NovelToon NovelToon
Talak Berakhir Penyesalan

Talak Berakhir Penyesalan

Status: tamat
Genre:Lari Saat Hamil / Dijodohkan Orang Tua / KDRT (Kekerasan dalam rumah tangga) / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:157.6k
Nilai: 5
Nama Author: Putri Sabina

Melina Khairunisa seorang gadis berusia 19 tahun, yang tumbuh di panti asuhan tanpa tahu siapa orangtua kandungnya. Dirinya harus dipaksa menikah dengan putranya---Ishan Ganendra atas desakan Nyonya rumah bernama Adisti Ganendra, tempatnya bekerja sebagai ART.
Ishan Ganendra sebagai Aktor terkenal berusia 30 tahun, dan sudah memiliki kekasih---Livia Kumara seorang model papan atas. Setelah menikahi Ishan----tak sekalipun Melina di perlakukan selayaknya istri, bahkan seringkali mendapatkan KDRT, sikap kasar, dan ucapan yang menyakitkan hati dari mulut Ishan.
Suatu saat Karena Konspirasi dibuat Livia, membuat Melina masuk penjara dan Ishan meragukan anak di kandungannya.
Hidup selalu adil, di saat terpuruk Melina bertemu orangtua kandungnya seorang Perwira TNI dan Dokter berpengaruh, yang memiliki pengaruh besar sehingga Melina bisa bebas dari penjara. Bagaimana reaksi Ishan setelah tahu Melina tak bersalah dan anak yang dikandung Melina adalah anaknya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Putri Sabina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 5

Malam ini Ishan tampak jauh lebih santai, karena syutingnya sudah berakhir.

Ishan memutuskan ke apartemen bersama kekasihnya---Livia Kumara, karena disini dirinya bisa melakukan perbuatan nista bersama Livia sepuasnya.

Berbeda dengan suasana kaku dan penuh aturan di rumahnya yang di terapkan oleh Adisti, sang ibu.

Ishan mengenakan pakaian santai malam ini, yukensi tanpa lengan berwarna hitam yang memperlihatkan tubuhnya yang atletis.

Bagian bawahnya di padukan dengan celana training berwarna hitam.

Meski dirinya adalah seorang aktor profesional di siang hari, namun jika di rumah dirinya tak bisa bebas karena ibunya, dan wajib di gantikan aura pria rumahan.

Di apartemen pribadi Ishan Ganendra bisa di bilang mewah dan modern, terletak di lantai atas sebuah lantai nomer dua belas.

Unit tersebut menawarkan pemandangan dinding kaca raksasa yang memperlihatkan lautan lampu kota yang tak pernah tidur.

Interiornya di dominasi warna monokrom, dengan furnitur bergaris serta pencahayaan temaram yang memberikan kesan intim.

Suasana hening saat Ihsan di rumah tadi sang ibu bicara mengenai pernikahannya bersama Melina.

Itu keputusan sepihak, bagaimana mungkin bisa Melina seorang anak yang tumbuh besar di panti asuhan menikahi seorang aktor terkenal sepertinya.

Sangat tak mungkin, apa kata media soal dirinya yang menikahi anak dari panti asuhan yang asal usulnya tak jelas.

Ihsan mengepal kedua tangannya mengingat bagaimana sang ibu mau menikahkannya dengan Melina.

"Sial, aku harus menikahi gadis panti asuhan itu!" umpatnya.

Di saat hatinya penuh emosi dengan suasana hening.

Tiba-tiba, dua pasang tangan halus melingkar di pinggang Ihsan.

Livia Kumara seorang model.

Livia adalah kekasih Ishan, memeluknya erat.

Wanita ini sangat mempesona dengan lingerie satin hitam tanpa lengan, panjangnya sampai lutut.

Rambut panjangnya di gerai sempurna, tak lupa polesan lipstick merah gelap di bibirnya menambah kesan berani sekaligus sensual.

"Kamu baru pulang dari rumah Mama, sudah kelihatan capek lagi?" bisik Livia pelan, menyandarkan pipinya di punggung lebar Ishan.

Ishan tersenyum tipis, lalu tangannya memegang tangan halus Livia di perutnya.

Mengusap lembut jemari wanita itu.

"Biasalah, Mama selalu punya cara untuk membuat suasana jadi sedikit... tegang."

Ishan berusaha menutupi apa yang terjadi, karena tak mau dirinya di tinggal oleh Livia.

Pria itu tak mau kehilangan Livia karena sebab dan akibatnya, dirinya hanya ingin tubuh wanita itu dan tetap mendapatkan kepuasan.

Ishan teringat sejenak suasana malam di rumah ibunya tempo hari.

Gadis bernama Melina yang mengenakan kaos ungu, bayangan gadis pembantu rumahnya membuatnya mual.

