NovelToon NovelToon
The Destiny

The Destiny

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Sudah Terbit / Tamat
Popularitas:17.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Tianse Prln

Karena adik tirinya (Rachel) yang hamil, Ana terpaksa menggantikan posisi Rachel yang harus melakukan pernikahan bisnis dengan Ray.

Disisi lain Ray sedang mencari seorang gadis di masa kecilnya, dia adalah cinta pertama Ray. Apakah Ana akan terus menjadi mainan Ray? dan apakah pada akhirnya akan diceraikan oleh Ray, jika Ray dapat menemukan gadis masa kecilnya itu?

Silahkan ikuti kisahnya~

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tianse Prln, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Lintasan Memori

Pria kecil berumur sepuluh tahun itu duduk termenung di bawah pohon, sesekali tangannya mengusap matanya yang barair.

"Hai." Sapa seorang gadis kecil yang tersenyum kearahnya, gadis kecil itu menyodorkan es krim nya kepada pria kecil itu.

"Aku tidak suka es krim."

"Es krim itu penghibur saat kau sedih dan marah, itu kata mamaku." Ujar Gadis kecil itu sembari duduk disamping pria kecil. Setelah duduk, ia kembali menyodorkan es krimnya.

Si pria kecil itu akhirnya mau menerima es krim itu. Tapi, ternyata ia menerimanya bukan untuk dimakan melainkan dibuang.

Gadis kecil hanya menatapnya tanpa ekspresi, kemudian tersenyum kearah pria kecil itu.

Ia mengusap-usap pelan kepala pria kecil dengan lembut,

"Tak apa, semua akan baik-baik saja. Itu— kata mamaku saat aku sedih."

Pria kecil itu mendengus kesal mendengarnya, ia benar-benar merasa terganggu dengan kehadiran si gadis kecil yang masih tampak masih berumur enam tahun.

"Apa mama-mu juga mengajarkan untuk tidak sopan kepada orang lain?" Tanya pria kecil itu.

Gadis kecil menggelengkan kepalanya,

"Tidak." Jawabnya.

"Kalau begitu jangan menyentuh kepala orang lain sembarang, aku ini lebih tua darimu!" Ujar pria kecil itu sembari menepis tangan si gadis kecil.

"Mamaku selalu mengelus kepalaku saat aku sedih."

"Aku tidak sedih!"

"Aku melihatmu menangis tadi." Ucap gadis kecil dengan nada polosnya.

"Aku tidak menangis!" Pria kecil itu terus menyanggah setiap perkataan yang di lontarkan si gadis kecil.

"Aku tidak berbohong, aku benar-benar melihatnya tadi, kau menangis."

"Aku bilang tidak ya tidak!" Sanggah si pria kecil dengan nada tingginya.

Gadis kecil yang dibentak oleh pria kecil hanya diam tak ber-ekspresi, ia mengerjapkan matanya beberapa kali. Lalu kemudian, sebuah senyuman kembali terukir di wajahnya.

Gadis kecil mengambil sesuatu dari dalam tasnya, ia mengeluarkan sebuah sapu tangan yang merupakan sapu tangan kesayangan-nya. Lalu, dengan perlahan-lahan, gadis kecil itu menghapus sisa air mata yang ada di wajah si pria kecil.

Pria kecil itu pun terkejut dengan tindakan si gadis kecil, namun walaupun terkejut, ia tetap diam.

"Kalau ingin berbohong itu harus pandai." Ujar si gadis kecil seraya memberikan sapu tangannya itu kepada pria kecil.

"Apa itu kata mama-mu juga?" Tanya si pria kecil.

Gadis kecil menggelengkan kepalanya,

"Bukan, itu aku sendiri yang menyatakannya." Jawab si gadis kecil.

"Siapa namamu?" Tanya pria kecil.

Gadis kecil itu terlihat menampilkan sebuah senyuman lebar ketika mendengar pertanyaan itu.

"Namaku An.."

"Angel!" Panggil seorang wanita yang tengah berjalan mendekati mereka.

"Kau baik-baik saja? Kau membuat mama khawatir sayang." Ujar wanita itu sembari memeluk si gadis kecil.

"Maaf, karena sudah membuat mama khawatir. Oh iya ma, ini temanku." Ucap si gadis kecil, ia menunjuk ke arah pria kecil itu.

"Oh benarkah? Halo— siapa namamu?" Tanya ibu si gadis kecil.

"Halo bibi, panggil saja saya Ray." Kata Pria kecil yang bernama Ray itu sembari membungkuk hormat kepada ibunya gadis kecil.

"Angel, temanmu sangat sopan sekali, kelihatannya dia lebih tua darimu. Jadi— kau harus memanggilnya kakak ya."

"Halo— kak Ray." Ucap gadis kecil itu.

"Ah iya, halo Angel."

"Kau juga akan memanggilku angel ya? Selama ini hanya mama yang memanggilku seperti itu. Kata mama aku seperti malaikat baginya, jadi dia memanggilku angel." Ujar gadis kecil.

Ibu si gadis kecil bernama Angel itu hanya tersenyum melihat anaknya yang tengah berbincang akrab dengan Ray kecil.

"Jadi itu bukan namamu?"

