NovelToon NovelToon
Sekretarisku Canduku

Sekretarisku Canduku

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Misteri / Sudah Terbit / Crazy Rich/Konglomerat / Beda Usia / Cinta pada Pandangan Pertama / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:48.1M
Nilai: 4.8
Nama Author: Eka Pradita

"Derajat kita berbeda, hidup kita tidaklah sama, aku tak pantas untukmu, walau aku mencintaimu"

Pada awalnya Nisa lebih dulu mengenal Ryan, saat ia menggantikan posisi bibinya sebagai seorang baby sitter untuk menjaga Viona, gadis kecil anak dari seorang Ryan Brawster.

Semakin hari Viona mulai merasa nyaman saat berada didekat Nisa, hingga membuat Viona ingin menjadikan Nisa sebagai ibu sambungnya. Namun, ternyata keinginan itu ditentang oleh Katty yang sudah menjodohkan Ryan anaknya dengan seorang wanita yang bernama Merry.

Akankah takdir menyatukan Nisa dan Ryan?
Apa keinginan Viona bisa terwujud?

Ikuti kisah mereka yang berliku dan penuh haru dalam menuju kebahagiaan.

Terima kasih semua.
Jangan lupa vote dan like ya.

Selamat membaca!
Terima kasih ya all.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Eka Pradita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hampir Ternoda

Selamat membaca!

Ryan terus menatap kagum wajah Nisa yang kini sudah bersemu merah karena sorot mata Ryan yang terus memandanginya.

"Tuan, apa mau aku buatkan sesuatu?" tanya Nisa berusaha mengusir rasa canggung yang seketika hinggap dalam pikirannya.

Ryan tersadar dalam kekagumannya. Ia pun tak ragu mengembangkan senyuman di wajahnya untuk Nisa. "Tidak usah, saya tidak lama lagi akan pulang."

"Oh begitu, baiklah Tuan." Nisa melemparkan senyum balasan untuk Ryan. Kini keduanya saling menatap dan rasa kagum membuat mereka tak sungkan untuk saling memuji.

"Kamu itu cantik seperti mantan istriku, Nisa." Pujian Ryan membuat pancaran mata wanita itu berbinar-binar. Raut wajah Nisa semakin merona, menahan rasa malu akibat pandangan Ryan yang tak teralihkan ke arah wajahnya.

Ryan beringsut maju untuk berpindah ke sofa yang sama dengan tempat Nisa duduk, hingga membuat debar jantung Nisa semakin tak beraturan. Namun, entah kenapa rasa takut yang awalnya timbul saat melihat Ryan, kini tak ada lagi dalam pikirannya. Semua berubah menjadi kekaguman karena sudah sejak lama, tak ada pria yang melontarkan pujian padanya, selain Ryan.

Terakhir Nisa memiliki seorang tambatan hati saat dua tahun yang lalu. Namun, sayangnya hubungan itu harus berakhir tragis karena lelaki itu ternyata telah dijodohkan oleh keluarganya. Sejak saat itu, hingga sekarang belum ada satu lelaki pun yang mampu bertahta di dalam hatinya yang kosong dan tak berpenghuni itu.

Kedua mata mereka saling bertaut dalam. Ryan entah kenapa semakin berani mendekat ke arahnya. Tubuh keduanya pun menjadi rapat tak berjarak dan membuat aliran darah pria tampan itu kian berdesir hebat, ia pun kini mulai merasakan ada sesuatu yang berontak hebat di dalam celana yang dikenakannya.

"Tuan, apa tidak bisa Anda duduk di sebelah sana?" protes Nisa yang juga mulai sulit untuk bernapas karena tiba-tiba suasana berubah menjadi panas di sekitarnya.

"Maafkan saya Nisa, tapi entah kenapa wajahmu mengingat saya pada Bella, mantan istri saya yang sudah meninggal setahun yang lalu." Ryan menatap semakin dalam manik mata Nisa yang berwarna kecokelatan. Kala itu mereka seolah telah saling mengenal dalam kurun waktu yang sangat lama, walau pada kenyataannya mereka baru saja mengenal satu jam yang lalu.

Nisa berusaha memperlebar posisi duduknya. Namun, sandaran sofa membuatnya tak memiliki ruang lagi untuk dapat menjauh dari tubuh Ryan yang benar-benar sudah sangat rapat dengannya, pria yang dalam sekejap berhasil menaklukkan hatinya lewat karisma yang dimilikinya.

"Bolehkah saya menyentuhmu, Nisa?" tanya Ryan dengan ragu. Namun, entah darimana keberaniannya muncul, hingga ia mampu mengatakan hal yang sekurang ajar itu pada wanita yang baru saja dikenalnya.

