NovelToon NovelToon
Tamu Hati Tak Diundang

Tamu Hati Tak Diundang

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Perjodohan / Tamat
Popularitas:9.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: Amelia.R

18+

Berawal dari Diko yang salah masuk ke kamar kos Riana dan membuat keduanya salah paham. Namun tak disangka ternyata Diko adalah lelaki akan dijodohkan dengan Riana.

Banyak lika-liku yang mereka lewati untuk saling menumbuhkan cinta. Dan disaat cinta mulai bersemi, mereka diuji dengan terkuaknya masalalu Diko yang tak diketahui Riana.

"Aku ingin selamanya bersama kamu Ri, hanya bersama kamu, bukan yang lain termasuk dia"

Berhasilkah Diko meyakinkan Riana? Akanlah cinta mereka bisa bersatu kembali?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Amelia.R, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 6

"Siang Ri, sudah lama menunggu ya?" tanya Pak Ridwan sopan.

Riana hanya tersenyum dan berdiri menyalami Pak Ridwan.

Terlihat olehnya lelaki yang berada di belakang Pak Ridwan itu menunjukkan ekspresi kaget melihat Riana. Ia tak menyangka bahwa wanita yang ingin diperkenalkan oleh ayahnya adalah Riana. Terlihat wajahnya yang panik dan malu.

"Dik, ayo sini," ajak Pak Ridwan.

Anak lelakinya itu langsung memasang senyum palsunya guna menyembunyikan rasa kaget.

"Iya Pa," jawabnya menurut sambil maju dan menarik kursi tepat di depan Riana.

Mereka duduk bertiga dengan rasa canggung yang luar biasa. "Ayo Dik, salaman dulu dong," ucap Pak Ridwan sambil menyenggol lengan Diko.

Diko mengulurkan tangannya mengajak Riana bersalaman. Memang dari awal bertemu saat kejadian itu mereka belum sempat berkenalan.

"Diko," ucapnya sambil mengulurkan tangan.

Riana mengulurkan tangannya menyambut tangan Diko sambil tersenyum sopan.

"Riana," jawabnya singkat.

Melihat putranya dan Riana saling bersalaman, Pak Ridwan tersenyum lebar. Terlihat raut wajah bahagia terpancar di sana. Besar harapannya Diko bisa segera menemukan tambatan hatinya. Dan entah kenapa ia yakin bahwa Riana adalah wanita baik yang cocok untuk anaknya.

"Nah, Riana, ini Diko anak pertama saya. Diko ini anak laki-laki saya satu-satunya. Ia hanya mempunyai satu adik perempuan," jelas Pak Ridwan pada Riana.

"Untuk lebih detailnya, nanti Diko saja yang cerita ya," lanjutnya.

Riana tersenyum sopan menanggapi ucapan Pak Ridwan.

"Diko, ini Riana, salah satu dosen di Unphar. Riana ini pintar dan selalu penuh semangat, Papa harap kalian bisa ngobrol dan bertukar pikiran layaknya teman," ucap Pak Ridwan pada Diko.

"Iya Pa," ucap Diko sambil tersenyum canggung.

"Yasudah kalau begitu papa pamit dulu ya, kalian silahkan lanjutkan ngobrol-ngobrolnya," ujar Pak Ridwan sambil berdiri.

"Lho, Bapak mau kemana? Ada acara ya Pak?" tanya Riana yang terkejut melihat Pak Ridwan yang tiba-tiba mau pergi meninggalkan dirinya berduaan dg anak laki-lakinya ini.

"Maaf ya saya tidak bisa menemani kalian, silahkan kalian lanjutkan berdua ya biar lebih santai. Saya kebetulan ada kewajiban untuk membuka acara yayasan di Hotel Grand Harmoni siang ini," jawabnya sambil bersiap untuk pergi.

"Oke papa jalan dulu ya Dik, kamu baik-baik sama Riana ya," ucapnya sambil menepuk pundak Diko dan pergi meninggalkan cafe.

Jantung Riana berdegub kencang, ia gugup harus ngobrol apa dengan lelaki ini. Dari mukanya saja sudah terlihat dingin. Apalagi kalau ingat kejadian tempo hari, dia yang salah kamar eh dia yang marah-marah ke Riana. Apalagi sekarang melihat ekspresi Diko yang tetap senyap tanpa suara, duduk sambil menyilangkan tangan di dada membuat Riana ingin pulang saja.

"Ehemmm," ucap Riana memecah keheningan.

Dikopun merubah posisi duduknya lebih dekat dengan meja dan fokus melihat Riana. Riana yang dilihat begitu seketika menjadi salah tingkah.

'Dih apaan sih ni cowok, malah ngeliatin,' bathinnya sambil menarik tubuhnya menjauh sedikit.

"Sekarang, kalau kamu mau pergi ga apa-apa. Nanti aku bisa bilang sama Pak Ridwan kalau kita sudah kenalan," ucap Riana yang mencoba demokratis. Ia tak ingin Diko berkenalan dengan dirinya karena terpaksa.

Diko terdiam sejenak mencerna omongan Riana.

"Hmmm, sepertinya aku ga punya alasan untuk ga melanjutkan perkenalan ini," jawabnya sambil mencoba tersenyum ramah.

"Atau kamu yang keberatan?" tanya Diko pada Riana.

1
Ira Suryadi
Maaf ka Aku kasih Bintang 4 ya,, 🙏
Marlvsa Marlvsa
knp sich thor tega amat byat alur y kk ginii😭😭😭
Venus Fajar
Tidak mudah mengembalikan cermin yg retak seperti semula😡
Nona Cherry Jo
riana.. aku padamu 👈@👉
Nona Cherry Jo
sok tampan kau dico,, riana bikin dico kapok dulu
Nona Cherry Jo
ini namanya sahabat rasa saudara
Ana Rustiana
aduuuh mulaideh🙈🙈
Ana Rustiana
satset 🥰🥰
Ana Rustiana
kok bisa emang d konci pintunya /Grimace//Grimace/
Surabaya Honda
someone has already arranged a match. will definitely meet even if there are obstacles from any side
Aysha Nur
bagus suka alur nya jelas
Coco
wajib dibaca
Coco
Reyhan baru mau tobat pas istrinya mau isdead
Coco
syukur deh kalau rumah tangga mereka lagi baik baik aja
Coco
Entah kenapa aku curiga sama Dira
Coco
Diko ternyata bejat banget
Coco
Devi bener bener kejem
Coco
Dira sefara?
Coco
kayaknya bau bau suruhan dira
Coco
Ayo usut tuntas
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!