Rio adalah siswa berbakat yang belajar di Akademi Guardian yang bertujuan melawan serangan Alien. Semenjak kotanya dihancurkan ia berusaha merebutnya kembali, bersama rekan-rekannya mereka menemukan fakta tersembunyi yang tidak banyak diketahui orang lain. Soal seseorang dari luar angkasa termasuk planet yang baru.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Isekai Fantasy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 07 : Serangan
Pada jam istirahat seperti biasa aku duduk bersama Nakamura dan Isabel, untuk alasan yang aneh teman kami malah bertambah satu orang, dia adalah gadis yang sebelumnya berpartner dengan Nakamura.
Penampilannya imut dan terkesan pemalu, Isabel mengeluarkan ponsel dari saku roknya
"Aku akan memanggil polisi."
"Oi, aku tidak menculiknya.. ampun, apa kalian menganggapku seorang lolicon?"
Aku dan Isabel mengangguk secara bersamaan.
"Rasanya hanya Mi-chan saja yang mengerti tentangku."
"Lolicon?" gadis itu tampak memandang kami dengan bingung.
"Jangan dipikirkan, lalu siapa namamu?" saat aku bertanya demikian gadis itu langsung berdiri dengan wajah panik.
"Maafkan aku, namaku Clarisa... di kelas aku sangat pemalu hingga aku tidak pandai bersosialisasi."
Clarisa duduk kembali dan Nakamura menambahkan.
"Seperti itulah, aku mengundang dia untuk bergabung bersama kita."
"Ma-maaf jika merepotkan."
"Jangan khawatir, kami semua kelompok aneh jadi menambah satu orang aneh lagi tidak akan berpengaruh apapun," balas Nakamura.
Aku tidak bisa menyangkal hal itu.
Nakamura mengalihkan pertanyaan ke arahku.
"Waktu malam hari aku tanpa sengaja melihat Isabel keluar dari kamarmu, sebenarnya apa yang kalian berdua lakukan pada larut malam?" air minum menyembur dari mulut Isabel.
"Ah, tidak ada apapun. Aku hanya mengobrol ringan saja."
"Di dalam kamar."
Akhirnya dia menerima ganjaran atas perbuatannya, Nakamura dan Clarisa melirik ke arahku.
"Apapun yang kalian pikirkan semuanya sama sekali tidak terjadi, waktu itu Isabel hanya menyuruhku mencampakanmu lalu memintaku menjadi partnernya."
"Jadi begitu, kupikir kau menyukainya hingga tidak mau berpasangan denganku."
Wajah Clarisa memerah.
"Maafkan aku, aku tidak tahu kalian terjebak dalam cinta segitiga."
"Aku masih normal oi," teriakku sampai sebuah alarm kebakaran terdengar, tidak ada api dimanapun dengan kata lain ini adalah alarm evakuasi.
Suara terdengar dari speaker yang di pasang di setiap sudut akademi.
"Perhatian! Semua siswa akademi diharapkan pergi ke tempat evakuasi yang sudah di tentukan, sekali lagi.. ini bukan latihan."
Orang-orang mulai beraliran ke arah ruangan paling belakang di akademi, di sana ada sebuah tangga menuju ruangan bawah tanah yang mana terhubung dengan kereta. Jika keadaannya genting mereka akan langsung menggunakannya untuk pergi.
"Akhirnya para serangga itu datang juga, aku sudah lama menyiapkan hal ini," kata Isabel menyeringai senang.
"Bukannya kita harus pergi?" suara Clarisa tidak mencapai siapapun hingga sebuah koper dijatuhkan ke atas meja, saat datang kemari aku sempat berpikir kenapa isabel membawa koper itu ternyata di dalamnya sebuah senjata mirip riffle berada di dalamnya.
"Ja-jangan bilang kalian ingin bertarung?"
"Karena itulah kami datang kemari, lebih baik Clarisa pergi dari sini juga, Nakamura antarkan dia."
"Siap kapten, mari pergi."
Kami berpencar tepat di depan kantin. Aku harusnya membawa pedang kemanapun berada.
"Kau mungkin memerlukan ini."
Aku menerima sebuah pistol dari Isabel sebelum melirik ke atas langit dimana gerombolan nyamuk raksasa sedang terbang kemari.
Isabel berlutut kemudian menembak hingga salah satunya jatuh menukik ke bawah, para nyamuk tak tinggal diam lalu menembakan sebuah bola berwarna-warni ke arah kami.
Aku dan Isabel melompat saat bola itu meledak menabrak bangunan akademi. Para nyamuk mulai mendaratkan kakinya, bersama itu dari atas mereka berjatuhan unit Guardian berwarna hitam, salah satu guardian berhasil menusukkan pedang raksasanya dan itu menembus kepala Inside dengan mudah.
Darah hijau menyembur dari tubuh yang tumbang.
Ada sekitar 15 Guardian yang bertarung dan sekitar 30 ekor nyamuk yang harus mereka lawan.
like diri sendiri ✔️
😂😂
cepet banget perasaan baru baca sejam
catet²