Gadis kecil itu menggelengkan kepalanya, "Nama panggilanku yang sebenarnya itu— An~"

"Tuan. Tuan. Tuan." Ucapan gadis kecil itu tersamarkan oleh sebuah panggilan dari seseorang, membuat Ray membuka matanya perlahan.

"Apa tuan baik-baik saja?" Tanya Yohan, ia sengaja membangunkan tidur Ray, karena Ray terus menyebut kata 'Angel' berulang kali. Yohan pikir tuannya sedang bermimpi buruk.

"Aku hampir mengetahui nama aslinya. Kenapa kau membangunkanku?!" Teriak Ray kesal.

Delapan belas tahun yang lalu, setelah mengenal gadis kecil itu, ia sering datang ketempat itu untuk bertemu dengan gadis kecil. Tapi, kedekatan mereka itu hanya berlangsung selama satu tahun.

Karena waktu itu tiba-tiba ibu Ray mulai sakit parah, Ray harus pergi untuk menemani ibunya yang hendak berobat keluar negeri. Sebelum pergi, waktu itu ia menunggu gadis kecil untuk berpamitan. Tapi sepertinya, di hari terakhir pertemuannya dengan si gadis kecil, gadis kecil bernama Angel itu tidak datang.

Angel itu seperti malaikat penyemangat hidupnya, ia adalah seseorang yang memberinya semangat saat dirinya merasa tertekan dengan kondisi keluarganya. Sebenarnya hari itu ia menangis karena ayahnya tiba-tiba membawa pulang seorang wanita dan anak laki-laki yang berbeda empat tahun darinya. Lalu, tiba-tiba ayahnya bilang kalau wanita itu adalah ibu keduanya dan anak laki-laki itu adalah adiknya.

"Saya pikir tuan mengalami mimpi buruk lagi. Tuan kembali memanggil nama Angel."

"Apa aku memanggil nama itu lagi?"

"Iya tuan."

"Sudah lama aku tidak memimpikannya."

Aku berharap kita bisa bertemu lagi Angel, dan aku berharap bisa mengetahui nama aslimu. Hah— andaikan aku tahu nama aslimu, mungkin saat ini aku sudah menemukanmu. — Batin Ray.

"Yohan."

"Iya tuan." Jawab Yohan.

"Apa kau sudah mendapatkan kabar tentangnya?" Tanya Ray.

"Maafkan saya tuan, kami sudah berusaha mencarinya. Tapi itu sangat sulit, karena informasi tentangnya sangat sedikit, dan juga— kita tidak tahu nama aslinya."

Ray terdiam, ia tahu kalau mencari seseorang yang sudah sangat lama tidak dijumpainya, itu sangat sulit. Bahkan ia sendiri tidak tahu nama asli gadis itu. Ray hanya terus berharap jika suatu hari nanti tuhan akan mentakdirkan mereka untuk bertemu kembali.

1
Ray Aza
ana terlalu berisik ngabisin energi. udah tau ga bs melawan. kalem dong bls dgn elegan, think smart. dr awal terlalu berisik tp ga hasilin apa2
Erick Mogu
bertele tele
Dessy Yulia Azzahra: Hai kak, mampu yuk ke kisah Dessy dan Alex. judulnya Kak Dessy, I Love You!.
total 1 replies
Anonim
Hati bisa merasakan ketulusan
Retna Celya
terlalu membingungkan jln ceritanya
Dessy Yulia Azzahra: Hai kak, mampir yuk ke kisah Dessy dan Alex. kutunggu ya 😘
total 1 replies
Dee Na
nyebelin si ana lama2, maksa bgt kan
Ermilinda Sariati
bgus bgt
karlina ambar lestari
bagus ceritanya, menarik 🙂
Loveyucie xx
storynya menarik , on the point dan tidak bertele tele
Loveyucie xx
story menarik , on the point dan tidak bertele tele
tenny
sukaaa
tenny
sy suka ceritanya, sekali kali emang ceritanya hrs kayak gini adegan vulgarnya dihilangkan wkwk..
Romatua Siburian
ada perjanjian tapi tak jelas mana pihak 1 masa pihak 2 yg kasar
nurul jannah
rahel kok tdk mengenali aromanya alex
Rumy Tock
Ki
nurul jannah
selingkuh kok bilang bilang🤣🤣🤣
zha syalfa
kupikir mau telp suami 😄
zha syalfa
Ana?
zha syalfa
eh.. dia itu suka tiba² tahu tapi pura² tidak tahu..
ttg sekretaris yuna, ttg angel...
angel angeel.... (versi jawa. ha. h..)
zha syalfa
menghindari?? bukannya titik buta itu spot yg tidak tertangkap cctv ya??
artinya dia menghindari cctv dg berjalan di titik buta.
eh.. gmana sih, eh tau ah. itu lah 😅
🌃⃝⃟•ᵖᵈᶠMipan ZuZuZu
percayalah para reader tercuyunk, klian gk bakal nemu adegan2 yg kalian maksud, krn novel ini abis di revisi jdi bagian 20+ nya gk ada, so gk heran kalo Ana tiba2 hamil tanpa adegan 20+ dulu, tpi menurut gw bagus sih, ceritanya jdi gk bertele-tele, lopyu thor😍😍😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!