NovelToon NovelToon
SATU MALAM DENGAN BERONDONG

SATU MALAM DENGAN BERONDONG

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / One Night Stand / Identitas Tersembunyi
Popularitas:4k
Nilai: 5
Nama Author: Lisa

Terbangun di kamar hotel, Fela syok setengah mati saat membaca KTP yang terjatuh dari dompet pria di sampingnya. Dia masih anak SMA!

Fela langsung kabur ketakutan demi menyelamatkan reputasinya.

Namun dunia Fela berantakan saat Kenzo, si anak SMA itu tiba-tiba masuk ke kantor periklanannya sebagai anak magang baru.

Di depan rekan kerja, Kenzo adalah asisten yang sopan. Tapi di balik pintu ruang rapat, dia adalah berondong posesif yang siap menjerat Fela kembali.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 2 Malam itu

Fela sudah siap untuk besok malam. Jadi malam ini dia mencari baju untuk besok. Mereka akan menikah. Sebelumnya akan ada makan malam dengan Dion untuk bahas pertunangan.

Kakinya berhenti di salah tenant. Ada baju yang dipajang di patung dengan tulisan diskon tujuh puluh lima persen.

"Tidak. Itu kurang bagus. Aku harus pakai baju yang bagus." Sambil membayangkan hari esok, Fela berjalan dari tenant satu ke yang lain dalam mall.

Namun saat lewat sebuah restoran, di sudut remang-remang itu, impiannya hancur berantakan. Dion, calon suaminya sedang asyik menggenggam tangan wanita lain.

"Dion?" bisiknya lirih. Hatinya berdenyut. Sakit. Matanya nanar. Hampir saja menangis disana kalau tidak segera mendapatkan ide di kepalanya. Kakinya melangkah masuk ke dalam restoran. "Halo, Dion."

"Fela? Kamu kok disini?" tanya Dion terkejut.

Bibir Fela tersenyum. Ia menoleh pada perempuan yang ada di dekat Dion. Tangannya masih menggamit lengan pria itu. Sepertinya dia kebingungan.

"Jangan takut, aku baik kok," ujar Fela. Tanpa basa-basi, Fela melangkah maju dan merebut gelas air es di atas meja.

Byuurr!

Air es itu sukses membasahi kepala brengsek sampai kuyup. Wanita itu terkejut.

"Fela!" bentak Dion sembari menggigil syok.

Fela menatapnya dingin. "Aku putuskan pertunangan kita batal. Kamu lakukan saja dengan dia." Mata Fela melirik ke arah wanita yang bersama Dion.

Setelah puas, Fela berbalik pergi tanpa menoleh lagi. Rasa sakit hati yang teramat sangat membawanya lari ke sebuah bar malam itu. Ia memesan minuman berkadar alkohol tinggi. Meski tadi sudah bersikap sombong, tapi sebenarnya dia hancur.

Fela menenggaknya berkali-kali sendirian hingga kesadarannya hilang total.

......................

Pagi hari.

Fela menggeliat di atas ranjang.

"Ngg ... " Wanita ini mengerang pelan. Tubuhnya terasa sakit. Ia mengucek dan membuka kelopak mata secara perlahan. Setelah berusaha membuka mata dengan susah payah, kini bola matanya terbuka dengan sempurna. Pertama matanya berkedip-kedip demi mendapatkan keutuhan nyawanya. Lalu ia melihat ke sekitar.

Nuansa kamar yang asing. Fela mencoba mengedipkan mata lagi. Nuansa kamar masih sama. Ia tetap merasa tidak mengenal kamar ini. Ini terlalu bagus untuk ukuran kamar miliknya.

"Aku ada di mana?" tanya Fela heran. Lalu ia merasa aneh karena tubuhnya menggigil kedinginan. Rupanya AC menyala. Fela merasakan hawa dingin menusuk tubuhnya. Ia menarik selimut tebal yang membungkus tubuhnya.

"Ah!" kejut Fela saat tahu bahwa tubuhnya setengah telanjang. Ia hanya memakai satu set pakaian dalam.

"Kenapa aku enggak pakai baju?" tanya Fela bermonolog dengan perasaan campur aduk. Ini di luar kebiasaannya. Karena ia mudah kedinginan, jadi sangat jarang sekali ia tidur dengan hanya memakai pakaian dalam saja.

Fela menoleh ke arah kiri. Sepertinya kamar ini punya kamar mandi di dalam. Karena ia mendengar suara air dari sana. Perempuan ini mengedarkan pandangan ke sekeliling lagi. Ini mirip dengan hotel. Rupanya Fela sudah benar-benar sadar karena ia mengerti benar di mana ia berada.

"Kenapa aku ada di hotel?" Fela bermonolog lagi dengan meringis. Ia mencoba bangun sambil tetap membungkus tubuhnya dengan selimut tebal itu. "Pertama aku harus mencari bajuku. Lalu keluar dari sini agar tahu dimana sebenarnya aku berada sekarang ini."

Kaki Fela berjalan dengan kesusahan karena selimut yang membungkus tubuhnya begitu tebal. Ia melihat ada ponsel tergeletak di atas meja tak jauh dari ranjang tempat ia tidur tadi. Setelah berhasil mendekat, Fela baru tahu kalau itu bukan miliknya.

"Ini bukan handphone ku. Jadi punya siapa ini?" Tangan Lisa bergerak meraih gawai pipih itu.

Klik!

