NovelToon NovelToon
Tukang Sapu Disekteku Adalah Seorang DEWA

Tukang Sapu Disekteku Adalah Seorang DEWA

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Dan budidaya abadi / Dikelilingi wanita cantik / Fantasi Timur
Popularitas:87.2k
Nilai: 4.5
Nama Author: Rumah pena

Up 2 Chapter perhari

Novel ini adalah karya asli author Rumah Pena.

Ditolak oleh alam surgawi dan dikutuk oleh semua keberadaan terkuat membuat Lu Ming putus asa, dirinya berjalan tertatih-tatih mencoba kabur dari kejaran para dewa dan Dao surgawi.

Namun kehendak takdir masih berpihak padanya. pada saat pengejaran dia menjatuhkan dirinya ke lembah tanpa dasar.

pada saat itu, Lu Ming sudah pasrah dan yakin bahwa dirinya akan mati, tapi tak disangka lembah tanpa dasar itu terdapat turbelensi ruang yang membuat ruang disana terkoyak, dirinya masuk kedalam koyakan ruang itu dan muncul disuatu tempat yang tak ia kenali.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rumah pena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CH 6 - PATRIAK SEKTE

Kompetisi berlanjut dengan menegangkan, semua orang bersororak-sorai untuk mendukung peserta yang sedang bertanding.

Lu Ming tidak terlalu suka dengan perasaan ramai seperti ini, jadi dia melipir minggir dan kemudian pergi menjauh dari tempat kompetisi.

Tapi kepergian Lu Ming diperhatikan oleh seseorang Panutua di manor.

"Panutua Gu, apakah pria itu penyapu baru yang selalu kau sebutkan " Tanya Panutua Mu Ye.

Panutua Gu mendengar itu mengangguk pelan.

"Hmm... Dia adalah tukang sapu baru yang selalu aku sebutkan, dia sangat kuat tapi dia ingin menjadi Penyapu disekte ini." Ujar Panutua Gu.

"Kurasa pemuda itu tidak memiliki energi Qi sama sekali, tapi bagaimana kau bisa menyebutnya sangat kuat." ujar Panutua Mu Ye meremehkan.

"Entahlah, aku juga tidak bisa merasakan kekuatanya tapi aku yakin dengan instingku, jika aku menyinggungnya pasti aku akan mati." Ucap Lu Ming

"Panutua Gu... Itu hanya perasaanmu saja, mungkin yang kau pikirkan salah, dia mungkin hanya orang biasa yang berpura-pura kuat." Ucap Panutua Ye yang masih tidak percaya.

Patriak sekte yang sedari tadi menutup matanya kemudian membuka matanya dan menatap kepergian Lu Ming.

"Orang itu memblokir energi spiritual ku." Gumam Patriak sekte terkejut.

Dikediamannya, Lu Ming tersenyum.

"Ingin memata-mataiku hanya dengan sedikit kekuatan spiritual, itu tidak akan bisa terjadi." Gumam Lu Ming.

"Panutua Gu, segera pertemukan aku dengan penyapu itu." Ujar Patriak sekte berdiri dari duduknya .

Panutua Gu mendengar itu terkejut.

"Apakah patriak sekte yakin." Tanya Panutua Gu memastikan.

"Ya, penyapu itu tidak biasa, dia dapat memblokir energi spiritual ku dengan mudah." Ucap patriak sekte tanpa menyembunyikan apapun pada para Panutua.

"Apa..!! Benarkah..?" Seketika suasana dimanor tampak aneh.

"Baiklah, kalau begitu aku akan antar patriak sekte menemui Tuan Lu Ming." Ujar Panutua Gu kemudian berjalan keluar dari manor bersama patriak sekte.

Di kediamanya, Lu Ming meminum teh herbal, dia menikmati setiap seduhan dari teh herbal tersebut sembari menikmati ketenangan.

"Kalian sudah kemari, kalau begitu jangan hanya berdiri didepan pintu, silahkan masuk saja." Ujar lu Ming sembari menyesap tehnya.

"Baik Tuan." Panutua Gu dan Patriak sekte masuk kedalam.

"Silahkan duduk..., Aku tidak menyangka jika patriak sekte secara pribadi mengunjungi penyapu sepertiku." Ujar Lu Ming meletakan cangkir tehnya dimeja.

"Jadi apa yang membuat patriak sekte repot-repot datang kemari." Tanya Lu Ming.

"Tuan Lu, maaf jika saya lancang, tapi apakah anda yang memblokir kekuatan spiritual ku." Tanya Patriak sekte memastikan."

"Oh, aku tidak tahu angin kecil tadi adalah kekuatan spiritual mu, aku kira hanya nyamuk yang salah hinggap." Ujar Lu Ming sedikit mengejek.

Patriak sekte tidak marah, dia tersenyum.

"Tuan Lu maaf jika saya menyinggungmu, tapi aku melakukan itu juga demi keamanan sekte dan aku tidak menyangka bahwa kekuatan spiritualku menabrak anda." Ujar Patriak sekte meminta maaf.

"Tidak masalah, aku tahu apa yang sedang kau lakukan dan aku juga hanya bercanda." ucap Lu Ming menanggapi perkataan Patriak sekte sebagai candaan.

"Tuan Lu, dengan kekuatanmu, anda bisa menjadi wakil ketua sekte, kebetulan saat ini posisi wakil ketua sekte tidak ada yang mengurusnya, jadi tuan bisa mendapatkanya.

