NovelToon NovelToon
Hurt Be A Love

Hurt Be A Love

Status: tamat
Genre:Beda Usia / Diam-Diam Cinta / Tamat
Popularitas:491.6k
Nilai: 4.9
Nama Author: fieThaa

Mati-matian Balqis Lalita Wiguna membela lelaki yang dia sayangi, ternyata hanya menimbulkan luka yang begitu dalam. Di mana bukan dia yang bersanding di pelaminan, melainkan wanita lain yang tidak dia kenal.

Dia kira cinta pertamanya akan mengajarkan banyak hal. Nyatanya, hanya meninggalkan luka dan sulit untuk disembuhkan.

Akankah ada seseorang yang berhasil menjadi obat penawar dari luka tak kasat mata yang Balqis derita? Dan bisa membuatnya kembali merasakan cinta?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon fieThaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

6. Reviewer Makanan

"Gak usah," tolak Aqis bernada lembut.

"Gua gak pernah menerima penolakan." Rio memaksa.

Pintu mobil sudah dia buka. Tatapan tajamnya membuat Aqis terdiam menahan takut.

"Masuk!"

Di dalam mobil tak ada obrolan sama sekali. Aqis melihat ke samping kaca jendela.

"Jam segini udah sepi."

Aqis menoleh, dan menatap pria yang tengah fokus pada jalanan.

"Lu cewek," lanjutnya.

Kalimat itu membuat Aqis tersenyum kecil. Dia kembali menatap jalanan dengan wajah sedikit cerah.

"Makasih."

Rio hanya terdiam tanpa menoleh sedikit pun. Raut kembali berubah karena perkataannya tak mendapat balasan dari pria kutub itu. Aqis membuka pintu mobil dan berjalan menuju kosannya.

"Heran deh, kadang baik, kadang jutek. Pantes aja lama ngeduda," omel Aqis sembari berjalan menuju kamar kosan.

Sedangkan mobil yang dibawa Rio masih berhenti di sana. Dia ingin memastikan sampai Aqis masuk ke dalam kosan. Barulah dia melajukan mobilnya menuju rumah yang dia huni.

Dahi Rio mengkerut ketika melihat mobil yang dia kenali terparkir di rumahnya. Dia pun berdecak kesal setelah turun dari mobil.

"Ngapain lu ke sini?"

Pria yang sedang menyesap rokok menoleh sekilas. Dia juga tak menjawab apapun.

"Dari mana lu? Jam segini baru balik?"

Rio membuka jasnya dan mengambil alkohol kalengan yang ada di atas meja. Meminumnya dengan penuh kenikmatan.

"Dari kafe."

Restu membuang puntung rokok ke dalam asbak. Lalu, dia menatap Rio dengan begitu dalam.

"Mau sampai kapan?"

Rio yang hendak meneguk alkohol kalengan pun diurungkan. Dia mengerti dengan kalimat Restu. Rio menyandarkan tubuh. Helaan napas kasar pun keluar dari mulutnya.

"Kasihan Mami," lanjut Restu.

"Apa lu gak kasihan sama gua?" Rio pun meneguk alkohol kalengan yang sudah dia buka

Setelah meminumnya, dia meletakkan kaleng alkohol itu dengan keras ke atas meja. Tatapannya tertuju pada Restu.

"Luka gua masih menganga. Sakitnya masih terasa," tekannya.

Rio memejamkan mata. Pernikahan yang dia impikan ternyata harus berakhir dengan sebuah kesakitan yang luar biasa.

"Gua mati-matian bahagiain dia. Dia malah nyakitin gua habis-habisan. Ninggalin gua di malam pertama dengan lelaki yang sudah menitipkan benih di perutnya."

"Apa lu bisa bayangin? Gimana hancurnya gua di awal pernikahan gua?" tanyanya dengan menahan air mata.

"Setelah ijab, gua tinggal sendiri sampai lima tahun di apartment yang gua beli buat dia. Gua masih nyimpen semua masalah sendirian karena gua gak mau papi dan mami benci sama dia. Ketika gua nyerah dan memutuskan untuk bercerai pun, gua bilang ke mami dan papi kalau gua udah bosan dan udah punya wanita lain. Saking gua gak mau papi dan mami semakin benci sama dia. Lebih baik gua yang dibenci sama mami dan papi."

Rio adalah lelaki yang begitu menjaga wanitanya. Wajahnya terlihat galak dan dingin, tapi hatinya begitu lembut dan hangat.

"Jangan paksa gua. Hasrat gua kayaknya udah hilang," lanjut Rio sambil mengambil satu batang rokok milik Restu.

Masalah sesungguhnya perceraian Rio dan mantan istrinya hanya Restu yang tahu. Di mana Rio dikhianati di hari pertama pernikahannya. Ditinggalkan oleh istrinya tepat di malam pertama mereka. Saking cintanya, Rio masih menunggu mantan istrinya sampai lima tahun. Namun, ketika dia bertemu kembali, sang mantan istri sudah membawa anak lelaki berusia lima tahun.

Di situlah hati Rio hancur tak karuhan. Apalagi, mantan istrinya menjelaskan kenapa dia kabur ketika malam pertama. Dia tidak ingin membuat Rio kecewa karena dia sudah tidak perawan, Bahkan ada benih lelaki lain di dalam perutnya.

Hubungan yang tak direstui oleh orang tua pasti akan berakhir menyedihkan. Itulah yang Rio rasakan. Kedua orang tuanya tidak mengijinkan dengan alasan wanita yang dicintai Rio bukan wanita baik-baik. Namun, Rio tetap bersikukuh dan pada akhirnya dia menyesal.

