NovelToon NovelToon
Satu Jiwa Dua Raga

Satu Jiwa Dua Raga

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Keluarga & Kasih Sayang / Penyeberangan Dunia Lain
Popularitas:544
Nilai: 5
Nama Author:

Rivera Briar Edwina seorang siswa yang mengalami kecelakaan akibat tertabrak mobil dan jiwanya berpindah ke tubuh Aluna Effie Alfred seorang istri yang sangat dibenci oleh suaminya aiden Cristian edgar karena adiknya kecelakaan akibat tertabrak oleh mobil yang ditumpangi aluna. Tidak hanya itu aluna bahkan anak yang tidak pernah mendapatkan kasih sayang dari keluarga kandungnya dan menyalahkan aluna yang menyebabkan kecelakaan dan meninggal ibu aluna semenjak ayahnya menikah lagi dan membawa anak tirinya hubungannya dengan keluarga tidak pernah baik. Akankah vera yang menjadi aluna bisa melewatinya, atau memilih untuk menyerah atau akankah aluna akan mencari kasus kecelakaannya?

episode 6

"kenapa lun apa gaji lo segitu tidak cukup lo tahu sendiri bukan kita untuk mencari kerjaan sampingan itu sangat mustahil, kadang kita harus lembur dan pulang juga tidak nentu nentu apalagi tiba tiba saja moad bos sudah tidak baik kita sudah seperti pakai kusut" seru amel, aluna yang mendengar itu merasa jateng masa sampai segitunya.

"lo, angda angda tidak mungkin lah kita sampai bekerja seperti itu" tidak percaya aluna.

"lo tidak percaya lihat saja jika mood bos kita tidak stabil nanti" ucap amel.

"ah, bagaimana cari kerja yang hanya kita libur gitu? " usul amel

"Bener juga sih, tapi.. Gue pikir pikir dulu deh , lagian apa ada yang nerima jika cuman hari libur perusahaan? " ucap aluna. dari sebrang mereka jay juga ikut nimbrung karena mendengar percakapan aluna dan amel

"Hei kalian berbicara tentang apa? " tanya jay.

"Ini aluna pengen cari kerja sampingan tapi kerjanya itu, pas hari libur saja" seru amel.

"Emang masih kurang sam gaji lo lun? " tanya jay.

"Banget, gue punya keinginan beli rumah sendiri" ucap aluna.

"Emang gaji laki lo kurang, gue liat lo selalu diantar menggunakan mobil? masa iya beli mobil bisa kasih istri tidak"Ucap jay.

" emm.. Gimana ya, gue cuman pingin beli pakai uang gue sendiri aja tanpa harus pakai uang suami"seru aluna.

"Lagian ngapain juga lo beli rumah sendiri? "Ucap jay

"Gue mau cerai sama suami gue"seru aluna.

" hah? "Kaget amel dan jay.

" kenapa? "Tanya amel

" gue merasa tidak cocok sama dia, jadi gue mutusin untuk bercerai dengannya."seru aluna. Dan aluna menceritakan masalah pernikahannya yang tidak bagus kepada jay dan amel.

"Ya ampun al, belum juga dapat momongan udah pisah saja tapi kalau dipertahankan kita juga yang sakit" seru amel sambil manggut manggut

"Ya mau bagaimana, lebih baik pisah dari sekarang sebelum benar-benar dapat momongan" seru aluna mengangkat bahu.

"Bener sih, gue setuju" seru amel

"Bagaimana, nanti gue tanya tanya deh sama temen gue mana tahu mereka membutuhkan karyawan, nanti gue kabari karena teman gue punya usaha gitu" seru jay.

"Dengaren lo baik sama dia" ucap amel.

"Bantuin dia juga tidak masalah, emang lo tidak kasihan sama aluna" seru jay.

"Kasian sih, baiklah gue juga bantu lo cari rumah yang tidak terlalu mahal tapi cocok untuk ditinggali" seru amel.

"Makasih jay, mel" ucap aluna.

"Lo tenang aja" seru amel dan jay.

Singkat cerita waktu makan siang pun tiba, amel mengajak aluna untuk makan siang di kantin dekat kantor,

Mereka duduk di bangku dan menunggu pesanan mereka sampai, banyak dari para karyawan pria melirik kearah meja aluna dan amel,

Hingga salah satu dari mereka mendekati

"Halo kamu karyawan baru? " ucap pria yang menghampiri mereka. Aluna dan amel menoleh.

"Bukan, aku sudah lama disini.." ucap aluna menggantung

"Kurasa" sambungnya lagi.

"Kalau boleh tahu siapa nama kamu? " seorang pria yang lain menghampiri aluna dan amel.

"Hei, kalian kenapa pada disini? " protes amel

"Mel, kami lagi berusaha? " ucap pria lagi yang datang menghampiri mereka

"Woi, kenapa bertambah? " seru amel saat banyak para pria yang datang menghampiri mereka berebut ingin tahu siapa aluna dan minta kontaknya aluna. Hingga mereka dusel duselan disana yang membuat aluna dan Amel terjepit

Aluna menarik amel keluar lalu mereka berlari, melihat aluna dan amel berlari para pria pun ikut berlari mengejar mereka,

"Gila lun, parah fans lo gila" teriak amel masih berlari.

"Gue takut mel" teriak aluna meraka berlari dengan sangat kencang dan

Brukk...

Aluna dan amel menabrak seseorang. Aluna mengusap usap bokongnya yang terasa sangat sakit, dan pinggangnya serasa mau patah.

"Aduh, al kita nabrak apa? " keluh amel yang merasa sakit juga bokongnya

"Gue juga tidak tahu, kayanya tiang listrik deh" ucap aluna lalu mendongak keatas, matanya langsung melebar.

