ratu elok Syakira berasal dari indonesia yang berjuang sendiri di kota besar tianji yang berusaha menyembunyikan identitas aslinya karena masa kecil yang pahit,Xiao mei itulah nama sehari harinya.
bangkit sendiri dari keterpurukan yang di berikan oleh paman nya sendiri bertahan hingga masa sekolah menengah selesai,lalu pergi ke kota dimana tidak ada di pikirannya
Xing Jian hao seorang artis populer tinggi tampan,mapan dan play boy salah satu kelebihannya ,anak satu satunya dari pasangan Xing Deming dan Wang mei ,kehidupan yang bebas seperti tidak memiliki beban dalam hidupnya ,berpetualang dalam dunia hiburan yang selalu di kelilingi wanita cantik
apa jadinya jika ia bertemu dengan wanita yang acuh padanya ???
apakah Jian akan membencinya,,, atau jatuh cinta ????
selamat datang di novel kedua mie atah
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mie Atah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
6.niat tanggung jawab
Kesibukan mulai terjadi di cafe mazaj memasuki jam makan siang orang berbondong bondong memasuki cafe,sampai Meimei pun tidak bisa hanya diam didepan mesin kasir tapi juga ikut membantu melayani dan menyiapkan menu yang dipesan
Kue kue kecil didalam etalase sudah ludes terjual sudah dua kali pembuatan tapi masih tidak cukup akhirnya Meimei turun tangan rounan kembali menjadi tukang kasir
Meimei menggulung lengan bajunya memakai sarung tangan untuk membuat kue ,menyiapkan semua bahan untuk membuat adonan ,satu persatu bahan Meimei campurkan pertama ia akan membuat kue cubit ,bunyi mesin mixer mengaung bukan hanya satu tapi tiga sekaligus dengan ukuran besar ,satu selesai Meimei langsung mencetak satu persatu kue Cubit memanggangnya di atas kompor dengan api sedang ,bukan hanya satu tapi sampai lima loyang dengan ukuran besar ,guangming sigap membantu Meimei jika sedang tidak ada pesanan soto dan teman temannya
" guangming lakukan yang lain,,buat kue klepon " ucap Meimei ditengah kebisingan mixer
Guang Ming mengangguk dan menyiapkan semua bahan ,dengan arahan dari Meimei guangming berhasil membuat adonan kue klepon dan jangan lupakan kelapa yang sudah di parut dan di kukus terlebih dahulu ,
Separuh kue cubit yang masih mengeluarkan uap panas di bawa ke pantry di tata dengan rapih oleh Ying hua selesai menata kue cubit Ying hua kembali ke dapur mengambil kue klepon
" untuk etalase kue cubit apa sudah penuh Ying hua,,??" tanya Meimei
" sudah Gege " jawab Ying hua sambil berlari menjauh ingin menaruh klepon yang sudah jadi
" guangming bereskan ini ,,sisa adonan nya simpan yang rapih di suhu ruang ,,jangan di masukan kedalam lemari Pendingan " ucap Meimei yang beralih ke kue klepon
GuangMing segera melakukan apa yang di perintahkan Meimei ,tangan lincah Meimei menata satu persatu kue klepon yang sudah ditaburi dengan kelapa parut
" zixuan ,,apa kau aman ,,??" tanya Meimei tanpa mengalihkan perhatiannya dari kue lepon
" aman Gege,," jawan Zixuan mengangkat jempolnya
Setelah satu etalase penuh dengan kue klepon Meimei beralih ke pisang goreng madu ,pisang yang sebelumnya sudah di kupas dan diiris sesuai ukuran Meimei campurkan dengan adonan tepung dan sagu tidak lupa Meimei juga menambahkan madu dan margarin
Sreengggg
Suara minyak panas yang menelan pisan goreng di atas wajan panas dengan ukuran besar,satu persatu pisang yang sudah dilumuri tepung Meimei goreng , Apron yang Meimei gunakan sudah banyak corak dari tepung dan yang lainnya
Di luar dapur mingjie ,Ying hua dan chan Ying sibuk melayani pembeli dengan ramah,bibir mereka sudah mulai kering karena terus tersenyum,ruolan tidak kalah sibuk melayani pembayaran baik cash maupun debit
Urusan perkuehan sudah selesai Meimei keluar sambil mengelap keringatnya menggunakan tisu tapi senyumnya mengembang saat melihat etalase kue nya sudah penuh kue dan berwarna
" bagaimana roulan ,,??" tanya Meimei
" sangat lancar Gege ,,lihat tanganku sampai kaku karena terus bergerak dengan gerakan yang sama " ucap roulan sambil memperlihatkan Kedua tangannya,Meimei tertawa " Alhamdulillah" ucap syukur Meimei
Meimei mengambil alih mesin kasir roulan kembali ke dapur ,jam tiga sore kue kue kecil itu kembali habis tapi Meimei tenang sebab masih ada adonan yang siap cetak guangming dan yang lain pasti bisa mengerjakannya
Kleting
Lonceng pintu berbunyi " selamat da-" ucapan Meimei terhenti saat tau siapa yang datang ciangyue nyengir memperlihatkan semua deretan giginya tanpa bersalah
