NovelToon NovelToon
Ustadz Muda

Ustadz Muda

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Supernatural / Tamat
Popularitas:9.5M
Nilai: 4.8
Nama Author: syiba'

Seorang santri perempuan yang menetap di sebuah pesantren yang terletak di sebuah kampung kecil.

Dia mondok di pesantren sejak usia sebelas tahun.

Pesantren itu di khususkan untuk wanita saja,karena guru guru di pesantren itu juga wanita yang di sebut ustadzah.Namun,ada satu orang guru laki laki yang di sebut Ustadz.

Ustadz itu masih muda.Dia baru pulang dari pesantren.Namun dia di cegah oleh ibunya yang menjadi pimpinan pesantren itu agar tidak berangkat ke pesantren lagi supaya bisa membantu mengajar di pesantren yang di pimpin ibunya itu.

Hampir semua santri wanita mengagumi Ustadz muda itu.Namun hanya satu orang yang di pilih Ustadz muda itu.

Siapa yang di pilih Ustadz muda tampan itu? dia adalah pemeran utama wanita di novel ini....

Bagai mana ceritanya?
Ikuti alur ceritanya!

Salam hangat dari Author....
Ig/fb :AuthorSyiba

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon syiba', isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#7 kertas kuning

"Bagai kana tuan? apa bisa kita lakukan sekarang?" tanya kang Ahmad.

"InsyaAllah!" jawab pak Bima penuh keyakinan.

"Roni,bacakan Khutbah nikah!" kata kang Ahmad.

"Baik kang!" jawab kang Roni yang merupakan suami teh Alvi.

Kang Roni pun memulai membacakan khutbah nikah sampai berdoa.

"Tuan,baca ini!" kata kang Ahmad menyodorkan secarik kertas bertuliskan tulisan arab di atas kertas kuning.

"Titik titik pertama di isi dengan nama putri tuan,titik kedua di isi dengan nama tuan,titik titik ke tiga di isi dengan mahar.Maharnya berupa mas sepuluh gram,dan alat sholat!" kata kang Ahmad.

"Baik,saya mengerti!" jawab pak Bima.

"Bisa kita mulai?" tanya kang Ahmad.

"InsyaAllah!" jawab pak Bima.

"Hatim,kamu siap?" tanya kang Ahmad.

"I-insyaAllah!" jawab kang Hatim gak gugup.

"Silahkan mulai tuan!" kata kang Ahmad.

"Ankahtuka wazawwajtuka makhtubataka Farhana Sri Cempaka Indah binti Bima bimahrin 'asyarotu jaroomaatinn minazzahabi waadawatis solati haalan!"

"Qobiltu nikahaha wa tazwijaha bil mahril madzkur haalan!" jawab kang Hatim dengan lancar dan lantang.

"Syah!" kata semua orang yang ada di sana yang secara tidak langsung menjadi saksi pernikahan ini.

"Barokalloh....." kang Roni pun memimpin doa.

"Terima masih tuan,anda telah memberi restu kepada adik kami,namun kami minta maaf,karena adik kami memberi mas kawin seadanya.Maklum adik kami budak dari orang yang kaya!" kata kang Ahmad setelah selesai berdoa.

"Tidak,justru kami sangat bersyukur,tidak apa apa putri kami kekurangan harta tapi bersama suami yang sholeh.Tidak apa putri kami kekurangan harta di dunia tapi semoga kaya di akhirat bersama suaminya!" kata pak Bima dengan air mata terus mengalir.

"Amin mudah mudah tuan,doakan saja yang terbaik!" kata kang Ahmad.

"Hatim,kau sudah nikah anakku!" kata umi Nurul dengan suara khas perempuan yang sudah lumayan berumur.

Kang Hatim langsung sujud di pangkuan uminya.Dia dari tadi tidak sedikitpun melihat wajah uminya karena takut tidak bisa membendung air matanya.Hingga,uminya yang memulai pembicaraan.Tadinya umi Nurul juga tidak ingin mengajak ngobrol anak nya karena dia tahu jika anaknya rapuh jika mengenai uminya.