"Nah, kan bener tiang listrik" ucap aluna masih melihat keatas, amel pun melihat keatas, dia langsung berdiri tegap.

"Pak aiden, pak lucas" ucap amel, aluna melihat kearah amel. Lalu dia pun ikut berdiri.

"Lo kenapa, terlalu hormat sama orang yang beginian" ucap aluna yang membuat amel panik, langsung mencubit pinggang aluna.

"Ahk... Sakit tahu" keluh aluna, Aiden dengan masih mode coolnya,

"Aluna" panggil lucas aluna pun melihat kearah lucas.

Deg.

Tiba tiba detak jantung aiden berpacu cepat saat melihat penampilan istrinya yang berbeda dari biasanya. Ada gejolak aneh pada dirinya. Aluna benar-benar berbeda.

"Lo bener aluna? " terkejut lucas.

"Iya.. Kenapa? " ucap aluna.

"Wah, ternyata lo lebih kelihatan cantik, jika seperti ini" puji lucas, melihat penampilan aluna, langsung mendapatkan deheman dari Aiden

"Ehm" semua melihat kearah Aiden.

"Maaf pak lucas, kami tidak sengaja menabrak bapak" seru amel. Aluna mendekat kearah amel

"Mereka siapa mel? " tanya aluna, amel langsung melotot.

"Lo tidak tahu, ini siapa? " bisik amel. Aluna menggeleng.

"Ini, bapak direktur aiden dan asistennya lucas" ucap amel aluna melotot lalu melihat kearah aiden. Yang benar saja dia direkturnya mengapa aluna dikerjakan paling bawah, benar benar tidak adil menurutnya, Aluna menatap sinis aiden. Aiden pun menatap aluna balik.

"Kenapa kalian pada larian? " tanya lucas aluna masih menatap sinis aiden.

"Itu pak, fans aluna banyak bener kami takut" sahut amel. Ucapan amel membuat aiden melihat kearah amel.

"Benarkah? " lucas seperti tidak percaya, dan tak lama segerombolan pria pada berlari, yang membuat aluna dan amel panik, tanpa aba aba aluna langsung bersembunyi dibelakang lucas dan aiden.

Mereka yang melihat sang direktur menatap tajam mereka, para segerombolan pria itu langsung berhenti.

"Pak direktur" sapa salah satu dari mereka.

"Ada apa ini kalian demo, mau dapat pesangon terakhir" ucap aiden, mereka lansung ciut.

"K-kami hanyalah ingin berkenalan sama karyawan dibelakang bapak" ucap salah satu dari mereka, Aiden melihat kearah aluna, aluna menggeleng sambil memegang lengan aiden.

"Kalian disini untuk bekerja bukan mengejar wanita bubar" bentak aiden semua langsung bubar.

"Wih, keren pak direktur al" seru amel.

"Gue tidak peduli dia mau keren atau apa, yang paling penting mereka semua pergi" bisik aluna, amel dan aluna melihat sudah tidak ada lagi yang mengejar mereka, aluna dan amel bernafas lega.

"Terimakasih ya pak AIDEN, dan pak lengkuas" ucap aluna menekan nama suaminya.

"Eh, saya lucas aluna bukan lengkuas" seru lucas tidak terima namanya diganti.

"Alah sama saja itu," seru aluna

"Beda aluna," sahut lucas.

"Ck, iya iya" kesal aluna.

"Sudah ya pak kami pergi dulu, permisi" pamit amel menarik aluna. Aiden hanya melihat aluna pergi aluna menoleh kearah aiden dengan tatapan masih tidak bersahabat dengan aiden. aiden pun juga menatap aluna balik namun berbeda dengan aluna dan itu dapat dilihat oleh lucas,

"Woi, malah melamun? " seru lucas, yang membuat Aiden tersadar.

"Kenapa! Kepincut lo sama binik lo" ucap lucas

"Tidak" ucap Aiden, lucas menggoda.

"Bener, awas lo, kebakaran jenggot kalau aluna disebeng orang, lo lihat ini saja sudah banyak yang suka bagaimana nanti jika aluna diculik orang lo juga tidak bisa apa apa" ucap lucas memanas manasin.

"Padahal aluna cantik lo, kenapa lo masih mau sama si lula, kecantikan lula tidak sebanding dengan aluna, jika saja aluna diambil orang dan aluna mau lo tidak punya kesempatan lagi den walaupun lo udah jadi suaminya," seru lucas sengaja menambah minyak ke api yang sudah menyala.

"Diem lo" perkataan lucas entah kenapa membuat aiden merasa kesal langsung pergi dan diikuti lucas sambil tertawa.

Aluna yang sampai disana masuk dengan wajah kesalnya, hal itu dilihat oleh jay.

"Lun, Kenapa muka lo ditekuk begitu? " tanya jay.

"Kesel gue" seru aluna. Jay melihat kearah amel, dengan cara mendongak kepalanya meminta untuk diperjelas.

1
falea sezi
lanjut q ksih hadiah bkin Aiden bucin thor
falea sezi
thor Aiden ma jalannya uda pernah tidur bareng belom🤭 klo uda bikin cerai ya kali dpet bekas Aluna perawan. loh dpet perjaka bekas kayak Aiden g rela q. tuh🤣
falea sezi
Aluna lemah g jijik apa dia bekas lula😒
falea sezi
insomnia g bs tidur bukan ngajak orang tidur bareng bego
falea sezi
oon MC nya tlfon tiago minta dia urus cerai oon😒
falea sezi
moga cerai ya kali dpet suami bekas jalang🤣🤣 menjijikan sekali😒
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!