NovelToon NovelToon
Aku Bukan Actor Genius

Aku Bukan Actor Genius

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Sistem
Popularitas:23.9k
Nilai: 5
Nama Author: Rohid Firmansyah

Apa anda serius?...... AKU BENAR BENAR HANYA INGIN MENJADI PENULIS NOVEL, Mengapa sistem ini Memaksaku untuk Menjadi Aktor ?........

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rohid Firmansyah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

syuting pt.2

"Hmmm hmm," gumam sutradara sambil mengerutkan kening, matanya terpaku pada layar monitor di depannya. Sudah kesepuluh kalinya adegan itu diputar ulang, namun tak sedikit pun perhatiannya goyah. Di sebelahnya, sang director dan ketua sinematografer juga terdiam, tenggelam dalam analisis mereka, seolah-olah setiap frame dari adegan itu menyimpan rahasia yang tak terungkap.

Adegan di layar menampilkan James, yang dalam sekejap telah berubah dari seorang extras yang nyaris tak diperhitungkan menjadi pusat perhatian. Ekspresi wajahnya yang penuh ketakutan dan kegelisahan terlihat begitu alami, begitu nyata, sehingga sulit dipercaya bahwa semua itu hanyalah akting. Kamera menangkap setiap detail—peluh yang mengalir di pelipisnya, tatapan matanya yang tajam, bahkan sedikit getaran di ujung jarinya yang terangkat.

Sutradara memutar ulang bagian itu lagi, memperhatikan setiap detik dengan cermat. "Lihatlah ini," katanya, suaranya rendah namun penuh kekaguman. "Dia benar-benar tenggelam dalam adegannya. Ini bukan hanya akting... ada sesuatu yang lebih dalam yang kita tangkap di sini."

Ketua sinematografer, yang jarang sekali memberikan pujian, hanya mengangguk setuju. "Pencahayaannya sempurna, fokusnya tajam. Tapi yang membuat adegan ini hidup adalah ekspresi itu. Ia benar-benar merasakan ketakutan di sana."

Director yang duduk di sebelah mereka, bersandar di kursinya sambil menyilangkan tangan di dada, menatap layar dengan penuh perhitungan. "Kita harus memastikan adegan ini menjadi salah satu yang paling diingat dalam film. Jika digarap dengan benar, ini bisa menjadi momen yang mendefinisikan keseluruhan cerita."

"Hmm," sutradara mengangguk pelan, matanya masih terpaku pada layar. "James ini... dia punya sesuatu. Mungkin kita harus memberinya lebih banyak ruang di naskah. Bisa jadi kita sedang melihat lahirnya bintang baru di sini."

Adegan di monitor diputar lagi, untuk kesebelas kalinya. Setiap kali, ekspresi dan emosi yang terpancar dari James tetap sama—intens, jujur, dan memikat.

Di tengah kesibukan produksi film yang penuh tekanan, tidak ada yang menyangka bahwa seorang extras bisa memberikan dampak sebesar ini. Namun, semua orang di ruangan itu tahu bahwa mereka baru saja menangkap kilasan dari sesuatu yang luar biasa.

'yah beginilah hidup, lumayan 500 dollar cuman beberapa jam doang' james berjalan Kembali ke kampus, setelah arthur menurunkannya di sebuah mini market .

sebagai anak yang berbakti pada orang tuanya , james akan mengirimkan 500 dollar nya dari pekerjaan pertamanya ini pada mereka yang hidup sederhana di kota yang kebutuhan semakin mahal saja.

walaupun dia sudah tidak kuliah lagi, dia harus mengemasi barang barangnya untuk tinggal di motel .

arthur menurunkannya karena mobil yang dia gunakan mobil ayahnya dan harus segera mengembalikannya .

jadi kini hanya tinggal dirinya saja. sembari berjalan dia membuka panel karena masih penasaran dengan hadiah yang dia dapat dengan misi pertamanya itu. dia masih kaget dan tidak faham dengan konsep panel ini.

james hanya mengandalkan ingatannya ketika membaca komik korea solo leveling ketika membuka invetarisnya yang masih menempel di kepalanya. membuka satu tombol di menu dengan gambar Tas yang sama persis seperti di game dan komik solo leveling.