"Sudahlah,sekarang sujud kepada mertuamu!" kata umi Nurul sambil mengangkat kepala kang Hatim dan memegang pipi kang Hatim.

"Bukankah umi sudah bilang? kami itu laki laki.Laki laki tidak boleh meneteskan air matanya walau hanya setetes!" kata umi Nurul sambil mengusap air mata di pipi kang Hatim.

Kang Hatim hanya mengangguk dan menatap sendu wajah uminya.

"Pergilah!" kata umi Nurul menepuk kepala kang Hatim yang tertutup peci hitam berbulu.

Kang Hatim pun mengangguk dan melangkah ke arah ayah mertuanya.

"Pak!" kata kang Hatim dan mencium tangan pak Bima sambil sujud di pangkuannya.

"Jaga anak ayah nak,jaga dia.Jangan sakiti hatinya,jangan sakiti pisiknya.Ayah akan selalu mendoakan kalian!" kata ayah Bima sambil merangkul kang Hatim.

"InsyaAllah pak!" jawab kang Hatim.

Ayah Bima membangunkan kang Hatim dan tersenyum kepadanya.Kang Hatim menggeserkan posisinya dan berhadapan dengan bu Nur atau bu Nuraeni.

Bu Nur tidak berkata kata,dia hanya menangis di atas punggung kang Hatim karena kang Hatim sujud di pangkuannya.

"I-i-ibu tidak bisa berkata apa apa,ibu hanya akan mendoakan yang terbaik!" kata bu Nur dan di jawab anggukan oleh kang Hatim.

*Simak terus ceritanya ya...Nanti di episode yang akan datang akan ada penjelasannya....

1
Yani Cuhayanih
Banyak juga orang seperti erni di dunia nyata...
Yani Cuhayanih
perasaan sudah mengiriris bawang merah satu kilo...sediiiih..
Yani Cuhayanih
Masih muter2....blm ada petunjuk yg meneror ...siapa
Yani Cuhayanih
Aku juga. pernah kenal dengan orang soleh yg punya istri berlidah panjang...tp akhirnya beliau keluar rumah utk selamanya karena..di maki maki oleh anak nya yg sangat beliau sayangi nya....
Yani Cuhayanih
MasyaaAlloh ustadz Fahmi...
Yani Cuhayanih
Ini cerita mistis..nya
Yani Cuhayanih
Semoga bukan karena gangguan makhluk halus...ya...aku takuut
Yani Cuhayanih
Bukan gejala keguguran kan...jadi ikutan panik...
zevayya abrielle
iya hana lu istrinya
Yani Cuhayanih
Othor kenal gk sama Ceng Ahmad..dari Garut..beliau seorang Qori..terkenal
Yani Cuhayanih
Apakah ini gambaran harapan othor ketika akan menikah nanti sungguh khidmat sekali...
Yani Cuhayanih
Suara ustadz Hatim mirip dgn suara othor gk...jd penasaran...
Yani Cuhayanih
Masih disini..
Yani Cuhayanih
Thor boleh request lagu alamate anak soleh atau sholawat nastiti...Subhanallah..bikin kepala bergoyang...poko nya top
Yani Cuhayanih
Alhamdulilah aku gk di absen dibagian kebersihan...wioslah thor abdi mah bagean ngitung sate...sambil nyicipin makanan parasmanan takut gk pas bumbunya...kalo ngebustik boleh kan....haha...
Yani Cuhayanih
othor bisa bahasa Jawa..
Yani Cuhayanih
Hamil nya blm di doakan ngidam duluan...
seharusnya di bayar lebih baju nya...
Yani Cuhayanih
pdkt sama istri sendiri...halal
Yani Cuhayanih
Aisyah dan Hana orang yg sama..
Yani Cuhayanih
Apakah kebohongan kang Hatim kepada Hana bisa di benarkan menurut agama...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!