mantan tim keamanan negara yang bernama Darren mengundurkan diri tinggal ditengah hutan, dirinya dikabarkan oleh sahabatnya bahwa presiden hilang. akhirnya Darren dan tim khusus dibawah naungan Samuel menyusun rencana untuk membebaskan presiden Roland dari jeratan musuh. masalah cinta, konspirasi, serta manipulasi diungkapnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daisy Puppy 1412, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
the return of Mr Darren
...Malam hari, Alisa mendengar ada yang membuka pintu rumah. Dia langsung keluar dari kamarnya lalu menyalakan lampu kamar tamu, “kamu sudah pulang nak?”....
...“Iya Bu” ucap Clara melepas sepatunya, lalu duduk di sofa ruang tamu....
...Alisa yang sigap mengambil segelas air minum untuk Clara, “minum dulu”....
...“Terimakasih Bu”....
...“Tadi siang ibu kecopetan” singkat Alisa bercerita kepada Clara....
...“Tapi ibu gak apa apa kan?” Tanya Clara panik sambil melihat setiap lekukan badan ibunya....
...“Gak apa apa kok” jawab ibunya tersenyum....
...“Syukurlah”....
...“Ada pria yang menolong ibu saat ibu kecopetan, namun yang buat ibu terasa berbeda saat anakmu bertemu dengan pria itu. Lylya melihatnya seperti ada rasa yang berbeda gitu tapi ibu bingung menjelaskannya” ucap Alisa....
...“Apa Ibu simpan nomor ponsel nya agar Clara bisa menghubungi nya untuk mengucapkan terimakasih padanya?” Tanya Clara....
...“Pikiran ibu gak sampai kesitu nak” ucap Alisa sambil memegang tangan anaknya....
...“Gak apa-apa” sahut Clara mengusap tangan ibunya....
...Setelah Clara bersih-bersih ke kamar mandi, dia tak lupa memberikan kecupan malam pada lylya anak perempuannya. Clara duduk disebelah badan lylya yang sudah tertidur pulas di atas ranjang, tangan Clara mengusap rambut lylya “jangan sampai kamu bertemu dengan papamu karena mama gak sanggup” ucap Clara mulai mengeluarkan air mata yang tak sengaja terjatuh di pipi lylya....
...Lylya terbangun dari tidurnya lalu duduk di samping mamanya, “mama kenapa nangis?”....
...“Gak apa apa” ucap Clara sambil mengusap air matanya....
...“Jangan ada yang disembunyikan di antara kita ma, karena lylya hanya punya mama dan mama hanya punya lylya” ucap lylya memeluk Clara....
...“Mama hanya rindu dengan kamu nak” Clara memeluk dan mengusap punggung lylya....
...“Lylya juga rindu dengan mama” balas anaknya....
...“Boleh malam ini mama tidur di sampingnya lylya?” tanya Clara sambil mengusap pipi anaknya....
...“Sangat boleh” ucap lylya tersenyum pada Clara....
...Akhirnya Clara dan lylya tidur berdua....
...Keesokan harinya, Darren bertemu dengan Samuel di markas. “Nanti malam ada jamuan di istana negara” ucap Samuel sambil meletakkan undangan di atas meja....
...Darren mengambil undangan tersebut, “biar aku yang datang, ini kejutan untuk mereka” ucapnya menatap tajam undangan tersebut....
...Tak lama Sean menghampiri Darren di ruang kerja Samuel, “pak, semua anggota sudah berkumpul”....
...“Aku keluar dulu” ucap Darren sambil membawa undangan tersebut....
...Samuel meminum secangkir kopi di atas meja sambil melihat Darren yang keluar ruangan, “negara butuh kamu ren, presiden butuh kamu”....
...Darren masuk ke ruang rapat meletakkan undangan di atas meja “ini undangan dari istana negara, malam ini kita kesana” ucapnya lantang....
...“Yesssss” ucap Hans senang....
...“Kita menyamar bukan berpesta. Kita bagi tugas” tegas Darren....
...“Yahhh” ucap Hans nampak lesu....
...Darren memberikan earphone ke anggota timnya, “kita pakai ini untuk komunikasi” ucap Darren....
...“Siap pak”....
...Malam hari, istana negara di penuhi tamu undangan mulai dari pejabat, pengusaha, menteri dan anggota dewan lainnya....
...Disetiap sudut dijaga ketat oleh tim keamanan negara yang dikepalai oleh Joseph, “gimana tim 1, tim 2 dan tim 3?” Tanya kepada para anggota timnya dengan menggunakan HT....
...“Tim 1 bagian depan gedung dan sampai belakang aman pak”....
...“Tim 2 bagian dalam gedung untuk sementara ini masih aman pak”....
...“Tim 3 bagian atas gedung masih terpantau aman pak”....
...“Baik informasi saya terima”....
...Alexo menghampiri Joseph menanyakan keamanan di sekitar istana, “semua masih terpantau aman pak Mentri” ucapnya sambil mengantongi HT....
...Disaat lengah Alexo memberikan kode mata kepada Patrick yang sedari tadi berada di dalam gedung dengan menyamar sebagai tamu undangan (memakai jas, kacamata tak lupa dia menempelkan sedikit tanda hitam di bawah dagunya sebagai tahi lalat palsu agar penyamarannya sempurna)....
...Patrick memberikan instruksi kepada anak buahnya untuk beraksi segera, semua anak buahnya menyebar. Tim keamanan negara semua ditumbangkan oleh anak buah Patrick, mereka dipukulnya ditinju serta dibungkam lalu mereka disembunyikan di belakang gedung di gudang sampah tepatnya. ...
...“Oke pantau terus agar semua aman sampai akhir acara” ucap Alexo menepuk pundak Joseph lalu pergi....
...Wakil presiden mendekati Alexo pelan, berbisik kepadanya “gimana apa dia akan terpancing untuk datang kesini” ucap Helim si wakil presiden....