[INVETARIS]

[ISI]

[KOTAK HADIAH NORMAL, ]

Membuka invetaris itu , ternyata banyak kotak kosong di depan wajahnya , dan hanya satu item bentuk hadiah ulang tahun dengan warna biru. "hmm sama seperti milik jin woo itu, ini pasti hadiah tingkat paling bawah, terserahlah". berhenti di kursi taman untuk mulai membuka item itu tanpa ragu.

sekaligus memegang 10 kaleng soda kalengnya.

suasana taman sedang ramai dengan banyak anak anak dan orang tua mereka bermain.

Hadiah dibuka'

{Hadiah normal dibuka}

{.........}

{Selamat anda mendapatkan hadiah Rare}

{Si pemimpi, botol cairan dari si alkhemist yang dapat membuat pengguna yang meminumnya menjadi lebih bercahaya dan menjadi mencolok dari yang lainnya}

{Hadiah dikirim otomatis ke pemain}

seketika cahaya muncul di tangan kanan James yang akan mengambil sodanya lagi.

'eh?' melihat botol berwarna hijau dengan bentuk botol oval dan tutup khasnya.

melihat sekeliling, orang sedang mengurus hidup mereka sendiri . "aku akan gila , dunia modern seperti ini masih ada hal tidak masuk akal seperti ini" ucapnya sembari melihat botol kecil oval di tangannya .

sebagai seorang dari generasi z , tentu saja james tidak percaya hal hal tidak masuk akal seperti ini dan menganggap tidak mungkin ada hal sihir di zaman ini. jadi untuk menguji kebenarannya , dia meminum sekaligus semua botol kecil itu .

"ueee apaan rasanya seperti air kening" wajahnya yang tidak kuat merasakan cairan itu kedalam mulutnya .

....

dia menunggu reaksi dari apa yang dikatakan oleh panel.

...

masih menunggu....

sudah 30 menit , dan masih tidak ada apapun . "aishhh ngapain sih gua pecaya kayak ginian-" melemparkan botol ke tempat sampah , lalu pergi untuk mengurusi urusannya yang harus selesai sore ini , karena pihak kampus memberinya hingga sore itu.

membawa sisa soda di tangan kanan, dia meninggalkan botol itu ke tempat sampah .

dimana ada kucing malang kurus yang kehausan melihat tetesan terakhir dari botol itu ,dia menjilatnya .

lalu melompat keluar dari tong sampah taman itu untuk mencari air lain dan makanan lainnya.

bersamaan dengan dia keluar , seorang wanita yang duduk berhadapan dengan tempat sampah , melihat kucing itu yang keluar dari tong sampah ,yang seketika melihat kucing itu begitu imut serta menggemaskan, padahal terlihat kotor kurus dan memiliki banyak penyakit di kulitnya.

"astaga astaga!!!! kenapa kau disini nak ,..."

"meow" kucing itu pada wanita itu

"ASTAGAAA IMUTNYA!" teriak wanita itu , padahal hanya bersuara saja .

seketika itu , wanita itu mengangkat kucing itu di tangannya , dia tidak peduli kucing itu bau dan kotor dan mungkin berpenyakit , dia bahkan berani mencium kucing itu dengan bibirnya tanpa jijik sedikitpun dengan bau sampahnya . "ayo ayo kau akan menjadi milikku, ayo kita ke rumah sakit hewan" ucapnya perlahan pergi .

hanya setetes dari ramuan itu bisa se kuat itu, apa yang terjadi jika seorang meminumnya satu botol penuh?.

.....

Di ruangan kerjanya, director dan produsen dari film Oasis tengah melakukan Rapat mereka untuk syuting terakhir dari film ini yang mana , setelah melihat akting dari james , sutradara film dan penulis malah kepikiran menulis adegan tambahan untuk film si-fi ini yang memang memasukkan puisi dan sinematic nya , bukan hanya menceritakan manusia melawan alien saja .

"sialan aku tidak bisa kerja lagi , tapi axtrass sialan ini membuatku menulis adegan tambahan yang Bagus sekali untuk melengkapi film ini" Penulis yang sudah strss dengan kantung mata hitamnya menyebarkan hasil tulisannya pada orang orang .

Di dalam ruangan yang penuh dengan kertas skenario dan naskah yang berserakan, sang sutradara, produser, dan beberapa anggota tim inti film Oasis sedang terlibat dalam diskusi yang mendalam.

Pencahayaan ruangan itu redup, hanya diterangi oleh cahaya biru dari monitor yang menampilkan cuplikan-cuplikan film yang telah selesai direkam. Wajah-wajah mereka terlihat lelah, namun mata mereka penuh dengan semangat—terutama setelah menyaksikan akting dari James dalam salah satu adegan terakhir.