Sungguh mengejutkan ketika ia mendekatkan wajahnya pada layar ponsel, benda itu terbuka dengan sendirinya. Ternyata kunci layar ponsel itu memakai wajahnya.

Mata Fela melebar tidak percaya. Karena ia yakin itu bukan ponselnya. Bukan karena ia masih belum bangun dari rasa mengantuknya, tapi karena dari merk saja ia tahu bahwa ponsel ini bukan miliknya. Ini ponsel mahal.

Tak jauh dari ponsel ia menemukan sebuah dompet pria. Fela dengan terburu-buru meraih dompet itu dan memeriksanya. Ada beberapa uang dengan nominal paling besar di negara ini. Lalu ada beberapa kartu debet prioritas juga.

Namun dari segala macam kartu dan isian di dalam dompet itu, yang paling menarik perhatiannya adalah sebuah kartu identitas.

Ia ingin tahu milik siapa dompet ini. Fela menarik sebuah kartu dengan warna biru muda. Itu sebuah kartu identitas milik seorang pria.

Fela mengerjap. "Pria?" Fela terkejut. Samar-samar ia mendengar suara orang mandi dari arah dalam. "Apa aku berada di dalam kamar ini dengan seorang pria?" tanya Fela dengan wajah tidak percaya.

Ia meneliti lagi wajah pria di dalam kartu itu. Pria itu sangatlah tampan. Pun terlihat begitu awet muda mirip anak sekolah.

"T-tunggu." Suara Fela bergetar ketika ia menemukan sesuatu. Perempuan mendekatkan wajahnya agar yakin kalau penglihatannya tidak salah. "Delapan belas tahun?" Fela langsung membekap mulutnya sendiri karena takut kedengaran orang yang ada di kamar mandi.

"Dia masih dibawah umur?!" Fela langsung bangkit dari ranjang itu.

Tidakkk!!! Fela langsung frustasi. Kenapa???

"Aku harus pergi," ujarnya menemukan sebuah rencana. Memungut pakaiannya yang ada di sampiran sofa. Lalu mencari tasnya. Itu dia! Ada diatas meja yang agak jauh dari ranjang. Setelah itu pergi dari sana secepatnya.

......................

Tidak lama setelah kepergian Fela.

Seorang pemuda keluar dari kamar mandi dengan memakai baju handuk. Tangannya memegang handuk berwarna putih bersih. Ia berjalan keluar dari kamar mandi sambil mengusap-usap rambutnya. Agar rambutnya segera kering. Melihat keadaannya, sepertinya pemuda ini habis keramas.

Alisnya menyatu saat lihat ranjang kosong. Hanya selimut tebal yang awut-awutan.

"Kemana cewek itu?" tanyanya sambil maju dan memeriksa ranjang. Lalu mengedarkan pandangan.

"Tidak ada. Dia pergi? Begitu saja? Tidak menjelaskan apapun?" Sepertinya pemuda ini terinjak harga dirinya. "Tapi ..." Mendadak ia menemukan sesuatu. Lalu meraihnya sambil tersenyum menang.

"Dia pasti terkejut." Ada bayangan ide dalam otaknya. "Tidak masalah. Aku yang akan cari kamu."

......................

Di tempat lain, di waktu yang sama.

"Aku tidur dengan anak-anak? Tidak." Fela mengendarai motornya sambil mengomel. Untung saja jalanan tidak begitu ramai. Omelannya tidak terdengar orang lain. "Padahal aku sudah menjaganya dengan sebaik mungkin, malah aku menyerahkan kesucianku pada bocah? Pada berondong? Oh, No!!!"

Fela begitu tidak terima.

Dirumah pun ia menangis keras. Airmata itu asli. Bukan palsu. Dia benar-benar sedih.

Tiga hari setelah itu.

Fela bisa lebih menerima dirinya. Karena setelah di tes, ternyata hasilnya negatif. Meski begitu ia tetap menyesal. Kesenangan sesaat membuatnya kalap bahkan tidur dengan pria. Bukan. Dia tidur dengan bocah!

"Sedih lagi?" tanya Mirin sahabatnya. Fela mengangguk. "Tapi kamu enggak hamil kan?" selidik wanita ini.

Kepala Fela menggeleng.

"Syukurlah. Bisa gawat kalau hamil." Sebagai sahabat dia juga merasa cemas.

1
Rahma Inayah
ya iya lh kenzo ank pemilik perusahaan mkn sebagai mulai kerja dr bawah
Grareta
lanjutttt
Bu Dewi
lanjut kak😍😍😍
Rahma Inayah
Mash teka teki dgn Kenzo siapa sebrnya dia apakah ank pemilik perusahaan kah
Rahma Inayah
lnjut Thor
Rahma Inayah
lanjut Thor mkn seru
Rahma Inayah
mkn kah Kenzo ank pemilik perusahaan dimn Dela bernaung sekrg ini
Rahma Inayah
😅bocil jatuh cinta SM wanita dewasa ..lnjut Kenzo
🌸 Maya Debar 🌸
Tak tunggu selalu upnya Thor ❤️🤩❤️🤩🤩🤩🤩🤩💋
LisA: Terima kasih sudah baca😊
total 1 replies
Rahma Inayah
lnjut thor
Rahma Inayah
tp bocah bukan sembarang bocah tp bocah sultan
Rahma Inayah
🤭mmpir Thor moga bgus ceritanya
LisA: Terima kasih sudah singgah untuk membaca. Semoga berkenan.
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!