Penampilan yang sangat kontras dengan Livia yang ada di pelukannya sekarang, Livia selalu wangi, rapi dan tak pernah bekerja rumah tangga selama hidupnya.

Berbeda jauh dengan Melina yang terbiasa bekerja keras, karena kehidupan yang sudah keras sejak lahir.

"Lagi mikirin apa sih, sayang?" tanya Livia lagi.

Kini sedikit melonggarkan pelukannya untuk menatap wajah kekasihnya.

"Bukan apa-apa," jawab Ishan pelan sambil memijit pelipisnya.

Matanya menatap Livia lalu mencoba mengalihkan pikirannya, mata Ihsan menatap bagian depan milik Livia yang menggoda.

"Cuma proyek syuting, kemarin yang masih terasa pegal di badan," ucap Ihsan.

Livia tersenyum memperlihatkan bibirnya yang penuh dan merah, lalu berbisik sensual di telinga Ihsan.

"Mari sayang akan aku pijetin, pijet yang enak sampai junior kamu berdiri tegak," bisik Livia.

Tangannya sudah nakal meraba milik Ihsan----sementara Ihsan yang sudah terpancing oleh syahwat hanya menelan salivanya.

Tanpa banyak bicara Ihsan memanggut bibirnya dengan milik sang kekasih, ciuman yang mendalam dan tergoda.

Dan tangan Livia sudah menggelayut di leher Ihsan, rupanya pria keturunan Pakistan Turki itu sudah menahan syahwat saat menatap bagian paha Livia saat pemotretan.

Memang tubuh wanita berdarah Argentina itu amat menggoda, selain tubuhnya yang bagus---wajahnya juga unik, hal ini membuatnya gampang cepat menua.

Tangan Ihsan memukul dua buah yang bagian belakang Livia, membuat persilatan bibir itu semakin memanas.

Sampai kedua tungkai yang jenjang dan indah itu melingkar di pinggang Ihsan, lalu pemuda itu membawanya ke atas ranjang.

Keduanya masih melakukan persilatan bibir, Ihsan dengan tak sabar sudah melepas yukensi dan penutup bagian bawahnya agar bersiap untuk berkuda.

Dengan tak sabar Ihsan melepas busana yang melekat di tubuh indah itu, tangannya sudah mempersiapkan adegan berkuda.

Livia mengambil sikap siap untuk melakukan aktivitas berkuda, Ihsan mengenakan pelana kuda untuk melindunginya.

Tangan kekar Ihsan meraih minyak pelumas dari nakas untuk mengoleskan pada batang miliknya sebagai patok berkuda.

Patok itu di gunakan agar saat berkuda nanti mereka tak terjadi sesuatu, atau mengalami celaka.

Dua pilar indah milik Livia itu di lebarkan, memperlihatkan bagian pilar berwarna coklat khas wanita latino.

Setelah mengoleskan minyak pada patok itu, Ihsan menancapkan secara pelan-pelan agar memastikan patok itu tak salah tancap.

"UHHHH," rintih Livia saat patok itu di tancapkan ke tanah di antara dua pilar miliknya.

Ishan langsung melakukan aktivitas berkuda, dengan menunggangi kuda ke arah lembah tersembunyi milik Livia.

Sementara kedua tangan Livia sudah meremas ujung sprei, dan bibirnya mengigit----berkuda bersama Ihsan kali ini membuatnya takut terjatuh.

Karena Ihsan memacu kudanya dengan sangat liar, lalu demi menyenangkan sang kekasih tangan Ihsan meraih bunga yang ada di bagian dekat gunung.

Tangannya mengambilnya untuk di berikan kepada Livia, wanita itu menerimanya dengan menganggukkan kepalanya.

Ihsan menaruh dua wajahnya di antara gunung kembar itu, membuat sensasi nikmat dan geli diantara alam dan kupu-kupu.

Jambang tipis milik Ihsan saat menyentuh bagian depan itu terasa ada sensasi aneh.

Livia memejamkan matanya, saat Ihsan memacu terus kudanya dengan kencang sampai berhenti mendadak.

Membuat air keluar dari dua pilar itu, tanpa sengaja Ihsan menabrak patok yang di tancapkannya ke tanah.

Livia tak bisa berbuat apapun, dirinya hanya berteriak antara sakit dan nikmat----dan memeluk Ihsan dengan erat.

Keduanya masih bersatu dan Ihsan hanya terdiam di atas kudanya seolah enggan untuk turun.

Ihsan dan Livia melakukan hal ini di malam Jakarta yang gemerlap, seolah luar jendela yang memperlihatkan kota Jakarta menjadi sebuah saksi pergumulan keduanya.

