Mengisahkan tentang seorang wanita yang rela melepaskan suaminya untuk wanita lain. Meski kini dia harus menghadapi semuanya sendiri menjadi orang tua tunggal buat ke empat anak-anaknya namun dia tetap semangat .Tidaklah mudah perjalanan hidup yang dia lewati . Dalam keadaan hamil muda dia harus berpisah dengan suami hingga dia membesarkan anak-anaknya. Namun dia beruntung memiliki Ibu dan adik yang selalu mendukungnya.Apakah dia akan bahagia setelah berpisah dengan suaminya ? Apakah Dia bisa merawat dan membesarkan keempat anaknya???
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dian Aunankia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
AKU LELAH
Sudah seminggu suamiku tidak pulang kerumah . Hal itu sesungguhnya sering terjadi ... tapi baru kali ini dia sama sekali tidak memberi kabar atau menanyakan kabar anak - anaknya . Padahal setauku dia tidak bisa jauh dari anak - anak tapi kini sudah ada perubahan besar pada diri suamiku.Apakah dia terlalu asyik dengan wanita itu ???
Lamunanku buyar oleh suara hp berbunyi . Kuliat suamiku menelfon ... Ya Allah apakah dia merindukanku dan anak-anak
"Halo ... " ucapku
"Haloo ...kamu yaa bikin malu saja ... apa yang kamu lakukan datang ke rumah seniorku pak Bondel?" ucapnya dengan lantang dari seberang
"Ohh tidak kenapa-kenapa ... aku cuman mencari info tentang wanita yang pergi bersama kamu "
"Dasar yaa kamu ... apa kamu sengaja mau permalukan aku ? Yang pergi sama dia siapa " ucapmu mengelak
"Tidak usah bohong karena aku tau semua" balasku sengit
"Mau kamu apa haa?"
"Mauku semua baik-baik saja"
"Heh dengar ... Aku ini pergi ada urusan ...kamu itu kok malah rusak semuanya, seniorku itu marah menelfonku "
"Coba kalau kamu diposisi orang yg diselingkuhin...istrimu di bawa orang berkeliling .Apakah kamu diam saja???" ucapku
"Sudahlah ... besok aku pulang .kita bicara dirumah "
TUT..TUT...TUT....TUTTTTT
Telfon dari seberang sudah ditutup... Aku tak dapat menahan tangisku ... Aku merasa RT ku ini akan hancur . Lalu bagaimana nasib anak-anakku kedepan?. Apakah mereka akan kehilangan sosok papi nya yang selama ini begitu dekat sama mereka? .Entahlah yang jelas saat ini aku merasakan begitu sakit dan berasa tidak sanggup untuk menjalaninya .
💘💘💘💘💘💘💘💘💘💘
Keesokan harinya ... Aku tetap menjalani aktivitas kayak biasa dan sejenak melupakan semua masalah yang tengah ku hadapi. Kiosku lumayan rame pembeli karena depan sekolahan ... jadi banyak anak - anak sekolah belanja ke kiosku . Dari kios ini lah yang dapat membantu perekonomian kami selama ini.
Ketika siang hari anak - anak sekolah yang membeli sudah mulai sepi ... Aku ingin meluruskan badan sejenak ... Aku ingin beristirahat sejenak. Anak- anakku juga sudah pulang dari sekolah .saat aku masuk ke rumah mereka lagi makan di merekaAku menghampiri mereka.
"Pada makan yaa ?" tanyaku
"Mamiiii ...." ucap Kia seraya berlari memelukku
"Kia udah makan?"
"Sudah Mi tadi aku suapin dulu sebelum aku tadi makan " jawab Aulia
"Oh iyya Nak ... Mami mau istirahat sebentar yaaa...mami titip kios yaa... kamu dengar - dengar kalau ada orang membeli " ucapku memberi perintah
"iyya Mi ...tenang saja . Mami istirahat saja ... biar adek kia aku yang jagain " ucap Aulia dengan perlahan
"Iyya Nak " ucapku sembari meninggalkan mereka dan masuk ke dalam kamar.
Ketika tiba dikamar ku rebahkan perlahan tubuhku di atas kasur ... Entah mengapa aku merasa sangat lelah ... Entah berapa hari aku tidak lagi merasakan ketenangan ... Entah sudah berapa hari tidak dapat kupejamkan mata ini ...karena beberapa hari ini hanya menangis yang dapat aku lakukan hingga mataku bengkak.
Kupejamkan kedua mataku ... ku berharap semua ini hanya mimpi sehingga saat aku terbangun semua kembali baik- baik saja. Saat ku berusaha untuk tidur tiba-tiba Hp ku berbunyi dan saat ku cek ternyata ada SMS Masuk dan begitu kuliat pengirim pak bondel.
"Assalamualaikum , Bu ternyata memang benar mereka berdua pergi ke kota XX dan mereka akan kembali besok ... jika mereka kembali saya akan berbicara sama istriku dan akan meminta penjelasannya"
Begitulah pesannya .... aku menangis membacanya ... Aku bingung harus membalas apa untuk pesannya itu ...saya tau pak Bondel juga merasakan seperti yang saya rasakan.
"Iyya pak Terima kasih " balasku di sms
Kupejamkan kembali kedua mataku ini ... begitu berat rasanya ... Sampe kapankah semua ini ... Tak berapa lama aku pun tertidur .
NB. Mohon kritik dan saran
bukan pelakor
dasar aja bucin n gatal Krn lama ngga disentuh suami
percuma dan jgn bucin dg dalih anak
sdh bisa cari uang kok msh mau dg suami spt itu
perseteruan sampah dan tong sampah
gantilah no hp...
benci aku ..jadi istri kok bodoh amat
istri polisi lagi..kan kamu bisa visum bude...
bucin emang bikin bodoh