.

Aqis datang lebih awal karena kunci kafe dia yang pegang. Dia dikejutkan karena kafe sudah tak terkunci. Dia takut ada maling masuk. Ketika dia menuju dapur, dia dikejutkan dengan kehadiran pria tampan yang sedang membuat kopi.

"Kak Iyo?"

Rio menegakkan kepalanya sebentar. Kemudian, dia mengaduk kopinya kembali. Tak ada obrolan apapun. Selesai membuat kopi pun Rio naik ke lantai atas tanpa berucap sama sekali. Aqis pun tak peduli. Dia mulai menjalankan tugasnya. Menyapu, mengepel dan mengelap meja.

Menyesap kopi sambil menatap layar laptop. Dia tersenyum ketika melihat seorang perempuan cantik mencepol rambutnya sebelum memegang sapu dan pel-an. Dia terus menatap layar laptop hingga beberapa karyawan mulai berdatangan.

"Aura orang kaya mah gak bisa bohong," ucapnya pelan.

Ponselnya berdering, sang asisten memberitahukan jikalau pihak televisi sudah hendak berangkat ke kafe.

Para karyawan kaget ketika melihat sudah ada manager di dapur. Mereka pun harus berkumpul. Aqis yang sedang membersihkan lantai pun ditarik oleh Alya ke dapur. Seketika Aqis menatap Rio dengan serius. Dia terpesona ketika melihat pria itu berbicara. Wibawanya tak main-main.

"Persiapkan diri kalian. Berikan yang terbaik demi nama baik kafe ini."

Semua karyawan pun mengangguk. Termasuk Aqis. Tanpa ada yang menduga, Rio menunjuk Aqis.

"Dandan yang cantik karena kamu yang akan melayani reviewer itu."

Aqis pun terkejut. Begitu juga dengan yang lainnya. Kalimat yang dikatakan oleh Rio begitu lembut dan manis. Kompak, mereka menatap ke arah Aqis yang tengah bengong.

Senyum kecil terukir di wajah Rio ketika dia sudah menaiki anak tangga. Lucu sekali melihat reaksi Aqis.

.

Aqis terkejut ketika melihat stasiun televisi yang datang. Tubuhnya menegang. Dan dia berharap tidak bertemu dengan orang yang sudah menorehkan luka teramat dalam. Namun, harapannya sia-sia. Seorang pria tampan masuk dengan begitu gagahnya. Mata Aqis mulai berair. Sedangkan karyawan di sana malah begitu bahagia karena bisa melihat pengantin pria yang viral.

"Qis, bantu tata makanan di nampan," ujar salah seorang koki.

Wajah Aqis sudah sangat berubah. Namun, dia harus profesional. Dia tidak mau orang lain tahu. Salah satu karyawan televisi sudah memperbolehkan membawa makanan ke reviewer tersebut. Aqis melangkah menuju meja tersebut. Pria itupun terkejut melihat Aqis.

"Selamat menikmati."

Pria itu terus menatap Aqis yang mulai menghilang dari pandangannya. Review pun dimulai. Baru satu suapan. Reviewer pun meminta menu yang lain. Untuk kedua kalinya Aqis mengantarkan makanan ke meja itu. Pria itu menatap Aqis lebih dalam lagi. Namun, Aqis memilih untuk segera pergi.

Meminta menu lain dan lain dengan alasan tak cocok di lidah membuat Aqis murka. Kelima kali Aqis mengantarkan makanan, Aqis menyiramkan segelas es teh manis ke wajah pria itu. Sontak karyawan kafe juga kru televisi pun terkejut.

"AKU JUGA PUNYA BATAS KESABARAN!!"

Aqis berbicara penuh penekanan. Dia pun meninggalkan kafe dengan wajah penuh kemurkaan.

"Saya akan tuntut kamu!"

Aqis tak mengindahkan teriakan penuh ancaman tersebut. Dia terus berjalan menjauhi kafe.

...***To Be Continue***...

Boleh minta komennya?

Maaf, ya. Belum bisa up rutin. Tapi, insha Allah Minggu depan akan up tiap hari.

1
awesome moment
tuan mmg beda
awesome moment
wkwkkwk
awesome moment
pemaksaan berbalut lamaran
awesome moment
ceritanya plek ketiplek sm q, tp beda ending. wkwkwkkwk...ditipu dgn keseriusan, didpt, dpt 1 junior...berakhir...dibandingkan sm sampah😀😄😄😀😀...jd...lepaslah dgn senang hati. cukup smp disini. sampah akan kembali ke tong sampah.
awesome moment
mmg benci g butuh alasan..mrk yg menyakiti mrk jg yg jahat.
awesome moment
wkwkkwkwk...gmn? gubrak kn?
awesome moment
whoah...skrg butuh ATM berjalan..jd ...balik dwh
awesome moment
nha kn...tinggal aqis n
awesome moment
auto...yes
awesome moment
g jadi!!!
awesome moment
seriusan?
awesome moment
mmg beda klo org dingin meleleh tu
awesome moment
cinta tulus sll menemukan jalan utk pulang. jd g hisa ditikung, faza
awesome moment
whoah...sponge bob salah cari lawan
awesome moment
rio cermat bgts
awesome moment
kluar jg kata yg ditunggu
awesome moment
bikin kzl mmg
awesome moment
jleb abissss...keji bgts wooooyyyyy
awesome moment
d hati yg sdh menunggu dan mendekat aqis lbh dlu.
awesome moment
paham kn skrg?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!