Nisa pun tercekat kaget dan terlihat menggeleng tanda bahwa sebenarnya dirinya tak mengizinkan apa yang ingin Ryan lakukan kepadanya. Namun, saat itu lidahnya terasa kelu dan membuatnya tak dapat mengucapkan sepatah kata apapun. Ryan kini mulai menjamah wajah Nisa yang sangat mirip dengan Bella dan tak mengindahkan gelengan kepala wanita itu yang terlihat ragu di matanya. Wajah istrinya yang telah tiada, yang selalu ia rindukan setiap malam dengan berjuta penyesalan yang masih melekat dalam hatinya. Terlebih ingatan malam itu masih sering teriang dalam ingatannya. Malam dimana ia mendapati tubuh Bella bersimbah darah dan sudah tak dapat lagi diselamatkan.

Ryan tanpa ragu mencium tepat pada bibir Nisa yang merah merekah. Pria berkarisma itu mulai menciumi dengan nafsunya yang semakin memburu. Ciuman yang awalnya hanya berlangsung sepihak saja, kini mulai terbalas pagutannya dan keduanya saling memagut mesra. Saat itu mereka benar-benar lupa bahwa keduanya baru saja bertemu dan saling mengenal beberapa menit yang lalu.

Suasana pun semakin terasa intim dan udara di sekitar mereka mulai memanas, setelah Ryan berhasil membuat tubuh Nisa berbaring di atas sofa yang memang memiliki ukuran yang pas dengan tubuh Nisa. Pria itu pun mulai melucuti pakaian yang Nisa kenakan, hingga membuat tubuh wanita itu tampak indah di pandangan matanya.

"Tubuhmu benar-benar indah," puji Ryan mulai menjamah tubuh Nisa.

"Ya ampun, mimpi apa aku ini? Pria ini yang baru saja aku kenal, saat ini sedang menikmati tubuhku. Apa aku bodoh tak berontak? Tapi entah kenapa, aku menikmati permainannya," batin Nisa merasakan getaran di sekujur tubuhnya.

Bersambung✍️

Visual :

Ryan Brawster

Nisa Almeira

1
Uus Sumartini
smoga mery org baik mau bantu Ryan balikan ma Nisa
𝓹𝓮𝓷𝓪𝓹𝓲𝓪𝓷𝓸𝓱: Halo kak baca juga d novel ku 𝘼𝙙𝙯𝙖𝙙𝙞𝙣𝙖 𝙞𝙨𝙩𝙧𝙞 𝙨𝙖𝙣𝙜 𝙜𝙪𝙨 𝙧𝙖𝙝𝙖𝙨𝙞𝙖 atau klik akun profilku ya. trmksh🙏
total 1 replies
Uus Sumartini
waah hebat merry brjiwa lugas gak kya ibunya Ryan pikasebeleun
Uus Sumartini
yg kuat nesa km pasti akan bahagia dgn viona jg tuan Ryan
Uus Sumartini
tenang bisa kamu lah pemenang hati Ryan
Uus Sumartini
nah ini yg aku suka ahirnya nisa mau jg 👍💪😍
Uus Sumartini
bibit jahat ada aja.. wong ke telu
Uus Sumartini
nisa jgn sedih ya kan cma bercanda oke
Uus Sumartini
😍😍😍😍💪💪💪💪suka sy Thor ma ceritanya👍💪
Anonim
iya, aku cari juga ga nemu channelnya
Juniartii Marpaung
mantap
Juniartii Marpaung
Apa Nisa sdh sembuh ya Thir?
Juniartii Marpaung
thor jangan bikin Nisa lumpuh, kasihan Viona
Rafika Sari
Luar biasa
Juniartii Marpaung
nyonya Katty terlalu kejam, masa.datang2 langsung bisa menampar Nisa
Juniartii Marpaung
janji adalah hutang nisa...
Raudhatul Ulfah
Lumayan
Syifa
si nisa tidur nya kayak bangke ,tidur apa metong
Serenarara: Ubur-ubur makan sayur lodeh
Minum sirup campur selasih
Coba baca novel berjudul Poppen deh
Dah gitu aja, terimakasih /Joyful/
total 1 replies
✹⃝⃝⃝s̊SAngeL🍁🧚
oh my god ... bilang iya saya mau jadi istri kmu tuan Ryan 😎😎😎😎😎😎
✹⃝⃝⃝s̊SAngeL🍁🧚
Dih Nisa coba buka hatimu untuk Ryan ... ku rasa dia tidak terlalu buruk juga malah sempurna
Puji Utami
kok bikin gedeekkk si Nisa itu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!