"Maaf aku tidak tertarik menjadi wakil patriak sekte karena itu adalah perkerjaan yang merepotkan, dan menurutku menjadi tukang sapu ini adalah hal yang paling bagus." Ujar Lu Ming menolak.

"Huh... Baiklah jika tuan Lu menolak, aku tidak akan berani memaksanya, tapi jika Tuan Lu butuh bantuan, tuan Lu bisa memanggilku." Ujar Lu Ming.

"Baiklah, kalau begitu kami pergi dulu." Ujar Panutua Gu yang disusul Patriak sekte dibelakangnya.

"Patriak tunggu, apakah anda tahu dimana tempat pelelangan." Tanya Lu Ming.

" Ya, aku tahu tempat pelelangan di kota ini, apakah Tuan Lu Ming ingin melelang barang." Tanya Patriak sekte yang belum jadi pergi.

"Benar, aku ingin melelang sesuatu, tapi aku tidak tahu tempat lelang berada." Ujar Lu Ming.

"Jadi begitu, tuan Lu tidak perlu khawatir, malam ini kebetulan paviliun seribu bambu akan mengadakan pelelangan, dan saya bisa membawa anda masuk kedalam." Ujar Patriak sekte.

"Kalau begitu terima kasih, malam ini aku bergantung padamu." ucap Lu Ming.

Patriak sekte kemudian pergi bersama Panutua Gu.

Karena tidak ada yang bisa ia lakukan, Lu Ming berkultivasi.

....

Tak terasa hari sudah malam.

Lu Ming yang sedang berkultivasi membuka kedua matanya karena dia mendengar langkah kaki menuju kediamannya yang tak lain adalah patriak sekte.

Lu Ming beranjak dari tempat tidurnya dan keluar untuk menemui patriak sekte.

"Tuan Lu, ayo kita berangkat." Ucap Patriak sekte.

"Baik." Mereka kemudian berjalan menuju kereta kuda.

Didalam kereta kuda, mereka berbincang layaknya seorang pria pada umumnya.

"Tuan Lu jika boleh tahu, sebenarnya anda berada diranah apa." Tanya Patriak sekte penasaran.

"Untuk ranah, aku tidak bisa menyebutkanya, karena kekuatanku sudah berada diluar jangkauanmu, intinya kekuatanku lebih kuat dari crossing tribulation." Ucap Lu Ming

"Lebih kuat dari crrosing tribulation, bukankah diatas ranah itu adalah ranah para abadi." ucap patriak sekte terkejut karena melihatnya.

"Ya kau bisa menilainya sendiri." Ucap Lu Ming.

Beberapa saat kemudian akhirnya mereka sampai didepan pelelangan seribu bambu.

terlihat lalu lalang yang ramai, dan juga banyak penjual makanan di sekitar paviliun seribu bambu.

Orang-orang disana juga mengenakan topeng, guna untuk menyamarkan identitas diri.

Lu Ming dan patriak sekte turun dari kereta kuda dan segera masuk kedalam paviliun.

Paviliun seribu bambu ini terlihat besar dan mewah, banyak furnitur langka yang berjejer dindingnya.

Lu Ming dan patriak sekte segera menuju tempat barang sebelum dilelang.

"Tuan maaf ini adalah tempat pribadi, jika anda tidak ada perlu, mohon anda pergi." Ucap seorang penjaga.

"Hmm.. Aku adalah patriak sekte pedang Guangling dan ingin melelang barang." Ucap Patriak sekte.

"Jadi anda adalah patriak sekte pedang guangling, maaf karena telah memotong waktu anda yang berharga, saya sebagai penjaga meminta maaf kepada anda." Ucap Penjaga.

"Tidak masalah, itu hanya masalah kecil."Ujar patriak sekte.

"Baiklah, mari saya antarkan anda menemui ketua cabang paviliun seribu bambu." Ucap Penjaga yang kemudian berjalan masuk kedalam diikuti oleh Lu Ming dan patriak sekte.

.......

(Maaf jika kata-katanya berantakan atau ada yang gak nyambung, author nulisnya jam10.30 malam, jadi agak wajar karena ngantuk banget, tapi karena author sudah janji maka author akan menepatinya, walaupun capek.)

BERSAMBUNGH....

1
Mohd sapawi Mohamed yusof
bila nak update....
Kang Comen
ko mkin garing,makin pendek ceritanya...???
Kang Comen
yahh gitulah noveltoon teks nya terlampau pendek
Kang Comen
tak pelak novel² di lapak noveltoon
ceritanya pendek²
Kang Comen
yo
Kang Comen
tuh denger gk cwe² tidak semuanya tampan itu baik hati
Kang Comen
nyimak
Cicak Mati Tersepitt
mana updte nyaaa,thor udah mati kaaaa
Alex
kapan
Cicak Mati Tersepitt
update nya mana
Delu Muham'mad
👍
G - 9746
luar biasa seru
Singgih Sunaryo
bumi ??
Singgih Sunaryo
ohh ku kira long gege .... yong er
Singgih Sunaryo
dasar makhluk biadab
Singgih Sunaryo
kyk ga asing klan mu di ini
Singgih Sunaryo
lanjuttt pokoknya
Singgih Sunaryo
Luar biasa
Singgih Sunaryo
admin biar ga capek coba bikin narasi saat bekerja....di cicil2 sedikit2 saat senggang .... jd kamu ga kecapean tinggal di revisi sedikit dan upload ajahh ....
Singgih Sunaryo
Dmin sering2 upload yahh ... biar seru novelnya.....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!