" Meimei yang cantikkk terimakasih ya " ucap ciangyue tulus
" Hem sama sama " jawab meimei singkat
" ada yang bisa ku bantu,,??" tanya ciangyue
" tidak ada,,jika kau datang hanya untuk mengacau lebih baik pergi ,,!!!" usir Meimei kesal
Ciangyue buru buru duduk di kursi tinggi dihadapan Meimei " aku ingin memesan " jawab ciangyue tangannya melambai memanggil salah satu pelayan
" aku ingin mie ayam satu dan jus jeruk satu " ucap ciangyue
" baik Gege " jawab Ying hua
Meimei memutar bola matanya malas " kau,,,masih marah padaku ,,???" tanya ciangyue telunjuknya mengukir sesuatu di atas meja kasir
" tidaaakk " jawab meimei malas
" bukan kah aku sudah minta maaf ,,kau juga sudah setuju kemarin " ucap ciangyue
" ish,,," desis Meimei dengan bibir bagian atas terangkat tapi akhirnya mereka tertawa
" bagaimana tampang asli jin hao ,,??" tanya ciangyue Menaik turunkan alisnya
" biasa aja " jawab Meimei * bagaimana jika dia tau kalau jin Hao menginap dirumahku semalam,,walau hanya didepan teras * bisik hati Meimei
" bohong ,,ka-
" udah sana minggir aku sedang sibuk ,,,kamu menghalangi orang yang ingin bayar ,," ucap Meimei
cingyue cemberut tapi tetap pergi dari hadapan Meimei
*
*
*
Hengdian World Studios (Zhejiang) menjadi tempat lokasi syuting Jian hao bertemakan drama kolosal Jian hao menggunakan Longpao / Jubah Naga Jubah harian kaisar berwarna kuning cerah (warna eksklusif kaisar) yang dihiasi sulaman motif naga. Jumlah naga yang disulam biasanya berjumlah sembilan, melambangkan kekuasaan tertinggi.
Jian hao terlihat tampan sekaligus gagah saat mengenakannya ,perannya sebagai seorang raja Wang longwei yang di sandingkan dengan permaisuri cantik bernama Fucha Huanghou atau di panggil Permaisuri Fucha
Permaisuri fucha mengenakan Fengpao Jubah Phoenix Jubah resmi yang khusus dikenakan oleh permaisuri, dihiasi dengan sulaman burung phoenix yang melambangkan keanggunan ratu para burung.
Mereka adalah pasangan kekaisaran yang mengharapkan kehadiran pangeran untuk menjadi penerus tahta kerajaan di tengah berkecamuknya orang orang serakah yang ingin melengserkan kaisar Wang longwei
Kamera sudah siap menyorot peran utama dalam drama ,Jian hao duduk di atas kursi kekaisaran dengan gagah memandang semua semua bawahannya yang sedang berargumen tentang ahli waris seorang raja
" yang mulia," ucap salah satu Mentri dari kubu permaisuri " hamba akan semakin memperhatikan permaisuri fuchan agar segera mengandung anak yang mulia " bersujud menghadap kaisar Wang Longwei
" yang muliaaa ,,, permaisuri fucha sudah sepuluh tahun tidak bisa memberikan keturunan kepada anda,,,hamba mohon untuk fikirkan kembali mencari permaisuri dari kalangan atas yang sehat dan bisa memberikan anda keturunan " ucap salah satu Mentri dari kubu sebelah
CUT,,!!!
" bagus semuanya ,,,hari ini syuting kita hentikan sampai disini terimakasih " ucap sutrada
" terimakasih,," ucap para kru bersamaan
Semua kru lega mendengar perkataan sutradara ,kamera,tata rias baik wajah maupun ruangan menjatuhkan bahu mereka masing masing,kelegaan yang tidak bisa di bayangkan sebab pembuatan film bukanlah hal yang mudah
Jin hao turun dari kursi kaisar , asisten li membantu memegangi jubahnya yang berat ,petugas penata rias artis dengan sigap membantu jin Hao membuka semua peralatan atau hiasan kaisar yang menempel di tubuhnya ,asisten lin dengan setia mengipasi jin hao
Semua atribut sudah terlepas jin hao hanya mengenakan celana pendek dan singlet warna putih,kulit putih bersihnya mengkilap oleh keringat,menegak minumannya dengan kepala mendongak ke atas buah jakun yang menonjol naik turun setiap air mengalir kedalam tenggorokannya
Dari kejauhan wanita yang berperan sebagai permaisuri fhuca menelan ludah melihat bagaimana seksi nya seorang jin hao
" mangsamu sedang melihat ke arah kau jin hao " ucap asisten Lin dengan mata yang melirik ke arah Wang curan pemeran permaisuri fhuca
" aku tidak perduli,,!!" ucap jin hao santai
" kau tidak tertarik,,???" tanya asisten lin
" tidak ,,banyak wanita sepertinya di sekitarku,,,hanya dia lebih beruntung bisa menjadi seorang artis" ucap jin hao mengenakan jaket belel nya yang terlihat lapuk namun berharga fantastis
Asisten Lin mengangguk setuju " kau mau kemana ,,???" tanya asisten lin
" pulang " jawab singkat jin hao
" kerumah mu,,???" tanya asisten lin
" tidak aku ingin ke cafe mazaj "
" what,,!! Apa kau serius kesana lagi,,???"