"Sialan, aku tidak bisa bekerja lagi kalau seperti ini!" teriak sang penulis, dengan nada yang penuh frustrasi namun juga bercampur kagum. Kantung matanya yang hitam memperlihatkan betapa kurang tidurnya.

Ia baru saja menyelesaikan revisi naskah yang, meskipun membuatnya semakin lelah, menghasilkan sebuah adegan tambahan yang luar biasa. Sebuah adegan yang ia tahu akan menjadi sentuhan akhir yang sempurna untuk film ini.

"Aku bilang, aktor sialan itu benar-benar mengguncang segalanya," lanjutnya dengan nada yang sedikit lebih tenang, namun masih terdengar frustasi. "Dia membuatku terpaksa menulis adegan ini... dan ini terlalu bagus untuk dilewatkan."

Dengan tangan gemetar, ia menyebarkan naskah yang baru saja ditulisnya ke arah sutradara, produser, dan beberapa anggota tim. Kertas-kertas itu dipenuhi dengan catatan tangan yang terburu-buru, tetapi sangat rapi, setiap kalimat ditulis dengan detail, menggambarkan adegan penuh emosi yang berfokus pada sisi manusiawi dari karakter utamanya. Adegan itu melibatkan percakapan puitis antara James dan salah satu karakter alien, dengan latar belakang langit penuh bintang yang luas, sebuah sinematik yang menambah kedalaman dari tema utama film ini.

Sutradara membaca cepat naskah tersebut, lalu matanya berhenti di satu baris dialog yang penuh makna. "Ini... ini brilian," gumamnya dengan nada hampir tak percaya. Ia mengangkat pandangannya, menatap penulis yang masih berdiri di sudut ruangan dengan kantung mata yang semakin jelas. "Kamu benar. Ini harus dimasukkan ke dalam film."

sebagai diraktor dan sutradara lynn adalah orang yang jarang menggunakan posel dalam pembuatan filmnya karena akan menganggu poduksi dan konsentrasinya apalagi hanya untuk menghubungi seorang aktor , dia memiliki ego tinggi karena sutradara adalah yang tertinggi .

jadi orang lain yang melakukan itu , namun melihat naskah yang direvisi dia tersenyum, dan itu jarang sekali untuk nya bahkan orang yang sudah bertahun tahun menjadi asisten sutradara kaget melihatnya tersenyum.

'menarik sekali, hanya butuh 5 detik adegan , dia membuatku gila' melihat gambar dari profil james yang didapatkan dari perekrut extrass di tangannya.

"Berikan aku ponselnya, biar aku sendiri yang mengubunginya" ucap sutradara lynn dengan tegas , mengagetkan semua orang yang mendengarnya .

dimana sutradara killer dan sering memarahi para investor dan aktor papan atas hollywood yang egonya tinggi ingin menghubungi james langsung.

1
ADYER 07
oy thorr up ngakkkk?
Hari Sptra
authornya kemana dah nih di tinggal bae
Kiki Ginanjar
lanjut dong ini bagus
Kiki Ginanjar
kenapa gak di lanjut padahal seru loh
Fadli
up dong
Kiki Ginanjar
kenapa gak up lagi/Grin/
Baday ys
bague
Baday ys
mantab...up up
ADYER 07
walau penjabaran nya bertele² tapi alurnya lumayan bagus.
Hr⁰ⁿ
yang bener *arghhh bikin orng khawatir saja*
Hr⁰ⁿ
maaf Thor kritik dikit,
saya baru baca dan kosa katanya masih agak berantakan,ayo Thor smngt untuk memperbaiki tulisannya
Go Anang
Luar biasa
Farah Umaiha
thor gak up??🤔
RidhoNaruto RidhoNaruto
up
Farah Umaiha
bentar lagi hp Arthur mati itu(meledak) 🤣🤭
Farah Umaiha
bagus
Farah Umaiha
bangus banget😀👍👍👍
Was pray
kok james gak tahu nominal uang dlm kontrak kerjanya? emang gitu ya dlm dunia perfilman ya thor? aktor gak tahu apa2 isi kontrak kerjanya?
Smeliy: dia sahabat James mereka sudah seperti saudara, Dan Arthur akan jadi orang paling berpengaruh pada cerita
total 4 replies
Farah Umaiha
ceritanya seru banget thor🤣😂😂😭😭💪💪
RidhoNaruto RidhoNaruto
up
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!