Aisyah Alsea, seharusnya dia sudah menyandang status sebagai seorang istri dari lelaki yang telah mengkhitbahnya setaun lalu.
namun,semua angan-angan indah itu berubah menjadi tangis setelah calon suami Alsea menjadi salah satu korban dalam kecelakaan pesawat yang Ia tumpangi.
Haru biru kisah cinta Alsea tak selesai sampai disitu,Ia masih akan dihadapkan dengan konflik-konflik dikehidupannya.
Akankah Alsea dapat menemukan jodohnya kembali???
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon AYSEL, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 6
Di dalam pesawat, Alsea merebahkan badannya dikursi dan mulai mendengarkan lantunan murotal Qur'an dari earphone yang sudah tersambung melalui ponselnya. Pandangannya kosong menatap nanar keluar jendela pesawat.
Samar terdengar berisik dari beberapa orang yang lalu lalang mencari bangku atau menata barang pada kompartemennya. Bahkan Alsea masih larut dalam lamunannya, saat awak kabin memperagakan berbagai instruksi penerbangan. Hingga dia tak menyadari ada dua manusia yang sudah duduk dengan tenang disampingnya.
setelah menempuh perjalanan satu jam lebih, akhirnya Alsea tiba di Bandar udara Internasional Adi Sucipto Yogyakarta. Satu persatu prosedur Ia selesaikan, sampai akhirnya keluar dari gate kedatangan.
"Mbak Alsea!"
"Asalamuallaikum, Yaz! kamu yang jemput? emang lagi gak ada kuliah?" tanya Alsea kepada Abyaz adiknya.
"Waalaikumsalam. Iya, Mbak! Mas Arsean tidak bisa jemput, soalnya mau kedatangan clien penting katanya, kebeneran hari ini aku lagi enggak ada kelas, yaudah langsung pulang saja yuk, Mbak!" ajak Abyaz
Akhirnya mereka sampai di komplek perumahan yang masih sangat terjaga keasrian nya,setelah menempuh perjalanan sekitar satu jam dari bandara menuju rumah kakak nya.
Setibanya dirumah Arsean, Alsea tak mendapati ke dua kakaknya dirumah, karena memang biasanya pada jam segini mereka masih sibuk di tempat kerja masing-masing.
"Mbak Alsea tidur diatas ya, tadi kamarnya sudah dirapiin sama Mbak Maritza" ucap Abyaz
"Oke, Oh iya Yas, habis sholat main ke toko kue nya mbak Maritza yuk!" ajak Alsea yang merasa bosan jika harus berada dirumah tanpa kegiatan.
"Kuy lah!"
Setelah melakukan sholat dzuhur, Alsea dan Abyaz bergegas menuju toko kue kakak iparnya, tapi ditengah perjalanan Maritza menelfon, memberi kabar jika dirinya sedang tidak berada di toko kue melainkan di kantor suaminya.
setelah mendapat kabar dari kakak iparnya Abyaz berbalik arah melajukan mobil nya menuju kantor Arsean.
Sampai di kantor Arsean, Alsea mendapati kakaknya sedang berbincang bersama dengan tiga orang laki-laki.
"Assalamuallaikum!" sapa Alsea dan Abyaz
Arsean dan Maritza serta ke tiga tamu pria itu menjawab salam dari Alsea.
"Tadi sampai jam berapa Dek? maaf ya, aku enggak bisa jemput, tadi toko sebelah pesan kue buat ngadain syukuran toko barunya, jadi enggak sempat jemput kamu deh!" tutur Maritza
"Gak apa, Mbak! tadi begitu sampai rumah kalian, kita langsung kesini, bosen dirumah." jawab Alsea
Alsea menyalami dan mencium punggung tangan kedua kakaknya dan memberikan salam dengan menggapitkan tangan di depan dadanya pada tamu-tamu Arsean.
"Ya sudah kita ngobrol diatas aja yuk, Al!"
ajak Maritza.
Kemudian Alsea, Abyaz dan Maritza menaiki tangga menuju ruang kantor Arsean.
"Bujubuneeengggg cakep banget, Ar! Siapa dia?" tanya salah satu orang yang sedang duduk bersebrangan dengan nya
"Mau apa elu nanya-nanya!" jawab Arsean ketus
"Kenalilah sama gue, kasian nih babang cakep gini tapi jomblo mulu," tukas teman prianya yang bernama Andaru
"Mau nyari mati lu sama gue!" ancam Arsean yang di ikuti gelak tawa pria-pria yang disampingnya.
Pria tersebut adalah Andaru, teman Arsean yang membawa ke dua pria lainnya berkunjung ke toko furniturnya. Azzam dan Rizwan.
Kedatangan Azzam dan Rizwan ke kantor Arsean adalah guna memesan beberapa perlengkapan untuk mengisi kantor barunya.
Mereka membuka sebuah kantor Advertising di salah satu sudut kota jogjakarta yang akan mereka kelola bersama.
"Mungkin itu dulu furniture yang kami butuhkan saat ini, untuk keperluan lainya nanti bisa nyusul, Mas!" ucap Azzam
"Oke! secepatnya kami akan membuatkan barang sesuai pesanan kalian, jika semuanya sudah siap, nanti kami kabari kembali" jelas Arsean.
smoga cerita dearr khadijah sm cantikny seperti kisah babang azzam dan teh alsea❤❤
jd ikut terharu didalem.cerita
berasa ikut berperan dlm cerita🤩🤩🤩
makasih thoorrr...lov..lov..lov deh bwt kk thorr💪🏻💪🏻❤❤
ikut bahagia jg sm keluarga babang azzam..happy end❤
makasih thorrr atas karyanya..🙏🏻🙏🏻❤
smoga diberi kelancaran smpe hari H
sabar yaa ngadepin calon mertua🤭🤭
udah jd buronan..salah paham lg sm babang azzam😪😪
kocak rizwan...minta izin sm sahabatny babang azzam..
blum apa2 udah di wanti2 mau di bogem..klo smpe berani ngelamar adeny🤭🤭
nasib buruk babang azzam😪😪
gk sempet ngetik CV
lagsg diungkapin😂😂🤭
biar bs komunikasi sm alsea..
antara jakarta dan Jogjakarta🤭
disepertiga malamnya smoga berjodoh💪🏻💪🏻