" Hem,,kau harus coba kopi disana aku yakin kau akan ketagihan " ucap jin hao berlalu
Asisten Lin mengikuti langkah jin Hao mereka pergi dengan mengendarai mobil yang biasa jin Hao pakai untuk bekerja mobil yang biasa di sebut rumah berjalan
" motor wanita itu bagaimana,,siapa namanya ,,???" tanya asisten lin
Jin Hao yang duduk disamping asisten Lin terdiam " jangan bilang kau belum tau namanya ,,!!!"
jin hao mengangkat bahunya membenarkan perkataan asisten Lin juga merasa dirinya bodoh sampai sekarang dia tidak tau nama orang yang terpaksa menolong nya
" astaga jin hao " ucap asisten Lin menggelengkan kepalanya " aku jadi penasaran siapa nama wanita yang akan bertahta di fikiran mu " ucap asisten lin
Mobil terparkir dihalaman depan cafe mazaj suasana masih ramai waktu sudah petang bahkan sudah memasuki jam enam tiga puluh
Mereka tidak langsung turun jin Hao memandang kedalam cafe mazaj " jadi apa kita akan turun ??" tanya asisten lin
" ya ,,turunlah lebih dulu duduk di kursi yang itu " tunjuk jin Hao pada kursi yang dulu pertama kali ia datang
" yang dibawah pohon sakura ,???" tanya asisten lin
Jin Hao mengangguk " ya ,,jika kau di usir bilang saja jin hao "
bibir asisten Lin melengkung kebawah sambil mengangguk " ok " jawab asisten lin,ia turun lebih dulu pakaiannya biasa saja ,dia bukan jin Hao yang kemana mana diteriaki hanya memakai topi yang sedikit menutup wajahnya,layak nya orang biasa yang ingin pergi ke sebuah cafe
" halo selamat datang di mazaj , " sapa ramah karyawan mazaj Ying Yue
Asisten Lin mengangguk dan berjalan kearah dimana jin Hao tadi katakan ,mata Ying Yue memperhatikan langkah asisten lin ,saat tau kemana arah asisten Lin melangkah Ying Yue segera menghentikan langkah asisten lin
" maaf tuan,,itu tempat husus bos kami,,, mari saya tunjukan tempat yang tak kalah nyaman untuk anda " ucap Yong yue ramah
Asisten Lin memandang sebentar Ying Yue " ini perintah jin hao " ucap asisten Lin pelan
" o,," Ying Yue gugup " ok silahkan " ucap Yong Yue ragu
Asisten Lin melanjutkan langkahnya dan duduk di kursi di bawah pohon sakura
" Ying,,apa yang kau lakukan ,,!!! Kenapa kau membiarkan laki laki itu duduk di kursi Gege Meimei ,,??" tanya ming jie
" itu orang suruhannya jin hao " bisik Ying Yue ditelinga Ming jie
Ming jie membuka mulutnya ingin berteriak tapi dengan segera Ying Yue menutup mulut Ming jie " ssttttt" Ying Yue menempelkan telunjuk di mulutnya
Ming jie mengangguk dengan ekspresi yang masih kaget ,Ying Yue menurunkan tangannya yang menutup mulut Ming jie
" menurutmu apa Gege Meimei memiliki hubungan husus dengan jin hao ,,??" tanya Ming jie penasaran
Ying Yue mengangkat bahunya " entah lah " ucap Ying yue berlalu
" Ying Yue aku belum selesai " ucap Ming jie mengejar Ying Yue
" apa yang kalian lakukan ,,fokus bekerja ,,!!" tegur roulan
Asisten Lin mengangkat tangannya memanggil pelayan " aku ingin pesan kopi yang paling enak disini " ucap asisten lin
" baik kami merekomendasikan expreso dengan camilan manis dari cafe mazaj " ucap Ming jie
Asisten lin mengangguk " baik itu saja " ucap asisten lin
Asisten lin mengagumi kenyamanan yang disediakan oleh cafe mazaj ,dekorasi yang menyegarkan mata tidak banyak pernak pernik yang membuat matanya sakit dan lampu yang tergantung di setiap sudut memberikan kehangatan ,belum lagi pepohonan kecil yang benar benar terjaga dan ditata sangat rapih
Selamat membaca ❤️❤️❤️dari othor untuk pembaca jangan lupa like dan komentarnya
Ma'aaciiw