Mereka melakukan berkuda di bawah temaramnya lampu dengan memperlihatkan aktivitas lampu-lampu kota Jakarta.

*

*

*

*

*

*

1
Eni Susilowati
orang bersalah juga bisa mendapatan kesempatan kedua bila Uda benar benar bertobat masih dapat diampuni
Putri Sabina: udah terlanjur trauma dia kak
total 1 replies
Karsiani Kar
apakah ceritanya Melina tlh berah. thor
Putri Sabina: iya kak yang sequel 2 buat anaknya Melina aja ya kak🙏
total 1 replies
Karsiani Kar
apakah ceritanya Melina tlh berah. thor
Lee Mba Young
bagus lah gk balikan. cm wanita goblok ae Wes di kdrt ijek balikan. 🤣. koyo gk Ada laki ganteng lbih Dr ishan. tp ishan Pakistan gk akn sama dng yg lokal kecuali Melanie dpt bule br oke seimbang.
Putri Sabina: lokal kalo perwira lumayan kak🤭 apalagi Melina ayahnya perwira TNI🥲
total 2 replies
Senja
klo melina balikan sm ishan, aq kecewa.
tp no gimana lg klo sm kak author dibuat balikan.
aq cmn baca aja gak bikin ceritanya.
yo wis dinikmati aja..
🌻
Putri Sabina: liat endingnya aja ya kak😍
total 1 replies
Senja
jgn balik ke ishan tukang celap celup..
serem.
Putri Sabina: nggak akan balikan, tapi nanti akan ada unsur dramatis
total 1 replies
falea sezi
Melina nya plin plan🤣🤣 cwek bodoh
Putri Sabina: masih labil kak, di tambah baby blues.
total 1 replies
azzura faradiva
jgn sampai Melina rujuk sama si mantan yg bekas main dgn jalang
Putri Sabina: liat endingnya besok kak😉
total 1 replies
kinoy
KA Put..maaf ni🙏. BKN y ishan ma Mel dah resmi cerai..ko msh di urus2 aj
Putri Sabina: oh maaf kak masih di revisi😩
total 1 replies
Agustin Br
ceritamu joss thor..mengaduk2 emosi jiwa😄👍..💪 thor lanjuttt..manut sknariomu sj..mksh dikasih cerita in👍😄
Putri Sabina: iyA kak makasih udah mampir jangan lupa baca cerita aku yang lain yaa🙏
total 1 replies
Agustin Br
kasih doa terus..setan pasti takut dan pergi....💪
Putri Sabina: iya kak🤣
total 1 replies
falea sezi
🤣🤣 paleng balikan tp author nya gk trima😒 pdhl emang ceritamu mengarah ke balikan thor🤣 pembaca kecewa klo balikan ma laki. bekas jalang
Putri Sabina: yakin??? kan belum ending😉author itu selalu punya rahasia loh
total 1 replies
Nany Susilowati
mba Thor...cuma nanya maaf ya emang soal baju yg di pake harus sedetail itu ya ...pasti lho di tiap episodenya ada
Putri Sabina: hah maksudnya baju sedetail itu gimana kak?
total 1 replies
Lee Mba Young
Cerita di bikin gini biar penulis bisa bikin Melina balikan ma ishan. 🤣.
bayi juga gk sedrama ini. bnyak bayi yg gk diopeni bpk nya juga gk drama.
awal cerita ini bagus tp Lama Lama jd ilfil kayak cerita murahan.
Putri Sabina: yakin balikan? kan belum sampai ending
total 1 replies
falea sezi
keturunan Syeh tp tukang zinah🤣🤣
Putri Sabina: di Dubai keturunan syekh banyak pada kagak bener, jangan di liat dari keturunannya.
total 1 replies
falea sezi
🤣 klo rujuk para reader auto ngamuk kayaknya thor🤭
Putri Sabina: waduhhh bahaya aku di amukkk🤣
total 1 replies
Laila Amilia
kalo AQ lebih setuju alvaro sama celin
Putri Sabina: kenapa kak? trs melina gimana??
total 1 replies
Nany Susilowati
bagus Baskara jangan biarin Melina rujuk dengan ishan
Putri Sabina: Baskara TNI kak, prinsip nya kuat pastinya
total 1 replies
Normida Naibaho
Thor,mdngapa tokoh Island yg egois,tolol ini masih dipertahankan.
Putri Sabina: Karena Melina tak punya pilihan
total 1 replies
Nany Susilowati
cuma heran saja biasanya bayi tahu apa yg di rasain ibunya waktu di kandungan berapa kejamnya si ishan sama Melina mosok begitu lahir orok langsung ngarep kasih sayang bapaknya ga salah itu THOR...


????????
Putri Sabina: nggak akan kembali kak, tapi nanti endingnya penuh dramatis🥲
total 3 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!