia menunggu Claudya sadar dari pingsannya . Dia memberikan minyak kayu putih ke hidung supaya Claudya cepat sadar.

Tak berapa lama kemudian tangan Claudya bergerak seakan-akan meminta Pertolongan. Bi Asi yang melihat langsung mendekati nya.

" Non sudah sadar? apa non perlu sesuatu? tanya Bi asi.

Claudya masih melihat ke kanan dan ke kiri.

" Bi Claudya dimana" tanya Claudya dengan suara yang masih lemah.

" Non Intan lagi kamar non sendiri" ucap Bi Asi.

Claudya menatap Bi asi yang berada di depan nya dan menggenggam tangan Bi asi dengan begitu erat sambil menangis.

" Maafkan Claudya Bi...sudah membuat bibi dalam kesusahan" tangis Claudya .

" Jangan menangis Non. Non tidak pernah buat bibi kesusahan,malahan non selalu membantu bibi dalam pekerjaan. Non jangan menangis lagi ya" Ucap Bi Asi menghapus air mata Claudya.

"Tidak tahu sampai kapan bibi akan menghapus air mata kamu Non. Bibi tidak tega melihat Non seperti ini. Semoga suatu saat kamu dapat bahagia" Doa Bi Asi dalam hatinya.

" Ya sudah kalau begitu kamu makan dulu ya katanya lapar" sambung Bi mengambil nampan yang berisi makanan dan yang lainnya.

" Bibi ngak salah kan kasih Intan makanan seperti ini" tanya Claudya ragu terhadap makanan yang bawak bi Asi. Biasanya Claudya hanya makan nasi,telur goreng dan juga tempe. Tapi kali ini beda Bi Asi membawa nasi,ayam goreng,cumi goreng tepung dan sup ayam dan beberapa buah juga serta jus jeruk.

" Bibi ngak pernah salah. Sekarang kamu harus makan semuanya jangan takut ya " ucap Bi Asi.

" baiklah Bi. Terimakasih" ucap Claudya memeluk nya.

Claudya pun disuapi Bi Asi walaupun Claudya sudah menolaknya tapi bi asi tetap menyuapi nya seperti anak kecil sampai makanannya habis tanpa sisa.

Setalah makan Claudya langsung beristirahat ditemani oleh Bi Asi.mereka berbagi tempat tidur dan peluk dari seorang ibu.

******

Cemangatt Intan aku pada mu😞🤗

1
Cristina Angelica
kasihan skali claudya, padahal claudya anak yg baik, pintar dan polos
Dekc Laila
hedeh, sungguh....
Dekc Laila
sudah masuk kekerasan ini mah namanya
Dekc Laila
yang sabar yah Claudya
Soumena Mishy
sedih bacax liat cludya
Soumena Mishy
pasti wanita yg dicari Surya adalah Tante rantna
dan cludya pasti anakx Tante Ratna dh
Soumena Mishy
ini pasti cludia anak tiri atau anak pungut dh sampai sampai tidak diakui dikeluargax
Widati Dati
yahhhh.... macet.... jng lama2 tidurnya thor... ceritanya bagus jg ketiduran thor.. huffff.. hufff
Syaquena Arsyila Rahmah
terlalu lama untuk up yg berikut nya ,lanjut dong thor
Yusriatibasri
Bagus alur ceritanya ,semangat terus Claudya yang baik itu akan selalu no satu.
Non Heriana
Kecewa
riris situmorang
klw ga ada lanjutanta lagi di hps aza thooo... ksian kmi pembaca
Redmi 9 Nissa
awal msih seru si, terus kan perjuangan thour
4L1
sangat menyentuh thooorrr😭😭😭😭👍👍👍
M Black
up yang banyak kak🙏🙏🙏🙏😭
Nur Azfha
bisa jadi Claudya sama Andre sodara
Nur Azfha
kenapa bi asi manggil Claudya intan?
Khoirunnisa Lubis
kapan up date nya???
lagi seru2nya lho.
ayo donk thor penasaran nich.
Santi Susan
ini kenapa ga ada kelanjutannya thor
riris situmorang
ko critanya ga ada lanjuatanya ya thorr.... klw ga ada lanjutannya langsung hapus aza thorr.....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!